Jenis-jenis Gamis Pria yang Perlu Di ketahui

jenis-jenis gamis pria

Pakaian gamis pria kini sedang tren dikalangan masyarakat Indonesia dan banyak dijumpai terutama momen suasana bulan Ramadan dan Hari Raya. Gamis pria merupakan salah satu jenis pakaian muslim pria yang dominan digunakan di Timur Tengah serta beberapa negara Islam lainnya. Biasanya gamis ini dijadikan pelengkap gaya busana sehari-hari maupun untuk busana resmi. Namun dalam perkembangannya, banyak pria muslim di Indonesia mengenakan pakaian gamis ini, baik saat bulan Ramadan dan Hari Raya maupun untuk busana resmi. 

Seperti apa sih model busana gamis pria? Jika dilihat dari desain serta tampilan busana ini, gamis pria merupakan salah satu jenis busana panjang hingga sebatas mata kaki serta berlengan panjang. Bisa dikatakan jika busana ini hampir serupa dengan jubah, kaftan, atau tunik. Ketika mengenakan jenis gamis pria ini, biasanya dipadukan dengan izhar atau sarung serta bantholun atau celana pantolan pada bagian dalamnya. Selain itu, bisa juga dipadukan dengan Sirwal atau sejenis celana pria yang berpotongan cingkrang, di mana celana ini berbentuk lebar serta mempunyai panjang di atas mata kaki. 

Meskipun pada awalnya gamis pria kerap dikenakan oleh masyarakat muslim di negara Timur Tengah serta beberapa negara Islam lainnya, namun beberapa negara pun seperti Indonesia dan Malaysia yang mayoritas penduduknya beragam Islam juga kerap mengenakan jenis gamis pria ini, baik untuk busana sehari-hari maupun busana resmi. Untuk lebih jelasnya, berikut jenis-jenis gamis pria yang kerap dipakai muslim pria di berbagai negara.

Jenis Gamis Pria Jellabiya atau Galabiya

Gamis banyak digunakan oleh pria mulai dari Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Mesir hingga Afrika. Para pria mengenakan busana ynag dikenal dengan Jellabiya atau galabiya. Jenis ini tampak serupa dengan thawb atau kondura, dimana potongan jellabiya lebih lebar, tidak ada kerah, dan model tangannya pun lebar. Warna untuk jenis gamis ini saat musim panas banyak hadir dengan warna putih. Sedangkan saat musim dingin, hadir dengan material lebih tebal berwarna abu, hijau gelap, olive, biru atau cokelat.

Jenis Gamis Pria Thwab atau Kondura

Gamis jenis Thwab dikenal pula dengan kondura merupakan busana yang sering dikenakan oleh pria Arab dan Irak. Pada umumnya thwab atau kondura terbuat dari bahan katun atau kain wol domba yang lebih tebal jika digunakan saat musim dingin. Thwab dan kondura juga dibuat kaku pada bagian kerahnya agar member kesan formal. Di Maroko, bagian lengan thwab dibuat lebih pendek sehingga menyerupai kemea berlengan panjang. Pada bagian depannya juga terdapat kantong dengan aksen embroidery.

Jenis Gamis Pria Jubba

Jubba adalah istilah dari bahasa turki yang berupa potongan jubah dengan panjang dibawah lutut. Jubba bisa dibilang menyerupai kaftan jika diibaratkan seperti busana wanita karena jubba itu berlengan panjang. Jubba biasanya dikenakan oleh orang yang berilmu seperti para ukama, hakim, hingga professor. Warna jubba biasanya itu berwarna putih, namun banyak juga jubba yang memakai warna hitam, biru, abu-abu, dan lain-lain.

Jenis Gamis Pria Jubbas

Istilah Jubbas ini asalnya dari turki yang kemudian dipakai untuk busana model di Negara-negara arab. Bentuk jubbas hampir mirip dengan galabiay dan hampir tidak ada bedanya. Namun yang membedakan jubbas dengan galabiya adalah warna. Warna jubbas ini lebih bervariatif seperti warna hitam, abu-abu, biru, dan lain-lain.

Jenis Gamis Pria Kurta

Baju kurta memiliki panjang hingga pangkal paha dengan detail kancing setengah badan. Anda bisa mix n match bawahannya sesuai dengan selera, seperti sarung atau celana panjang. Selain itu, panjang lengan yang ditawarkan pun cukup beragam yaitu lengan panang, ¾ dan lengan pendek. Kura lebih banyak digunakan oleh Pria Pakistan, India dan Nepal.

Beberapa Jenis Gamis Pria Di Pasaran Indonesia

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa model atau seri gamis pria yang dijual di pasaran. Perbedaan model dan seri biasanya akan membuat konsumen semakin tertarik untuk membelinya. Model pertama adalah gamis dengan dua atau tiga kancing di kerah bagian depan. Hal tersebut menjadi salah satu ciri gamis pria di beberapa negara Arab. 

Sedangkan model kedua adalah jubah dengan desain model slim fit yang akan membentuk badan dan juga mempunyai rumbai di bagian dada, biasanya berupa bordiran yang menjadi aksesoris dari gamis pria tersebut agar tampilannya lebih menarik. Model ketiga adalah gamis yang cenderung berukuran lebih pendek dan lebih berwarna seperi halnya coklat dan abu-abu. Biasanya jenis jubah ini dipakai untuk kegiatan sehari-hari ataupun untuk menghadiri acara yang sifatnya resmi atau acara formal.

Ternyata, ada banyak jenis gamis pria dengan desain yang beragam, baik di Indonesia maupun di negara asalnya di Timur Tengah dan negara Islam lainnya. Bagaimana menentukan busana gamis pria yang cocok untuk dikenakan? Ada tiga kriteria yang mungkin bisa dijadikan referensi dalam memilih gamis pria, yaitu perhatikan modelnya, ketahui panjang gamis, dan bahan gamis, pastikan untuk memilih bahan gamis yang menyerap keringat dan nyaman untuk dikenakan sepanjang hari.



Tidak ada komentar