Senin, 13 Mei 2013

PULAU BAWEAN

Membaca salah satu tweet lomba dengan tema menggarap atau menggali potensi wisata Bawean, membuat saya tertarik dan mencoba mencari tahu di mana dan apa saja yang terdapat di pulau Bawean. Ternyata meskipun lahir dan dibesarkan di tanah Indonesia, saya belum cukup mengenal banyak pulau bahkan daerah yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Jadi, karena itu saya ingin sedikit lebih mengenal seluk belum pulau Bawean.

letak pulau bawean
Gambar dari sini
Bawean adalah sebuah pulau yang terletak di Pulau Jawa, sekitar 120 km sebelah utara Kota Gresik. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pulau Bawean memiliki 2 kecamatan, yaitu Sangkapura dan Tambak. Pendudknya merupakan pembauran dari beberapa suku yang berasal dari pulau Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera, termasuk di dalamnya budaya dan bahasanya. 

Penduduk Bawean umumnya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan atau petani, selain itu banyak juga yang menjadi TKI di Malaysia dan Singapura. Etnis mayoritas pulau Bawean adalah suku Bawean, di ikuti oleh suku Jawa, Madura, dan suku-suku lain seperti Bugis, Mandar, Mandailing, dan Palembang.  Bahasa sehari-hari adalah bahasa Bawean.

ETIMOLOGI

Kata Bawean berasal dari Bahasa Sangsekerta, yang berarti ada sinar matahari. Konon menurut legenda, sekitar tahun 1350 sekelompok pelaut dari kerajaan Majapahit terjebak badai di laut Jawa dan akhirnya terdampar di pulau Bawean pada saat matahari terbit. Awal abad ke-16 Agama Islam masuk ke Bawean yang dibawa oleh Maulana Umar Mas'ud. Makamnya hingga kini merupakan tujuan peziarah lokal maupun dari luar Bawean. 

PULAU PUTRI

Bawean sering disebut juga Pulau Putri, karena banyak laki-laki muda yang merantau ke pulau Jawa atau ke luar negeri. Orang Bawean yang merantau ke Malaysia dan Singapura membentuk perkampungan di sana, dan masyarakat Bawean di luar negeri dikenal dengan istilah orang Boyan. Banyak juga para perantau ini menjadi orang berhasil di daerah perantauannya termasuk yang merantau ke luar negeri.

LAIN-LAIN

Mayoritas penduduk pulau Bawean beragama Islam, sedangkan yang non muslim biasanya penduduk pendatang. Yang khas dari Bawean adalah batu Onyx, sejenis batu marmer yang dapat dijadikan hiasan atau lantai. 

Selain itu ada juga Buah Merah, namun berbeda dengan buah merah asli papua. Buah Merah ini terbagi dalam 2 jenis, yaitu buah merah dan buah yang berwarna kuning yang di kenal dengan nama "buah merah mentega." 

Demikian sedikit informasi tentang pulau Bawean, dan semoga dengan sedikit informasi kita bisa membuka celah yang lebih dalam lagi untuk terus mengenali dan meminati potensi wisata di negeri kita sendiri.

Sumber tulisan :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bawean

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...