Sabtu, 14 Mei 2016

Mengulik Sisi-sisi Menarik Mbak Rian Luthfi Pemilik Blog Kompor Mledug

Tagline blognya sungguh tak biasa alias berbeda dari kebanyakan blog lainnya...Kompor Mledug, mengingatkan saya akan lagu penyanyi legendaris zaman dahulu yang sudah Almarhum Benyamin S. Tapi mungkin bagi Mbak Rian Luthfi memilih tagline blog ini tentu mempunyai maksud dan makna tersendiri. Tapi ternyata tidak cukup hanya sampai di situ, karena alamat blognya pun ternyata juga...tidak biasa. Jadi, kesimpulannya alamat dan tagline blog bisa jadi mencerminkan betapa pemiliknya memiliki sisi-sisi humor yang tidak biasa, dan yang lebih luar biasa tidak semua orang bisa menuangkan sisi humornya yang unik ke dalam sebuah tulisan, bagi saya itu saja sangat keren lho. Gaya menulis seperti ini paling enak di baca jika sedang stres atau penat, bikin terhibur yang membacanya.

Rian Luthfi
Sosok Mbak Rian Luthfi (Dok : https://superduperlebay.wordpress.com/)

Jadi ingat, akhir-akhir ini jika sedang penat menulis atau lagi ngak mood untuk menulis, biasanya saya blogwalking ke blog-blog anak-anak yang usianya masih remaja atau setidaknya masih kuliah. Sumpah...membaca tulisan di blog mereka bikin saya tertawa, meskipun gaya bahasa mereka agak melenceng jauh dari EYD upsst sekarang EBI ya, tapi lumayan bisa dicerna dan yang pasti lucu, dan itu belum termasuk membaca komen-komen yang sepertinya teman-teman mereka sendiri, ngak kalah lucu. Yap, seperti kata orang tua zaman dahulu, jika stress ambil sisi baiknya (eh...sisi lucunya deng) dari suatu persoalan, mudah-mudahan sesulit apapun masalah yang kita hadapi akan memberikan kita ketenangan dan sedikit hiburan, ih...nyambung ngak sih. Tapi ya sudahlah, niat mau mengulik blognya mbak Rian ini sedikit banyak bikin saya lebih rileks membuat blogpost, karena selama satu minggu kemarin saya harus ngebut menyelesaikan deadline dengan materi yang sedikit bikin kliyengan, tapi mudah-mudahan hasilnya baik.

Mungkin selanjutnya saya lebih cenderung mengenal mbak Rian sebagai sosok momblogger yang humoris alias memiliki selera humor yang baik, dan hebatnya lagi bisa dituangkan melalui tulisan bahkan sisi humorisnya mbak Rian terlihat dari pemilihan tagline blognya "kompor mledug." Tapi ternyata humor itu memiliki sisi psikologisnya lho, yuk kita bahas sedikit apa sih humor itu dalam tinjauan psikologis sebagai ilmu tambahan buat kita (sebenarnya buat saya lho). Salah seorang peneliti humor terdepan, Rod A Martin mendefinisikan humor sebagai suatu penjelasan terhadap seperangkat fenomena yang terkait dengan mencipta, ide, situasi, atau kejadian yang inkongruen (tidak sebangun dengan kejadian lazimnya). Kata humor umumunya merujuk kepada, sebuah stimulus yang lucu, proses kognitif yang terlibat dalam menciptakan atau mempersepsikan kelucuan, emosi gembira yang terkait dengannya, serta sebuah karakteristik kepribadian yang cenderung lebih menikmati inkongruen atau kemampuan membuat lucu orang lain sehingga orang lain tersebut tertawa dengan apa yang diceritakan, dikatakan, atau ditulisnya.

Selera humor pada dasarnya dimiliki oleh manusia sejak lahir, di mana humor sangat berkaitan dengan tertawa, dan tertawa tersebut merupakan salah satu dari kemampuan manusia untuk membangun interaksi serta komunikasi dengan manusia lainnya, selain kemampuan untuk berbicara dan menulis. Bahkan, Bapak Psikologi Dunia, Sigmund Freud mengungkapkan bahwa humor atau lelucon merupakan salah satu cara untuk mengatasi kecemasan atau masalah yang sedang dihadapi. Ada banyak manfaat positif yang bisa diambil jika kita mampu mempertahankan selera humor kita ketika menghadapi masalah sekalipun. Mungkin alasan inilah yang menyebabkan sebagian orang menilai sosok manusia yang humoris mungkin jarang mengalami permasalahan berat dalam hidupnya, padahal siapa yang tahu, dalamnya laut bisa diduga tapi dalam hati siapa yang tahu.

