Kreasiku, Antar Produk Budaya Lokal Menuju Pasar Global

Sejak kecil saya suka dengan beragam produk handmade karena produk ini diciptakan dengan segenap rasa cinta pengrajinnya, rasanya setiap memegang produk ini saya terhubung dengan kenangan masa lalu bersama Almarhumah ibu saya.
Kreasiku Blibli.com

Ibu saya berasal dari salah satu daerah di Pulau Sumatera, di mana daerah tersebut sangat terkenal dengan produk handmade berupa kain tenunan yang terkenal dengan sebutan Songket. Dahulu, kain songket di pakai saat acara-acara resmi terutama saat pesta perkawinan, karena itu hampir semua keluarga yang berasal dari daerah ini memiliki beberapa kain songket, termasuk keluarga saya. Bahkan, saat saya menikah dahulu, kain songket merupakan salah satu barang hantaran wajib saat mempelai pria berkunjung secara resmi ke rumah mempelai wanita, biasanya kelak ibu akan mewariskan kain songket hantaran tersebut kepada putrinya. Ibu saya memiliki beberapa helai kain songket, baik yang diperolehnya dari hantaran pernikahan, warisan, dan beberapa beliau beli sendiri. Proses menenunnya sendiri bisa di bilang membutuhkan waktu lumayan lama, apalagi jika motifnya terbilang sulit, karena itulah mengapa ibu saya sangat hati-hati dan teliti saat menyimpannya. Sejak kecil saya terbiasa menyaksikan ibu melakukan aktivitas perawatannya kain songket miliknya. Meskipun hanya di pakai saat acara-acara resmi, biasanya satu bulan sekali ibu selalu meluangkan waktu merawat kain songket miliknya, apalagi jika habis di pakai biasanya akan langsung dilakukan perawatan. Ada beberapa cara perawatan yang saat ingat dan selalu berulang dilakukan ibu saya, yaitu:
  • Diangin-anginkan di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Demikian juga setelah di pakai, biasanya langsung di jemur dengan cara di angin-anginkan di tempat yang teduh dengan cara di balik, bagian motifnya berada di dalam. Ibu saya termasuk jarang mencuci kain songket, karena takut deterjen merusak tenunan kain tersebut.
  • Agar sulamannya tidak rusak, kain songket di simpan dengan cara di gulung dengan pipa paralon dan sebelumnya di lapisi dengan kertas minyak atau kertas sampul coklat.
  • Setelah di gulung, kain songket di simpan di lemari dalam posisi berdiri dan tidak lupa di sekitar gulungan kain tersebut di taburi lada atau cengkeh agar semut atau binatang lain tidak mendekat.
Biasanya selama melakukan aktivitas merawat kain songket, kami selalu mengobrol banyak hal, namun sebagian besar tentang kain songket yang intinya ibu saya sangat cinta dan bangga dengan budaya daerah asalnya, terutama kain songket yang dimilikinya. Binar-binar kebanggaan tersebut menjadi kenangan yang tidak terlupakan untuk saya hingga saat ini. Meskipun sudah jarang menggunakan kain songket untuk menghadiri acara-acara resmi, saya tetap menyimpan kenang-kenangan kain songket warisan ibu di lemari dan di hati saya.

