Ayo Main Ke Purwakarta, Nikmati Wisata Seru dan Edukatif Bersama Keluarga

Jembatan Kali Kuto Tol Trans Jawa
Jembatan Kali Kuto, Ruas Tol Batang - Semarang (Foto: Pribadi)
Mudik tahun 2019 menjadi kali kedua perjalanan panjang kami menyusuri kota-kota di Pulau Jawa menuju kampung halaman suami di daerah Jember, Jawa Timur. Beberapa tahun yang lalu, perjalanan mudik kami menghabiskan waktu dua hari satu malam di perjalanan, bayangkan betapa lelah dan tidak nyamannya anak-anak selama perjalanan, belum lagi bonus macetnya yang menghabiskan waktu beberapa jam yang membuat anak-anak makin rewel. Akhirnya Tahun ini, dengan pertimbangan anak-anak sudah cukup besar dan kebetulan Tol Trans Jawa sudah resmi beroperasi secara maksimal, akhirnya kami memutuskan untuk menempuh perjalanan mudik kembali. Persiapan pertama di mulai dengan menyikronkan waktu liburan sekolah anak-anak dengan cuti ayahnya, dan syukurlah masih tersisa beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri sehingga kami tidak perlu berangkat tergesa-gesa dan lebih santai. Setelah diperoleh tanggal yang pas dan anak-anak sudah libur menjelang hari raya, mulailah saya mempersiapkan segala sesuatunya dan mencari informasi seputar perjalanan mudik tahun ini. Kebetulan ada beberapa opsi dari pemerintah agar mudik tahun ini lancar, diantaranya penerapan lalu lintas satu arah dan diskon tarif tol...kebetulan saat berangkat kami masih bisa menikmati diskon tarif tol yang jika diakumulasi jumlahnya lumayan juga mengingat perjalanan kami cukup jauh, di mulai dari Tangerang menuju Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Perjalanan saat berangkat terbilang cukup lancar, berangkat dari rumah sekitar jam 11 malam, sekitar jam 2 malam kami sudah tiba di salah satu rest area di kawasan tol Cipali (Cikopo-Palimanan) untuk beristirahat sejenak sekaligus makan sahur. Sekitar jam 7 atau 8 pagi kami memutuskan untuk mampir ke Kota Semarang, meskipun hanya sebentar tapi kami sempat mengunjungi salah satu destinasi wisata sejarah yang sangat terkenal di Kota Semarang, yaitu Lawang Sewu, anak-anak sangat antusias karena selama ini hanya mendengar namanya. Setelah mampir ke Kota Semarang, kami juga sempat mampir ke Kota Ngawi, hanya untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman suami di Jember, Jawa Timur. Sekitar jam 8 malam setelah sempat berkali-kali mampir di rest area, akhirnya kami tiba di tempat tujuan. Begitupun saat perjalanan pulang, kami masih sempat mampir ke Kota Solo dan lanjut ke Kota Jogjakarta lho, sebelum akhirnya kembali masuk tol Trans Jawa dari Kota Boyolali. Pendek kata, perjalanan mudik kami tahun ini sangat berkesan karena waktu tempuh yang lumayan cepat plus bisa mampir sejenak ke beberapa kota yang sangat terkenal di Pulau Jawa, yaitu Semarang, Solo, dan Jogjakarta. Hanya satu yang sampai sekarang masih kami sesalkan, yaitu belum sempat staycation di salah satu kota tersebut, padahal untuk pemesanan akomodasi saat ini sangat mudah, tinggal buka aplikasi Traveloka dan pilih lokasi menginap yang diinginkan. Takut enggak kebagian tempat menginap karena di musim libur hari raya rata-rata tempat menginap sudah penuh di pesan jauh-jauh hari, ada fitur last minute hotel dan hotel near me dari Traveloka yang siap menjadi solusi.

