Persiapkan Hal Penting Ini Sebelum Melakukan PCR Swab Test

PCR Swab Test Surabaya


"Ma, kapan ya bisa masuk sekolah lagi seperti dulu," celetukan Aisha, putri bungsu saya saat selesai mengerjakan Penilaian Tengah Semester (PTS) yang dilakukan secara daring. Kerinduannya untuk masuk sekolah dan belajar seperti dulu bisa dimaklumi karena sudah beberapa bulan ini bahkan awal tahun ajaran baru pun masih diberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh secara daring. Tidak hanya anak-anak, saya pun rindu ingin melakukan banyak hal diluar rumah seperti dulu, tapi memang kondisi yang belum memungkinkan apalagi pandemi Virus Covid-19 sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan, dibeberapa daerah yang dulu mulai memberlakukan kondisi New Normal, kini harus menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena jumlah pasien yang terpapar Virus Covid-19 tidak menunjukkan tanpa penurunan justru kian hari makin bertambah.

Jika biasanya setiap hari raya Idul Fitri saya dan keluarga selalu mudik atau pulang ke kampung halaman, tapi tahun ini keinginan tersebut kami tunda dahulu karena sayang dengan orangtua dan saudara lainnya yang sudah sepuh. Apalagi penularan Virus Covid-19 ini sangat membahayakan terutama di kalangan lanjut usia. Tidak bosan-bosannya masyarakat selalu diingatkan untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan di mana saja serta kapan saja untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19. Meskipun begitu, masih saja ada kelompok masyarakat yang enggan menerapkan protokol kesehatan, bahkan belum memahami prosedur atau langkah apa saja untuk mencegah bahaya penularan Virus Covid-19 serta apa yang harus dilakukan jika ada gejala atau indikasi telah terpapar Virus Covid-19. 

Sejak persebaran Virus Covid-19 makin mengkhawatirkan, saya sudah menjejali anak-anak dengan informasi seputar bahaya virus ini dan terutama langkah-langkah untuk mencegah penularannya, seperti selalu mengenakan masker terutama saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak, mengusahakan untuk tidak sering keluar rumah jika tidak penting, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah terutama benda-benda yang sering mereka pakai. Tidak hanya itu, saya juga telah mengedukasikan anak-anak apalagi anak pertama dan kedua saya sudah memasuki usia remaja tentang tes kesehatan apa saja yang dilakukan untuk mendeteksi sekaligus upaya pencegahan ada tidaknya Virus Corona atau Covid-19 dalam tubuh, apalagi tes tersebut menjadi salah satu dokumen penting saat ini.

Meskipun penyebaran Virus Covid-19 bukan lagi hal baru melainkan sudah terjadi selama beberapa bulan, tapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui metode tes kesehatan yang tepat untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus dalam tubuh seseorang. Penting untuk diketahui, ada dua metode tes kesehatan untuk mendeteksi Virus Covid-19, yaitu Rapid Test dan PCR Swab Test. Kedua metode tes ini sama-sama bertujuan mendeteksi keberadaan virus dalam tubuh, namun tentu saja memiliki beberapa perbedaan, yaitu:

