Internet Aman untuk Anak: Strategi Melindungi Anak dari Konten Pornografi

internet aman untuk anak

Di zaman yang semakin modern ini, internet telah menjadi bagian penting setiap orang dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya orang dewasa tapi juga anak-anak karena ada sebagian pelajar yang menggunakan internet sebagai sumber belajar. Namun sayangnya, kebebasan dan kemudahan dalam mengakses internet dapat membawa risiko bagi anak-anak, terutama yang berkaitan dengan risiko kemungkinan anak terpapar konten pornografi. Risiko ini akan semakin besar jika orangtua, sebagai garda terdepan pelindung anak dari bahaya paparan konten pornografi tidak melakukan langkah serius untuk melindungi anak-anaknya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua atau wali untuk memberikan perlindungan serta menciptakan lingkungan internet yang aman bagi anak-anak. Tapi dalam kenyataannya, masih ada orangtua yang bingung atau bahkan tidak tahu bagaimana strategi untuk melindungi anak-anak mereka dari paparan konten pornografi di tengah masifnya perkembangan internet dan dunia digital. Untuk itu, simak pembahasan strategi melindungi anak dari konten pornografi berikut ini.

Bahaya Konten Pornografi bagi Anak-anak

Pastinya semua tahu bahwa semua tayangan atau konten yang terindikasi ada unsur pornografi sangat tidak cocok dikonsumsi atau ditonton anak-anak. Paparan konten pornografi tersebut untuk anak-anak tidak hanya berbahaya bagi perkembangan psikologis anak tapi juga fisiknya, apalagi jika paparan tersebut berlangsung dalam jangka waktu cukup lama. Penting untuk diketahui, anak yang disinyalir terpapar konten pornografi memiliki kecenderungan mudah terpengaruh dan juga berdampak buruk pada perkembangan moral serta seksualitas si anak itu sendiri.

Selain berdampak buruk bagi perkembangan psikologis serta seksualitas anak, paparan konten pornografi juga dapat meningkatkan risiko ketergantungan anak pada internet dan penggunaan gadget untuk mengakses hal-hal yang berbau negatif. Dari sini jelas bahwa konten pornografi sangat berbahaya bagi perkembangan anak, padahal anak adalah generasi penerus bangsa yang diharapkan memiliki pemikiran inovatif, perilaku positif, serta memiliki semangat pantang menyerah.

bahaya konten pornografi bagi anak
Image by gstudioimagen on Freepik

Untuk mengurangi risiko anak-anak terpapar konten pornografi di internet, seperti yang dikutip dari situs review gadget, Telkom Indonesia telah mengeluarkan Program Internet Positif. Program ini bertujuan untuk menyaring dan memblokir situs-situs yang dianggap berbahaya bagi pengguna internet, termasuk didalamnya situs-situs yang mengandung konten pornografi. 

Program ini bisa didapatkan secara gratis khusus bagi pengguna IndiHome. Untuk itu, segera dapatkan manfaat dari Program Internet Positif dengan cara mendaftar layanan internet provider IndiHome melalui website resmi Telkom Indonesia.

Cara Memblokir Konten Pornografi

Setelah mengetahui betapa masifnya perkembangan konten pornografi yang mungkin saja ditonton anak-anak, pastinya banyak orangtua yang merasa khawatir dan tidak tenang jika meninggalkan anak dalam kondisi mengakses jaringan internet. Padahal, di zaman ini banyak anak-anak yang menggunakan internet sebagai sumber belajar mandiri. Jadi tidak heran jika hampir setiap rumah baik di perkotaan maupun dipedesaan memiliki jaringan internet di rumah. Lantas, adakah solusi untuk melindungi anak dari kemungkinan terpapar konten pornografi?

Orangtua atau orang-orang dewasa disekeliling anak dapat melakukan langkah-langkah sederhana untuk melindungi anak-anak dari paparan konten pornografi yang mungkin diakses melalui internet dengan cara berikut ini.

lindungi anak dari konten pornografi
Image by storyset on Freepik

1. Aktifkan Parental Control Pada Sistem Operasi

Salah satu cara mudah dan sederhana untuk membatasi akses anak-anak pada konten yang tidak sesuai umur adalah dengan mengaktifkan Parental Control pada sistem operasi yang digunakan. Misalnya, pada sistem operasi Windows 10, orangtua atau orang dewasa lainnya bisa menggunakan fitur Family Safety untuk mengatur batasan-batasan tertentu dalam penggunaan komputer dan internet.