Tol Trans Jawa
Tol Trans Jawa (Foto: Pribadi)
Berbekal pengalaman road trip Tangerang - Semarang - Jember - Solo - Jogjakarta - Tangerang saat perjalanan mudik tahun lalu yang menjadi momen menyenangkan untuk anak-anak karena bisa mengenal dan melihat dari dekat beberapa lokasi wisata yang selama ini hanya mereka lihat melalui televisi atau video youtube, membuat kami bersemangat untuk merencanakan road trip kembali, apalagi durasi perjalanan tahun ini tidak lagi memakan waktu lama. Namun sebelumnya, izinkan saya berbagi beberapa tips agar perjalanan mudik atau road trip di Tol Trans Jawa menjadi momen yang menyenangkan dan membuat semua anggota keluarga merasa nyaman.
  1. Persiapkan kendaraan agar performanya prima saat melintas di sepanjang jalan tol, paling tidak dua atau tiga minggu sebelum hari H keberangkatan lakukan pengecekan di bengkel langganan, seperti sistem pengereman karena ada beberapa ruas tol dengan kondisi jalan yang cukup ekstrim, sistem pendingin mesin, AC kendaraan agar anak-anak merasa nyaman saat perjalanan, kondisi band, serta bagian penting lainnya dari kendaraan agar tidak muncul masalah saat road trip bersama keluarga.
  2. Isi Elektronic Money atau E Money atau uang elektronik secukupnya, cari referensi berapa besar biaya tol untuk destinasi perjalanan agar road trip lancar.
  3. Siapkan kuota internet secukupnya agar mudah mengakses GPS, karena pengalaman saya saat perjalanan mudik lalu GPS cukup membantu kami menyusuri jalan-jalan di kota yang belum pernah kami singgahi dengan cara yang lebih mudah, selebihnya jangan sungkan bertanya yah agar perjalanan lebih akurat.
  4. Bawa obat-obatan secukupnya, apalagi jika membawa anak-anak karena adakalanya tiba-tiba anak-anak mengalami sakit karena terlalu lelah saat perjalanan.
  5. Usahakan untuk mengisi penuh tangki bahan bakar kendaraan, karena ada beberapa ruas tol yang belum memiliki pom bensin dengan pilihan bahan bakar yang lengkap karena rest area masih berstatus darurat dan belum memiliki fasilitas yang lengkap.
  6. Persiapkan camilan atau snack secukupnya agar anak-anak tidak rewel di sepanjang perjalanan, apalagi rest area darurat belum memiliki fasilitas tempat makan yang lengkap.
  7. Persiapkan fisik seluruh anggota keluarga, terutama pengendara karena musuh utama saat berkendara di jalan tol adalah Ngantuk, apalagi sebagian besar kondisi jalan lurus sehingga banyak pengendara yang merasa bosan dan mengantuk, terutama saat perjalanan siang hari dengan kondisi cuaca cukup terik.
  8. Jika ingin melakukan road trip sambil berwisata, jangan lupa membuat Itinerary agar perjalanan mudik plus berwisata menjadi lancar dan menjadi momen yang tidak terlupakan. Adapun Itinerary yang diperlukan meliputi estimasi budget perjalanan wisata, akomodasi, biaya transportasi, kuliner, hingga destinasi wisata mana saja yang akan di kunjungi.
Rest Area Tol Trans Jawa
Salah satu Rest Area keren di Tol Trans Jawa (Foto: Pribadi)
Nah...jika sudah mengetahui beberapa tips jika ingin road trip di tol Trans Jawa bersama keluarga, ada baiknya untuk memetakan kota mana saja sih yang memiliki destinasi wisata menarik dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga tercinta, namun tentu saja disesuaikan dengan waktu liburan. Akses perjalanan darat atau road trip yang mulus dan cepat di sepanjang Pulau Jawa membuat banyak orang tertarik untuk berwisata sambil staycation di berbagai kota, apalagi pemesanan akomodasi untuk liburan kini makin mudah dengan hadirnya aplikasi layanan online Traveloka, tinggal unduh di Google Play atau App Store, mulai deh menjelajah beragam pilihan akomodasi yang tersedia sesuai dengan budget yang disiapkan sebelumnya, jadi enggak ada ceritanya kekurangan dana saat menginap di lokasi wisata. Untuk yang tinggak di kawasan Jabodetabek, ada beberapa kota yang sejak lama populer sebagai daerah tujuan wisata karena memiliki segudang destinasi wisata pilihan, seperti Bandung, Bogor, kawasan Puncak, serta kota-kota kecil di seputaran Kota Bandung. Namun ada satu kota yang menjadi bagian Propinsi Jawa Barat, yang namanya cukup terkenal karena secara geografis berada pada titik temu tiga jalur utama yang sangat penting, yaitu Kabupaten Purwakarta, yang berada pada tiga jalur utama sangat strategis; Purwakarta-Jakarta, Purwakarta-Bandung, dan Purwakarta-Cirebon. 