Kreasiku Blibli.com

Rasa suka terhadap produk handmade semakin bertambah karena kebetulan tetangga di samping rumah masa kecil saya dahulu di Lampung adalah pengrajin kain Tapis, yang juga merupakan kain tenunan asli buatan tangan khas budaya Lampung. Sejak kecil saya terbiasa melihat proses pembuatan kain tenun Tapis, dan kagum betapa trampilnya tangan-tangan mereka hingga menghasilkan kain tenunan berkualitas dan motifnya benar-benar mencerminkan budaya khas daerah Lampung, hanya melihat selintas saya bisa membedakan kain songket dan kain tapis hanya dari motif serta dasar kainnya. Jangan ditanyakan bagaimana rasa mengenakan kain tenunan tersebut, karena hingga saat ini saya masih merasa bangga dan kadang kangen ingin memakai kembali kain tenunan khas tersebut, selain karena setiap tenunannya di buat dengan rasa cinta pengrajinnya juga karena kenangan yang menyertai setiap momennya. Tapi ternyata rasa suka saya terhadap produk handmade tidak hanya dipengaruhi perasaan emosional belaka, namun juga ada kelebihan-kelebihan lain yang ditawarkan produk handmade kepada setiap orang yang menyukainya, seperti:
  • Unik dan susah di tiru. Siapa sih yang enggak bangga memakai produk tanpa harus takut ada kembarannya, kecuali memang ingin kembaran dengan seseorang. Rasanya konyol sekali bertemu seseorang yang memakai produk, terutama pakaian yang motif dan warnannya sama dengan kita. Nah...menggunakan produk handmade adalah solusinya karena selain unik, produk ini susah sekali di tiru dan terkadang hanya di buat beberapa buah dengan motif dan warna yang berbeda. Jika beruntung konsumen bisa meminta dibuatkan produk secara custom lho atau dengan sentuhan selera konsumen, yang pastinya hanya ada satu di dunia. Kelebihan ini yang memuat saya makin cinta dengan produk handmade.
  • Kualitasnya sangat terjaga. Umumnya setiap detil produk handmade di buat pengrajinnya dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Dahulu saat saya masih bertetangga dengan pengrajin kain tenun Tapis Lampung, untuk pelanggan tertentu biasanya produk di desain dahulu di atas kertas baru diaplikasikan pada produk, pengerjaan dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan bahan berkualitas sehingga produk kain tenun yang dihasilkan pun sangat terjamin mutunya. Memang untuk kain tradisional biasanya dikenakan pada momen atau acara-acara resmi sehingga detil pembuatan dan bahan bakunya sangat terjaga. Kualitas ketahanan produk? Jangan di tanya, karena ibu saya pernah memiliki kain tenun Songket Palembang yang berusia sekitar 50 atau 60 tahun, dan masih bisa dikenakan saat saya menikah hampir 17 tahun yang lalu.
  • Umumnya terbuat dari bahan baku yang ramah lingkungan, sehingga kelestarian lingkungan akan tetap terjaga hingga masa yang akan datang.
Kebetulan hampir satu tahun yang lalu, saya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan untuk ibu rumah tangga yang diselenggarakan instansi pemerintahan terkait di daerah tempat tinggal saya sebagai upaya memberdayakan ibu rumah tangga agar memiliki potensi penghasilan tambahan. Ada beberapa jenis keterampilan yang bisa di pilih, dan saya memilih keterampilan membuat aneka produk dari mote-mote atau manik-manik. Pelatihan diselenggarakan selama dua minggu, dan dengan bantuan tutor yang super sabar...akhirnya saya bisa menghasilkan produk sederhana, hingga akhirnya terlupakan karena kesibukan saya menjadi Web Content Writer. Beberapa bulan yang lalu, teman saat sama-sama mengikuti pelatihan keterampilan mengontak saya dan meminta tolong dibuatkan copywriting bisnisnya, karena beliau tahu saat ini saya lebih menekuni menjadi freelance writer. Ternyata keterampilan membuat kerajinan dari mote-mote tersebut terus dikembangkannya hingga akhirnya menjadi peluang bisnis yang dikerjakan dari rumah. Pada mulanya saya katakan bahwa saya belum ahli untuk membuat tulisan yang berpotensi menjual dan menarik konsumen, tapi kerja kerasnya membangun bisnis hingga bisa membantu ibu rumah tangga disekitarnya meningkatkan keterampilan membuat saya luluh dan membantunya menuliskan detil deskripsi untuk setiap produk yang di jualnya sebab beliau ingin mengembangkan bisnisnya melalui media online.