  1. Dari sisi tujuan pemeriksaan, dimana Rapid Test bertujuan untuk skrining, namun PCR (Polymerase Chain Reaction) Swab Test untuk tujuan diagnosa pasti.
  2. Dari segi jenis sampel, dimana Rapid Test dilakukan dengan mengambil sampel darah dengan hasil akhir tes berupa reaktif atau non reaktif. Sedangkan PCR Swab Test menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung ataupun tenggorokan, di mana hasil akhir menunjukkan apakah seseorang telah terpapar Virus Covid-19 atau tidak.
  3. Dari sisi waktu hasil pemeriksaan, di mana Rapid Test terbilang cukup singkat hanya membutuhkan waktu 10-15 menit. Sedangkan PCR Swab Test membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa beberapa jam atau bahkan beberapa hari.
Sangat jelas, dari kedua metode tes ini, PCR Swab Test merupakan langkah tes untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan pasti, namun pertanyaannya kapan waktu yang tepat bagi seseorang untuk melakukan PCR Swab Test?
  1. Apabila merasa atau terindikasi kontak erat dengan OTG (Orang Tanpa Gejala) yang terlihat sehat tapi ternyata terbukti menunjukkan gejala, ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang memiliki gejala ringan dan terbukti memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga positif Covid-19, dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dimana orang tersebut mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) atau menunjukkan gejala Covid-19 serta memiliki riwayat kontak dengan PDP juga.
  2. Apabila seseorang mengalami gejala infeksi salura napas yang disertai demam tinggi yang lebih dari 38 derajat celcius yang disertai dengan batuk, pilek, radang tenggorokan, yang menunjukkan arah mengalami gejala klinis Pneumonia ringan hingga berat. Tentu jika seseorang sudah mengalami gejala mengkhawatirkan ini, harus segera melakukan Tes Covid-19 terutama PCR Swab Test untuk hasil yang lebih akurat.
  3. Apabila seseorang sudah direkomendasikan dari fasilitas layanan kesehatan untuk melakukan PCR Swab Test, untuk mendeteksi apakah dalam tubuhnya sudah terpapar Virus Covid-19 atau tidak.
Nah...jika seseorang sudah sangat direkomendasikan untuk melakukan PCR Swab Test, jangan ditunda lagi untuk segera ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit terdekat yang telah menyediakan layanan PCR Swab Test untuk mendeteksi apakah dalam tubuhnya sudah terpapar virus atau tidak karena gejala atau hasil tes sebelumnya menunjukkan indikasi telah terinfeksi. Namun tentunya sebelum melakukan tes ini ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan agar tes berjalan lancar.

Persiapkan Hal Penting Ini Sebelum Melakukan PCR Swab Test

Untuk diketahui, PCR Swab Test bertujuan untuk mendapatkan hasil diagnosa pasti apakah seseorang yang dicurigai telah terinfeksi Virus Covid-19 atau tidak, karenanya tidak sedikit orang yang telah direkomendasikan untuk melakukan tes ini merasa sedikit takut dan kurang nyaman. Agar tes berjalan lancar, ada baiknya seseorang direkomendasikan mempersiapkan hal penting berikut ini sebelum melakukan PCR Swab Test.

1. Persiapan Fisik Sebelum Melakukan PCR Swab Test

Sebenarnya, salah satu cara pencegahan penyebaran Virus Covid-19 selain rajin cuci tangan dan tidak lupa mengenakan masker adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat ini bisa berupa asupan makanan yang bernutrisi dan bergizi serta rutin berolahraga meskipun saat ini hanya bisa dilakukan dari rumah. Nah...agat PCR Swab Test berjalan lancar, ada baiknya sebelum hari pelaksanaan tes usahakan untuk makan makanan yang bergizi dan mengandung nutrisi tinggi, minum air putih yang cukup, serta cukup beristirahat agar tubuh tetap bugar saat akan dilakukan tes.

Persiapan fisik ini menjadi sangat penting mengingat tidak semua orang bisa menjalani tes dari rumah, adakalanya seseorang harus datang secara langsung ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit yang menyediakan layanan PCR Swab Test tersebut. Saat ini fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau laboratorium menjadi salah satu tempat yang bisa dibilang sangat beresiko, karenanya imunitas seseorang menjadi hal yang sangat penting.

2. Membawa Kartu Identitas dan Menjalankan Protokol Kesehatan

Hal penting lainnya yang harus dipersiapkan adalah membawa kartu identitas lengkap dan surat rekomendasi jika diperlukan karena ada beberapa orang yang karena ada indikasi terinfeksi virus harus melakukan tes lanjutan, yaitu PCR Swab Test. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, dengan selalu menjaga jarak, menggunakan masker yang direkomendasikan, rajin cuci tangan, dan tidak lupa selalu membawa cairan antiseptik atau hand sanitizer.

Usahakan juga untuk tidak menyentuh atau melakukan kontak langsung dengan beragam barang yang merupakan fasilitas umum terutama saat berada di rumah sakit, klinik, atau laboratorium. Tapi memang akhir-akhir ini seiring dengan semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19, banyak rumah sakit, klinik, serta laboratorium yang sudah melengkapi fasilitasnya agar aman digunakan dengan tidak terlalu sering menggunakan tangan untuk kontak. Untuk itu, pemilihan rumah sakit dan klinik juga harus dipertimbangkan sebelum melakukan PCR Swab Test, selain faktor jarak dan kemudahan menjangkau layanan tersebut.