2. Membatasi Anak Menggunakan Aplikasi

Selain mengatur batasan akses ke internet, orangtua juga bisa membatasi akses anak-anak ke aplikasi tertentu, yang dianggap berbahaya atau tidak untuk dikonsumsi anak. Ada beberapa aplikasi yang didesain khusus untuk handphone yang memungkinkan membatasi waktu penggunaan aplikasi dan juga menambahkan password untuk membuka aplikasi tersebut. Jadi bagi para orangtua jangan pernah ragu untuk mengeksplore berbagai fitur di smartphone untuk melindungi anak dari paparan konten yang tidak sesuai usia.

3. Manfaatkan Aplikasi atau Software Keamanan

Ada beberapa aplikasi atau software keamanan yang dapat membantu memblokir konten pornografi serta konten berbahaya lainnya pada perangkat yang dipergunakan anak-anak untuk mengakses jaringan internet. Berikut beberapa contoh aplikasi yang dapat digunakan antara lain, Kaspersky Safe Kids, Net Nanny, dan Norton Family Premier.

4. Cek Histori pada Perangkat Anak Secara Berkala

Orangtua atau orang dewasa di sekeliling anak sebaiknya selalu memantau aktivitas anak-anak melalui perangkat yang digunakan dan telah tersambung ke internet. Saat anak-anak mulai menggunakan perangkat yang tersambung ke internet, sebaiknya orangtua secara rutin memeriksa histori browsing pada browser yang digunakan anak-anak. Dengan begitu, orangtua dapat memantau atau mengetahui apakah anak-anak mengakses situs yang berbahaya serta berpotensi memiliki muatan konten pornografi.

Selain cara tersebut, cara lain yang juga saya terapkan saat anak mulai menggunakan perangkat yang tersambung ke internet adalah dengan menggunakan email bersama. Langkah ini saya terapkan hingga anak-anak usia 17 ke atas dan saya anggap usia tersebut sudah bisa diberi tanggung jawab melindungi diri mereka sendiri. Dengan login menggunakan email bersama, saya tidak hanya bisa mengecek historis browsing anak, tapi juga jejak video yang ditonton anak melalui aplikasi youtube.

5. Manfaatkan Opsi Blokir pada Browser

Beberapa browser dilengkapi dengan opsi blokir situs-situs tertentu. Berikut adalah langkah-langkah untuk memblokir konten pornografi pada beberapa browser terkenal:
  • Mozilla Firefox: buka menu Options, lalu pilih Security & Privacy, dan centang opsi "Block dangerous and deceptive content".
  • Google Chrome: buka menu Settings, lalu pilih Advanced, dan aktifkan opsi "Protect you and your device from dangerous sites".
  • Opera: buka menu Settings, lalu pilih Basic, dan aktifkan opsi "Block ads and surf the web up to three times faster".
  • Internet Explorer: buka menu Tools, lalu pilih Internet Options, lalu pilih tab Content, dan aktifkan opsi "Enable".
  • Safari: buka menu Preferences, lalu pilih Security, dan aktifkan opsi "Warn when visiting a fraudulent website".
6. Aktifkan Fitur Internet Positif

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Telkom Indonesia menawarkan program Internet Positif yang dapat membantu memblokir situs-situs berbahaya termasuk situs-situs yang mengandung konten pornografi. Oleh karena itu, orang tua atau wali bisa memanfaatkan fitur ini dengan mengaktifkan Internet Positif pada router atau modem yang digunakan.

