Ketika Berbisnis Menjadi Pilihan Tepat Bersama Akademi Bisnis Digital

Akademi Bisnis Digital
Foto: Pixabay.com

Kadang saya berpikir, jika dahulu sudah ada Akademi Bisnis Digital, tentu saya masih bersemangat menekuni bisnis online yang dahulu pernah dirintis dan harus saya akhiri karena saat itu belum ada komunitas atau platform pembelajaran yang secara khusus support seorang pemula untuk memulai bisnis terutama bisnis online. Dibandingkan 5 atau 10 tahun yang lalu saat pertama kali memulai bisnis online, tentu sangat berbeda karena saat ini memulai bisnis tidak lagi sulit karena sudah banyak tersedia media dan platform digital yang memungkinkan pebisnis pemula memperkenalkan bisnisnya atau menjalankan strategi marketingnya. 

Tapi memang, berdasarkan pengalaman saya, bisnis terutama bisnis online bisa dibilang menjadi cara yang tepat bagi seorang ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah. Sambil mengasuh anak, seorang ibu bisa mendapatkan penghasilan tambahan, dan kemudahan inilah yang kemudian banyak dimanfaatkan para ibu rumah tangga termasuk saya.

Meskipun saat ini saya lebih menekuni dunia menulis dan blogging, tapi dunia bisnis terutama bisnis online adalah yang membuka pintu untuk masuk dan mempelajari dunia digital karena saat itu saya sangat tertarik dengan bisnis online. Dari membaca banyak artikel hingga buku tentang bisnis online karena saat ini informasi seputar bisnis online masih sangat terbatas dan platform untuk belajar bisnis online belum tersedia, akhirnya saya tertarik untuk memulai bisnis online. 

Tapi kemudian timbul masalah, apa yang akan saya jual? Darimana saya mendapatkan produk atau barang untuk dijual kembali? Apalagi saat itu, sebagian besar pemilik produk atau produsen belum familiar dengan sistem reseller online. Belum memulai bisnis online, saya sudah patah semangat karena tidak tahu produk apa yang harus saya jual sedangkan saya belum memiliki modal yang cukup untuk menyetok produk yang akan dijual. Bingung dan bimbang sudah pasti, bahkan saya mempertimbangkan lagi rencana untuk memulai bisnis online. Setelah berdiskusi dengan suami, akhirnya saya mendapat jawaban, "mulailah dari hal-hal yang saya sukai dan yang lain akan mengikuti dengan sendirinya."

Saya sangat suka membaca buku, bau harum buku yang baru saya buka dari plastiknya selalu memberikan energi dan semangat baru dalam diri saya hingga kemudian muncul cita-cita agar kelak bisa menerbitkan buku sendiri. Kegemaran ini mengantarkan saya sering keluar masuk toko buku online, untuk mencari buku baru atau hanya sekedar membaca review buku baru. Ternyata kegemaran ini mengantarkan saya ke sebuah toko buku online yang memberi kesempatan pada setiap orang untuk menjadi reseller dropship bagi buku-buku yang dijualnya. 

Menjadi reseller dropship? Sangat menarik karena sangat praktis, saya tidak harus memiliki stok barang sendiri dan mengirimkan pesanan, karena tugas saya hanya menawarkan barang yang dimiliki oleh supplier, dalam hal ini pemilik toko buku online kemudian menerima pembayaran dari konsumen. Setelah mempelajari file-file yang dikirimkan oleh pemilik toko buku tersebut, akhirnya mulailah saya menjual buku-buku tersebut melalui salah satu website jual beli yang cukup ternama, meskipun saat itu e-commerce belumlah se-booming sekarang.