Nama Purwakarta sebenarnya tidak muncul begitu saja dalam Itinerary liburan kami selanjutnya, karena sejak dahulu anak-anak mengenal Kota Purwakarta sebagai lokasi Bendungan Jatiluhur yang hingga kini menjadi bendungan atau waduk terbesar di Indonesia, dan anak-anak sangat antusias ingin mengunjunginya sekaligus staycation singkat. Apalagi lokasinya tidak terlalu jauh dari ibukota, dan jika perjalanan lancar mungkin hanya menghabiskan waktu kurang lebih dua hingga tiga jam dari lokasi tempat tinggal kami dengan jarak tempuh sekitar 130 km. Jarak tempuh ini terbilang dekat jika dibandingkan dengan perjalanan mudik kami yang menempuh jarak kurang lebih 1000 km dan durasi perjalanan yang lumayan lama karena keseringan mampir di rest area untuk istirahat...hehehe. Selain Waduk Jatiluhur yang kini menjelma menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kota Purwakarta, ternyata masih banyak destinasi wisata lainnya yang seru dan cocok menjadi tujuan wisata keluarga, apalagi sejak dahulu Kota Purwakarta di kenal dengan warisan budaya khas Sunda yang sangat kental di kalangan masyarakat, sehingga tidak salah jika Pemerintah Daerah Purwakarta menggunakan tagline "Pesona Sunda" untuk mempromosikan destinasi wisata di Purwakarta.
Sekilas Tentang Kota Purwakarta
Purwakarta atau Kabupaten Purwakarta merupakan salah satu daerah yang berada di bawah Pemerintahan Propinsi Jawa Barat. Sejak dahulu, Purwakarta di kenal sebagai daerah kelahiran beberapa negarawan dan pemimpin besar yang berasal dari Jawa Barat yang memiliki jasa besar pada masa-masa awal berdirinya negara Republik Indonesia. Secara etimologi, kata Purwakarta berasal dari kata "Purwa" yang artinya permulaan dan 'Karta" yang berarti ramai atau hidup. Pemberian nama Purwakarta sendiri disematkan saat perpindahan ibukota kabupaten Purwakarta dari Wanayasa ke Sindang kasih pada tahun 1834. Secara topografi, Kota Purwakarta memiliki bentang alam yang sangat indah karena wilayahnya terdiri dari pegunungan, wilayah perbukitan dan danau, dengan pemandangan alam yang indah. Kondisi masyarakatnya sendiri seperti yang disinggung sebelumnya sangat didominasi kultur budaya sunda yang hingga kini nilai-nilainya masih dipegang teguh sebagian besar masyarakat Purwakarta. Letak Kota Purwakarta terbilang sangat strategis, tidak heran jika banyak masyarakat ibukota yang mulai tertarik mengunjungi beberapa destinasi wisata di Purwakarta.

Transportasi menuju Kota Purwakarta sendiri terbilang sangat mudah karena dilintasi oleh dua ruas tol, yaitu ruas Tol Jakarta - Cikampek dan ruas Tol Cikampek - Purwakarta - Padalarang (Cipularang). Untuk masuk ke Kota Purwakarta sendiri bisa melalui gerbang tol Cikopo (Cikampek), Sadang, dan Jatiluhur. Dengan akses jalan yang terbilang cukup mudah, tentu tidak menjadi halangan bagi masyarakat yang tinggal di ibukota dan sekitarnya untuk mengunjungi dan menikmati beragam destinasi wisata di Kota Purwakarta, bahkan sebagian besar destinasi wisata memiliki nilai edukasi sehingga cocok untuk dikunjungi keluarga yang memiliki anak-anak usia sekolah.
Destinasi Wisata Edukatif Di Purwakarta
1. Museum Bale Panyawangan