Manfaat Internet IndiHome

Orangtua atau orang dewasa di sekeliling anak juga bisa menjamin keamanan anak-anak dari bahaya akses internet yang tidak diinginkan dengan memanfaatkan layanan dari internet provider IndiHome. Layanan IndiHome dari Telkom Indonesia ini selain menyediakan Program Internet Positif, juga menawarkan manfaat lain seperti, layanan TV interaktif, telepon rumah, serta koneksi internet yang stabil dan cepat.

manfaat internet IndiHome
Image by pch.vector on Freepik

Dengan menggunakan layanan IndiHome, orangtua dapat mengontrol penggunaan akses internet anak-anak melalui aplikasi myIndiHome. Aplikasi yang didedikasikan untuk pengguna IndiHome ini memungkinkan orangtua dapat membatasi waktu anak dalam mengakses internet, memblokir situs-situs yang berbahaya, serta mengecek aktivitas anak selama mengakses internet. 

Kemajuan teknologi, terutama dunia digital bak pisau bermata dua, jika dimanfaatkan untuk hal-hal positif tentu hasilnya akan baik, namun sebaliknya jika digunakan untuk hal negatif maka bisa membahayakan diri dan orang lain. Mari bersama lindungi anak-anak dari bahaya paparan konten pornografi untuk masa depan generasi bangsa yang lebih baik!
Mutia Erlisa Karamoy
Mutia Erlisa Karamoy Mom of 3 | Lifestyle Blogger | Web Content Writer | Digital Technology Enthusiast | Another Blog seputarbunda.com | Contact: elisakaramoy30@gmail.com

77 komentar untuk "Internet Aman untuk Anak: Strategi Melindungi Anak dari Konten Pornografi"

Comment Author Avatar
Memang sangat menggelisahkan konten pornografi ini. Kalau ada fitur internet positif dari IndiHome, bisa dicoba nih
Comment Author Avatar
Dengan mencoba Internet Positif, insyaallah keamanan untuk akses anak anak sudah terlindungi secara otomatis
Comment Author Avatar
Wah jadi inget Disney+ aku Mba. Sekarang Disney+ udah kaya Netflix, kita bisa bikin akun khusus sesuai usia agar film2nya bisa terfilter mana yang buat anak2 mana buat dewasa. Mungkin itu salah satu bentuk dari internet positif dari Indihome ya, karena konten pornografi ini banyak banget di film2 khususnya dari luar huhuhu.
Comment Author Avatar
Bijak menggunakan internet menjadi kunci keberhasilan apakah internet ini membantu atau justru mencelakakan. Hanya anak anak kan memang belum bisa mengendalikan jadi orang tua yang harus waspada ya
Comment Author Avatar
beberapa aplikasi udah support parental control, khususnya penyedia streaming, dan browser juga, tapi perlu juga pengawasan orangtua, diterapkan juga jam untuk main gadget, nonton film di luar rumah misalnya
Comment Author Avatar
Zaman anak-anakku masih kecil dulu, aku juga gunakan parental control untuk memilah tayangan anak. Jadi ga was-was lagi deh soal tontonan mana yang bukan untuk dikonsumsi anak. Untungnya pakai IndiHome di rumah. Alhamdulillaah anak2 terhindar dari tayangan orang2 dewasa :)
Comment Author Avatar
Waaah saya pengguna indihome baru tau kalau ada program utk menyeleksi tayangan. Memang kalau iklan2 itu suka ada yg prono2... Nyebelin. Ma kasih ya, Mba tulisannya sangat bermanfaat.
Comment Author Avatar
Wah, bisa yaa IndiHome membatasi waktu dan konten internet yang ditampilkan? Nanti aku coba ah, masih belum utak atik apps nya banget nih. Padahal bagus ya, banyak kontrol yang bisa diatur dari sana.