Berawal dari menjadi reseller dropship sebuah toko buku online, akhirnya saya menjadi reseller yang juga dengan sistem dropship beberapa toko online meskipun jumlah produk yang dijual masih terbatas. Dari pengalaman saya menjadi reseller dropship meskipun tidak lama karena kemudian saya lebih tertarik menjadi seorang penulis konten web dan blogger. Berjualan secara dropship memang menawarkan banyak keuntungan dan manfaat terutama untuk pebisnis pemula, diantaranya:
  1. Modal yang dibutuhkan kecil. Dahulu, saat memulai bisnis online, pilihan menjadi reseller dropship adalah solusi terbaik untuk saya yang hanya memiliki modal kecil, karena sistem berjualan ini tidak membutuhkan stok barang. Semua aktivitas produksi, pengemasan, hingga pengiriman dilakukan oleh pemilik produk, tugas reseller hanya membantu menjual produk dan tidak perlu memiliki stok barang sendiri. Bayangkan dengan sistem penjualan seperti ini, berapa banyak modal yang bisa dihemat reseller yang rata-rata adalah pebisnis pemula, dan menjanjikan keuntungan yang cukup lumayan jika dilakukan secara serius. 
  2. Terhitung mudah dijalankan. Jika memiliki stok barang, tentu banyak hal yang harus dipikirkan, mulai dari lokasi atau tempat untuk menyimpan barang, modal yang dikeluarkan untuk stok barang, membayar gaji karyawan untuk menjaga toko atau membantu aktivitas penjualan, mengemas dan mengirimkan barang jika penjualan dilakukan melalui media online. Nah...dengan metode bisnis Dropshipping, semua kesulitan tersebut tidak akan dilalui, karena tugasnya hanya membantu menjualkan barang, bahkan tidak jarang konten berupa foto dan materi copywriting promosi untuk penjualan secara online sudah disiapkan oleh pemilik produk, sedangkan untuk bisnis offline, juga disiapkan materi promosi berupa spanduk atau banner. Benar-benar mudah dijalankan ya?
  3. Pilihan produk untuk dijual kembali sangat banyak dan variatif. Bayangkan jika harus stok barang, tentu tidak semua produk bisa dijual, selain belum tentu laku terjual dan juga membutuhkan modal yang cukup besar jika ingin menjual beragam produk. Dengan sistem dropship, jumlah produk yang ingin dijual tidak terbatas dan pebisnis bisa menjual beragam produk sesuai kebutuhan konsumen.
Meskipun secara nyata memilih sistem bisnis secara dropship, bukan berarti tidak ada rambu atau panduan khusus untuk memilih pemilik produk, dalam hal ini calon supplier, karena dalam bisnis dropship, supplier memiliki peran yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan sistem bisnis ini. 

Dahulu, salah satu alasan saya tidak lagi menekuni bisnis online dengan sistem dropship ini karena sulit menemukan kembali supplier yang memiliki visi dan misi yang sama dalam bisnis dengan saya. Setelah supplier lama saya karena suatu alasan harus pindah ke luar negeri dan tidak lagi meneruskan bisnisnya, saya tidak lagi menemukan supplier yang sreg atau seide dengan saya. 

Berikut ini beberapa panduan yang mungkin bisa membantu memberikan wawasan agar bisnis dropship yang ditekuni bisa memberikan peluang kesuksesan.

1. Pilih Supplier yang Tepat.

Seperti yang telah saya singgung sebelumnya, selain menawarkan beragam kemudahan terutama dari sisi modal dan stok barang yang akan dijual, menjadi seorang reseller dropship harus pintar-pintar memilih supplier yang tepat. Salah pilih supplier bisa membuat seorang pebisnis mengalami kesulitan sendiri, karena meskipun menjadi reseller dropship akan memangkas beberapa pekerjaan penjualan tapi tetap saja ada hal-hal penting yang harus ditangani sendiri oleh reseller dropship karena konsumen melakukan pembelian dengan reseller bukan dengan supplier. 

Sedikit berbagi pengalaman ketika masih menjadi reseller dropship, ada beberapa masalah yang pernah saya alami, diantaranya masalah keterlambatan pengiriman atau hambatan masalah lainnya saat barang dikirim. Biasanya supplier besar memiliki banyak reseller, baik dengan sistem dropship maupun penjualan secara langsung. Dengan banyaknya order pesanan, tentu membutuhkan waktu untuk supplier melakukan pengemasan dan pengiriman barang. Di sisi yang lain, tidak semua konsumen memiliki rasa pengertian yang tinggi karena sebagian besar konsumen ingin barang yang dibelinya cepat dikirim dan sampai ke alamat tujuan.

Itu baru satu masalah yang harus dihadapi, dan masih banyak masalah lain yang kerap timbul dalam sistem reseller dropship, yaitu tidak tahu kualitas barang yang dijual. Saya pernah mengalami masalah ini, karenanya dalam penjualan selanjutnya saya usahakan untuk membeli satu sampel barang yang saya jual agar bisa tahu kualitas barang tersebut, dan untuk melakukan cara ini tentu saya harus mengeluarkan modal juga meskipun tidak sebanyak jika saya stok barang. Beragam masalah yang harus diantisipasi inilah yang membuat seorang reseller dropship atau dropshipper harus pintar-pintar memilih supplier yang tepat, bisa diandalkan, jujur, dan terpercaya. 