Museum bagi kalangan wisatawan termasuk kurang populer, bahkan banyak anak-anak sekolah yang hanya mengunjungi museum saat mendapat tugas dari sekolah atau saat study tour karena dianggap membosankan dan hanya berisikan benda-benda kuno peninggalan masa lalu yang mungkin sedikit menyeramkan. Padahal jika ditelusuri lebih jauh, museum tidak hanya menjadi tempat untuk menyimpan benda-benda yang bernilai sejarah tinggi, namun juga menjadi media untuk mempelajari sejarah masa lampau sebagai dasar atau pedoman untuk mengungkap fenomena apa saja yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang. Sama seperti fungsi museum pada umumnya, Museum Bale Panyawangan juga menjadi tempat untuk menyimpan banyak literatur sejarah tentang Republik Indonesia, khususnya perkembangan Kota Purwakarta dari masa ke masa. Nah...menariknya semua konten yang bernilai sejarah tersebut di kemas dalam bentuk digital, berupa video, buku-buku yang telah di salin dalam bentuk digital lengkap dengan narasi yang membuat pengunjung merasa ikut terhanyut dengan isi buku tersebut. Untuk lebih menarik pengunjung, juga terdapat pertunjukkan teater kecil yang menceritakan tentang sejarah berdirinya Kota Purwakarta. Tidak hanya itu, terdapat ritual unik di Museum Bale Panyawangan sebelum pengunjung berkesempatan menikmati pertunjukkan sejarah Purwakarta di teater, di mana pengunjung diharuskan bergoyang dengan goyangan khas Purwakarta, yaitu Goyang Maranggi. Museum ini memang di desain untuk menarik minat generasi digital agar tertarik untuk mengunjungi museum dan berusaha untuk menghilangkan imej museum yang sudah melekat selama puluhan tahun, sebagai tempat yang membosankan.

Museum Bale Panyawangan Purwakarta
Sudut Museum Bale Panyawangan Purwakarta (Foto: http://purwakarta-tourism.com)

2. Waduk Jatiluhur atau Grama Tirta Jatiluhur


Waduk Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia yang mulai di bangun sejak tahun 1957. Waduk yang hingga saat ini masih aktif beroperasi memiliki banyak fungsi untuk masyarakat sekitar bahkan hingga masyarakat ibukota lho. Selain memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk mengairi ratusan ribu hektar sawah, air waduk juga dimanfaatkan sebagai sumber air minum, budidaya perikanan, pengendali banjir, PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), serta sebagai tempat rekreasi hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu destinasi wisata edukatif andalan Kota Purwakarta. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati wisata alam panorama danau, namun juga bisa melakukan berbagai aktivitas rekreasi air, seperti berselancar, bermain ski air, mendayung, atau berkeliling danau menggunakan kapal pesiar. Di area ini juga terdapat Jatiluhur Water World (JWW) dengan beragam pilihan kolam renang hingga yang berstandar olimpiade. Suka dengan olahraga yang lumayan ekstrim, di kawasan ini juga terdapat area Flying Fox. Jika hanya ingin beristirahat sambil menikmati indahnya pemandangan alam, Waduk Jatiluhur juga merupakan pilihan yang sangat cocok karena pemandangan alamnya terutama saat senja sangat indah. Akses jalan menuju lokasi waduk juga sangat mudah karena hanya berjarak enam kilometer dari gerbang tol Jatiluhur.

3. Air Mancur Sribaduga

Nah...destinasi wisata yang satu ini pastilah sangat menarik untuk keluarga yang memiliki anak-anak, karena selain menjadi salah satu ikon Kota Purwakarta, lokasi wisata ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata bernilai edukasi. Di dalam Taman Sri Baduga terdapat Situ Buleud yang sudah ada sejak tahun 1830, juga terdapat air mancur yang berhiaskan cahaya warna-warni dan mampu menari dengan diiringi musik. Oh ya...air mancur Sri Baduga ini sudah berskala internasional lho serta merupakan air mancur terbesar se-Asia Tenggara. Pertunjukkan cahaya yang berlangsung setiap malam minggu ini pastinya sangat menarik perhatian anak-anak lho, apalagi Taman Sri Baduga selain sebagai landmark Kota Purwakarta juga memiliki fasilitas berskala internasional.

4. Bukit Pinus Panyawangan Kiarapedes

Destinasi wisata alam di Purwakarta yang satu ini jaraknya cukup jauh dari pusat kota, sekitar 25 km dengan medan jalan yang menanjak dan cukup sempit sehingga membutuhkan keahlian mengendarai mobil serta konsentrasi. Namun jaraknya yang lumayan jauh dan medan yang cukup berat terbayarkan dengan pemandangan alam yang indah dan cocok dijadikan destinasi wisata keluarga. Bukit Pinus Panyawangan sendiri merupakan pengembangan dari lahan hutan pinus milik Perhutani dan diresmikan pada tahun 2016. Di area destinasi wisata ini, pengunjung bisa menikmati indahnya hutan pinus dan sejuknya udara pegunungan sehingga pikiran bisa lebih rileks. Bagi yang ingin menikmati sensasi menginap di kawasan hutan pinus, tersedia camping ground yang dipilih sesuai kebutuhan untuk menginap bersama keluarga, fasilitas kamar mandi juga tersedia lengkap sehingga nyaman untuk pengunjung yang ingin menginap di kawasan hutan ini. Di area wisata ini juga terdapat air terjun yang indah, dikenal dengan nama Curug Pamoyanan Indah yang berjarak kurang lebih 600 meter dari area camping ground. Oh ya sebelum sampai di curug, pengunjung akan melewati peninggalan bersejarah Goa Jepang yang diberi nama Guha Panyileukan. Selain Curug Pamoyanan Indah, di area wisata ini juga terdapat curug lain yang berjarak kurang lebih 1000 meter dari lokasi camping, yaitu Curug Manah Rasa.

