Selasa, 09 Juli 2013

SMART STUDENT DENGAN CEREBROVIT X-CEL

"Kadang manusia berhasil karena kegagalannya, dan kadang manusia gagal karena keberhasilannya, (Miftahul Jinan)."

Sedih dan tidak nyaman, mungkin hal itulah yang saya rasakan ketika menerima rapor putra pertamaku untuk semester ganjil tahun lalu karena ada satu mata pelajaran yang nilainya nyaris menyentuh angka minimal kriteria ketuntasan belajar. Apalagi mata pelajaran itu termasuk pelajaran pokok yaitu matematika. Berbagai pertanyaan dan penyesalan muncul di benak dan otak saya, apa yang salah? apakah anak saya bodoh? atau saya yang kurang memberi perhatian? Rasanya saya sudah cukup berusaha untuk selalu membantu setiap pelajaran bahkan pekerjaan rumah yang sulit dimengertinya. Memang tidak setiap waktu saya bisa mendampingi putra sulung saya, Beril dalam belajar, karena masih ada adik-adiknya yang juga membutuhkan perhatian dan bimbingan saya, apalagi kedua adiknya duduk di bangku TK dan masih berusia batita. Adik Beril yang akan memasuki jenjang sekolah dasar cukup menyita perhatian saya, karena standar masuk sekolah dasar harus menguasai baca, tulis, dan hitung atau calistung. Dan yang batita memang masih membutuhkan perhatian yang extra apalagi ia termasuk anak yang lumayan aktif.

Kesal dan rasa ingin marah...pasti dan pernah terbersit dihati saya, namun saya menguatkan diri untuk tidak larut dalam perasaan itu, karena saya kemudian berpikir apa gunanya, Beril bagaimanapun adanya adalah putra saya dan sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberikan yang terbaik dan mendidiknya dengan benar, serta mengarahkan jalan yang terbaik. Perasaan negatif dan rasa-rasa tidak nyaman secepatnya harus saya hilangkan, dan harus diganti pikiran positif karena semester depan adalah semester kenaikan kelas. Karena itu saya mulai ekstra mencari informasi dan literatur untuk membantu saya menghadapi permasalahan ini, dan selain itu juga tidak lupa saya memberikan gizi dan vitamin yang cukup sebagai penunjang kegiatan belajarnya.

SMART PARENTS FOR SMART STUDENTS

Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan istilah yang tepat atau mungkin terlalu panjang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Muncul kesadaran dalam diri saya ketika membaca salah satu judul buku seri psikologi anak, bahwa untuk menciptakan anak-anak cerdas, berakhlak, sehat, berprestasi, mampu menghadapi segala tantangan kehidupan masa depan, dan menjadi kebanggan orangtua, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah terlebih dulu menjadi orangtua yang juga cerdas, berakhlak, sehat, dan menjadi kebanggaan putra-putrinya.

Dalam usia yang berada diantara masa anak-anak dan remaja atau masa pra remaja, mungkin saja anak-anak mulai mengalami kegamangan identitas dan secara otomatis akan mengalami perubahan pola konsentrasi. Hal ini akhirnya menjadi titik pusat perhatian saya, karena putra saya sedang mengalami masa-masa peralihan tersebut dan mungkin sedang mengalami sedikit krisis identitas diri. Saya mulai merubah pola komunikasi di antara kami, karena akhirnya saya menyadari bahwa putra saya bukanlah anak kecil lagi yang harus didikte dan diberitahu apa yang harus dilakukannya, cara pertama yang saya lakukan adalah mengajaknya bicara dari hati ke hati. Saya perlu menyelami betul apa yang ada dalam pikirannya dan apa pendapatnya tentang suatu keadaan atau kondisi tertentu, terutama dengan keadaan yang dialaminya bahwa nilainya nyaris merah.

Saya merasa tidak nyaman, namun saya akhirnya menyadari putra saya pun mengalami juga rasa tidak nyaman itu. Di antara kedua ketidaknyamanan tersebut, yaitu rasa tidak nyaman saya selaku orangtua dan rasa tidak nyaman putra saya, sebenarnya ada hal yang lebih penting untuk dibicarakan yaitu manajemen respon orangtua kepada anak terhadap nilai tersebut. Dalam buku Panduan cerdas bagi orangtua murid : smart parents for smart students karangan Miftahul Jinan yang membahas manajemen respon orangtua kepada anak terhadap nilai-nilai rapor merah dijelaskan bahwa jenis respon yang diambil orangtua terhadap nilai-nilai tersebut sangat menentukan positif atau negatifnya pengaruh setiap nilai terhadap pendidikan anak.

