Atasi Sembelit Dengan Obat Untuk Melancarkan BAB Berikut Ini

obat untuk melancarkan bab

Siapa nih yang pernah atau sedang mengalami sembelit atau susah buang air besar? Keadaan yang sangat menganggu aktivitas sehari-hari dan bikin tubuh menjadi kurang nyaman salah satunya adalah susah buang air besar (BAB) atau lebih sering dikenal dengan sembelit, kondisi ini umumnya bisa terjadi pada setiap orang terutama di kota-kota besar. Penyebab sebenarnya sih belum diketahui secara pasti tapi sebagian besar disebabkan pola makan tidak sehat. Untuk mengatasi masalah sembelit ini terkadang perlu menyediakan obat sembelit agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Tapi karena dipasaran ada banyak macam obat sembelit, maka harus tahu seperti apa dan seberapa efektifnya obat sembelit yang akan dikonsumsi.

Apa yang Dimaksud Obat Pencahar

Obat pencahar atau disebut juga Laksatif adalah beberapa obat yang dipakai untuk menangani sembelit atau konstipasi. Obat untuk melancarkan BAB ini terdiri dari beberapa jenis dan indikasi. Pemakaian obat ini punya tujuan untuk kosongkan isi usus, sehingga feses yang kering serta keras bisa keluar.

Obat untuk menangani sulit bab ini ada dalam beberapa jenis, tergantung apa yang menjadi pemicu sembelit. Namun jika digunakan secara berlebihan, Laksatif bisa menyebabkan diare hingga pengurangan berat badan yang mencolok.

Kapan Obat Sembelit Diperlukan?

Sebelum membeli obat pencahar di apotek, baik yang menggunakan resep dokter ataupun tidak, ada baiknya untuk mengetahui lebih dahulu kondisi atau justru mengetahui faktor yang menjadi pemicu sembelit. Umumnya, trik untuk menangani sulit bab dengan cara alami bisa membantu mengatasi gejala yang dirasakan.

Sebagai contoh, penuhi kebutuhan cairan, memperbanyak konsumsi makanan serat, hingga melakukan olahraga secara teratur, sebagai solusi efektif untuk menangani sembelit ringan. Akan tetapi, di saat tanda-tanda kondisi sembeli yang dialami menunjukkan kondisi semakin serius, bisa melakukan langkah berikutnya dengan mengonsumsi obat pencahar.

obat untuk melancarkan bab

Namun, satu hal penting yang harus diingat, sebelum memutuskan obat pencahar jenis apa yang akan dikonsumsi, sebaiknya konsultasikan dahulu ke dokter. Mengapa? Karena sebelum mengonsumsi obat pencahar, seseorang perlu tahu apa yang menjadi pemicu kondisi sembelit yang dialami, sehingga obat yang dikonsumsi sesuai dengan gejala yang dirasakan.

Daftar Obat Sembelit Tanpa Resep Dokter

Obat pencahar memiliki peran untuk melancarkan gerakan usus serta mengeluarkan sampah atau sisa makanan dalam perut. Jika kondisi belum terlalu serius, obat pencahar bisa dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter. Namun, ada dua jenis obat pencahar yang harus diketahui berdasarkan cara kerjanya, yaitu:

  1. Obat pencahar yang melunakkan tinja, yang bekerja dengan cara memudahkan air yang berada didalam saluran pencernaan untuk terserap ke tinja sehingga bisa melunakkan tekstur tinja.
  2. Obat pencahar untuk menstimulasi kerja usus, yang bekerja dengan cara merangsang saraf di usus, sehingga mempercepat gerakan usus untuk membuang tinja.
Nah...berikut ini ada beberapa jenis obat pencahar untuk melancarkan bab yang bisa ditemui dengan mudah serta dijual secara bebas di apotek.

1. Laksatif Bulk (Bulk Forming)

Obat pencahar jenis ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan serat makanan yang alami sehingga sering juga disebut suplemen serat. Adapun cara kerjanya adalah dengan meningkatkan serapan cairan pada tinja atau feses sehingga feses menjadi lunak, besar, dan mudah dikeluarkan. 

Feses atau tinja yang makin besar serta lunak bisa menimbulkan kontraksi usus, dan selanjutnya buang air besar akan berlansung dengan lancar. Obat jenis Laksatif Bulk Forming untuk mengatasi konstipasi ada beberapa macam, yaitu psyllium, kalsium polikarbofil, dan serat metilselulosa.

Soal keamanannya, jangan khawatir karena Laksatif Bulk aman digunakan secara teratur dalam jangka panjang serta aman untuk dipakai berbagai kelompok umur. Meskipun cenderung aman di konsumsi. obat ini juga tidak luput dari resiko, seperti perut kembung serta kram.

2. Pencahar Osmotik

Obat konstipasi jenis Osmotik bekerja dengan cara meningkatkan cairan untuk masuk ke saluran cerna sehingga bisa membantu membuat tinja lebih lunak sehingga selanjutnya bisa buang air besar dengan lancar. Selain itu, obat untuk melancarkan bab ini juga membantu mengatasi kram perut dan buang angin karena sembelit.

Pencahar Osmotik ini sendiri ada beberapa jenis, yaitu Supositoria, baik yang dimasukkan dalam anus serta tablet minum. Normalnya, obat yang dimasukkan dalam anus akan langsung bekerja dalam waktu 30 menit setelah digunakan.

Selain itu, ada jenis pencahar osmotik lainnya, yaitu magnesium hydroxide, magnesium sitrat, polietilen glikol, natrium fosfat, dan gliserin. Obat pencahar osmotik ini juga aman dipakai untuk jangka panjang, namun ada sejumlah pengguna yang melaporkan jika digunakan secara terus-menerus maka kemampuan obat untuk membantu melancarkan bab akan berkurang atau bahkan justru tidak manjur lagi.

