Ini Caranya Agar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Betadine Feminine Care

Saya ingat, pertama kali mendapat menstruasi saat masih SMP kelas 1 mau naik ke kelas 2, reaksi awal ya panik karena sebelumnya mama tidak pernah bicara apapun tentang menstruasi. Setelah memberanikan diri cerita sama mama, mama hanya tersenyum dan berkata singkat, "pakai pembalut dan rajin-rajin ganti pembalut. Itu namanya menstruasi, tandanya kamu sudah besar dan harus pintar-pintar menjaga diri," ya...hanya itu.

Waktu itu, akses informasi tentang menstruasi hanya saya dapatkan melalui majalah remaja, itu pun terbatas karena tidak semua informasi yang saya butuhkan tersedia. Sedangkan mama, tidak banyak memberikan informasi terutama seputar kesehatan karena memang tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman membicarakan menstruasi. Apalagi saat itu, pembicaraan tentang menstruasi secara terbuka dinilai tabu. Padahal, sebagai remaja putri, saya perlu tahu informasi tentang kesehatan reproduksi sedini mungkin untuk meminimalisir gangguan kesehatan yang muncul saat menstruasi.

Belum lagi banyak mitos berkembang seputar menstruasi yang kadang bikin saya bingung, antara percaya dan tidak percaya, seperti tidak boleh minum air es saat menstruasi, tidak boleh keramas saat menstruasi, tidak boleh berenang saat menstruasi, membersihkan area kewanitaan cukup dengan air saja, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang, dahulu saya dan mungkin banyak remaja putri lainnya belum memiliki kesempatan untuk mengakses informasi lebih lengkap seputar menstruasi, namun saya tidak ingin hal yang sama terulang dan dialami putri saya, Aisha.

Keterbatasan akses informasi tentang menstruasi yang dahulu saya alami, membuat saya sangat bersemangat untuk hadir secara virtual dalam Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kebersihan Menstruasi yang diperingati setiap tanggal 28 Mei. 

Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" Untuk Memperingati Hari Kebersihan Menstruasi 28 Mei

Siapa nih yang belum tahu kalau setiap tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi? Pastinya banyak perempuan Indonesia yang belum tahu ya, termasuk saya. Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi, Kementerian Kesehatan RI bersama Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, dan didukung Mundipharma Indonesia menyelenggarakan Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" yang diikuti 1.000 perempuan Indonesia.

Betadine Feminine Care

Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Di mana kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya MKM masih sangat rendah. Padahal MKM sangat penting agar perempuan Indonesia terutama remaja putri terhindar dari risiko keputihan, gatal, bau tidak sedap, dan infeksi saat periode menstruasi. Infeksi sangat berisiko menyebabkan beragam gangguan kesehatan yang bisa berakibat fatal lho. 

Hal ini selaras dengan tujuan diselenggarakannya webinar ini, Mundipharma Indonesia juga meluncurkan kampanye digital #YangIdeal yaitu kampanye edukatif yang mengajak perempuan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan organ kewanitaan dengan cara tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan. Namun disisi yang lain, di kalangan masyarakat masih banyak beredar mitos seputar menstruasi. Sementara banyak juga yang menganggap menstruasi adalah hal yang tabu untuk dibicarakan secara terbuka, sehingga membuat para ibu enggan dan sulit menjelaskan tentang menstruasi kepada putrinya. 

Lantas, bagaimana para perempuan terutama remaja putri bisa tahu cara tepat dan mempraktikkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM)? Ibulah yang menjadi sosok penting untuk mengedukasi putrinya agar tahu cara mempraktikkan MKM agar tujuan sehat dan bersih saat menstruasi bisa tercapai. Tapi sebelumnya, ibu harus tahu dulu informasi lengkap seputar cara agar tetap sehat dan bersih saat menstruasi dengan mempraktikkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). 