Anw, setuju banget, perkembangan teknologi seperti pisau bermata dua, bisa sangat bermanfaat namun bisa juga sangat merusak tergantung bagaimana kita memakainya.
Comment Author Avatar
Iya bener.. Tergantung bagaimana kita menasehati anak apa fungsi internet dan manfaatnya. Penggunaan inter et untuk anak2 memang butih pendampingan banget ga bisa dilepas gitu aja.
Comment Author Avatar
Iya setuju mbak. Jadi orangtua jadi harus mengawasi juga jadi temen deket anak ya. Supaya anak juga enak dikasih tau kalau konten internet gak semuanya baik, ada yang bahaya kayak konten porno gini. Semogaa anak-anak kita terlindung dari konten kayak gitu yaa mbak.. Aamiin
Comment Author Avatar
Miris ya.. Di saat teknologi makin cangggih sehingga memberi kemudahan informasi bagi siapapun, namun di balik itu ada bahaya yang mengintai anak-anak.
Comment Author Avatar
Era digital emang bagai pisau bermata dua. Di satu sisi manfaatnya yang beragama tapi juga ada sisi buruknya kalo ngga bisa kontrol. Apalagi dampak pornografi kalau kita ngga bisa memantau anak.
Comment Author Avatar
Sekarang emang makin ngeri ya kak ga konten2 utk anak2 banyak disisipi pornografi bahkan iklan yg seliweran juga banyak yg ga bener. Makanya opsi parental control itu penting banget
Comment Author Avatar
Terimakasih infonya mba, saya pengguna IndiHome baru tahu ada fitur untuk membatasi penggunaan aplikasi yang terpapar pornograpi. Internet seperti pisau bermata dua satu sisi sangat berguna bagi peningkatan ilmu pengetahuan namun di sisi lain mempunyai efek yang membahayakan.
Comment Author Avatar
Benar banget.. kita harus bisa selektif dalam memfilter anak dengan internet..
Comment Author Avatar
Sepakat internet itu bagai pisau bermata dua ya, tergantung pemakaiannya, di rumah dijaga, eh di luar mereka buka internet tanpa pengawasan duh nyesek
selain itu membekali anak-anak dengan mana yang boleh dan tidak boleh juga
Comment Author Avatar
Masya Allah jelas nih infohnya Mba, mantap berguna banget. Soalnya kadang anak akses inet ortu kerja gak sempat chek lagi. Maka sebaiknya emang diprotek kayak gini duluan. Biar mengurangi dampak setelahnya
Comment Author Avatar
Indonesia darurat pornografi. gimana caranya tuh mbak mantau penggunaan internet anak2 lewat aplikasi myIndiHome? Molly pingin tahu caranya
Comment Author Avatar
Keren ya IndiHome, jadi mendukung digital parenting untuk generasi alpha. Jadi nggak khawatir lagi akan generasi mendatang
Comment Author Avatar
Ngeri sekali
Bikin saya berpikir ulang untuk memberikan ponsel ke anak
Jadi masih pake punya saya kalau misal ada tugas dikerjakan sambil didampingi
Comment Author Avatar
Sama mba, memang peran orang tua penting dalam membersamai penggunaan internet untuk anak
Comment Author Avatar
terwajib bagi ortu untuk srlalu waspada