Hal lain yang juga harus diperhatikan dan diwaspadai, obat laksatif ini bisa menyebabkan resiko dehidrasi, kram perut, serta diare, itulah sebabnya penderita konstipasi atau sembelit harus minum air mineral dalam jumlah yang cukup untuk mengurangi resiko dari penggunaan obat pencahar osmotik. Jika digunakan melebihi dosis yang dianjurkan atau terlalu berlebihan bisa menyebabkan kerusakan ginjal serta jantung. Untuk itu, sebelum memutuskan menggunakan obat pencahar ini untuk mengatasi masalah konstipasi atau sembelit yang semakin menyiksa, ada baiknya berkonsultasi ke dokter atau fasilitas layanan kesehatan terdekat.

3. Pencahar Lubrikan

Sesuai dengan namanya, cara kerja obat pencahar lubrikan adalah membuat feses bertambah licin di mana kandungan minyak mineral dalam obat ini menolong melicinkan susunan dinding usus supaya bab lancar dan menghambat feses agar tidak menjadi kering.

Obat laksatif ini ada berbentuk cair untuk diminum langsung. Meskipun cukup efisien, obat untuk sembelit ini seharusnya dipakai untuk waktu pendek. Karenanya pemakaian jangka panjang akan menyebabkan badan kesulitan menyerap vitamin A, D, E, serta K. Tidak hanya itu, obat konstipasi ini juga bisa menimbulkan sakit dan kram perut.

4. Pencahar Dorongan

Obat pencahar ini bekerja dengan memberikan stimulasi pergerakan usus untuk bekerja lebih cepat. Tipe pengobatan ini dapat diberikan jika kondisi sembelit atau konstipasi sudah makin kritis sehingga membutuhkan pengobatan secara instan. 

Obat laksatif dorongan ini bekerja 6-10 jam sesudah diminum. Tidak hanya oral atau kapsul, obat ini pun ada dalam bentuk cairan, enema, suppositoria. Risiko yang kerap berlangsung yakni kram perut. Untuk itu, dianjurkan tidak untuk memakai pencahar dorongan dalam waktu panjang. Karena penggunaan dalam waktu lama bisa membuat tubuh kebal terhadap efektivitas obat ini. 

5. Obat Pelunak Tinja

Kandungan surfaktan dalam obat pelunak tinja menolong melunakkan feses karena sembelit pasca operasi atau melahirkan. Obat ini pun berperan menambah air serta lemak ke dalam feses. Sehingga, pergerakan usus bertambah halus saat buang air besar. 

Berbeda dengan obat yang lain, obat ini perlu waktu yang makin lama, sedikitnya 1-3 hari untuk mulai bekerja. Obat pembersih perut ini ada dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, sampai supositoria. Walau begitu, obat ini memiliki resiko yang lumayan sedikit, sehingga aman dipakai dalam waktu saat yang panjang. Contoh pelunak feses yakni docusate. 

6. Laksatif Agonis

Yang terakhir, obat pencahar yang bisa didapat dengan bebas di apotek yakni laksatif agonis. Obat ini bekerja dengan cara melunakkan struktur feses dan memperbanyak cairan serta menaikkan saluran darah di saluran pencernaan. Obat ini akan efektif jika pemicu sembelit adalah idiopatik parah. Meskipun begitu, obat ini sebaiknya tidak diberikan pada anak berusia di bawah 6 tahun, karena berisiko dapat menyebabkan diare serta dehidrasi parah untuk beberapa anak.

obat untuk melancarkan bab

Perlu diketahui, saluran pencernaan merupakan organ yang sangat vital, karena itu gangguan pada saluran pencernaan ini dapat mengakibatkan masalah yang sangat serius. Untuk menjaga agar saluran pencernaan selalu sehat, kuncinya adalah menerapkan cara makan yang baik, dan selalu memperhatikan makanan yang dikonsumsi, serta jika mengalami konstipasi atau sembelit pastikan untuk atasi segera dengan obat untuk melancarkan bab jika cara alami tidak bisa menolong dan membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Namun, untuk penggunaan lebih lanjut atau jangka panjang sebaiknya konsultasikan ke dokter, agar resiko kesehatan bisa diminimalisir.

6 komentar

  1. kalo aku sembelit biasanya cukup dengan minum air putih, makan buah, minum minyak zaitun, dan konsumsi yoghurt mba. biasanya udah beres tuh beberapa jam kemudian wkwk

    BalasHapus
  2. Sedih memang kalau sudah mengalami sembelit karena perut cenderung terasa kembung.

    Terima kasih informasi detailnya, jadi eungeuh kalau pilih obat pencahar sebaiknya yang mana.

    BalasHapus
  3. aku biasanya kalau nggak bisa b.a.b cukup makan nissin dan minum sebanyak2nya. tapi itu kan nggak sehat ya, paling banter jajan vietnam roll, karena kaya akan serat kan itu, nah kalau udh gtu pasti sore2nya b.a.b

    BalasHapus
  4. Aku kalau susah BAB masih ikutin kata orang tua jaman baheula yang suruh makan pepaya.. hihi

    Tapi sebagai pecinta pedas aku jarang banget sih susah BAB . Heheh yg ada moncor mulu tiap hari

    BalasHapus
  5. Aku sering banget begini..
    Sakit udahannya. Tapi tau siih..penyebabnya. hiiks~
    memang hidup sehat dengan pola makan ini perlu banget di jaga. Kalau kepepet, pakai obat pencahar yang terpercaya.

    BalasHapus
  6. Sembelit itu ga enak banget.. Aku selama ini memang mengandalkan buah-buahan untuk melancarkan penceranaan, mbak

    BalasHapus