Langkah Cermat Pilih Ekstensi Nama Domain Untuk Bisnis

Domain Murah

Punya akun Instagram? Pastinya punya dong, apalagi enggak ada ceritanya jika pelaku bisnis tidak memiliki akun di media sosial, termasuk Instagram. Saat ini, hampir semua pelaku bisnis mengoptimasi akun Instagram sebagai media untuk membantu mempromosikan bisnisnya. Caranya bermacam-macam, mulai dari intens menaikkan jumlah followers Instagram hingga menggunakan tools promosi yang disediakan secara khusus untuk pengguna Instagram yang ingin mempromosikan kontennya, tapi sebelumnya pastikan akun Instagram yang dimiliki merupakan akun bisnis yah…karena enggak semua pengguna Instagram bisa menggunakan tools promosi ini kecuali akun bisnis. Sebelum memulai promosi biasanya di minta untuk menentukan tujuan promosi atau opsi pilihan jika ada seseorang yang tertarik dengan konten tersebut dan ingin tahu lebih lanjut. Tiga opsi pilihan tersebut adalah menuju ke profil Instagram pelaku bisnis, langsung diarahkan ke situs web pelaku bisnis, atau langsung mengirimkan pesan pribadi ke pelaku bisnis. Tiga opsi ini sangat membantu pelaku bisnis untuk mengarahkan calon konsumennya ke tempat yang tepat. Meskipun akun profil pelaku bisnis sudah di lengkapi dengan informasi yang cukup lengkap, namun memiliki situs atau website pribadi tetap adalah opsi yang terbaik, karena website bisa memuat informasi secara lengkap dan detail. Nah…jika berencana membangun situs atau website untuk bisnis, jangan lupa langkah pertama yang penting dilakukan adalah beli domain, agar website bisa mudah diakses oleh calon konsumen.

Saya termasuk konsumen yang gemar belanja online, meskipun banyak orang yang menyatakan jika belanja online rentan resiko kerugian karena produk yang di beli tidak sesuai deskripsi atau promosi, namun bagi saya belanja online tetap menawarkan banyak keuntungan tapi tentunya sebagai konsumen harus tetap berhati-hati. Nah…salah satu kebiasaan saya sebelum membeli barang secara online adalah menelusuri informasi barang tersebut, memang sih butuh waktu lama dan ribet tapi yang terpenting kita puas saat menerima barangnya. Meskipun kini belanja online makin mudah dengan hadirnya situs belanja online seperti marketplace atau ecommerce, apalagi keduanya sangat mensupport keamanan belanja konsumennya, tapi seringkali saya merasa lebih nyaman jika brand atau produk tersebut memiliki website pribadi yang tidak hanya memuat informasi barang yang di jual tapi juga penjelasan detail dari owner pemilik brang atau produk tersebut. Dari sisi pengalaman saya sebagai konsumen, toko online yang memiliki website bisnis pribadi lebih melekat dalam ingatan, meskipun belanja onlinenya bisa di channel mana saja. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak pelaku bisnis brand besar, yang selain menjual produknya di berbagai toko online, situs marketplace, atau ecommerce, juga memiliki website khusus untuk Company Profile.