Betadine Feminine Care

Dalam Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" yang diselenggarakan tanggal 27 Mei 2021 lalu secara virtual melalui Zoom dan live di Youtube Betadine Indonesia, hadir beberapa narasumber yang sangat kompeten dalam bidangnya, yaitu:

  1. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M.Epid.
  2. Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG (K), MPH.
  3. Ketua Ikatan Psikolog Klinik (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi.
  4. Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi.
  5. Head of Marketing, Digital, & Ecommerce Mundipharma Indonesia, Adi Prabowo.
Wow...banyak juga narasumbernya, pastinya banyak ilmu dan informasi seputar menstruasi yang saya dapatkan nih, terutama tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) agar sehat dan bersih saat menstruasi. Penasaran kan...apa saja yang dibahas narasumber dalam webinar hari ini. Yuk simak rangkuman materinya yang akan saya bagikan dibawah ini.

Dukungan Pemerintah Dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM)

dr. Dwi Oktavia Handayani, M.Epid mengatakan, "Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami setiap perempuan, Setiap anak perempuan idealnya mendapat pengetahuan menstruasi sebelum mengalami Menarke (menstruasi untuk pertama kalinya). Pengetahuan ini sangat penting agar anak perempuan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan selama masa menstruasi, serta tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan edukasi tentang mengenai MKM, salah satunya melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menyasar anak usia sekolah dan remaja. Kami juga mendorong masyarakat luas untuk aktif mencari informasi kesehatan yang benar termasuk mengenai MKM kepada tenaga kesehatan terdekat."
Meski pengetahuan tentang MKM sangat penting bagi perempuan, terutama remaja putri yang baru pertama kali mengalami menstruasi, faktanya masih ada sebagian anak perempuan yang belum mendapat akses informasi lengkap seputar menstruasi terutama MKM.  

Betadine Feminine Care

Data menunjukkan, hanya 5 dari 10 anak perempuan yang tahu apa yang harus dilakukan pada saat menarke; hanya 6 dari 10 anak yang bertanya mengenai menstruasi kepada ibunya. Namun ironisnya, justru ibu yang menjadi tempat bertanya malah menjadi sumber stigma, mitos, kepercayaan, dan miskonsepsi yang merugikan kesehatan perempuan, wah...jadi ingat mitos-mitos yang dulu sempat saya percayai seputar menstruasi.

Kemudian, muncul lagi fakta mengejutkan bahwa hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mengganti pembalut setiap 4 - 8 jam dan sisanya hanya mengganti pembalut sebanyak 2 kali sehari. Belum lagi fakta lainnya, jika hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

Betadine Feminine Care

Lalu, bagaimana cara tepat untuk mulai menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM)? Berikut pemaparan dr. Dwi terkait MKM yang bersumber dari WHO atau UNICEF.
  1. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi.
  2. Perempuan harus dapat menggunakan pembalut yang bersih, dapat diganti sesering mungkin selama periode menstruasi.
  3. Perempuan memiliki akses untuk pembuangannya, serta dapat mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dengan privasi yang terjaga.
Betadine Feminine Care

Lantas, bagaimana dukungan pemerintah dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi? Selain memberikan perlindungan hukum melalui Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Reproduksi, juga menyelenggrakan program kesehatan yang mendukung Kesehatan Reproduksi Remaja, antara lain UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), Posyandu Remaja, Penyuluhan Aku Bangga Aku Tahu, serta Vaksinasi HPV. 

Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Dalam sesi selanjutnya, Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), MPH menjelaskan, "Pada saat menstruasi, resiko infeksi meningkat karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di vagina, akibat turunnya tingkat keasaman vagina karena keberadaan darah haid. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan MKM diantaranya membersihkan vagina secara benar, teliti, dan berkala; menggunakan air bersih mengalir dengan cairan pembersih antiseptik kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan dapat digunakan saat menstruasi; menggunakan pembalut bersih dan dapat menyerap darah dengan baik; serta mengganti pembalut secara teratur minimal setiap 4 jam sekali. Apabila merasakan gejala yang tidak normal saat menstruasi, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter."
Penting untuk diketahui, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa saja terjadi akibat penjagaan kebersihan di masa menstruasi yang buruk, antara lain infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, infeksi jamur, serta peningkatan risiko kanker serviks. Lebih lanjut, Prof. Dwiana menerangkan, "Tidak hanya pada saat menstruasi, perawatan area vagina juga harus diperhatikan setiap hari. Hal ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari masalah seperti keputihan, gatal, bau tidak sedap, peradangan, hingga pencegahan penyakit serius seperti kanker serviks."

