Jumat, 15 Februari 2013

MENUJU HIDUP BAHAGIA TANPA TRAUMA DENGAN MEDITASI

Prolog : Kata Meditasi bukan pertama kali ini saya dengar, tetapi untuk mengetahui lebih jauh seperti apa dan bagaimana meditasi itu belum pernah saya lakukan. Sesungguhnya belum saya inginkan, tetapi seiring berjalannya waktu ketika saya mulai bergabung dalam Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) dimana pendiri grup IIDN sekaligus owner Indscript Creative mengadakan Personal Branding Award, keingintahuan tentang seluk beluk meditasi meningkat. Lho....apa hubungannya? ya ada dong, Personal Branding Award yang diadakan oleh Indscript Creative selaku Personal Branding Agency mengangkat tema tentang Meditasi yang di motori oleh Adjie Silarus selaku Meditator yang sukses dengan berbagai pelatihan, seminar, dan workshop baik untuk perorangan maupun perusahaan. Sampai saat ini Adjie Silarus telah menangani banyak klien dari berbagai perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional.

Kembali ke Meditasi, secara medis meditasi juga dapat menyehatkan dan menyembuhkan luka batin, trauma berkepanjangan masa lalu yang suram dan ingin dihilangkan dari kalutnya pikiran.Dengan berlatih meditasi rutin setiap harinya seseorang yang berbakat olah jiwa akan mendapatkan lezatnya buah meditasi dalam waktu singkat.

Seseorang dapat dikatakan dalam keadaan meditasi apabila gelombang pikirannya berada dalam tingkat theta ( frekuensi gelombang otaknya berada antara 4-8Hz ). Frekuensi ini dapat diukur dengan alat ukur yang disebut neurofeedback. Dalam bahasa awamnya, gelombang Theta adalah gelombang otak yang terbentuk apabila seseorang berada pada saat yang tenang atau hampir tertidur. Meditasi sesungguhnya dapat dilakukan sambil duduk di kursi atau duduk bersila di lantai.

Kita ambil posisi duduk bersila di lantai atau di taman yang teduh, hening atau dalam ruang pribadi Anda dengan posisi seperti contoh gambar meditasi di taman pinggir pantai ini. Silakan kedua telapak tangan Anda diletakkan di atas kedua paha dekat lutut. Telapak tangan kiri diletakkan di atas lutut kiri dan telapak tangan kanan di atas lutut kanan. Kondisikan tubuh Anda dalam kondisi rileks, nyaman dan hilangkan keraguan dalam hati agar pikiran yang dipenuhi hal-hal yang meruwetkan persoalan hidup sejenak ditanggalkan dan alihkan kepada hal-hal menyenangkan dalam khayalan ( visual pikiran anda ).

Jika tidak biasa duduk bersila di lantai karena postur tubuh tidak memungkinkan, silahkan melatih meditasi dengan cara Anda duduk di kursi. Sebaiknya punggung lurus dan jangan menyender. Tungkai kaki direnggangkan dan telapak kedua kaki menapak bumi. Lutut kaki kanan dan kiri dilemaskan membentuk sudut 90 derajat jika dilihat dari samping. Letakkan kedua telapak tangan bertumpu pada paha kanan dan kiri atau seperti gambar di samping ini. Tetap santai dan ucapkan affirmasi pelan – pelan dalam hati atau lewat mulut agar ditangkap alam bawah sadar Anda,” Ya…Tuhan aktifkan theta stage otak kanan dan kiri saya sekarang juga.”

Mata mulai terpejam dan tarik nafas melalui hidung dalam hitungan 1-2-3…s/d 8 hitungan lalu tahan nafas di dada dalam hitungan 1-2-3…s/d 8 hitungan. Segera buang nafas dalam delapan hitungan secara pelan-pelan melalui mulut mendesis. Ulangi siklus tarik-tahan-buang nafas ini 5 kali ulangan. 

Bila sudah delapan kali tarik-tahan-buang nafas niatkan seluruh tubuh mulai dari ubun-ubun kepala hingga ujung jari-jari telapak kaki menjadi rilek serilek mungkin dan pasrahkan segala sesuatunya kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bernafaslah alami selanjutnya dengan tarik dan buang nafas melalui hidung. Tetap santai…dan tidak ada kekuatan negatif yang mampu menyentuh Anda bahkah bila Anda berbakat dalam waktu singkat akan mencapai ketenangan bhatin. Tahan posisi meditasi ini selama 20-30 menit.

Latihan meditasi ini dapat diharapkan membawa manfaat bagi tubuh, kesehatan dan spiritualitas Anda meningkat. Saat meditasi, rangkaian kalimat teduh dalam zikir ( bagi Muslim ) yang diucapkan berulang-ulang, atau doa lain sesuai Iman dan Kepercayaan dan diiringi musik yang tenang (musik klasik), serta suasana hening dapat menekan produksi hormon adrenalin biang pemicu kecemasan menjadi hormon epinefrin yang meredakan stress menjadi meningkat.

Dengan semakin meningkatnya hormon epinefrin aliran darah juga menjadi lancar, tekanan darah turun, beban jantung berkurang. Kondisi seperti ini otomatis membuat sistem kekebalan tubuh meningkat. Dengan meningkatnya kekebalan tubuh maka kesehatan organ-organ tubuh pun meningkat. Apabila seseorang dalam kondisi sehat secara mental dan fsiknya, maka secara berlahan ingatan tentang masa lalu yang menakutkan, menyesakkan hati dan pikiran yang menimbulkan trauma akan terkikis sedikit demi sedikit. Pada tahap ini seseorang akan menjadi lebih ikhlas untuk melupakan masa lalu untuk menyongsong masa depan dengan pikiran positif dan bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...