Tetap Sehat Dengan Diet Diabetes

diet diabetes

Penderita Diabetes harus benar-benar menjaga asupan makanannya sehari-hari, hal ini dikarenakan penderita diabetes memiliki kecenderungan kandungan gula darah yang tidak terkontrol. Kadar gula darah bisa saja meningkat drastis setelah mengonsumsi makanan tertentu. Untuk itu, penting bagi penderita diabetes untuk melakukan diet atau terapi gizi. Seperti apa diet diabetes? Berikut penjelasannya.

Sudah bukan rahasia lagi jika penderita diabetes diharuskan mengontrol makanannya, karena jika seseorang yang menderita diabetes tidak disiplin dalam mengontrol asupan makanannya sehari-hari akan berisiko mengalami kontrol metabolik yang bisa dikatakan buruk. Adapun kontrol metabolik yang buruk seperti kadar gula darah yang tidak terkontrol, penurunan berat badan yang signifikan, hingga kadar lipid yang tidak optimal. Bahkan lebih lanjut kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi kronik yang berbahaya seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, hipertensi, dan kerusakan pada sistem saraf tepi.

Agar terhindar dari kondisi kesehatan yang lebih buruk serta komplikasi dengan penyakit lainnya yang pada akhirnya membahayakan jiwa penderita diabetes, sejak dari sekarang penderita diabetes menjalankan diet atau terapi gizi agar mendapatkan kontrol metabolik yang lebih baik serta sehat. Lalu, diet diabetes seperti apa yang dilakukan?

  1. Penderita diabetes sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kebutuhan kalori yang tepat dan sesuai untuk mencapai serta mempertahankan berat badan yang ideal. Adapun kalori tersebut terdiri dari kabohidrat (sekitar 60-70%), protein (sekitar 10-15%) dan lemak (sekitar 20-25%).
  2. Tidak boleh memilih makanan secara sembarangan dan harus lebih selektif dalam memilih makanan untuk dikonsumsi sehari-hari, seperti menghindari makanan tinggi lemak dan mengandung banyak gula.
Meskipun sudah sangat jelas jika penderita diabetes sebaiknya menjalankan diet gizi agar lebih sehat, namun tidak semua penderita mengetahui lebih lanjut informasi seputar aturan dan pemilihan makanan. Nah...berikut ini aturan dan pemilihan makanan yang sangat dianjurkan serta baik untuk penderita diabetes.

💗 Karbohidrat
Asupan karbohidrat yang sangat dianjurkan untuk penderita diabetes sebesar 45 - 65% total asupan energi. Untuk itu, makanlah sebanyak tiga kali sehari untuk mendistribusikan asupan karbohidrat dan mencukupi kebutuhan karbohidrat dalam sehari. Selain itu, bisa diselingi dengan buah atau makanan lainnya untuk memenuhi kalori dalam sehari serta memberikan energi untuk beraktivitas setiap hari. tapi pastikan asupan karbohidrat sesuai dengan porsi yang dianjurkan.

💗 Lemak
Bagi penderita diabetes, asupan lemak yang dianjurkan yaitu 20 - 25% dari kebutuhan kalori. Sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti contohnya alpukat. Batasi juga makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh dan lemak trans, seperti daging merah dan susu tinggi lemak.

💗 Protein
Untuk penderita diabetes, Protein yang dibutuhkan sebesar 10 - 20% dari total asupan energi dalam sehari. Adapun sumber protein yang baik untuk penderita diabetes dapat diperoleh dari daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, produk susu rendah lemak, tahu, tempe, salmon, serta kacang-kacangan.

💗 Natrium
Asupan Natrium yang dianjurkan untuk penderita diabetes, yaitu tidak lebih dari 3.000 mg atau setara dengan 6-7 gram atau 1 sendok teh garam dapur.

💗 Serat
Serat baik untuk pencernaan dan semua orang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan mengandung serat setiap hari, termasuk penderita diabetes. Serat sendiri bisa diperoleh dari sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, serta sumber karbohidrat lainnya yang tinggi serat. Adapun konsumsi serat yang sangat dianjurkan sekitar 25 gram per hari.