Betadine Feminine Care

Lantas, bagaimana cara merawat organ intim kewanitaan agar sehat dan bersih saat menstruasi? Prof. Dwiana menjelaskan ada beberapa cara agar sehat dan bersih saat menstruasi, yaitu:
  1. Basuh vagina dengan air bersih mengalir setelah buang air kecil dan besar, jangan lupa perhatikan arah yang benar saat membersihkan vagina, yaitu dari arah depan ke belakang.
  2. Hindari membersihkan vagina dengan sabun mandi, melainkan gunakan pembersih kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan mendukung flora normal di area kewanitaan.
  3. Selalu gunakan tisu berbahan lembut untuk mengeringkan vagina.
  4. Cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan vagina.
  5. Menggunakan celana dalam berbahan katun.
  6. Segera ganti celana dalam saat terasa lembab atau basah.
  7. Bagi perempuan yang sudah melakukan kontak seksual, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear atau IVA secara teratur.
Betadine Feminine Care

Betadine Feminine Care

Ibu Bicara Menstruasi, Peran Ibu Untuk Edukasi Anak Perempuan Tentang Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Dalam sesi selanjutnya, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Psi., Psi., memaparkan, "Anak perempuan yang tidak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu, dan bingung saat menarke. Padahal, jika ibu mau meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini dengan putrinya, banyak manfaat yang didapat, seperti kesehatan reproduksi akan lebih baik serta kedekatan antara ibu dan anak. Tidak sedikit anak perempuan yang mencari informasi sendiri, dari teman atau internet dan informasi yang didapat justru tidak tepat. Padahal anak perempuan umumnya berharap membicarakan hal ini dengan ibunya."
Tapi terkadang banyak ibu yang enggan dan merasa sulit untuk bicara tentang menstruasi dengan beragam alasan, seperti pembicaraan tentang menstruasi dinilai masih tabu, bingung untuk memulai pembicaraan mengenai menstruasi, kurang memiliki pengetahuan atau pengalaman, atau justru remaja itu sendiri meragukan kemampuan ibu untuk menjelaskan tentang menstruasi.

Betadine Feminine Care

Betadine Feminine Care

Oleh karena itu, ibu perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara membicarakan menstruasi dengan putrinya yang mulai beranjak remaja. Berikut ini 7 tips yang bisa membantu ibu lebih nyaman mendiskusikan atau membicarakan menstruasi dengan anak perempuan.

1. Ibu adalah yang paling diharapkan

Ibu adalah sumber informasi tentang menstruasi yang paling diharapkan anak perempuan. Untuk itu, ibu perlu membekali diri dengan pemahaman yang tepat tentang menstruasi. Ibu perlu paham, mana yang hanya mitos dan mana yang fakta tentang menstruasi. Selain itu, ibu juga perlu membekali diri dengan cara berkomunikasi dengan menstruasi.

2. Bicara Menstruasi Tidak Tabu

Ubahlah mindset ibu tentang bicara menstruasi, jangan anggap tabu untuk membicarakan bahkan mendiskusikan masalah menstruasi dengan anak perempuan. Pembicaraan tentang menstruasi penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.

3. Jangan Pernah Bosan, Lakukan Berulang Kali

Jangan pernah ibu berpikir topik "Menstruasi" bisa dibicarakan hanya dalam 1 kali kesempatan. Topik ini dapat dibicarakan sejak ada tanda-tanda awal pubertas atau sebelumnya.

4. Selalu Bersikap Positif

Ibu perlu tahu, isu-isu pubertas (termasuk menstruasi) bisa menjadi topik yang sensitif buat remaja. Untuk itu, berhati-hatilah dalam menyampaikan informasi tentang menstruasi dan usahakan selalu update dengan informasi terbaru seputar dunia remaja.

5. Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan jawaban remaja, dibandingkan banyak menceramahi atau menasehati. Manfaatkan kesempatan bicara tersebut untuk berbagi pengalaman pribadi yang positif. Jika tidak siap menjawab pertanyaan anak, katakan dengan jujur perlu waktu untuk berpikir, lalu carilah informasi baru kemudian menjawab kembali pertanyaan remaja.

6. Jelaskan Dengan Alat Bantu

Agar lebih mudah memahami informasi tentang menstruasi, ibu bisa menggunakan media bantu, seperti menggunakan gambar anatomi tubuh sederhana sambil menjelaskan, tunjukkan pembalut dan ajari cara menggunakannya dengan benar, atau ajak anak bermain games, misalnya Menstrual Maze.

7. Jelaskan Juga Kepada Anak Laki-laki

Lho, kok anak laki-laki? Tujuan utamanya agar anak laki-laki dapat lebih menghargai dan memahami perempuan. Anak laki-laki diharapkan tidak mengejek atau mempermalukan anak perempuan yang sedang mengalami menstruasi, namun justru membantunya. Bantuan seperti apa? Membawakan minuman hangat jika ada teman perempuan yang terlihat lesu karena menstruasi, atau ikut menutupi ketika ada teman perempuan yang mengalami bocor menstruasi saat jam pelajaran di sekolah.

Ini Caranya Agar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi

Menutup rangkaian acara webinar hari ini, Country Manager Mundipharma Indonesia, Ibu Mada Shinta Dewi menyampaikan, "Mundipharma Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini perempuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Sejak tahun 2017, Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI dalam menyelenggarakan program edukasi mengenai kebersihan menstruasi, serta membagikan Buku Saku "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" kepada lebih dari 1.000.000 perempuan Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap perempuan Indonesia semakin mengeri cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi."
Betadine Feminine Care

Hadir sebagai peserta dalam Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" membuat saya tahu informasi lengkap tidak hanya seputar menstruasi, tapi juga cara untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan terutama saat menstruasi, yang nantinya akan saya bagikan informasi ini kepada putri saya, Aisha. Ini caranya agar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi:
  1. Sejak sekarang berusaha menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM).
  2. Merawat organ intim kewanitaan terutama saat menstruasi di mana risiko masalah kesehatan lebih tinggi.
  3. Sosok ibu memiliki peran penting untuk memberikan edukasi tentang menstruasi kepada anak perempuannya, jadi ibu harus bicara menstruasi sedini mungkin dengan anak perempuannya.
  4. Gunakan pembersih kewanitaan #YangIdeal, yang sesuai dengan pH Vagina dan mendukung floral normal di area kewanitaan.
Mundipharma Indonesia melalui BETADINE® Feminine Care melakukan kampanye edukatif #YangIdeal, bertujuan untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan. Salah satunya, dengan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi di organ kewanitaan, yaitu Betadine Feminine Wash.

Betadine Feminine Care

BETADINE® Feminine Care menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan tentunya berkualitas tinggi, mulai dari pembersih kewanitaan sehari-hari dengan prebiotik; pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih dan prebiotik, pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi area kewanitaan dan antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator; hingga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable.

Untuk pembelian produk Betadine® Feminine Care juga mudah kok dan bisa dilakukan secara online, melalui Shopee atau Tokopedia.

Jadi tunggu apa lagi, yuk perempuan Indonesia lakukan #YangIdeal mulai dari sekarang, edukasi diri tentang cara yang benar agar sehat dan bersih saat menstruasi!

Sumber Referensi Tulisan dan Foto:
  • Materi Narasumber Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi" Tanggal 27 Mei 2021.
  • Press Release Webinar "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi."

51 komentar

  1. penting banget disampaikan terutama kepada remaja yang biasanya belum paham atau malu untuk sharing soal begini ya mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, penting banget tapi orangtua terutama ibunya harus memahami dahulu tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi agar mudah menyampaikannya.