Untunglah saat memulai bisnis dropship dahulu saya menemukan supplier yang memenuhi kualitas tersebut, meskipun kerjasama kami tidak berlangsung lama dengan alasan yang saya kemukakan di atas. Pernah memiliki supplier baru, namun justru membuat saya mengalami beberapa masalah yang berhubungan dengan kualitas barang dan waktu pengiriman. Ditambah lagi pada waktu itu belum ada komunitas atau platform pembelajaran yang memungkinkan pebisnis pemula menambah wawasan pengetahuan bisnis dan sharing dengan sesama pebisnis lainnya. 

2. Tentukan Barang atau Produk yang Akan Dijual dan Tentukan Harga Jual

Ada banyak keuntungan menjadi dropshipper seperti yang saya kemukakan di atas, diantaranya bisa menjual beragam produk tanpa harus repot mengeluarkan modal besar untuk stok barang. Tapi untuk tujuan bisnis jangka panjang, tentu menjual banyak produk akan membuat pebisnis kesulitan memaksimalkan Brand Awareness di mata konsumen dan calon customer. 

Fokus pada satu produk atau produk yang berasal satu satu supplier tentu akan meningkatkan kepercayaan konsumen, apalagi jika produk tersebut telah memiliki brand yang cukup kuat dan dikenal konsumen berkualitas. Mungkin menjual beragam produk akan mendatangkan keuntungan yang lumayan, namun potensi menjadikan konsumen untuk loyal dan selalu berbelanja di toko dropshipper masih dipertanyakan, karena kepercayaan antara penjual dan pembeli bisa dibangun dari banyak hal, seperti kualitas barang yang dijual atau pelayanan pihak penjual yang ramah serta menyenangkan.

Mengenai harga jual produk dengan sistem dropship, biasanya ada beberapa jenis, karena perlu diketahui ada supplier yang mewajibkan para reseller dropship atau dropshipper menjual produk dengan harga yang telah ditentukan. Biasanya supplier melakukan cara ini agar sesama reseller tidak saling menjatuhkan harga di pasaran. Untuk itu, sebelum melakukan kerjasama bisnis, supplier biasanya mengirimkan ketentuan atau aturan yang harus dibaca serta dipahami dropshipper serta reseller. 

Memang tidak ada aturan baku tentang keuntungan atau profit yang bisa didapatkan reseller dropship atau dropshipper, namun idealnya dengan keuntungan 10-20% saja sudah cukup baik. Jangan lupa, bahwa kompetitor bisnis pasti cukup banyak, baik yang berasal dari supplier yang sama atau supplier lain. Bergabung dalam satu komunitas bisnis tentu memberikan wawasan dan sharing dari sesama member yang berpengalaman untuk membantu mengatasi  masalah produk dan menentukan harga jual pastinya.

3. Layani Konsumen Dengan Baik

Salah satu keuntungan memilih menjadi reseller dropship atau dropshipper tidak perlu melakukan hal-hal yang berhubungan dengan produksi barang, stok barang, mengemas, dan mengirimkan barang tersebut ke alamat konsumen. Tugas reseller dropship hanya memasarkan produk atau barang dan melayani konsumen dengan baik. Dengan pelayanan yang ramah, bersahabat, dan sopan, tentu akan membuka peluang menjadi konsumen yang loyal. 

Untuk mengurangi kejenuhan menjawab pertanyaan konsumen atau calon customer dengan pokok bahasan yang sama berulang-ulang, jangan lupa menuliskan rincian produk, syarat, dan ketentuan setelah melakukan pembelian. Ajaklah konsumen untuk membaca keterangan tersebut dengan teliti sebelum melakukan pembelian, untuk menghindari masalah dikemudian hari.

Apapun sistem bisnis yang dipilih pada dasarnya baik dan berpotensi memberikan keuntungan serta peluang asalkan telah membaca dan memahani dengan baik panduan untuk memulai bisnis dropship dengan menjadi dropshipper. Tapi tentu saja, memulai bisnis terutama bisnis online akan lebih mantap jika bergabung dalam satu komunitas yang memang diperuntukkan untuk siapapun yang ingin memulai bisnis, karena sharing pengalaman dari pebisnis yang lebih sukses akan memberikan motivasi untuk menjadikan bisnis adalah pilihan yang tepat, seperti keberadaan Akademi Bisnis Digital.