💗 Pemanis Alternatif
Penderita diabetes memang dianjurkan tidak mengonsumsi makanan yang manis-manis karena akan memicu naiknya kadar gula darah. Namun untuk menggantikan gula bisa memilih pemanis alternatif yang rendah kalori. Salah satu pemanis yang saat ini banyak dikonsumsi penderita diabetes adalah STEVIA karena dinilai lebih aman dibanding pemanis alternatif lainnya. Apa sih tanaman STEVIA itu? Berikut penjelasannya.

Sekilas Tentang Tanaman STEVIA

Stevia atau Stevia Rebaudiana Bertoni termasuk dalam tanaman perdu famili Compositae yang berasal dari Paraguay. Pada tanaman Stevia, yang memiliki kandungan pemanis adalah daunnya yang mengandung steviosida yang memiliki tingkat kemanisan 200-300 kali lebih tinggi dari gula tebu atau sukrosa. Sejak ratusan tahun lalu, penduduk asli Paraguay, yaitu suku Guarani menggunakan daun Stevia sebagai pemanis minuman teh lokal atau digunakan sebagai obat-obatan. Rebaudiosida A (reb A) yang merupakan salah satu senyata utama dalam gula Stevia diberi status GRAS (Generally Recognized as Safe atau secara umum dianggap aman) oleh FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat pada tahun 2008 dan menyusul Uni Eropa tahun 2011.

Stevia

Minat mesyarakat menggunakan Stevia sebagai pemanis alternatif semakin meningkat seiring naiknya angka penderita diabetes diseluruh dunia. Untuk dketahui, gula Stevia merupakan glikosida yang tidak mengandung kalori sehingga sangat sesuai untuk seseorang yang sedang melakukan diet menurunkan berat badan. Sedangkan untuk penderita diabetes, gula Stevia banyak dikonsumsi sebagai pemanis alternatif karena mempunyai indeks glikemik nol.

Sebagai pengganti gula tebu, Stevia memang lebih baik untuk dikonsumsi penderita diabetes apalagi dengan kadarnya yang jauh lebih tinggi memberikan rasa manis daripada pemanis lainnya. Bahkan beberapa penelitian pada manusia menunjukkan mengonsumsi Stevia sebelum makan dapat mengurangi level gula darah setelah makan dan insulin. Namun, meskipun banyak ditemukan manfaat tanaman Stevia untuk penderita diabetes sebagai pemanis alternatif, namun pastikan untuk mengonsumsi secukupnya dan  juga hindari penggunaan secara berlebihan, karena bagaimana pun jika berlebihan akan ada efek samping terutama bagi penderita diabetes yang secara rutin harus mengonsumsi obat dari dokter.

Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Makanan Manis?

Tentu saja, penderita diabetes tetap diperbolehkan mengonsumsi makanan manis, hanya saja pastikan makanan tersebut mengandung pemanis yang dinyatakan aman untuk penderita diabetes, yaitu yang memiliki kandungan kalori yang rendah atau bisa menggunakan gula Stevia. Bahkan, penderita diabetes juga diperbolehkan mengemil lho, asalkan memilih cemilan sehat dengan kalori yang terkontrol namun kaya akan nutrisi serta serat. Cemilan sehat akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga tingkat energi penderita diabetes sepanjang hari, bahkan cemilan sehat juga diperlukan untuk mencegah kadar gula darah turun terlalu rendah.

Diet Diabetes pada prinsipnya adalah mengontrol asupan makanan dan minuman dengan kadar tertentu yang aman untuk penderita diabetes sesuai dengan tingkatan usia, terutama bagi penderita diabetes yang tergolong masih berusia muda serta produktif. Pastikan untuk menjaga asupan kalori dengan memilih makanan sehat yang aman untuk penderita diabetes namun tetap bernutrisi dan memberikan energi agar tubuh tetap sehat dan bugar. Serta jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin agar rencana diet diabetes yang telah disusun bisa berjalan dengan baik dan penderita diabetes tetap sehat.

Sumber Foto: Pixabay

Tidak ada komentar