      Hapus
  2. Halo, sblm kasih komentar apkh i i Erlisa yg petnah bareng ikutan pelatihan Doodle di Museum Batik?Anyway,lupain deh itu. Skrng tentang Edukasi menstruasi utk anak. Di zaman bunda ketika th 1982 anak perempuan pertama menstr uasi hal2 yg apa adanya bunda jelaskan. Yg penting bunda jeladkan cara membersihkan organ intim dengan super perhatian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah...keren Bunda, aku musti belajar banyak nih dari Bunda biar ngak salah dalam menjelaskan topik yang penting tapi lumayan sensitif ini.

      Hapus
  3. SAma niih, pertama kali menstruasi juga waktu SMP kelas 2 pertengahan. Dan rasanya harap2 cemas deh, langsung di suruh pulang karena roknya ternodai hihi.
    Webinar yang membuka wawasan kita semua terutama para Ibu, yang mengedukasikan sehat dan bersih saat menstruasi kepada anak2nya.
    Aku mau kepoin ahh Betadine Feminin Carenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak aku juga sudah beli produknya terutama buat aku dulu nih supaya nanti mudah menjelaskannya kepada si remaja putri

      Hapus
  4. Langkah-langkah yang diterangkan Prof. Dwiana tentang cara agar sehat dan bersih saat menstruasi perlu disebarkan pada anak, adik, atau sepupu. Agar mereka tahu dan menjadikan hal itu oerhatian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, penting banget sejak sekarang mengedukasi para remaja putri khususnya tentang manajemen kebersihan menstruasi.

      Hapus
  5. Senangnya ada edukasi seperti ini, semoga pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang selama ini kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya MKM masih sangat rendah jadi meningkat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mbak, terutama para ibu yang memang punya kewajiban mengedukasi anak perempuannya tentang menstruasi.

      Hapus
  6. Saya baru tau ilmunya nih tentang manajemen kesehatan menstruasi (mkm). Sepertinya bagus jika disosialisasikan di sekolah untuk pengetahuan anak² ya

    BalasHapus
  7. Pemahaman tentang manajemen kebersihan menstruasi ini masih rendah, oleh karena itu edukasi tentang menstruasi perlu dilakukan sejak dini. Peran ibulah yang paling penting untuk memberikan pemahaman tentang MKM

    BalasHapus
  8. Pengetahuan tentang manajemen kebersihan menstruasi ini memang penting banget buat anak perempuan menjelang menarke. Dan tugas kita sebagai ibu adalah menyampaikan pengetahuan itu ke anak, biar anak ga tersesat seperti waktu kita remaja dulu, ya, mba?

    BalasHapus
  9. Molly juga nih takut bilang ke mama pas haid pertama dulu. Malah ngadu minta maaf sampe nangis2 ngerasa bersalah karena dulu molly pernah ditakut2in gak boleh mens kalo mens dibilang genit. Hikz

    BalasHapus
  10. Sangat penting diedukasikan pada anak remaja, baik remaja putri maupun putra, sehingga yang putri tidak merasa malu saat menstruasi dan yang putra pun tidak menjadikannya bahan olok-olokkan.

    BalasHapus
  11. Beruntungnya saya juga ikutan webinar ini. Betul ya kalo zaman dulu, info hanya bisa diakses lewat media cetak dan televisi. Pembicaraan ttg menstruasi juga dianggap tabu. Otomatis ibu adalah sumber informasi yg dpt diandalkan hingga saat ini :))

    BalasHapus
  12. Nah iya, di zaman kita dulu, tidak ada akses untuk informasi yang tepat ya, Mbak terlebih orang-orang tua zaman itu memang percaya pada mitos. Sekarang, dengan akses internet yang telah meluas, semoga tulisan ini bisa mencerahkan banyak orang.

    BalasHapus
  13. Walaupun anakku laki semua, mereka juga harus tahu soal informasi menstruasi ini. Kalau ngeliat teman atau saudara yg sedang haid, jadi tahu penanganannya kayak gimana.