Kreasiku Blibli.com

Saya ingat, ada beberapa tips sharing dari rekan penulis yang sudah senior kepada saya saat mengikuti pelatihan menulis jika ingin membuat copywriting bisnis terutama menulis deskripsi produk yang akan di jual melalui toko online, antara lain:
  1. Gunakan bahasa menjual dan tepat sasaran. Hal pertama yang sangat penting dijadikan landasan menulis deskripsi produk adalah kenali produk tersebut dan target pasarnya. Jika target pasar produk untuk ibu rumah tangga tentu memiliki bahasa yang berbeda di banding jika target pasar adalah remaja. Dengan begitu maka bahasa tulisan yang digunakan akan lebih menjual dan pastinya tepat sasaran.
  2. Detail produk dan foto yang berkualitas. Tidak bisa di pungkiri, foto atau gambar adalah senjata marketing utama sebuah bisnis online, karena itu foto atau gambar produk yang jual haruslah berkualitas, baik dari sisi latar pengambilan gambar, resolusi, pencahayaan, dan elemen pendukung lainnya, atau jika memiliki budget berlebih bisa menggunakan jasa fotografer profesional agar tampilan foto lebih menarik. Baru setelah urusan foto selesai, tuliskan detail produk selengkap mungkin agar konsumen mendapat gambaran lebih jelas tentang produk tersebut. 
  3. Sebisa mungkin jelaskan secara terperinci cara menggunakan dan perawatan produk. Semua orang tahu, ada jenis produk tertentu terutama produk handmade yang membutuhkan perawatan khusus dan kehati-hatian saat menyimpannya. Nah...tidak semua orang mengetahui atau pernah melakukan perawatan barang tersebut. Untuk alasan itulah maka di setiap deskripsi produk pastikan untuk menuliskan cara penggunaan dan perawatan produk agar konsumen merasa puas dan terbantu. Berdasarkan pengalaman saya berbelanja online, deskripsi seperti ini membuat konsumen merasa senang dan terikat secara emosional dengan toko online tersebut.
Mulai Bermimpi Memiliki Usaha Sendiri

Selama proses penulisan ini, pertemuan saya dengan teman saya tersebut bisa terbilang sangat intens, dan saya seringkali berada di sanggar bisnisnya agar lebih mudah menulis deskripsi serta copywriting produk yang dijualnya. Seringnya saya berinteraksi membuat saya tertarik untuk mencoba lagi membuat keterampilan yang hampir terlupakan. Dari berbincang ngalor-ngidul, akhirnya saya mengungkapkan betapa saya sangat suka dengan produk-produk handmade terutama yang berciri khas budaya tradisional, seperti Songket Palembang dengan beragam motifnya. 
"Wah kak, kalau belajar menenunnya pasti susah dan butuh waktu lama, tapi kain tenun Songket Palembang bisa kok dikreasikan menjadi beragam produk yang digunakan sehari-hari, tas misalnya," kata teman saya.
Nah...ini maksud saya, jika dahulu kain Songket Palembang hanya terbatas penggunaannya sebagai busana untuk acara-acara resmi, seiring perkembangan zaman kain songket bisa juga kok dikreasikan menjadi beragam produk untuk kebutuhan sehari-hari, seperti tas, pakaian wanita, kemeja, rok, dan masih banyak lagi. Bahkan beberapa kali saat mengunjungi pameran produk UKM Indonesia, saya melihat sudah banyak produk kain Songket Palembang yang dikreasikan menjadi busana muslim wanita lho...keren kan. Meskipun harganya lumayan mahal, tapi detil pembuatan kain tenun songket secara handmade membuat busana tersebut sangat berkelas dan mewah. Tapi yang namanya kain tenun tradisional yang dahulu hanya di pakai saat acara-acara resmi kerajaan atau oleh keluarga raja, tentu setiap motif biasanya melambangkan budaya tertentu yang dianggap sakral sehingga tidak boleh digunakan sembarangan. Untuk itu, pengetahuan tentang sejarah kain, motif kain, dan filosofi yang terkandung didalamnya haruslah dimiliki seorang pengrajin kain tenun tradisional.

