Mengenal Cefadroxil dan Peraturan Secara Umum Untuk Mengonsumsinya

cefadroxil

Pernah mendengar tentang Cefadroxil? Nah...bagi yang belum mengetahui tentang Cefadroxil, simak ulasannya ya. Cefadroxil merupakan salah satu obat antibiotik yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi serta mengobati berbagai macam jenis penyakit yang berhubungan dengan infeksi bakteri, diantaranya sebagai berikut:

☑ Infeksi bakteri yang ada pada paru-paru dan juga saluran udara (saluran tenggorokan, hidung, dan sinus) untuk penyakit seperti Pneumonia, sinusitis, dan bronkitis.

☑ Infeksi bakteri yang ada pada hidung, telinga, hingga tenggorokan, seperti Faringitis, Otitis Media, dan Tongsilitis.

☑ Infeksi yang ada pada kulit atau pada jaringan lunak, seperti misalnya Selulitis, Abses, Erysipelas, dan Mastitis.

☑ Infeksi bateri yang ada pada ginjal, seperti Pielonefritis.

☑ Infeksi bakteri yang ada pada saluran kemih.

☑ Infeksi bakteri yang terjadi pada kandungan.

☑ Infeksi bakteri yang terjadi pada tulang, seperti Osteomielitis.

☑ Infeksi bakteri yang terjadi pada sendi, seperti Septic Arthritis.

Ternyata tidak hanya itu, karena Cefadroxil juga biasanya digunakan untuk prosedur pada gigi pasien, dan juga pasien yang memiliki katup jantung buatan. Adapun tujuan penggunaannya supaya tidak terjadi infeksi yang serius pada lapisan jantungnya. Obat Cefadroxil ini termasuk antibiotik yang ada pada golongan Sefalosforin.

Penting untuk diketahui, jika obat yang satu ini memiliki kemampuan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri, yang sama dengan antibiotik lainnya. Namun dipastikan obat ini hanya bisa digunakan untuk membantu mengatasi infeksi bakteri saja, sedangkan untuk infeksi virus tidak bisa digunakan. Jadi pastikan untuk tahu masalah kesehatan yang dialami, apakah disebabkan infeksi bakteri atau infeksi virus. Agar yakin dengan penyebab masalah kesehatan yang dialami, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter atau petugas kesehatan terdekat.

Sebaiknya, jangan gunakan obat ini saat mengalami influenza, karena manfaatnya sebagai antibiotik tidak akan maksimal bekerja dalam tubuh. Selain itu, jangan gunakan obat antibiotik ini secara berlebihan karena akan mengakibatkan tubuh kebal terhadap antibiotik. Untu itu, penting saat mengonsumsi obat ini berada dalam pengawasan dokter atau petugas kesehatan lainnya.

Lantas, bagaimana cara kerja obat yang tergolong antibiotik ini? Obat Cefadroxil ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan protein dalam tubuh yang memiliki peran menyusun dinding sel bakteri. Cefadroxil akan merusak ikatan yang bisa menahan dinding sel bakteri sebagai upaya untuk membunuh berbagai bakteri yang menjadi sumber beragam jenis penyakit. Mekanisme dari kerja obat ini, yaitu dengan adanya spektrum luas yang dapat membunuh segala jenis bakteri, baik yang negatif atau positif.

Untuk memastikan penggunaan obat Cefadroxil ini secara akurat dan mengetahui jenis bakteri yang menyebabkan penyakit tersebut, biasanya akan dilakukan prosedur, yaitu pengambilan sampel urine, sampel jaringan dari tenggorokan, sampel jaringan kulit, atau sampel darah. 

Mengingat manfaat obat ini untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan bakteri, maka untuk mengonsumsinya haruslah berdasarkan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter atau tenaga kesehatan. Jadi untuk aturan mengonsumsinya sebaiknya ikuti aturan yang telah ditentukan apoteker berdasarkan resep yan diberikan dokter. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa membaca label yang tertera pada kemasan obat atau mendapatkan penjelasan secara langsung dari dokter yang meresepkan obat tersebut, atau melalui apotek tempat menebus obat tersebut.

Nah...berikut ini beberapa peraturan umum untuk mengonsumsi Cefadroxil yang harus diketahui:

  • Obat ini termasuk obat oral (diminum), biasanya diminum sebanyak satu atau dua kali dalam sehari, ikuti saja anjuran dari dokter.
  • Obat Cefadroxil ini bisa di minum sebelum atau setelah makan, usahakan banyak konsumsi air putih setelah minum obat ini.
  • Usahakan minum Cefadroxil di jam yang sama sesesuai dosis yang diberikan. Hal ini bisa membuat kinerja dari obat jadi jauh lebih efektif.
  • Saat meminumnya usahakan jangan di potong-potong, di kunyah atau di gerus.
  • Dosis saat mengkonsumsi obat ini akan tergantung dengan kondisi medis, dann juga reaksi yang diberikan. Jadi jika mengalami gejala alergi sekecil apapun, pastikan segera melaporkan pada dokter yang meresepkan obat tersebut.
  • Minum Cefadroxil sampai benar-benar habis walaupun gejala atau penyakit sudah hilang, sesuai dengan anjuran dokter pada umumnya saat meresepkan obat-obatan yang tergolong antibiotik.
  • Segera kabari atau kunjungi dokter yang merawat jika kondisi tidak mengalami perubahan atau justru malah makin memburuk. Hal penting ini jangan ditunda-tunda ya!

Tidak ada komentar