Lebih lanjut dalam buku tersebut dijelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orangtua saat menghadapi rapor putra-putrinya.

  1. Amati dengan seksama rapor putra-putri kita, baik yang berbentuk kualitatif maupun kuantitatif. Hindarkan sikap yang tergesa-gesa untuk memberi komentar, apalagi melakukan reaksi terhadap nilai-nilai yang kurang baik.
  2. Mulailah merespons dari nilai-nilai yang baik dengan memberi pujian dan ucapan terima kasih atas prestasinya.
  3. Hindari membanding-bandingkan rapor putra kita dengan rapor temannya dan tidak menganggap penting peringkat (rangking) yang ada di sekolah. Setiap anak memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing. Dorong anak kita untuk berprestasi. Jika terpaksa, kita dapat membandingkan nilai yang diperolehnya sekarang dengan nilai yang didapatnya pada ujian yang lalu. 
  4. Menghargai setiap nilai yang diperoleh anak, baik tinggi maupun rendah. Tawarkan bantuan kepada anak untuk meningkatkan nilainya.
  5. Beberapa anak perlu dibantu untuk memahami arti sebuah nilai supaya mereka dapat menimbang hubungan antara usaha yang mereka keluarkan dan nilai yang mereka dapat.
  6. Semua sikap harus bersandar pada paradigma bahwa nilai baik dan nilai buruk adalah yang wajar dan bukan merupakan kesalahan. Cara orangtua untuk merespon itulah yang lebih penting.
Membaca dan memahami panduan tersebut membuat saya akhirnya meyadari bahwa perubahan harus di mulai dari orangtua, karena dengan perubahan pola pikir dan paradigma terhadap sesuatu akan lebih cepat membuat kita memahami dan memcari solusi dari suatu permasalahan. "Setiap anak unik," adalah penting karena ketidakberhasilan dari satu sisi mungkin akan diikuti keberhasilan dari sisi yang lain. Perlahan tapi pasti saya mulai mencoba menerapkan panduan tersebut terhadap pola hubungan antara saya dan putra saya Beril.

SMART PARENTS DENGAN MULTIVITAMIN CEREBROVIT X-CEL

Selain memperbaiki nilai dari sisi akademis, saya menyadari bahwa untuk belajar memerlukan konsentrasi yang tinggi dan harus fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Dan itu tidak mudah, karena di zaman sekarang ini di mana banyak hal yang dengan cepat bisa mempengaruhi tingkat konsentrasi anak terhadap minat untuk belajar, seperti playstation, internet, game online, social media, televisi baik berbayar maupun tidak, dan lain-lain. Hal ini membuat saya harus bisa membuat aturan-aturan yang tegas terhadap batas-batas termasuk toleransi terhadap hasil industri globalisasi tersebut. 

Multivitamin Cerebrovit X-Cel
Kemasan Cerebrovit X-Cel
Namun hal itu bukan berarti saya membatasi putra saya terhadap produk teknologi tersebut, karena jika diolah dengan benar teknologi tersebut akan banyak membantu putra kita mendapatkan banyak informasi termasuk informasi yang berkaitan dengan pelajaran di sekolah. Membentuk remaja yang excellent harus mampu menyeimbangkan antara belajar, berlatih, dan bergaul, dan itu membutuhkan energi yang lumayan tinggi. Karena itu selain memperoleh asupan makanan bergizi, saya juga memberikan putra saya multivitamin yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin, mineral dan nutrisi otak sebagai pendukung aktivitasnya, yaitu Cerebrovit X-Cel, multivitamin remaja masa kini.