    BalasHapus
  14. yuk ibu ibuu dan remaja putriii jaga kebersihan organ intim kewanitaan yaa...biar tetap sehaat

    BalasHapus
  15. materi yang diberikan saat webinar hari kesehatan menstruasi ini sangat bermanfaat dan bikin saya sebagai seorang wanita makin aware akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim saat menstruasi

    BalasHapus
  16. Peran ibu sebagai sumber edukasi anak perempuan ini penting ya mba, agar anak memiliki pengetahuan yang baik akan kesehatan reproduksinya sampai ia dewasa nanti

    BalasHapus
  17. dari webinar ini, aku jadi tahu bahwa ibu punya peran penting dalam edukasi tentang menstruasi
    tak hanya untuk anak anak perempuannya, tapi juga untuk anak laki-laki ya mbak

    BalasHapus
  18. Webinar yang bermanfaat ya mba, jadinya saya lebih prepare memberikan edukasi yang baik pada anak perempuan tentang menstruasi ini

    BalasHapus
  19. Bagus ya kalau Betadine bisa berkeliling lagi ke sekolah-sekolah untuk menjelaskan tentang manajemen kesehatan menstruasi ini pada anak sekolah

    BalasHapus
  20. Pesan Ibunda dalem yaa, kak.."Pintar-pintar jaga diri."
    Padahal zaman dulu, kalau dibilang menggunakan bahasa begitu, sulit juga memahami. Asa masih remaja tuh..masih polos dan lugu.

    Alhamdulillah,
    Edukasi menggunakan bahasa ilmiah memang sangat diperlukan untuk berkomunikasi dengan anak sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kini pengetahuan dan teknik berkomunikasi dengan anak sudah semakin diperhatikan.
      Sehingga panduan banget saat mengikuti webinar Bersih dan Sehat Manajemen Menstruasi ini.

      Hapus
  21. Pengetahuan yang penting banget niy karena berhubungan dengan kesehatan organ reproduksi wanita. Memang harus diajarkan sejak dini ya sebelum anak perempuan mengalami menstruasi pertamanya. Laki2 juga sebaiknya tahu hal ini biar lebih mengerti tentang perempuan dan bisa menolong jika diperlukan.

    BalasHapus
  22. Saya juga hadir di webinar itu dan informasinya wow lengkapnya. Kalau ditulis semua bisa ribuan karakter, ya. Hihihi.
    Alhamdulillah banyak insight yang sangat bagus tentang menstruasi yang saya dapatkan, dan saya juga menulisnya di blog.

    BalasHapus
  23. Betadine ternyata memberikan dukungan terbaiknya ya mbak untuk membantu wanita indonesia lebih sehat dan lebih memperhatikan area kewanitaannya. Alhamdulillah kemaren saya juga ikutan mbak webinarnya

    BalasHapus
  24. Penting banget ya menjaga kebersihan Miss V,, apalagi saat menstruasi .. Dan harus memakai pembersih kh

    BalasHapus
  25. Dan harus memakai pembersih khusus .. seperti betadine.. di rumah juga selalu sedia ini mba

    BalasHapus
  26. Memang sebaiknya pakai cairan yang PH balance ya, Mba macam Betadine. Ga boleh pakai sabun mandi. Soalnya itu daerah yang rawan sekali terkena bakteri ya

    BalasHapus
  27. Beda dikit, sih. Kalau aku mulai menstruasi awal kelas 1 SMP. Karena putri kedua jadi udah lebih tahu harus ngapain.

    BalasHapus
  28. Jadi inget pertama kali mesntruasi aku tuh nangis nangins mbak, kirain kenapa gitu ya berdarah. Tapi setelah dijelaskan ibu saya akhirnya paham dan berusaha menjaga pergaulan. Bener nih, setiap datang bulan perempuan harus menjaga kebersihan organ intimnya ya mbak.

    BalasHapus
  29. terima kasih ya mbak
    dari artikel ini aku jadi tahu bagaimana nanti saat harus menyampaikan informasi seputar menstruasi ini ke anak anakku

    BalasHapus
  30. Banyak hal yang baru kuketahui dari webinar ini, dari adanya hari kebersihan menstruasi, kepanjangan dari MKM, sampai program2 pemerintah untuk mendukung kesehatan reproduksi remaja. Bener2 deh super bergizi banget nih materinya.