Dilihat dari definisinya, Company profile adalah informasi yang berisikan penjelasan secara detail tentang perusahaan atau brand, tidak hanya sejarah lahirnya perusahaan atau brand tersebut, namun juga visi dan misi, tagline, logo, keunggulan produk yang di jual, serta penjelasan lainnya yang bertujuan meningkatkan pengetahuan konsumen tentang perusahaan atau brand secara menyeluruh. Dahulu, company profile banyak di cetak dalam bentuk brosur atau booklet, namun setelah berkembangnya teknologi digital, informasi yang termuat dalam company profile bisa dialihkan dalam bentuk informasi digital melalui situs atau website. Setidaknya ada tiga alasan yang membuat banyak perusahaan atau brand memilih membuat website company profile, yaitu: 
  1. Upaya meningkatkan Brand Awareness. Brand Awareness berhubungan dengan daya ingat konsumen atau calon konsumen tentang sebuah brand. Umumnya yang mempengaruhi brand awareness ini adalah kemudahan mengingat dalam bentuk logo, gambar, tagline atau slogan, serta merek dari brand atau perusahaan tersebut. Keberadaan situs atau website saat ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan Brand Awareness, tidak hanya dalam bentuk visual, namun juga tulisan atau bahkan video, karena masing-masing orang memiliki cara yang berbeda untuk mengingat sesuatu. Selain itu, meningkatnya jumlah pengguna internet setiap tahun adalah celah yang sangat potensial untuk dimanfaatkan brand atau perusahaan untuk meningkatkan Brand Awareness-nya. Tidak hanya itu, memiliki website pribadi yang didesain secara baik tentu akan meningkatkan kepercayaan konsumen serta calon konsumen, sehingga potensi untuk menjadikan keduanya konsumen loyal sangat besar. 
  2. Memberikan kesan pertama yang positif dan hemat biaya promosi. Nah…ini pernah saya singgung sebelumnya bahwa ada sebagian konsumen yang suka dan lebih percaya jika brand atau produk tersebut memiliki website pribadi, biasanya hal ini memberikan kesan positif pada brand atau produk tersebut tidak perduli di mana saja produk tersebut di jual, baik secara online maupun offline. Jika bisnis yang dibangun berorientasi pada jangka panjang, maka mutlak diperlukan media digital untuk membantu memberikan informasi terupdate kepada konsumennya. Sedangkan dari sisi promosi, memiliki website pribadi jelas bisa menghemat biaya promosi karena daya jangkau website nyaris tanpa batas, bisa lintas daerah atau bahkan lintas negara. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa UMKM Indonesia terus didorong untuk “go online” karena sangat menguntungkan dari sisi promosi serta penjualan. 
  3. Kepuasan konsumen akan meningkat. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan AC Nielsen Norman Group (NNG) terungkap fakta bahwa sebuah website yang memiliki halaman khusus memuat profil perusahaan atau sebuah brand secara detail meningkatkan kepuasan konsumen dengan angka yang cukup tinggi, yaitu sekitar 9%. Dengan adanya website tersebut, konsumen tidak hanya mendapat gambaran informasi tentang brand atau produk tersebut, namun juga mengetahui kualitas dari produk yang di jual secara detail. Selain itu, pertimbangkan juga untuk membuat website yang interaktif sehingga konsumen bisa langsung berhubungan dengan pihak brand atau perusahaan, hal ini juga akan meningkatkan kepuasan konsumen.

Lantas bagaimana caranya membuat website agar terlihat menarik dan tentu saja ramah untuk semua konsumen, karena tidak semua konsumen mahir menggunakan media digital.

Hal penting pertama adalah buatlah desain website dengan bahasa yang mudah dipahami atau sederhana sehingga informasi dan pesan akan sampai kepada calon konsumen, sebaiknya menggunakan bahasa yang santai dan persuasif sehingga tidak terkesan kaku dan formal, pilih gambar dengan kualitas terbaik dan menarik, lengkapi website tersebut dengan tombol navigasi yang mudah dioperasikan calon konsumen dari berbagai rentang usia, dan yang terakhir, siapkan fitur khusus agar konsumen bisa menghubungi dan berkomunikasi dengan mudah atau jika mungkin siapkan fitur interaktif sehingga keluhan konsumen bisa langsung direspon. Hal penting selanjutnya adalah memiliki hosting sendiri atau berbayar, sehingga desain website akan lebih menarik dan tentu saja terlihat profesional di mata konsumen. Namun yang terpenting dari semua itu adalah memilih nama domain yang tepat, agar mudah diingat konsumen serta memiliki peringkat SEO yang baik.

Untuk urusan domain sendiri ada dua hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan, yaitu memilih nama domain dan ekstensi nama domain yang tepat. Dengan nama domain yang tepat, tentu website tersebut akan lebih mudah membangun branding karena di era berkembangnya media digital, masyarakat cenderung lebih suka mencari informasi melalui internet dengan menelusuri dan memasukkan kata kunci tertentu. Itulah alasannya mengapa pelaku bisnis harus memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana menentukan nama domain yang tepat untuk website bisnisnya.




Tapi ternyata enggak hanya nama domain lho yang penting, karena memilih ekstensi nama domain juga sama pentingnya karena ekstensi nama domain merupakan kata yang berada dibelakang nama domain yang juga memiliki fungsi mempertegas branding suatu website bisnis atau perusahaan. Terlihat selintas memang sepele, karena pelaku bisnis hanya memilih beberapa suku kata untuk melengkapi nama domainnya, namun jika dikaji lebih mendalam beberapa suku kata ini ikut menentukan keberhasilan branding website bisnis atau perusahaan tersebut di masa depan. Jadi ekstensi nama domain tidak terpisahkan dari nama domain itu sendiri, karenanya seringkali pelaku bisnis kebingungan memilih ekstensi nama domain yang tepat untuk melengkapi nama domain pilihannya karena saat ini jumlah ekstensi nama domain semakin banyak. Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Verisign, dalam tiga tahun terakhir terdapat sekitar 1.000 generic Top-Level Domain (gTLD) baru yang masuk ke pasar nama domain. Karenanya bisa dimengerti jika banyak pelaku bisnis yang kebingungan menentukan ekstensi nama domain yang mencerminkan bisnis tersebut.