Berkaitan dengan simbol dalam bentuk berbagai motif kain tenun songket ini, saya ingat Almarhumah ibu saya dahulu pernah bercerita bahwa motif-motif yang terdapat pada kain songket biasanya memiliki makna tertentu, seperti kain songket dengan motif bunga tanjung yang melambangkan keramahan tuan rumah kepada tamunya, dan biasanya digunakan untuk menyambut tamu resmi yang akan berkunjung ke rumah. Kemudian ada motif bunga melati, yang melambangkan keanggunan, kesucian, dan sopan santun, biasanya digunakan oleh perempuan yang belum menikah. Lalu ada motif pucuk rebung yang melambangkan doa dan harapan, biasanya digunakan untuk rangkaian upacara adat atau resmi. Informasi ini tentunya wajib dimiliki pengrajin yang ingin fokus mengembangkan produk bernuansa budaya Indonesia. Tapi setiap kali mengunjungi pameran atau expo produk UKM, jarang sekali produk handmade yang memadukan produk kekinian dengan budaya Indonesia, kalaupun ada masih terbatas pada fashion dan jarang untuk produk home living sebagai pelengkap interior rumah. Dalam desain interior kita mengenal istilah Vintage yang merujuk pada penggunaan perabotan bernuansa klasik atau jadul, yang terkadang memiliki nilai historis seperti produk budaya Indonesia.

Kreasiku Blibli.com

Kembali lagi dengan cerita proyek kerjasama saya dengan temannya yang diakhiri dengan mimpi ingin membuat produk handmade, yang memadukan unsur kekinian dengan budaya lokal seperti kain tenun tapi dalam beragam produk, terutama tas tangan yang bisa di bilang elemen wajib busana kaum perempuan, karena saat ini teman saya lebih fokus mengembangkan bisnis produk handmade tas tangan wanita, dompet, tempat tisu, dan lain-lain yang berbahan dasar manik-manik atau mote-mote. Memang seperti yang saya tuliskan sebelumnya, dibutuhkan riset jika ingin menggunakan produk budaya, seperti kain songket terutama pemilihan motif atau corak yang aman digunakan, agar tidak menodai makna serta nilai historis yang terkandung didalamnya. Meskipun memang mengembangkan produk bernuansa budaya lokal tidak mudah, tapi potensi bisnisnya sangatlah besar apalagi saat ini masyarakat global makin menyukai produk handmade dengan sentuhan khas budaya suatu negara. Terbukti banyak situs-situs jual beli berskala internasional yang menjual beragam produk kerajinan khas yang di buat secara handmade. Nah...menjual produk secara online adalah strategi pemasaran yang menurut saya paling efektif dan efisien, terutama untuk produk handmade dengan segala keunikan dan kekhasannya, seperti Mall Online Kreasiku Blibli.com.

Kreasiku, Antar Produk Budaya Lokal Menuju Pasar Global

Sudah saatnya UKM Indonesia naik kelas, naik ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi kualitas produk maupun jangkauan pemasarannya. Memang tantangan dan hambatan mengembangkan produk lokal Indonesia tidaklah mudah, selain masyarakat masih belum familiar menggunakan produk lokal, jangkauan pemasarannya terbilang masih sangat terbatas. Contohnya teman saja, selama ini pemasarannya hanya mengandalkan mengikuti acara seperti pameran atau expo serta pemasaran dari mulut ke mulut, sehingga ruang lingkupnya masih terbatas.

Kreasiku Blibli.com
Keuntungan berbelanja di Kreasiku Blibli.com 
Nah...dengan memanfaatkan pemasaran online melalui fitur Kreasiku (Koleksi Produk Kreasi Lokal) di Blibli.com, tentunya, selain jangkauan pemasaran akan lebih luas, juga ada benefit kesempatan sharing  dan training dengan orang-orang yang kompeten dalam dunia bisnis secara gratis. Wah...ini tentunya kesempatan yang sayang jika disia-siakan lho, apalagi untuk usaha yang masih berskala kecil dan industri rumah tangga yang masih mengalami kesulitan mengonlinekan bisnisnya.