5. Wisata Gunung Parang

Nah...kalau lokasi wisata yang satu ini sangat cocok untuk keluarga yang menyukai wisata alam terbuka dan sedikit menantang, karena pengunjung akan merasakan sensasi Rock Climbing di Gunung Parang. Gunung Parang ini berlokasi di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Purwakarta, Jawa Barat. Lokasi wisata alam ini berdekatan dengan Waduk Jatiluhur dan merupakan gunung batu andesit yang memiliki titik kulminasi 963 meter di atas permukaan laut. Selain bisa menikmati wisata sambil memanjat tebing, pengunjung juga bisa mendaki gunung dengan jalur pendakian yang terbilang menantang, karena itu pastikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya yah jika ingin berwisata ke Gunung Parang. Meskipun jalur pendakian yang terbilang cukup sulit dan menantang, namun semua itu akan terbayarkan dengan indahnya pemandangan, hamparan sawah yang hijau, kerlip lampu di kota, luasnya waduk Jatilihur, dan sejuknya udara pengunungan.

Waduk Jatiluhur Purwakarta
Indahnya pemandangan alam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta (Foto: http://purwakarta-tourism.com/)
Selain lima destinasi wisata yang telah dipaparkan di atas, Kota Purwakarta juga memiliki destinasi wisata lainnya yang seru dan memiliki nilai edukasi untuk dikunjungi bersama keluarga tercinta. Di sini, anak-anak tidak hanya di ajak untuk menikmati wisata permainan semata namun juga merasakan indahnya wisata alam. Nah...ada satu lagi lokasi wisata di Purwakarta yang juga memiliki nilai edukasi tinggi, yaitu Wisata Keramik Plered. Di sini orangtua bisa mengajak anak-anak mengenal apa itu industri keramik dan tembikar, serta bisa berkunjung ke area pembuatanya secara langsung. Wisata Keramik Plered sendiri berada di Kecamatan Plered, tepatnya di Desa Anjun yang berjarak sekitar lima belas kilometer dari pusat kota. Hasil kerajinan yang variatif dan berkualitas ini bahkan sudah diekspor hingga mancanegara lho. Selain bisa membeli aneka kerajinan keramik dan tembikar yang berkualitas ekspor dengan harga terjangkau, pengunjung juga bisa merasakan sensasi membuat keramik dan tembikar sendiri menggunakan alat-alat yang masih tradisional.

