Jika Telat Mengganti Oli Mobil, Ini Akibat yang Bisa Terjadi

Oli mobil merupakan salah satu kebutuhan wajib yang harus ada dalam mesin mobil untuk mendukung kerja yang optimal. Biasanya jenis-jenis oli mobil yang sering dikenal oleh pengguna mobil hanya dua saja. Kegunaan oli mobil tidak hanya sebagai pelumas untuk mesin mobil saja, namun ternyata oli juga memiliki kegunaan lainnya yang tak kalah penting. Oli juga bisa berguna untuk mendinginkan mesin, melindungi mesin dari resiko berkarat, serta sebagai pembersih dan penutup celah pada dinding mesin. Sebagai pelumas, oli mobil akan membuat gesekan-gesekan komponen pada mesin mobil bisa bergerak secara halus, sehingga bisa membuat mesin bekerja pada suhu yang ideal. Oli dapat memindahkan panas mesin yang bisa mencapai 1000-1600 derajat Celcius menuju mesin dengan suhu yang lebih dingin. Oli mobil termasuk mudah untuk ditemukan di toko perlengkapan mobil maupun toko online. Merek dan harga oli mobil sangat bermacam-macam, tergantung dari kualitas yang dimiliki.

Oli Mobil
Sebaiknya, jangan telat mengganti oli mobil (Gambar: Pixabay.com)
Pengguna mobil seharusnya mengetahui peranan oli mobil bagi kelancaran laju kendaraannya, sehingga tidak akan ragu untuk merogoh koceknya untuk membeli kebutuhan mobil yang satu ini. Pastikan untuk mengganti oli mobil secara rutin dan usahakan jangan sampai telat melakukan pergantian oli mobil. Telat mengganti oli mobil akan menimbulkan akibat yang merugikan, tidak hanya untuk mesin mobil saja tapi juga untuk penggunanya. Beberapa akibat yang ditimbulkan dari telat mengganti oli mobil, antara lain sebagai berikut:

1. Performa mesin menurun. 

Telat mengganti memang tidak akan membuatnya kering, namun kualitas oli lamanya akan semakin memburuk setiap harinya. Kondisi yang seperti ini akan menurunkan performa mobil sehingga tidak nyaman lagi digunakan untuk berpacu dengan kecepatan yang lebih tinggi. Terlebih jika melintas di jalanan yang kurang mulus. Bisa dipastikan perjalanan menjadi kurang nyaman. Untuk itu pastikan untuk melakukan pergantian oli mobil secara rutin agar perjalanan kita senantiasa nyaman.

2. Bahan bakar menjadi lebih boros. 

Oli mobil berperan sebagai pelumas mesin sehingga gesekan antar komponen di dalam mesin mobil tidak terlalu berlebihan. Gesekan yang berlebihan karena telat mengganti oli mobil bisa menimbulkan mesin menjadi cepat aus dan tarikan mesin menjadi lebih berat sehingga akan menghambat laju kendaraan. Tarikan mesin yang terlalu berat bisa berimbas pada konsumsi bahan bakar yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Biaya yang dikeluarkan pun akan membengkak terlebih jika mobil sering digunakan untuk mobilitas kesana-kemari tanpa henti. Untuk itu usahakan rutin mengganti oli mobil karena harga oli mobil tidak akan seberapa banyaknya dibandingkan dengan biaya BBM yang harus dikeluarkan akibat telat mengganti oli mobil.

3. Suara mesin mobil berisik. 

Sebagai pelumas, oli mobil akan membuat tarikan mesin menjadi lebih ringan. Gesekan pada setiap komponen akan lebih berkurang sehingga komponen tidak mudah aus. Fatalnya jika telat mengganti oli mobil dalam waktu yang cukup lama maka bisa dipastikan gesekan antar komponen semakin parah dan sering terjadi. Komponen ataupun onderdil yang sudah aus bisa membuat suara mesin mobil cenderung berisik sehingga suaranya tidak sehalus mobil yang sering diganti oli mobilnya dengan rutin. 

4. Mesin mobil mudah panas. 

Oli mobil juga berperan untuk mendinginkan mesin mobil. Oli mobil yang cukup lama tidak dilakukan pergantian maka akan mengalami penurunan kualitas yang cukup drastis saat mobil aktif digunakan. Untuk itu melihat resiko yang cukup fatal bisa terjadi karena kali mengganti oli mobil, maka sudah seharusnya untuk memperhatikan kebutuhan oli mobil. Harga oli mobil masih bisa dijangkau dibandingkan dengan biaya kerusakan yang ditimbulkan.

1 komentar:

  1. Oli pelumas kendaraan. biaya oli paling mahal cuma ratusan ribu , kalau telat hem keluain duitnya banyak banget.

    BalasHapus

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.