Ehhh...sudah melenceng jauh, sekarang waktunya kembali ke niatan semula, mengulik sisi-sisi menarik blognya mom blogger Mbak Rian Luthfi. Saya jadi ingat waktu Mbak Rian mengulas alias mengulik sisi-sisi pribadi saya, hasilnya bikin saya terpingkal-pingkal waktu membaca artikelnya, seperti ada atmosfer lain ketika membaca artikel yang ditujukan untuk saya tersebut. Tapi, seperti itulah mbak Rian, karakternya terlihat jelas dalam setiap artikel yang ditulis dalam blognya, seperti artikel yang berjudul "Revolusi Sehat : #CukupSatuTetes Busa Melimpah," membaca prolognya lucu banget, meskipun tulisan selanjutnya lebih banyak mereview salah satu brand produk pembersih tangan tapi sentuhan humor khas mbak Rian tetap nempel...hahaha. Sumpah...kalau saya punya brand produk, dirimu pasti ntak pilih mereview brand saya karena sentuhan humor khas dalam tulisan pastinya menjadi salah satu daya tarik yang menjanjikan nilai promosi cukup oke...hihihi.

Rian Luthfi
Ini lho channel sosial media Mbak Luthfi
Tapi ada satu artikel yang sangat menarik bagi saya ketika mengulak-ngulik blognya mbak Rian, yang berjudul "Indonesia Yakin #PakaiPampers," yang mengulas betapa sebagian besar masyarakat Indonesia lebih suka menyebut diaper dengan kata pampers, termasuk saya sih sebenarnya. Entahlah, apalah karena penyebutan kata pampers lebih mudah dilapalkan atau karena malas mencari tahu apa sih penyebutan yang tepat dan benar untuk popok sekali pakai. Untuk ini saya juga mempunyai pengalaman setiap kali berbelanja dan menanyakan pampers kepada SPG toko selalu diambilkan produk lain yang bukan pampers, menurut konotasi mereka pampers itu identik dengan popok sekali pakai, padahal pampers itu hanya merupakan nama salah satu produk (kok jadi saya ikutan mereview). Maksudnya cuma ingin membantu meluruskan saja kok.

Secara keseluruhan, nuansa humor hampir selalu diselipkan mbak Rian dalam setiap artikelnya yang pastinya bikin visitor atau pengunjung bisa sejenak melepas ketegangan urat syaraf.  Namun, terus terang saya sedikit kesulitan untuk membongkar-bongkar file lama alias artikel-artikel zaman dahulu karena tidak disematkan widget blog arsip. Biasanya keberadaan widget ini cukup membantu pengunjung yang ingin bereksplorasi dengan blog kita, atau ketika ada klien yang ingin menjalin kerjasama tapi terlebih dahulu ingin melihat berapa banyak artikel yang telah ditulis atau kapan tepatnya kita mulai menulis blog.

Selain itu, menjadi bagian dari komunitas-komunitas blog juga memberikan banyak keuntungan untuk kita, selain memperluas networking juga memberikan banyak kesempatan untuk menimba ilmu dari anggota-anggota lainnya yang ahli dalam berbagai bidang, dan saya sudah merasakan manfaat tersebut. Untuk alasan itulah mengapa saya sangat respek kepada Mbak Rian, yang meskipun kesehariannya sudah cukup sibuk dengan aktivitas bekerja dan mengurus rumah tangga, tapi masih menyempatkan diri sesekali hadir dalam acara yang di helat berbagai komunitas blog, hebat bun!

Membaca tulisan dan artikel Mbak Rian Lutfhi dalam blognya, ternyata ada banyak kisah keseharian dan pengalaman yang memberikan banyak inspirasi bagi kita, gaya menulis yang sarat akan selera humor juga secara tidak langsung akan memberikan terapi bagi pembaca yang ketika berkunjung sedang butuh hiburan, seperti saya misalnya ngak perlu lagi jalan-jalan ke blog anak abegeh karena blog teman sendiri sudah cukup memberikan hiburan seperti yang diharapkan. So...tetaplah dengan selera humormu dalam menulis mbak, karena humor akan menebarkan banyak kebahagian tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk orang yang membacanya.

Referensi tulisan :
http://chaniagorandy.blogspot.co.id/2012/03/humor-psikologi.html

8 komentar:

  1. Mbak Rian memang istimewa ya..hihi.. Dari tulisannya saja bisa membuat orang lain bahagia, hihi..

    BalasHapus
  2. Humor akan menebar kebahagiaan, setuju banget mba. Daripada sutris mending ketawa ya, bebas lepas ekspresif...apalagi kalo bisa membuat orang lain ikut bahagia juga:)

    BalasHapus
  3. Baru kenal nih sama Mba Rian.. mau mampir ke blognya dia ahh..

    BalasHapus
  4. Semoga Mbak Rian semakin rajin postingnya ya, karena kita selalu menantikan artikel berikutnya

    BalasHapus
  5. Gaya penulisannya emang beda ya mbak yg satu ini unik!

    BalasHapus
  6. Kalau lagi galau, sekarang mainnya ke blog mbak Rian :D

    BalasHapus
  7. Blog mbak Rian itu ngangenin, ya. cocok untuk blog walking kala weekend.

    BalasHapus
  8. Siap siap ngakak kalo BW ke blognya mbak Rian hihihi...

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...