3. Persiapan Mental Sebelum Melakukan PCR Swab Test

Seperti yang diketahui, PCR Swab Test sangat berbeda dalam pengambilan jenis sampelnya, jika Rapid Test pengambilan sampelnya dengan mengambil sampel darah namun untuk PCR Swab Test terbilang lebih rumit. Sampel untuk PCR Swab Test menggunakan lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan. Mengapa dua area tersebut yang dipilih? Karena dua area tersebut merupakan tempat virus menggandakan dirinya, karena itulah pemeriksaan jenis ini lebih akurat sebab Virus Covid-19 saat masuk ke tubuh akan menempel dibagian dalam hidung atau tenggorokan. 

Meskipun terbilang hasil pemeriksaanya lebih akurat, namun kekurangan dari tes jenis ini lebih rumit yang membuat sebagian orang merasa tidak nyaman karena harus dimasukkan alat tertentu. Untuk itu diperlukan persiapan mental untuk menjalaninya, salah satunya caranya adalah dengan mengupdate informasi atau mencari referensi seputar PCR Swab Test. Dengan mengetahui prosedur tes yang akan dilakukan, akan membantu lebih nyaman saat tes dilakukan. Jika perlu, ajaklah salah satu anggota keluarga untuk menemani jika masih kurang percaya diri. Tapi pastikan anggota keluarga yang menemani untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dan dalam kondisi sehat.

4. Cari Tahu Prosedur Pemeriksaan PCR Swab Test yang Akan Dilakukan

Sebelumnya, jangan lupa memakai masker dan mencuci tangan!
Untuk tahapan prosedur pemeriksaaan dengan metode PCR Swab Test adalah dengan cara sebagai berikut:
  • Tenaga kesehatan akan memasukkan alat swab yang bentuknya seperti cotton bud, dan untuk mengambil sampel dilakukan dengan menyapukan alat tersebut ke area belakang hidung untuk mendapatkan lendir atau cairan di area tersebut. Memang akan sedikit membuat kurang nyaman namun pengambilan sampel ini tidak lama, jadi pastikan tubuh rileks agar proses berjalan cepat dan lancar.
  • Setelah proses pengambilan sampel lendir selesai dilakukan, alat swab kemudian dimasukkan kedalam tabung yang khusus dan ditutup rapat agar tetap steril. Alat inilah yang kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan. Dengan tahapan yang terbilang cukup rumit, tidak heran jika PCR Swab Test membutuhkan waktu yang lebih lama namun hasilnya lebih akurat.
  • Spesimen ini kemudian diperiksa menggunakan Teknik PCR (Polymerase Chain Reaction), untuk diketahui PCR adalah teknik pemeriksaan yang dilakukan dengan cara mencocokkan DNA atau RNA yang dimiliki virus tersebut. DNA atau RNA yang menempel pada alat swab tadi akan direplikasi atau digandakan sebanyak mungkin untuk dicocokkan dengan susunan DNA SARS-COV2.
  • Jika setelah dicocokkan dengan template susunan DNA SARS-COV2 hasilnya sama, maka pasien tersebut positif terinfeksi Virus Covid-19, jika ternyata tidak cocok maka bisa negatif terinfeksi Virus Covid-19. Namun meskipun hasilnya negatif, pastikan tetap menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.
5. Pilih Rumah Sakit atau Layanan Kesehatan yang Mudah dan Cepat Di Akses

Bulan demi bulan sudah berganti namun pandemi Virus Covid-19 tidak juga berakhir bahkan minggu-minggu terakhir ini angka penyebaran semakin bertambah. Akibatnya, beberapa kota yang sebelumnya sudah menerapkan New Normal mulai memberlakukan lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan semakin tingginya angka penderita yang positif Virus Covid-19, tentu membuat sebagian masyarakat merasa khawatir hingga memutuskan untuk melakukan tes Covid-19 secara mandiri. Meskipun tes ini direkomendasikan untuk orang-orang yang dicurigai kontak dengan penderita Covid-19, tapi tidak menutup kemungkinan bagi siapapun untuk melakukannya.