Di sela-sela perjalanan wisata, jangan lupa mencicipi makanan khas Purwakarta, salah satunya yang sangat terkenal adalah Sate Maranggi. Nah...yang membedakan Sate Maranggi dengan sate lainnya adalah olahan bumbu kecapnya yang memiliki rasa unik seperti asam, manis, dan pedas, membuat wisatawan sangat antusias untuk mencoba makanan khas ini jika berkunjung ke Purwakarta. Nah...begitu banyaknya destinasi wisata seru di Purwakarta, rasanya sayang jika hanya berkunjung tanpa menginap, apalagi di Kota Purwakarta sudah tersedia beragam akomodasi pilihan, yang bisa di pilih sesuai kebutuhan.
Cari Hotel Terlengkap Di Purwakarta
Kota Purwakarta memang menawarkan destinasi wisata keluarga yang seru dan juga edukatif, sehingga sangat cocok untuk mengisi liburan akhir pekan atau liburan sekolah bersama anak-anak. Namun, mengunjungi destinasi wisata di Kota Purwakarta tidak bisa dihabiskan dalam sehari, karenanya sangat disarankan untuk menginap. Beragam hotel pilihan sudah tersedia di Kota Purwakarta, mulai dari yang memiliki fasilitas sederhana hingga yang terbilang sangat lengkap. Tapi memang mencari hotel untuk liburan keluarga tidaklah mudah, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan agar anak-anak merasa nyaman, apalagi beberapa riset yang dilakukan asosiasi perhotelan mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen orangtua mencari hotel yang nyaman untuk menginap bersama anak-anak. Nah...berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu orangtua memilih hotel yang nyaman untuk liburan bersama keluarga.
  • Perhatikan kebutuhan masing-masing anggota keluarga. Untuk keluarga yang memiliki anak-anak sudah cukup besar tentu membutuhkan kamar tambahan untuk menginap, namun jika masih memiliki anak usia balita pastinya akan tidur bersama orangtua. Nah...pertimbangkan luas kamar agar bisa memasukkan fasilitas tambahan seperti kasur tambahan atau barang-barang lain yang dibutuhkan agar anak-anak merasa nyaman saat menginap di hotel.
  • Pilih hotel yang dekat dengan destinasi wisata. Memiliki banyak daftar destinasi wisata yang ingin dikunjungi bersama keluarga tidaklah masalah, namun pastikan untuk memilih satu destinasi utama agar bisa memilih hotel yang dekat dengan destinasi wisata tersebut. Hal ini untuk menghemat waktu perjalanan dan menghindari macet di jalan yang membuat anak-anak merasa kurang nyaman dan rewel, kondisi ini bisa membuat rencana liburan menjadi terganggu. Jika tidak membawa kendaraan pribadi, pastikan memilih hotel yang berlokasi di tempat strategis, agar waktu liburan bisa dimanfaatkan secara maksimal.
  • Manfaatkan situs pemesanan online. Seiring dengan kemajuan teknologi digital, pesan hotel pun semakin mudah karena bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja asalkan tersedia jaringan internet. Bagi orangtua yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu luang untuk mengecek satu persatu lokasi serta fasilitas hotel di Purwakarta, bisa memanfaatkan situs pemesanan hotel secara online, selain mudah dan cepat, banyak benefit lainnya, seperti bisa mengecek fasilitas hotel, membaca review tamu yang pernah menginap di hotel tersebut, dan terakhir tentu saja bisa mendapatkan beragam promo yang berpotensi menghemat budget liburan. Nah...situs pemesanan hotel secara online yang memudahkan orangtua menemukan hotel yang cocok dan nyaman untuk menginap bersama seluruh anggota keluarga adalah Traveloka.
Cari hotel terlengkap di Purwakarta via Traveloka selain sangat memudahkan juga menguntungkan karena bisa menikmati beragam promo yang membuat budget liburan bersama keluarga menjadi lebih hemat. Budget yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk menikmati kuliner khas Kota Purwakarta, membeli oleh-oleh makanan khas Purwakarta, atau membeli beberapa keramik dari sentra kerajinan keramik dan tembikar Plered, Purwakarta. 

