Hukum Muntah Ketika Sedang Puasa

muntah saat puasa

Setiap manusia pastinya memiliki kondisi tubuh terutama tingkat kesehatan yang berbeda-beda, apalagi pada saat sedang menjalankan ibadah puasa. Ada yang kondisi tubuhnya tetap bugar dan sehat meskipun sedang berpuasa, sedangkan di sisi yang lain ada sebagian orang yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjalankan ibadah puasa. Padahal menjalankan ibadah puasa terutama di bulan Ramadan menjadi momen yang sangat ditunggu.

Saat berpuasa terutama di Bulan Ramadan, ada beberapa orang yang sering mengalami rasa mual dan hal ini memicu muntah. Lalu, apakah muntah saat puasa bisa menyebabkan puasa yang sedang dijalani seseorang menjadi batal? Nah, untuk menjawab pertanyaan yang sampai saat ini kerap dipertanyakan orang yang sedang menjalani puasa, simak penjelasannya berikut ini agar lebih nyaman dan tenang saat menjalankan ibadah puasa.

Hukum Muntah Ketika Sedang Puasa

Sebenarnya muntah yang dialami seseorang ketika sedang puasa bisa dibedakan menjadi dua, yaitu muntah secara tidak sengaja dan muntah karena sengaja, berikut penjelasannya.

Muntah Saat Puasa Secara Tidak Sengaja

Jika muntah karena rasa mual yang hadir saat gosok gigi, kondisi maag, mabuk perjalanan, atau karena penyakit lainnya, sebaiknya keinginan muntah tersebut jangan ditahan karena hal tersebut tidak membuat puasa menjadi batal. Jadi saat seseorang merasa sangat mual dan tidak bisa menahan keinginan untuk muntah maka sebaiknya dikeluarkan saja agar kondisi tubuh lebih nyaman dan membuat kondisi kesehatan tidak terganggu. Harus diingat, berpuasa tidak hanya bertujuan untuk melawan hawa nafsu belaka namun juga proses membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Muntah Saat Berpuasa Secara Sengaja

Berbeda dengan seseorang yang muntah saat berpuasa secara sengaja, maka bisa dipastikan puasanya akan batal dan untuk puasa yang batal ini harus digantikan dengan berpuasa pada hari lainnya selain bulan Ramadan. Seperti apa sih kondisi seseorang yang mengalami muntah secara sengaja? Terkadang karena sebab tertentu seseorang mengalami mual, lalu dengan sengaja orang tersebut mengorek mulutnya agar muntah. Tentu saja hal ini bisa mengakibatkan batal berpuasa karena seseorang mengalami muntah secara sengaja.

Penyebab Mual dan Muntah Saat Sedang Puasa

Seseorang yang kerap mengalami mual dan muntah saat sedang puasa tentunya memiliki penyebab, dan biasanya kondisi ini disebabkan gangguan pencernaan yang dialami seseorang atau bisa juga gangguan pencernaan ini karena asupan makanan saat sahur. Selain itu, aktivitas sehari-hari tidak jarang juga menjadi penyebab rasa mual yang dialami seseorang. Pada sebagian orang lainnya penyebab munculnya rasa mual yang menyebabkan rasa ingin muntah disebabkan makanan yang berlemak atau terlalu pedas yang dimakan sebelum tidur. Faktor inilah yang membuat seseorang mengalami gangguan perasaan mual hingga muntah saat sedang puasa.

Cara Mencegah Muntah Saat Sedang Puasa

Apakah kondisi mual dan muntah ketika sedang berpuasa ini bisa dicegah? Tentu bisa, berikut langkah pencegahannya agar seseorang yang sedang berpuasa tidak mengalami kondisi mual hingga muntah.

Sebaiknya Hindari Makanan yang Berlemak dan Pedas

Agar tidak mengalami kondisi mual dan muntah, saat sedang sahur sebaiknya mengonsumsi makanan yang sehat dengan nutrisi yang seimbang, terutama banyak mengandung serat. Agar lebih berenergi saat berpuasa, sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi dan roti, tentunya dengan takaran yang disesuaikan kondisi kesehatan tubuh. Pada saat makan sahur, hindari mengonsumsi makanan yang berlemak dan terlalu pedas, atau makanan yang berbumbu tajam agar tidak memicu perasaan mual yang berujung muntah.

Mengonsumsi Makanan yang Berasa Hambar

Mungkin sebagian besar orang tidak menyukai makanan yang terasa hambar, namun bagi yang kerap mengalami kondisi mual dan muntah sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berasa hambar atau tidak terlalu berasa, seperti roti tawar atau biskuit. Namun, jika rasa mual yang dialami terasa sangat parah dan menganggu, ada baiknya mengonsumsi makanan yang berbahan dasar sayur-sayuran dan protein agar pencernaan tidak semakin bermasalah.

Mengunyah Makanan Secara Perlahan

Saat sedang bersantap sahur, sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi yang cukup, biasanya disesuaikan dengan usia. Kunyahlah makanan secara perlahan agar lambung bisa mencerna makanan dengan baik.

Minum Teh Jahe

Sejak dahulu, Jahe dikenal sebagai salah satu rempah yang berkhasiat mengurangi rasa mual. Caranya sangat mudah, hanya dengan mengonsumsi atau minum secangkir teh jahe setelah 30 menit mengonsumsi makanan. Namun jika tidak memiliki stok teh jahe di rumah, sebagai gantinya bisa mengonsumsi permen jahe atau makanan yang mengandung jahe sebagai salah satu bahan dasarnya. 

Demikianlah beberapa informasi yang disampaikan seputar hukum muntah ketika sedang puasa, serta bagaimana cara untuk mengatasi munculnya rasa mual yang mungkin saja berakibat pada muntah. Ada baiknya, hindari faktor-faktor yang mungkin saja bisa memicu rasa mual yang berakibat muntah agar puasa bisa dijalani dengan rasa nyaman dan pastinya membuat tubuh lebih sehat.

Tidak ada komentar