Ketika Berbisnis Menjadi Pilihan Tepat Bersama Akademi Bisnis Digital

Akademi Bisnis Digital merupakan sebuah komunitas yang memang dibangun untuk membantu semua orang untuk lebih mudah masuk kedalam dunia bisnis, serta sekaligus sebuah platform pembelajaran bisnis digital yang terbesar di Indonesia, dan hingga saat ini jumlah member yang tergabung sudah puluhan ribu yang tersebar di seluruh kota di Indonesia serta mancanegara. 

Akademi Bisnis Digital
Foto: Pixabay.com

Selain menjadi wadah bagi pebisnis pemula untuk belajar berbagai hal tentang bisnis, juga menjadi platform pembelajaran digital yang memudahkan siapapun dan dimanapun mengaksesnya. Adapun sistem pembelajarannya 90% dilakukan secara online melalui video-video tutorial dan webinar, sedangkan sisanya sekitar 10% dilakukan secara offline melalui kopdar atau training eksklusif yang memungkinkan membernya saling bertemu dan berkenalan. Jaringan pertemanan dalam bisnis sangat penting lho, bahkan salah satu kesuksesan dalam berbisnis adalah memiliki jaringan pertemanan yang tidak terbatas.

Selain jaringan pertemanan, ternyata bergabung dalam komunitas bisnis memiliki banyak manfaat positif, terutama untuk pebisnis pemula, diantaranya:
  • Kesempatan untuk belajar dan menambah wawasan tentang bisnis. Seperti kata pepatah, "pengalaman adalah guru yang terbaik" dan salah satu keuntungan bergabung dalam komunitas bisnis adalah kesempatan untuk menjadikan pengalaman member lain dalam bisnis untuk dijadikan bahan belajar yang tentunya akan memacu untuk menjalankan bisnis dengan lebih baik.
  • Membangun kepribadian. Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan dari orang-orang disekelilingnya dalam banyak hal, termasuk semangat, dan bergabung dikomunitas akan membantu seorang pebisnis pemula memantapkan hatinya untuk memulai bisnis karena biasanya hubungan emosional antar member dalam suatu komunitas terjalin lebih intens, apalagi jika sering diselenggarakan acara kopdar. Selain itu, bergabung dalam komunitas akan membuat seseorang banyak belajar menghadapi beragam karakter orang yang secara otomatis akan melatih kepribadian untuk lebih siap ketika nantinya harus melayani konsumen.
  • Kesempatan mendapatkan mentoring. Manfaat yang satu ini bisa dibilang sangat eksklusif, karena sangat membantu terutama untuk pebisnis pemula yang baru akan terjun dalam dunia bisnis dan belum mengetahui seluk-beluk bisnis. Selain itu, kesempatan untuk mendapatkan mentoring juga akan memperkuat komitmen seseorang untuk memilih jalan bisnis sebagai pilihan tepat meniti masa depan dan kesuksesannya, apalagi jika komunitas tersebut menyediakan mentor yang memiliki rekam jejak sukses dalam dunia bisnis, seperti di Akademi Bisnis Digital.
"Pengalaman adalah guru yang terbaik," dan bagi yang ingin terjun dalam dunia bisnis, bisa menjadikan pengalaman member lain dan mentor sebagai panduan untuk mempelajari bisnis dan menjadikan bisnis sebagai pilihan tepat mengapai kesuksesan di masa depan. Hal ini bisa dibaca dari banyaknya Review Akademi Bisnis Digital, di mana member menceritakan banyak pengalamannya yang jatuh bangun saat memulai bisnis hingga kemudian menuai kesuksesan. Pantang menyerah dan terus belajar adalah kunci untuk sukses dalam bisnis, tapi yang terutama menemukan komunitas dan platform pembelajaran bisnis yang tepat seperti Akademi Bisnis Digital akan membantu seseorang menjadikan berbisnis sebagai pilihan yang tepat. Yuk mulai berbisnis!
Mutia Erlisa Karamoy
Mutia Erlisa Karamoy Mom of 3 | Lifestyle Blogger | Web Content Writer | Digital Technology Enthusiast | Another Blog seputarbunda.com | Contact: elisakaramoy30@gmail.com

Posting Komentar untuk "Ketika Berbisnis Menjadi Pilihan Tepat Bersama Akademi Bisnis Digital"