Cari Hotel Terlengkap Di Purwakarta Via Traveloka
Cari Hotel Terlengkap Di Purwakarta Via Traveloka (Foto: https://www.traveloka.com/)
Meskipun pesan hotel melalui Traveloka bisa membantu orangtua mempersiapkan liburan yang nyaman jauh-jauh hari, namun tidak sedikit lho orangtua yang karena kesibukannya menjadi lupa untuk pesan hotel sebelum waktu liburan tiba, atau karena suatu urusan yang mendadak sehingga jadwal liburan menjadi terganggu atau bahkan orangtua harus mengatur ulang jadwal liburan. Untuk mengatasi masalah ini, Traveloka memiliki solusinya dengan menghadirkan fitur-fitur yang membuat rencana liburan bersama keluarga tetap aman, yaitu:
  1. Fitur Pay @hotel. Fitur yang satu ini memungkinkan tamu memesan kamar hotel tanpa harus membayar terlebih dahulu. Pembayaran dapat dilakukan secara langsung setelah tamu tiba di hotel tersebut sesuai tanggal yang telah di pesan sebelumnya. Dengan fitur ini, tamu akan mendapatkan kamar dengan harga terbaik jauh-jauh hari tanpa harus merasa terbebani harus membayar kamar hotel yang dipesan tersebut.
  2. Fitur Easy Reschedule. Nah...fitur ini membuat rencana ulang liburan menjadi lebih mudah dan cepat, hanya dalam sekali klik, bisa menjadwalkan ulang pemesanan hotel yang sudah dilakukan sehingga tidak harus kehilangan kesempatan menginap di hotel dengan harga terbaik.
  3. Fitur Last Minute Hotel. Liburan terkadang sudah direncanakan jauh-jauh hari, namun tidak sedikit juga yang merasa yakin tidak pesan hotel untuk menginap dengan alasan hanya liburan singkat. Namun kondisi lalu lintas dan lokasi liburan bisa jadi tidak sesuai dengan rencana sehingga harus menginap adalah solusi yang tepat. Traveloka hadir untuk memudahkan mencari  dan menemukan kamar hotel dengan harga terbaik saat momen-momen terakhir atau last minute sehingga rencana untuk istirahat dengan nyaman bisa terlaksana. Fitur ini juga sangat direferensikan untuk yang melakukan road trip tol Trans Jawa, yang karena sesuatu hal harus mencari hotel untuk menginap dan melanjutkan perjalanan kesokkan harinya.
  4. Fitur Hotel Near Me. Temukan hotel dengan harga dan fasilitas terbaik sesuai kebutuhan disekitar lokasi terdekat secara cepat dan tepat sebagai solusi jika perjalanan liburan mengalami masalah atau hambatan. Merencanakan ulang jadwal dan lokasi liburan serta perjalanan menjadi lebih nyaman di kamar hotel dengan memanfaatkan fitur Hotel Near Me.
Bagaimana? Liburan bersama keluarga kini semakin mudah dan nyaman kan berkat fitur keren dari Traveloka. Nah...bagi yang ingin sekali liburan dan sudah memiliki banyak rencana pilihan destinasi liburan sejak lama tapi belum bisa diwujudkan karena budget masih kurang atau ada perubahan rencana liburan sehingga membutuhkan budget tambahan, Traveloka PayLater bisa jadi solusinya. PayLater sendiri merupakan fasilitas keuangan dari Traveloka yang memungkinkan melakukan pembayaran dengan cicilan tanpa kartu kredit untuk semua produk yang tersedia di Traveloka. Yap...saat ini pembayaran dengan Cashless memang sedang tren di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, dari sebuah penelitian yang dilakukan, sebanyak 85 persen responden merasa nyaman menggunakan pembayaran digital dengan bantuan smartphone untuk beragam kebutuhan, termasuk membeli makanan. 

Di satu sisi, maraknya penggunaan Cashless (metode pembayaran non tunai, baik dalam bentuk kartu atau e-wallet) di pandang lebih menguntungkan karena lebih mudah, cepat, dan aman karena tidak harus membawa uang tunai ke sana ke mari. Apalagi banyak merchant yang menawarkan beragam promo, diskon, serta reward khusus sebagai benefitnya. selain itu, pengeluaran jadi lebih hemat dan bisa terkontrol dengan baik. Namun, di sisi yang lain, maraknya penggunaan metode pembayaran cashless ini harus diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga data-data pribadi agar tidak menimbulkan masalah keuangan bagi penggunannya. Untuk itu, pastikan untuk menyimpan data-data pribadi secara aman jika menggunakan Traveloka  PayLater agar tidak bocor ke pihak lain. Jika login di perangkat milik bersama, pastikan untuk logout dan membersihkan riwayat transaksi agar tidak jatuh ke tangan pihak lain. Traveloka PayLater sendiri di dukung oleh Danamas, sebagai mitra yang secara resmi terdaftar dan pertama kali memiliki izin beroperasi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Republik Indonesia. Pastikan untuk menggunakan fasilitas PayLater secara bijak dan menyimpan data akun PayLater secara aman.

Ayo main ke Purwakarta, Nikmati wisata seru dan edukatif bersama keluarga, karena di Kota Purwakarta terdapat banyak pilihan destinasi wisata yang bernilai edukatif, mulai dari wisata sejarah, wisata alam, serta wisata budaya yang cocok untuk dikunjungi bersama putra-putri tercinta.