    BalasHapus
  31. sama nih mba pengalamannya. saat pertama kali menstruasi bingung harus ngapain hehe karena ibuk gak pernah cerita atau memberitahu sebelumnya tentang apa itu menstruasi. semoga ibu-ibu sekarang semakin cerdas dalam mendidik anak-anaknya.

    BalasHapus
  32. Anak saya laki-laki tapi soal Menstruasi saya juga suka cerita kok ke dia..jadi dia ga tanya lagi kenapa ibu tidak solat, atau kenapa ibu gak ke pengajian seperti biasanya...

    BalasHapus
  33. jangan anggap remeh kebersihan menstruasi, misalnya saat kita sedang haid, jangan lupa ganti pembalut setiap 4 jam sekali agar terhindar dari risiko infeksi pada area kewanitaan..

    BalasHapus
  34. ingat selalu membasuh area kewanitaan dengan air bersih, dan jangan lupa selalu ganti pembalut minimal setiap 4 jam sekali agar terhindar dari risiko infeksi pada saat menstruasi

    BalasHapus
  35. Memang sebagai seorang ibu perlu juga mengedukasi anak tentang menstruasi. Anakku laki-laki, jadi pelan-pelan deh bicara soal menstruasi ini biar dia lebih care terhadap perempuan

    BalasHapus
  36. Aku jadi ingat mitos menstruasi, jangan duduk di bekas tempat duduknya anak laki2 nanti bis hmil, wkkwkw. Ada ada aja ya mitos2 seperti itu menyesatkan

    BalasHapus
  37. Nggak cuma ibu dengan anak perempuan doang ternyata yang harus mempersiapkan diri untuk mengedukasi anaknya tentang menstruasi, yang punya anak cowok kayak saya juga penting nih!

    BalasHapus
  38. Aku kira, hanya kita dijaman-jaman dulu aja yang belum menerima informasi mengenai menstruasi karena sumber informasi yang minim. Tapi ternyata jaman sekarang pun masih ada anak perempuan yang belum menerima informasi mengenai menstruasi. Peran Ibu sangat penting ya mbak dalam mengkomunikasikan seputar menstruasi ini.

    BalasHapus
  39. Wiwin | pratiwanggini.net12 Juni 2021 09.52

    Ibu-ibu jaman sekarang lebih terbuka kepada anak-anaknya. Bukan hal tabu lagi ngomongin menstruasi. Maka akan sangat bijaksana jika ibu pun melengkapi diri dengan ilmu.

    BalasHapus
  40. Selain perempuan, edukasi manajemen kebersihan menstruasi ini penting untuk kita sebagai ibu karena sebagai informasi pertama dan tepercaya bagi anak2 kita ya

    BalasHapus
  41. Mitos2 tentang menstruasi harus diluruskan nih agar tidak mengakar di masyarakat dan yg penting agar masyarakat tahu mengapa sebenranya harus melakukan ini, tidak boleh melakukan itu, alasannya untuk kebersihan dan kesehatan tubuh, bukan karena mistis dan sebagainya.

    BalasHapus
  42. penting sekali ya edukasi melalui webinar tentang menstruasi supaya semua dapat pengetahuan tentang menstruasi yang baik dan benar

    BalasHapus
  43. aku dulu tahunya soal menstruasi kayaknya dari teman seumuran yang sudah haid, mbak. kalau dari ibu malah cuma dikasih tahu cara pasang pembalut aja dan cara membersihkan pembalut. sisanya kayaknya baca-baca di buku deh. heu

    BalasHapus
  44. Anak-anak perempuan di zaman kita, sebagian besar pernah mengalami kegalauan di haid2 pertama ya. Plus kadang juga insiden bochor yang ditertawakan anak-anak lakik sekelas. Hadeuhhhhh

    BalasHapus
  45. Membersihkan organ kewanitaan di saat menstruasi itu harus hati-hati ya, apalagi kalau di tempat umum yang nggak ada air mengalir. Mending bawa Betadine Feminine Wash yang tissue basah aja biar aman karena kalau nggak bersih kan bisa bikin infeksi.

    BalasHapus