mengawasi dan mendampingi buah hati ya
Comment Author Avatar
Iya Mbak
Bisa kebablasan kalau enggak
Jadinya butuh manajemen yang baik antara anak dan orang tua
Comment Author Avatar
Perlu banget ini ada kontrol dari orang tua, apalagi sekarang banyak aplikasi yang mendukung hal ini
Comment Author Avatar
Sudah lama langganan IndiHome, tapi baru tahu tentang ini. Bolehlah nanti saya coba terutama dalam membatasi anak dalam berinternet yg kurang sehat.
Comment Author Avatar
Jadi ingat pas pernah jaga konter, eh ada anak yang minta video gituan. Langsung tak omelin dong. Ngeri banget. Jadi sebelum jadi orang tua, kudu banget waspada soal ginian
Comment Author Avatar
Salut untuk Telkom Indonesia dengan Program Internet Positif yang akan menyaring dan memblokir situs-situs yang dianggap berbahaya termasuk didalamnya situs-situs yang mengandung konten pornografi Sehingga menciptakan internet aman untuk anak
Comment Author Avatar
Iya nih mbak, anak2 zaman sekarang udah lbh canggih dari ortu masalah pergadgetan makanya ortu jg kudu mengikuti ya mbak. Apalagi kalau anaknya masih kecil, wajib banget sih diawasin betul. Blokir juga situs2 yang gak jelas. Serem soalnya nih kalau anak2 sampai mendapatkan infonya hiks
Comment Author Avatar
Kalau mendengar ilmu parenting yang disampaikan oleh Ibu Elly Risman, konten pornografi ini luar biasa mengerikan dampaknya bagi otak anak.
Semoga kita semua bisa memberikan yang terbaik dengan pendidikan yang relevan di zaman digital tapi juga tetap aman.
Comment Author Avatar
Betul banget mba.. sekarang kita harus benar - benar perhatikan materi dan konten yang ada di berbagai Media. Tapi karena anakku sudah beranjak tem aja, kita juga banyak diskusi agar mereka paham batas - batasnya
Comment Author Avatar
Itulah bahayanya internet, disatu sisi kita butuh internet tapi di sisi lain khawatir banget anak anak terpapar. Apalagi sudah memasuki game. Memang orang tua perlu banget nih punya strategi yang tegas untuk menjaga anak anak dr konten pornografi
Comment Author Avatar
Setuju nih ..inet emang bisa jadi simalakama ya kak , apalagi kalau ada anak dibawah umur usernya. emang baiknya pasang filter ya buat saluran inetnya spya aksesnya bisa terpantau dan aman
Comment Author Avatar
Kalau boleh tahu, bagaimana caranya layanan IndiHome dapat membantu para orangtua dalam mengontrol penggunaan akses internet bagi para anak2?
Comment Author Avatar
ngeri banget memang bahaya pornografi ini ya, mbak karena bisa merusak otak juga. makanya kita juga harus lebih aware jika mengizinkan anak menggunakan handphone agar tidak terpapar konten pornografi
Comment Author Avatar
Kita tidak bisa melarang anak untuk mengakses internet. Yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi akses internet yang ada ya mbak
Ada banyak cara yg bisa dilakukan
Kalau sy salah satunya adalah menggunakan family link di gawai anak
Agar tetap terpantau orang tua
Comment Author Avatar
ngeri loh kalau anak-anak udah kecanduan pornografi, kayak otaknya stuck di itu aja dan merasa ketagihan untuk lihat lagi dan lagi, butuh banget peran orangtua terutama konsumsi konten untuk anak
Comment Author Avatar
Internet membuat anak bisa mendapat informasi yang baik atau malah sebaliknya. Perlu pengawasan dari orangtua melalui teknologi yang tepat
Comment Author Avatar
makasih ya ,mb, infonya. Memang nih konten porno harus diwaspadai karena anak-anak kan suka pegang hp kita bisa bahaya kalau tidak sengaja
Comment Author Avatar
saking luasannya akses internet maka sebagai orangtua harus lebih pintar dari anaknya dalam memberikan batasan koneksi internet supaya anak-anak bisa lebih bijak lagi
Comment Author Avatar
memang perlu banget yaa pengawasan dari orang tua dan juga orang tua yang melek internet, supaya bisa melindungi anak-anak dari konten yang meresahkan ini
Comment Author Avatar
Memang internet bagai pisau bermata dua ya!
Tergantung bagaimana cara menggunakannya.
Mau jadi sumber kebaikan atau sebaliknya.

Salut sama Indihome yang sudah mengantisipasi solusi agar internet aman untuk anak!
Comment Author Avatar
Pengawasan ortu dibutuhkan banget ya mba. Maraknya pornografi, anak2 kena imbas karena di usia sgitu jg sedang rawan, masa ingin tau yg besar. Siap cek berkala
Comment Author Avatar
Google Chrome: buka menu Settings, lalu pilih Advanced, dan aktifkan opsi "Protect you and your device from dangerous sites".

yang ini udah ku coba tapi ga ketemu tulisan "protect you ..." adanya safe browsing dengan pilihan enhance protection dan standard protection.
Comment Author Avatar
Duh, konten pornografi ini dimana-mana ya.
Beberapa konten yg gak jujur dengan isinya ini yang cukup susah diatasi. Untuk jenis kartun yg memuat pacaran aja, udah bikin deg-degan kalau sampai ditonton anak2, karena mereka pikir kartun tu untuk anak-anak.