Referensi artikel:
http://purwakarta-tourism.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Purwakarta
https://www.traveloka.com/travelokapay/paylater

19 komentar:

  1. kalau baca nama purwakarta kok saya langsung terpaut ke mantan bupati, dedi mulyadi ya hihihi. padahal kenal juga enggak. tp mungkin krn sering baca nama dia di pemberitaan media :)

    BalasHapus
  2. Museum memang kudu bebenah diri sik, jadi gak kesannya suram, kuno, membosankan... jadi menarik buat pengunjung, gak hanya buat anak2... Wah, ternyata ada banyak yang bisa dilihat di Purwakarta ya. Taunya waduk Jatiluhur doang selama ini

    BalasHapus
  3. Foto di waduk jatiluhur itu hlo... Bagus mbak...
    Bdw, pesan lewat Traveloka itu memang mudah, aku kalau staycation juga pesan lewat Traveloka

    BalasHapus
  4. Gunung Parang itu yang ada hotel di tebingnya kan, ya? Saya belum pernah explore kota Purwakarta. Paling kalau ke sana sekadar lewat atau makan di Sate Maranggi Cibungur

    BalasHapus
  5. Saya kalo ke Purwakarta biasanya mentok hanya ke Sate Maranggi Cibungur lalu langsung pergi lagi masuk tol melanjutkan perjalanan hehe.

    Traveloka memang favorit banget deh untuk booking-booking hotel, pesannya mudah dan ada loyalty points juga

    BalasHapus
  6. Liburan ke Jawanya kayak hampir mengelilingi seluruh pulau banget Mba, kereen. Kemarin harga tiket epsawat mahal, rejeki yang punya mobil pribadi nyicipin tol baru sekalian singgah di kota-kota terdekat ya. Ini referensi destinasi ke Purwakarta bermanfaat buat aku yang pengen ke sana dalam beberapa bulan ke depan bawa bayik. :D

    BalasHapus
  7. Mba, tau gak, aku tuh dulu sering bingung membedakan Purwakarta vs Purwokerto :D
    Paraaaahh yak hihihi
    Btw tolnya assoy geboooy, road trip jadi asyik! Apalagi kalo book hotel pake Traveloka
    Mantab jiwa dah
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  8. Waduh,ini liburan paling mengesankan tentunya Elisa..

    Dari Tangerang menuju Kabupaten Jember, Jawa Timur, mampir Purwakarta, Solo, Semarang, Yogya... Bahagia ya anak-anak

    BalasHapus
  9. saya tertarik ke bukit pinus nih. sama sekali belun pernah pegang pohon pinus dan foto bersama, ahahah. memang kalau lewat tol, lancar banget yah perjalanannya

    BalasHapus
  10. Cantik kotanya dan banyak juga tujuan wisatanya ya, harus lebih diperkenalkan jadi tak sekadar kota transit..

    BalasHapus
  11. Wah Purwakarta itu tempat lahir para negarawan aku baru tau nih, semoga bisa kesana suatu saat

    BalasHapus
  12. Mantep bangeet perjalanannya mba.. banyak yang bisa dilihat ya mba. Aku juga punya saudara di Purwakarta

    BalasHapus
  13. Aku baru sekali ke Purwakarta mba, itupun ketika pak suami memutuskan untuk tidak lewat tol cipularang ketika hendak ke Bandung

    BalasHapus
  14. Tahun 90an dulu teman-teman pencinta alam di kampus melakukan ekspedisi ke tebing Gunung Parang. Misal tau kalau Purwakarta banyak tempat menarik, dulu aku ikut jadi tim pendukung ya. biar bisa jalan-jalan juga ke obyek wisata yang lain.

    BalasHapus
  15. Liburan harus selalu berdekatan dengan Traveloka.
    Karena selain dapat harga yang sesuai juga ada fasilitas Paylater yang memudahkan siapa saja untuk bisa traveling kapan saja bersama keluarga.

    BalasHapus
  16. Wah, aku belom pernah deh main-main lama di Purwakarta. Palingan ke Cikao aja tuh. Nanti kalo ke uwak, kayaknya kudu deh explore Purwakarta.

    BalasHapus
  17. Seru ya mba road trip bareng keluarga, waktunya lebih fleksibel dan destinasi yang dimau juga bisa disesuaikan dengan waktu dan jarak tempuh. Ternyata Purwakarta punya wisata edukasi yang cocok buat anak2 belajar ya,aku belum pernah ke Purwakarta sih sejauh ini.

    BalasHapus
  18. Salah satu tujuan mudik sy k purwakarta ada kakek nenek dr pihak ibu tp belum sempat aja nih ngajak anak2 k Jatiluhur edukatif ya ke sana anak2 jd paham apa itu waduk n fungsinya . Harus diagendakan kayaknya

    BalasHapus
  19. Wah Purwakarta ini beda dengan Purwokerto ya? Ternyata banyak yang bisa dikunjungi ya di Purwakarta ini. Seruuu!

    BalasHapus

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.