Diberbagai kota besar yang memiliki fasilitas layanan rumah sakit yang lengkap seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lainnya telah melengkapi layanan bagi siapa saja yang ingin melakukan tes Covid-19, tentunya dengan dua metode tes, yaitu Rapid Test dan PCR Swab Test yang terbilang cukup rumit namun hasilnya akurat. Tapi yang menjadi kendala, tidak semua orang memiliki cukup waktu untuk mencari dan memilih rumah sakit dengan fasilitas layanan tes Covid-19 yang berkualitas serta bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. 

Kehadiran Halodoc, sebagai aplikasi kesehatan terintegrasi berbasis online yang telah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit diberbagai kota dalam penyediaan layanan tes Covid-19 baik dengan metode Rapid Test dan PCR Swab Test menjadi solusi terbaik. Bahkan di kota besar seperti Surabaya dengan banyaknya rumah sakit, tentu kehadiran Aplikasi Halodoc sangat membantu untuk melakukan PCR Swab Test Surabaya secara mudah dan cepat. Tidak hanya di Kota Surabaya, diberbagai kota lainnya di Indonesia sudah tersedia layanan tes Covid-19 yang dapat diakses melalui Aplikasi Halodoc.

PCR Swab Test Surabaya
Sedangkan untuk mengakses fasilitas layanan kesehatan tersebut sangat mudah, pengguna hanya memilih menu "TES COVID-19" di halaman awal Aplikasi Halodoc, jika pengguna mengaktifkan GPS maka informasi rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut akan muncul dan dipilih sesuai kebutuhan. Namun pastikan pengguna sudah menggunakan aplikasi versi terbaru agar menu tersebut muncul di layar aplikasi. Pengguna bebas memilih lokasi rumah sakit terdekat, hari dan waktu pilihan melakukan tes, serta pilihan paket metode tes yang diinginkan. Jangan lupa, pengguna diwajibkan melengkapi data diri dengan mengunggah foto kartu identitas untuk memudahkan proses pendaftaran dan pembayaran. Bukti pendaftaran akan dikirimkan melalui SMS dan dinotifikasi aplikasi untuk memudahkan proses registrasi di lokasi tes.

PCR Swab Test Surabaya

Tentang Halodoc, Untuk Kemudahan Akses Layanan Kesehatan

Halodoc, merupakan aplikasi kesehatan terintegrasi berbasis online yang menyediakan berbagai layanan dan solusi kesehatan secara lengkap untuk memudahkan pengguna mendapatkan akses layanan kesehatan dari mana saja dan kapan saja. Di masa pandemi ini, kemudahan mengakses layanan kesehatan secara lengkap tentu sangat membantu sehingga tidak perlu keluar rumah terlalu sering. Aplikasi Halodoc sebagai aplikasi kesehatan terintegrasi telah dilengkapi dengan 4 fitur utama, yaitu:
  1. Chat Dengan Dokter, yang memudahkan pengguna untuk chat, video call, atau voice call dengan dokter yang telah memiliki banyak pengalaman dan pastinya terpercaya dari mana saja dan kapan saja melalui smartphone.
  2. Kunjungi Rumah Sakit (Visit a Hospital), fitur yang memungkinkan pengguna atau pasien membuat janji kunjungan dokter langsung dari smartphone sehingga saat tiba di rumah sakit tidak perlu repot mengurus admnistrasi dan langsung konsultasi tanpa harus menunggu lama.
  3. Beli Obat (Buy Medicine), layanan ini sangat membantu pengguna atau pasien membeli obat-obatan, vitamin, dan suplemen secara cepat, aman, dan mudah karena semua pesanan akan diantar langsung ke alamat dengan ojek online.
  4. Layanan Laboratorium Halodoc yang bekerja sama dengan Prodia yang memberikan kemudahan bagi pengguna melakukan pemeriksaan kesehatan dari rumah atau dari kantor hanya berbekal smartphone yang telah mengunduh Aplikasi Halodoc. Layanan pemeriksaan laboratorium ini sangat lengkap sehingga tidak perlu repot lagi berkunjung secara langsung.
PCR Swab Test Surabaya

Selain 4 fitur tersebut, terdapat fitur lainnya yang juga bertujuan memberikan kemudahan bagi pengguna atau pasien mengakses layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja melalui smartphone, antara lain kalkulator BMI (Body Mass Index), pengingat obat, cek mandiri Covid-19, serta artikel-artikel kesehatan sebagai referensi pengetahuan bagi pengguna. Pada tahun 2018, Halodoc menerima penghargaan "The Most Innovative Start Up" dari Galen Growth Asia serta dipilih langsung oleh Forbes Indonesia sebagai "Choice Start Up" untuk tahun yang sama. Di tahun 2019, Halodoc terpilih sebagai "Startup Pilihan Tempo 2019" dalam kategori People's Choice. Yuk jadikan Halodoc, partner kesehatan keluarga Indonesia!