Makanya peran orangtua penting banget. Bagus juga kalau penyedia internet atau penyedia tayangan memberikan pilihan/ kontrol untuk penggunanya.
Comment Author Avatar
Memang harus diakui secara gak langsung emang anak kita sudah terpapar pornografi meski katanya lewat film anak2 oleh karena itu perlu banget proteksi dari ortu ya kan
Comment Author Avatar
Noted tips nya mak, karena jujur aku khawatir banget walau YT cuma dibatasi sabtu minggu tapi ttp aja khawatir karena gak bisa full nemenin anak kalau lagi nonton YT
Comment Author Avatar
Noted tips nya mak, karena jujur aku khawatir banget walau YT cuma dibatasi sabtu minggu tapi ttp aja khawatir karena gak bisa full nemenin anak kalau lagi nonton YT
Comment Author Avatar
Sepakat ... fitur parental control perlu kita aktifkan kalau gadget termasuk laptop yang kita pakai juga dipakai oleh putri-putri kita yang masih di bawah umum. Lumayan berguna sih, ya .. nanti pelan-pelan kita kendorin saat anak-anak sudah remaja ya.
Comment Author Avatar
Memang meresahkan banget konten pornografi ini ya, para orang tua harus punya cara yang tepat untuk membatasi anak menggunakan internet. Sama dengan mba dee nih, saya pun menggunakan aplikasj google family buat batasi anak instal macam2 dan waktu menggunakan intenet pun saya batasi banget
Comment Author Avatar
Bahaya banget ya Mbak konten pornografi bagi tumbuh kembang anak, buat moral dan seksualitas mereka..
Btw makasih info soal cara memblokir konten pornografinya..
Comment Author Avatar
Opsi blokir pada browser pas banget nih hehe.. buat anak-anak. Jadi kita menjaga biar anak-anak nggak sembarang nonton ya. Berguna juga indihome buat anak-anak. Dan pastinya kita nggak khawatir walau anak nggak pakai inet nggak didekat kita ya
Comment Author Avatar
Aku pake Indihome juga untuk internet di rumah. Emang penting banget untuk selalu membatasi penggunaan internet dengan internet positif ya. Keamanan anak pasti jadi faktor yang paling utama dalam pemilihan layanan internet.
Comment Author Avatar
Bener banget nih. Anak-anak harus dikontrol penggunaan internetnya. Sekarang ini banyak konten yang asal dan bisa berdampak burik untuk anak-anak.
Comment Author Avatar
di internet anak-anak memang bisa buka semua sih, kalo ga kita kontrol khawatir banget kebablasan ngeliat hal pornografi. beruntung banget udah banyak aplikasi parental control, indihome juga punya mantap banget nanti aku coba cek biar bisa kontrol tontonan anak
Comment Author Avatar
Berasam kita bisa mengatasi serangan internet jahat dan menjadikan internet sebagai sahabat untuk keluarga. Namun tetap orangtua dan anak kudu sama-sama sepakat mengenai aturan keluarga dan batasan-batasannya.
Comment Author Avatar
Jaman sekarang memang ya kudu sering perhatian sama anak, mereka buka situs apa saja di internet. Sebagai orang tua kita wajib tahu dan tanggap gimana cara memblokir situs-situs yg berbahaya.
Comment Author Avatar
Serem banget memang sekarang internet. Jangankan anak-anak yang lihat, aku aja masih suka kaget. Kudu banget jadinya kita ngendaliin internet untuk anak ini ya. PR besar buat para orang tua. Semakin mudahnya akses internet jadi bumerang buat kita. Semoga kita semua bisa jadi orang tua yang bisa selalu mendampingi anak. Terutama saat menggunakan teknologi semacam internet ini.
Comment Author Avatar
Aku berlangganan Indihome juga, terimakasih tipsnya ya, selama ini memang agak kerepotan kalau anak anak suka main game kadang kadang muncul iklan yang tidak taunya mengarah ke pornografi.
Comment Author Avatar
Setiap generasi ada tantangannya menghadapi bahaya pornografi. Zaman saya remaja, teman-teman cowok sering menyelipkan buku stensilan berisi cerita begituan. Biasanya aman, tuh, tersimpan di antara buku pelajaran. Sekarang beda lagi di zaman internet. Untunglah ada teknologi mumpuni yang mampu memblokir situs esek-esek.