Bertagline "Big Choices, Big Deals," Blibli.com hadir memberikan banyak kemudahan bagi pelaku bisnis untuk memasuki pasar online, bahkan hingga ke pasar global. Ada banyak benefit yang bisa didapatkan UKM Indonesia dengan memilih Blibli.com untuk membantu memperluas jangkauan pemasarannya secara online, diantaranya:
  1. Selama ini Blibli.com telah menorehkan banyak kesuksesan sehingga menjadi online shopping mall terpercaya, serta memberikan asuransi pada setiap produk yang dikirimkan.
  2. Gratis ongkos kirim untuk seluruh wilayah Indonesia.
  3. Beragam promo menarik untuk semua merchant Blibli.com serta gratis kemasan barang untuk membantu packaging produk nampak lebih berkelas.
  4. Pelayanan merchant care jika menemukan permasalahan dalam penjualan atau dengan konsumen.
  5. Merchant Tools Aplication, yang sangat membantu penjual mengubah harga serta stok barang, mengunggah produk, dan aktivitas penjualan lainnya di mana saja dan kapan saja. Serta kesempatan mendapatkan training penjualan secara gratis dari Blibli.com.
Jadi...Blibli.com sangat membantu UKM Indonesia berkembang menjadi lebih besar lagi dan juga membantu masyarakat Indonesia yang ingin mewujudkan mimpinya memiliki bisnis skala global dengan cara yang efektif dan efisien. Tapi tentu saja untuk mewujudkan mimpi memiliki bisnis skala global, ada hal penting yang harus dipersiapkan pelaku UKM agar konsumen merasa bangga saat membeli dan menggunakan produk kreasi anak bangsa, seperti berikut ini:
  • Pilih bahan baku produk yang terjamin kualitasnya untuk jangka panjang.
  • Desain produk yang menarik dan unik.
  • Inovatif, kreatif, serta update dengan hal-hal baru di dunia global.
Dengan menerapkan hal penting ini, diharapkan akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang bangga dengan produk lokal budayanya sendiri, dan antusias memperkenalkan produk ke jaringan yang lebih luas. Bangga menggunakan produk lokal berarti membantu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas untuk masyarakat Indonesia. 
Kreasiku di Blibli.com merupakan pintu masuk UKM Indonesia yang siap mengantarkan produk budaya lokal menuju pasar global, kini hingga masa yang akan datang. Go Online With Kreasiku Blibli.com!
Referensi tulisan:
https://www.blibli.com/pages/merchant-corner
http://www.wacana.co/2015/01/kain-songket-asal-mula-jenis-dan-maknanya/

21 komentar:

  1. produk indonesia bagus2...tp biasanya relatif mahal ya karena handmade

    BalasHapus
  2. Wah ternyata ada Kreasiku di Blibli.com yaaaaa. Aku baru tau niiih, aku juga suka sama.produk handmade lebih personal kayanya yaaaa. Nanti liat liat ah ke Kreasiku. Makasi infonya yaaa

    BalasHapus
  3. Bahasa menyesuaikan tarjet pasar, ini menarik banget pembasahannya karena selama ini aku lihat beberapa akun online shop baru fokus dengan sasaran, ya.

    BalasHapus
  4. Dulu pakai songket identik dengan acara resmi ya mbak, tapi skr acara santai pun bisa pakai songket. Aku suka sekarang banyak orang menghargai produk handmade juga bahkan banyak yg koleksi. Soal harganya yang lebih mahal wajarlah karena dibuat dengan penuh cinta ya :)

    Blibli memberikan tempat buat para UKM di Indonesia ya untuk memasarkan produk kerajinan tangan originalnya.

    BalasHapus
  5. Aku baru tahu mba motif kain songket itu menunjukkan lambang-lambang tertentu, zaman aku kecil mendiang ibu juga suka sekali sama kain songket khas memang bahan dan coraknya tapi aku tidak tahu ternyata masing-masing motifnya punya arti sendiri.
    Dulu pas aku ada acara menari harus pake kain songket dari situlah mendiang ibu suka berburu kain songket emang kainnya cakep ya mba

    BalasHapus
  6. Bagus nih program Blibli.com

    Btw aku selalu suka deh kalau liat orang lagi bikin kain tenun gitu. Ya ampuuun, berasa pengen bisa juga.