Memberikan multivitamin juga harus memperhatikan komposisi nilai gizinya, karena multivitamin yang beredar nyaris memiliki komposisi yang seragam meskipun jika diamati secara teliti tetap saja ada klik khusus dalam satu produk multivitamin. Saya berusaha mengedukasi diri saya tentang berbagai nilai plus dan minus dari satu produk multivitamin, hingga akhirnya saya memutuskan untuk memilih Cerebrovit X-Cel.
  1. Cerebrovit X-Cel mempunyai komposisi nilai gizi yang lengkap karena mengandung L-Glutamic Acid, Folic Acid, Zinc, Selenium, Vitamin B1, B6, B12, C, dan E.
  2. Selain untuk memperkuat kesehatan tubuh, beberapa komposisi memang dikhususkan untuk membantu meningkatkan daya konsentrasi, yaitu L-Glutamic Acid yang membantu sel kimia yang berperan dalam mengantarkan rangsangan dari suatu sel saraf ke sel saraf lainnya sehingga dapat meningkatkan daya tangkap dan berguna untuk otak di segala usia. Selain itu ada Folic Acid yang bersama vitamin B12 berperan pada proses pembekuan darah dan bersama L-Glutamic Acid berguna untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.
  3. Diproduksi oleh pabrik farmasi yang ternama yaitu PT. Kalbe Farma, Tbk yang telah terbuki selama puluhan tahun memproduksi banyak obat-obatan dengan standar tinggi.
Keunggulan-keunggulan ini membuat saya memutuskan untuk memberikan multivitamin Cerebrovit X-Cel sebagai asupan gizi tambahan yang membantu meningkatkan prestasi belajar putra saya yang semester kemarin hampir di bawah standar nilai minimal atau nilai ketuntasan. 

Dosis awal hanya saya berikan satu kapsul dalam satu hari dan berlangsung secara rutin selama hampir enam bulan. Dan karena saya mempercayai bahwa tidak ada yang instan dan segala sesuatu membutuhkan proses serta perjuangan, maka saya mulai memberikan asupan multivitamin tambahan jauh-jauh hari yang dimulai saat saya menerima rapor putra saya semester lalu. Secara rutin setiap hari sesudah makan malam saya selalu memberikan Cerebrovit X-Cel, karena selain memerlukan mutivitamin tambahan sebagai penunjang konsentrasi belajarnya agar Xcelbrain, saya juga ingin putra saya sehat dan tetap aktif menjalankan aktivitas fisiknya seperti bermain dan berolahraga.

SMART STUDENT DENGAN MULTIVITAMIN CEREBROVIT X-CEL

Setelah melalui banyak kesulitan, rintangan, dan jatuh bangun dalam mengejar ketertinggalan belajarnya, putra saya mulai memperlihatkan kemajuan dalam belajarnya. Hal ini dibuktikan dengan semakin mampu menyelesaikan soal-soal yang saya berikan sebagai latihan. Saya selalu memantau dengan intensif kemajuan dan pemahaman putra saya dalam menyerap pelajaran di sekolah. Memang terasa sangat berat, karena saya harus mampu membagi konsentrasi dan skala prioritas yang harus saya selesaikan, selain memperhatikan putra sulung saya, saya juga harus memberi perhatian penuh terhadap perkembangan belajar adiknya yang akan masuk sekolah dasar dan adik bungsunya yang berusia batita. Selain itu saya juga harus mengurus serta mengelola usaha sampingan saya yaitu toko online dan hobi saya menulis. 

Beril dan Multivitamin Cerebrovit X-Cel
Beril & Cerebrovit X-Cel-nya
Selama menjalani proses tersebut terasa sangat berat, namun berkat multivitamin Cerebrovit X-Cel saya cukup merasa terbantu. Bagaimana tidak, putra saya sedikit demi sedikit mampu melepaskan diri dari ketergantungannya pada saya untuk selalu membantunya menyelesaikan pelajaran-pelajaran di sekolah. Saya hanya memantau hasil belajarnya setiap hari serta nilai-nilai yang diperolehnya di sekolah. Dan yang lebih membahagiakan selain nilai-nilainya menunjukkan perkembangan yang meningkat, putra saya tetap aktif bermain dan berolahraga. Hal ini menunjukkan bahwa putra saya adalah anak cerdas dan Xcelbrain.

Selama mengkonsumsi multivitamin Cerebrovit X-Cel, putra saya memang mengalami beberapa kemajuan :

  1. Tingkat konsentrasi dan daya ingat mengalami kemajuan yang cukup pesat, terbukti meskipun kegiatan dan aktivitas sehari-hari putra saya tidak jauh berbeda dengan semester sebelumnya, namun konsentrasi terhadap pelajaran lumayan meningkat. Hal ini terbukti dengan ada peningkatan pada nilai-nilai pelajaran sehari-hari di sekolah, termasuk nilai untuk ujian tengah semester.
  2. Aktivitas yang melibatkan fisik tetap dilakukan putra saya, seperti kegiatan bermain dan olahraga seperti bermain sepakbola. Putra saya sangat menyukai olahraga sepakbola dan mempunyai klub sendiri di lingkungan teman-teman bermain disekitar rumah.
  3. Kesehatan dan daya tahan tubuhnya menunjukkan peningkatan, terbukti meskipun melakukan banyak kegiatan fisik di siang hari, malam hari dia tetap belajar dan hal itu berlangsung semakin intensif ketika akan menghadapi ujian akhir semester.