Beli Domain
Source: Pixabay.com
Langkah Cermat Pilih Ekstensi Nama Domain
1. Pertimbangkan Tujuan, Visi, dan Misi dari Website.

Lazimnya sebuah website yang di desain untuk kebutuhan bisnis dan meningkatkan profesionalitas di mata konsumen, tentu memiliki fitur yang berisikan pemaparan visi dan misi. Nah…agar keberadaan website sejalan dengan visi serta misi dari bisnis tersebut, tentu harus memilih ekstensi nama domain yang tepat. Ada beberapa jenis ekstensi nama domain, yaitu generic Top-Level Domain (gTLD) yang berisikan ekstensi nama domain yang sifatnya general, seperti .com, .net, .biz, .info,.asia, .gov, dan masih banyak lagi. Selanjutnya jenis ekstensi nama domain Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang didasarkan pada kode negara, yaitu .id untuk nama domain di Indonesia, .sg untuk nama domain di Singapura, .us untuk nama domain di Amerika Serikat, dan masih banyak lagi. Jenis ekstensi nama domain yang lainnya adalah New Generic Top Level Domain (NgTLD) yang merupakan jenis ekstensi domain baru yang sifatnya general, yaitu .site, .tech, .store, .space, dan .online. Selanjutnya ada jenis Top Level Domain Indonesia di mana semuanya berakhiran .id dan dikelola oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), seperti co.id, ac.id, sch.id, or.id, dan go.id. Untuk jenis ekstensi nama domain Indonesia ini ada persyaratan khusus yang harus di penuhi jika ingin menggunakan ekstensi nama domain ini. Jadi, sesuaikan dengan visi dan misi websitenya yah…agar ekstensi nama domain melengkapi optimasi SEO dari nama domain tersebut.

2. Pastikan Tingkat Keamanan Ekstensi Nama Domain yang Digunakan.

Ekstensi nama domain baru terkadang masih rentan dari sisi keamanan, di samping tentunya masih asing di mata konsumen. Apalagi beberapa penelitian mengungkapkan, semakin banyaknya ekstensi nama domain baru berimbas pada semakin meningkatnya kejahatan dalam dunia cyber, seperti phising dan lainnya. Bahkan sejumlah organisasi keamanan cyber yang telah melakukan pemantauan, merekomendasikan kepada pengguna internet untuk memblokir gTLD tertentu karena tingginya tingkat spam dan sangat menganggu kenyamanan serta keamanan pengguna internet lainnya. Untuk itu berhati-hatilah dalam memilih ekstensi nama domain, jangan sampai setelah bersusah payah membangun website, tiba-tiba harus di blokir karena terindikasi melakukan spam. Pastikan untuk memilih ekstensi nama domain yang sudah terbukti keamanannya dan sudah banyak digunakan website bisnis. Ada baiknya melakukan riset sebelum memilih ekstensi nama domain, agar tidak hanya aman digunakan namun juga berpotensi untuk dioptimasi dari sisi SEO-nya.

3. Pastikan Untuk Memilih Penyedia Layanan Nama Domain yang Handal dan Tepercaya

Semantap apapun pilihan nama domain serta ekstensi nama domain yang sudah dipersiapkan tidak akan berarti jika tidak mampu memilih pihak penyedia layanan nama domain yang terbukti handal dan tepercaya agar website bisnis atau perusahaan tersebut bisa diakses dengan nyaman dan cepat oleh pengguna internet. Selain itu, pastikan juga pihak layanan penyedia nama domain tersebut memiliki banyak pilihan ekstensi nama domain. Untuk diketahui, ada beberapa brand atau perusahaan yang mendaftarkan nama domainnya dalam berbagai ekstensi nama domain, dengan tujuan agar tidak ada pihak lain yang menggunakan nama domain tersebut sebagai branding-nya. Langkah sih sah-sah saja, bahkan sangat baik karena nama domain beserta ekstensi-nya adalah juga mencerminkan branding serta kualitas dari bisnis tersebut, sehingga sayang jika di rusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mendompleng nama domain bisnis tersebut meskipun ekstensinya berbeda. Tidak perlu khawatir soal biaya beli nama domain, karena saat ini sudah tersedia domain murah dengan harga promo atau diskon tertentu, seperti yang ditawarkan qwords.com, sebagai perusahaan penyedia nama domain, cloud hosting, dan server terbaik di Indonesia.