Comment Author Avatar
Wajib saya sampaikan ini ke orang tua siswaku, soalnya anak SMP ini yg paling rentan terpapar tontonan pornografi.
Comment Author Avatar
Ngeri memang saat ini, banyak cara yang dilakukan situs-situs dengan konten yang tidak pantas untuk masuk ke ruang anak-anak
Tidak hanya dengan pembatasan akses, tetapi juga pendampingan agar anak-anak masih dalam pengawasan
Comment Author Avatar
setuju sekali kak kita sebagai orang tua juga bertanggung jawab akan penggunaan internet yang aman buat anak ya
Comment Author Avatar
Pada dasarnya internet itu aman kalau biasa main aman. Pakai IndiHome pasti aman juga sih, karena akan ada pemberitahuan kalau buka yang nyerempet.
Comment Author Avatar
Sebagai orangtua kita emang mesti lebih waspada ya mak dalam mengawasi anak menggunakan internet.. Harus meningkatkan pengawasan dan memastikan internet aman untuk anak anak yaa
Comment Author Avatar
Setuju banget,aku suka kesel liat orang tua yang mengeluhkan anaknya kecanduan main HP. Dulu waktu diingetin dampak jeleknya pura pura cuek setelah kejadian baru bingung.
Comment Author Avatar
Yang paling sulit menurut saya melindungi anak yang usianya udah remaja. Soalnya mereka kadang malah lebih paham urusan utak-atik gadget dan rasa ingin tahunya lagi tinggi banget
Comment Author Avatar
Internet tuh kayak pedang bermata dua yaa.. salah satu sisi mengandung bahaya jika tidak terkontrol, sedangkan sisi lainnya membawa banyak manfaat. PR banget nih bagi orangtua untuk mengarahkan kebaikan internet bagi anak tanpa terpapar hal2 negatif yang lalu lalang di dunia maya.
Comment Author Avatar
Sebagai ibu saya sangat terbantu dengan Program Internet Positif dari Telkom Indonesia yang mampu mengurangi risiko anak-anak terpapar konten pornografi di internet.
Comment Author Avatar
Salut dengan program indihome yang menyediakan fitur internet positif untuk pelanggannya. Memang tugas orang tua adalah harus bisa memantau apa saja yang diakses anak melalui smartphonenya di era digital ini. Saya pun sering melakukan audit ke ponsel anak sulung. Karena walaupun sudah dibatasi, biasanya masih ada saja yang bisa terlewat.
Comment Author Avatar
Saya belum menggunakan internet positif dari IndiHome sih, bisa jadi pilihan juga nih untuk meedam konten negatif masuk ke rumah tanpa permisi, semakin canggih saja cara oknum untuk menyebarkan konten pornografi
Comment Author Avatar
Aku pribadi merasa kewalahan mengontrol interaksi mereka dg gadget. Terus skrg kami bikin kesepakatan dan alhamdulillah. Anak2tidak pakai hp tapi lewt layar monitor. Bersyukur pakai IndiHome jadi inet lancar
Comment Author Avatar
Dengan adanya internet, pastinya kudu disertai dengan konsekuensi dan aturan saat menggunakannya. Alhamdulillah mendapatkan tips untuk tetap aman menggunakan internet. Karena menjadi orangtua kudu aware terhadap apa yang diakses anak-anak. Semoga perhatian yang diberikan membuat kita semua bisa memanfaatkan internet positif.
Comment Author Avatar
Nah iya internet itu kayak pisau bermata dua. Kudu pintar menggunakannya. Anak-anak harus dalam p ngawasan dan diajari cara menggunakannya dengan baik dan benar
Comment Author Avatar
Perlu diterapkan nih fitur blokir supaya anak-anak tidak bisa akses situs yang berbahaya bagi usianya
Comment Author Avatar
Internet ini bagai sisi dua mata uang yang irisan positif dan negatifnya beda tipis, apalagi sejak pandemi anak-anak mau tak mau harus diberi akses lebih karena tugas semua berbasis internet. Kita sebagai orang tua memang benar-benar harus arif urusan internet ini
Comment Author Avatar
Informatif banget nih mba. Aku belum melakukan yg untuk mozila dan chrome nih. Harus segera dipraktekkan. Anakku sering pinjam hp kakeknya dan di yurube sering muncul konten dewasa... Jd aku sering marah ke kakenya juga