Xcel Blog Competition
Catatanku & Cerebrovit X-Cel
Akhirnya setelah melalui masa-masa ujian akhir semester yang cukup melelahkan, karena saya juga secara intensif mendampinginya dan untuk sementara off dari kegiatan bisnis  dan hobi saya karena harus fokus pada ujian yang akan dihadapi putra saya. Maka tibalah saat pembagian rapor tiba...dengan sedikit dagdigdug saya akhirnya mengambil rapor putra saya untuk semester genap atau kenaikan kelas tahun ajaran 2012/2013. Hasilnya...sangat memuaskan, semua nilai yang diperoleh putra saya jauh melebihi batas kriteria minimal ketuntasan, bahkan untuk pelajaran yang mendapat nilai nyaris tidak tuntas yaitu matematika, putra saya telah berhasil menuntaskannya dengan nilai yang lumayan jauh selisihnya dan amat sangat memuaskan. Tidak dipungkiri saya sangat bahagia dengan keberhasilan ini, semoga keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi putra saya selanjutnya baik dalam bidang akademis maupun aktivitas non akademis lainnya. Karena seorang smart student tidak hanya berhasil dalam bidang akademis saja, tapi ia harus menyeimbangkan antara kegiatan belajar dan kehidupan sosialnya sebagai remaja masa kini yang memiliki berbagai kegiatan positif sebagai pendukung masa depannya kelak. Berbagai informasi positif yang mengulas banyak ilmu pengetahuan, informasi seputar kehidupan remaja, beserta tips sehat dan aktif sebagai remaja yang penuh aktivitas dan prestasi dapat dijumpai dalam Fanspage Facebook Cerebrovit X-Cel dan Twitter @xcelbrain, kedua social media itu sedang aktif-aktifnya dikunjungi putra saya, Beril dan tentu Anda juga harus merekomendasikannya pada putra-putri Anda juga.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Xcel Blog Competition bersama Cerebrovit X-Cel. 

Bahan Tulisan :
  1. http://xcelbrain.com
  2. Panduan cerdas bagi orangtua murid : smart parents for smart students, Mittahul Jinan, 2008, Penerbit Sygma Publishing.


11 komentar:

  1. Saat ane tidak naik kelas pada kelas 1 SD, ane dulu juga dibelikan cerebrovit. Tapi dulu namanya belum cerebrovit x-cell melainkan cerebrovit.

    BalasHapus
  2. kalau saya masih boleh minum itu tidak ya mbak
    kickymaulana.com

    BalasHapus
  3. Makasih atas kunjungannya, @HP Yitno : iya, dulu namanya cuma cerebrovit aja. @Kickymaulana : kalo masih masuk kategori remaja sih...oke aja.

    BalasHapus
  4. aduuh mb, ketinggalan jejak nih. Semoga aku bisa menerapkan seperti apa yang ditulis disini tentunya untuk buah hati tercinta agar tumbuh optimal dan pintar. Slm sukses deh :)

    BalasHapus
  5. Bu mohon maaf bisa minta bantuan untuk mengisi kuesioner penelitian saya tentang belanja online. bisa diakses melalui link berikut http://goo.gl/TtxTqf

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, udah saya isi mba kuesionernya. Terima kasih atas kepercayaannya pada saya untuk mengisi kuesionernya. Salam hangat.

      Hapus
  6. Anak sayakan usianya 8,8thn.
    Apakah boleh mengkonsumsi cerebrovit x-cell?
    Anak saya sudah kelas 4SD.
    Mohon infonya ya Bunda"... Makasih...

    BalasHapus
  7. Semangat pagi mbak saya mau bertanya nih untuk batasan umur tiap"konsumai cerebrovit itu berapa yak?
    Dan dlu sya konsumsi cerebrovit
    Dan sekarang ada dua jenis cerebrovit x-cel dan gingko
    Yg cocok buat saya konsumsi cerebrovit manakah?umur saya 24thn tp saya terus konsumsi cerebrovit x-cel suka ngeblank gk inget apa yg saya baca dan setelah saya kerjakan tolong penjelasannya mbak
    Terima kasih dan semangat pagi

    BalasHapus
  8. Klw umur 18 tahun masi bisa minum g'?

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...