Referensi Artikel:
https://smartcity.jakarta.go.id/blog/522/yang-harus-dilakukan-jika-kamu-direkomendasikan-untuk-pcr
https://www.halodoc.com

18 komentar

  1. Kebanyakan teman dan rekan di Medan yang diketahui positif memang OTG mba . Makanya saya pun masih ketat mematuhi protokol kesehatan bila di tempat umum. Dan syukurnya saya pun punya aplikasi Halodoc untuk memudahkan chat ataupun Konsul dengan dokter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, jadi kita ngak perlu repot urus antrian plus bayar2 tinggal dateng tes swab dan nunggu hasilnya dirumah...Halodoc bantu banget

      Hapus
  2. Dulu pernah coba akses fitur tes covid di Halodoc yang area Surabaya cuma ada rapid test drive thru. Sekarang sudah ada yang swab ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak udah ada plus banyak pilihan rumah sakitnya jadi bisa pilih yang terdekat, ngak harus antri, dan nunggu hasilnya di rumah

      Hapus
  3. Bener juga ya, kak. Kalau mau tes swab itu harus ada kesiapan mental. Soalnya temenku pun gitu, pas tau positif. Mendadak drop kondisi tubuhnya sampe stress.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak terkadang ada juga yang belum tahu beda Rapid Test dan Swab Tes, padahal Covid-19 bukanlah hal yang baru, jadi tahu infonya juga sangat penting

      Hapus
  4. memang gak mudah ya kalau misalnya positif covid. Harus bisa menyiapkan mental saat akan swab apapun hasilya harus tetap semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus semangat mbak karena sangat mempengaruhi kesehatan kita apalagi di masa pandemi ii imunitas harus tetap terjaga karenanya selalu berpikir positif sangat penting.

      Hapus
  5. Informasi penting tentang swab tes karena sering dapat info yang kurang tepat bikin takut swab test, padahal penting banget di masa pandemi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, update informasi seputar Covid-19 termasuk tes apa saja sih yang diperlukan juga sangat penting

      Hapus
  6. Wah nggak bs langsung tes ya mbak..
    Tapi ada persiapan persiapan yg harus dilakukan ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, persiapan membuat kita jauh lebih rileks apalagi ngak semua orang tenang menunggu hasilnya.

      Hapus
  7. Huhu, aku kalo ngebayaing PCR, takut banget. Kalo rapid masih bisa tahan. PCR aduuuh, takut. Dari cerita suami yang udah pernah, jadi takut. Hehehe
    Sehat-sehat selalu ya kita semua :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kita bisa melalui pandemi ini dalam kondisi sehat dan jangan lupa selalu update informasi seputar Virus Covid-19

      Hapus
  8. penting banget nih menyiapkan mental ketika akan melakukan PCR. biar bisa menerima apapu hasilnya nanti. semoga kita semua diberi kesehatan terus ya

    BalasHapus
  9. Kemarin teman-teman ikutan test PCR Swab ini mbak dan memang ada ketakutan tersendiri. Persiapan mental adalah yang utama karena takut juga dengan hasilnya. Semoga kita dalam keadaan sehat selalu ya mbak.

    BalasHapus
  10. Masya Allah ini infonya lengkap banget. Makasih ya mba, bisa jadi tambahan wawasan tiap ada kolega, teman atau saudara yang mau PCR. Aplikasi halodoc ini memang kayak wajib ada di smartphone kita ya

    BalasHapus
  11. Saya pribadi ketar ketir saat diajak untuk tes swab Covid19, selain gak paham akan diapain juga khawatir malah akan terpapar virusnya di saat tes nanti. Tapi alhamdulilah gak seseram yang saya bayangkan setelah ikut lakukan tes swab

    BalasHapus