Dengan reputasi serta pengalaman bertahun-tahun melayani konsumen untuk memaksimalkan website bisnisnya, mulai dari penyediaan ekstensi nama domain yang beragam, serta paket promo bundling nama domain dengan hosting premium yang sangat hemat sehingga sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis yang baru saja ingin meng-onlinekan bisnisnya. Tidak hanya itu, qwords juga memberikan layanan bantuan yang responsif, jaminan keamanan, serta software dan teknologi terupdate agar website yang dikelola pelaku bisnis bisa diakses dengan lancar dan cepat, ingatlah bahwa kecepatan loading sebuah website bisnis sangatlah penting karena umumnya konsumen tidak ingin menunggu terlalu lama. Satu hal lagi, kualitas nama domain bisnis yang di pilih pada akhirnya juga mencerminkan kualitas brand atau perusahaan tersebut, karenanya pertimbangkan dengan cermat pilihan nama domain beserta ekstensinya agar tujuan jangka panjang dari bisnis tersebut bisa tercapai. 

Referensi Artikel: 
https://indonesiago.digital/perlukah-memiliki-website-company-profile/ 
https://mastel.id/cara-menentukan-ekstensi-nama-domain-untuk-bisnis/

17 komentar:

  1. Penentuan nama domain untuk bisnis ini memang penting sih, kalau bisa yang simpel dan gampang di ingat sama orang. Begitu juga dengan nama domain kita sendiri sih, ibaratnya seperti rumah.

    BalasHapus
  2. Aku aja juga ada drama saat ambil domain blogku utk pertama kalinya mbak, begitu ada pengalaman pertaman, pengalaman kedua beli domain, lebih percaya diri. Btw aku juga pakai jasa Qwords mbak eheheee

    BalasHapus
  3. Domain utk bisnis bagian dr branding ya mak. Aku sih belum punya pengalaman soal ini. Klo utk domain blog pribadi aku lebih milih nama sendiri.

    BalasHapus
  4. Aku setuju sih, saat masuk ke ranah bisnis khususnya digital, pemilihan nama domain jd faktor utama yg harus dipikirkan.

    BalasHapus
  5. pilihan nama berpengaruh sama proyeksi bisnis kita di digital ya mba. Sebisa mungkin yang gampang diinget dan mudah buat di spell

    BalasHapus
  6. Saya setuju kalau sebuah usaha itu perlu ada company profile, agar konsumen tau apa visi-misi, produk, hingga kinerja dari usaha ini. Nama domain bagi saya pun berpengaruh, karena bagian dari branding juga.

    BalasHapus
  7. Nama Domain memang penting banget ya kak, biar gampang diingat orang ya kak

    BalasHapus
  8. Sepakat banget. Website perusahaan itu penting banget tapi yang sesuailah ama brandingnya dan harus update mba

    BalasHapus
  9. Katanya nama itu menunjukkan branding, begitu pula dengan ekstensi nama pada sebuah web. Supaya orang lain mudah mengingat jadi haru memilih dengan tepat ya.
    Mengenai belanja online aku juga suka tapi harus pinter2 memilih produknya juga ya, Allhamdulilah selama ini aman-aman aja

    BalasHapus
  10. Domain bisnis sangat penting ya.. cari yang simple dan mudah diingat juga biar terngiang2 di benak cust.. hahay..

    BalasHapus
  11. Dulu buat personal blog aku sampe bimbang milih nama domain apalagi buat bisnis ya mba dan aku juga percayakan sam qwords pun web suami :)

    BalasHapus
  12. Iya mba klo utk perusahaan harus bener bagus,, sesuai branding ya jd orang mudah ingat dan Ada baiknya yg mudah disebut juga kyk blog Kita y mba

    BalasHapus
  13. Setuju! Nama domain itu penting banget, apalagi bagi pelaku bisnis. Salah satunya untuk branding pastinya. Agar usahanya mudah dikenal oleh pasar.

    BalasHapus
  14. Selain eksistensi nama domain untuk konsep jangka panjang, kestabilan hosting juga perlu diperhatikan ya Mba... jangan sedang trafik tinggi tiba2 down

    BalasHapus
  15. Betul tuh, bisnis yang sudah punya web itu bakalan lebih terpercaya dan kredibel. Orang pasti bakalan mencari tau kan ketika mereka tertarik pada bisnis tersebut. Nama web yang kredibel akan mudah diingat dan menjadi referensi di kemudian hari.

    BalasHapus
  16. Sy pilih nama sendiri mba biar ga galau pengen ganti ganti heheh

    BalasHapus
  17. Baru tahu kudu adanya eksistensi domain .. wah.. kalo personal bisa ga yaaaa?

    BalasHapus

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.