    BalasHapus
  7. Perawatan kain songket eksklusif banget, ya. Mungkin rasanya berharga banget jadi harus dijaga baik-baik, sampai semut dan serangga lain pun kalau bisa jangan ada yang menyentuhnya. Produk handmade dalam negeri memang harus memiliki tempatnya sendiri agar bisa lebih dikenal masyarakat luas, di Blibli.com ini mungkin banget :)

    BalasHapus
  8. Aku belum pernah belanja di Blibli, kayanya nanti aku mau coba belanja di sana, apalagi gratis ongkir juga. Waw..

    Dan sekarang ada Kreasiku yang menjembatani antara pengrajin lokal dan pembeli di Indonesia.. Semoga hasil karya anak bangsa bisa tetap terus lestari ya

    BalasHapus
  9. Aku suka handmade karena unik. Iya bener kayak yg mba bilang, nggak perlu takut sama dgn yg lain. Wah pasti kainnya bagus2 ya mba, songket aku sukaaa.
    Produk lokal memang banyak banget yg berpotensi ke pasar global ya mbaaa.. keren mereka

    BalasHapus
  10. Mudah - mudahan kain songket bisa seperti kain batik yang mendunia ya.. semoga sukses dengan bisnisnya mbak, mengglobalkan produk lokal lewat Kreasiku di Blibli.com :)

    BalasHapus
  11. Wah, aku salfok sama tasnya. Cantik ya. Mungkin bisa order custom? Kepengen yang warna cokelat. Hehehehe... warna favorit aku. :D

    BalasHapus
  12. Selalu suka dengan kain songket. Aku juga punya beberapa potong. Ada yang memang beli sendiri, ada dari mertua. Untuk tasnya sendiri aku sempat jualin punya kakak. Kebetulan beberapa tahun yang lalu kakakku memproduksi tas semacam ini, jadi aku bantuin di pemasaran. Coba jaman itu sudah ada Blibli ya

    BalasHapus
  13. Saya juga suka pada produk2 handmade karena pengerjaannya dengan hati.. Ada sense of heart-nya..Btw, ibunya Mba Elisa orang Palembang kah? Kapan main ke Palembang Mba, biar kita bisa meet up. .Saya tinggal di Palembang..

    BalasHapus
  14. Syukurlah sekarang banyak pihak yang membantu UKM Indonesia berkembang menjadi lebih besar dan membantu masyarakat Indonesia yang ingin mewujudkan mimpinya memiliki bisnis skala global dengan cara yang efektif dan efisien, seperti Blili ya..

    BalasHapus
  15. Aku baru tahu Kreasiku Blibli ini. Macem2 ya produknya. Dan ternyata songket ngerawatnya lumayan juga. Aku blm pernah punya Songket sih. Semoga sukses buat usahanya

    BalasHapus
  16. Kain tradisional memang cantik ya rata-rata handmade makanya harganya juga bikin bengong..

    BalasHapus
  17. Penting banget para UMKM kenal dengan Kreasiku, agar menjangkau pangsa lebih luas. Apalagi millenial sekarang pun banyak yg senang menggunakan produk lokal.

    BalasHapus
  18. Produknya bagus-bagus mba, aku suka banget lihatnya. Apalagi kalau produk handmade ya.

    BalasHapus
  19. Waah kain songketnya bisa awet sampai puluhan tahun. Hebat. Sekarang bisa juga beli kain songket di blibli. Nggak perlu harus ke Lampung dulu. Saya cuma punya kain songket 1. Hadiah pula. Tak sayang-sayang sampai sekarang.

    BalasHapus
  20. Wah bagus kalau sudah punya mimpi memiliki bisnis
    Saya pun sedang berusaha untuk itu sampai tahun ini

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah bila cita-cita sudah bisa diraih ya mba. Dengan blibli UMKM bisa maju dn berdaya tinggi. Semangat

    BalasHapus

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.