Pinjaman Uang Untuk Tambahan Bisnis Kue Kering

Pinjaman Uang

Salah satu syarat wajib dalam memulai bisnis kue kering adalah ketersediaan dana atau modal yang cukup. Mulai dari pembelian bahan, pengemasan, penggajian karyawan, hingga pelaksanaan promosi. Namun tentu saja hal ini tidaklah mudah, tidak semua pengusaha berangkat dengan modal yang cukup dikantongnya. Karena itulah pengajuan pinjaman uang tambahan untuk mendongkrak modal sangat diperlukan. 

Namun, perencanaan pinjaman uang untuk modal usaha kue kering tidak bisa diputuskan dengan menggunakan firasat saja, melainkan harus dihitung dan diproyeksikan dengan jelas.

Tips Pinjaman Uang untuk Modal Bisnis Kue Kering

Segala yang berhubungan dengan pinjaman uang memang tidak bisa dilakukan dengan serampangan. Terlebih lagi jika dalam hal ini harus mempertaruhkan eksistensi usaha yang sudah berjalan. Analisa yang tepat akan membantu untuk menemukan kisaran dana pinjaman yang tepat, hingga menghindarkan dari pengajuan yang berlebihan dan di luar batas kesanggupan. Berikut adalah tips melakukan pinjaman uang untuk kebutuhan bisnis.

1. Hitung Kebutuhan Operasional Bisnis

Bagaimana mungkin menemukan jumlah pinjaman uang yang sesuai, kalau belum mengetahui berapa sebenarnya kebutuhan operasional yang diperlukan untuk bisnis agar berkembang. Keperluan operasional biasanya dikalkulasikan dalam waktu satu bulan, dengan spesifikasi tertentu, mulai dari pembelian alat dan bahan pembuatan kue, gaji pegawai, perlengkapan pengemasan, pelayanan konsumen, hingga kebutuhan untuk penjualan dan promosi.

Dari penghitungan ini maka akan menemukan manakah bagian operasional yang paling besar memakan pinjaman uang, dan mana sekiranya masih bisa ditekan dan diefektifkan. Dalam konteks peminjaman modal usaha, besarnya nominal pinjaman uang bukanlah yang utama, melainkan ketepatan penghitungan yang telah dilakukan, agar angsuran yang dibayar tidak sia-sia.

2. Merumuskan Pasar dan Proyeksi Pendapatan

Jangan terburu-buru dalam menentukan jumlah pinjaman uang bisnis kue kering, sebelum menemukan target pasar yang jelas, beserta proyeksi pendapatannya. Jumlah pinjaman uang usaha jangan sampai tidak bisa ditutupi oleh keuntungan yang dihasilkan di kemudian hari. Jika seperti ini, dikhawatirkan usaha akan jadi merugi.

Target pasar akan mempengaruhi jenis produk kue kering yang dihasilkan dan jenis kue ini akan menentukan besaran dana operasional bisnis yang digunakan. Target pasar dengan status ekonomi menengah ke bawah tentunya memerlukan spesifikasi produk kue kering yang berbeda, misalnya saja dengan kisaran anggaran belasan sampai puluhan juta.

Namun ceritanya akan berbeda jika target pasar adalah masyarakat berstatus ekonomi menengah ke atas, maka nominal pinjaman uangnya bisa jadi dua kali lipat.

3. Diversifikasi Produk

Sebelum melangkah jauh ke masalah pinjaman uang untuk usaha, seharusnya mengambil ancang-ancang terlebih dahulu mengenai penggunaan dana kedepannya. Singkatnya, jangan sampai pinjaman uang tidak maksimal karena Kamu salah dalam melakukan alokasi pendanaan. Salah satu aspek yang harus dipikirkan adalah diversifikasi produk kue kering yang akan dikembangkan. 
 
Lakukanlah ekplorasi yang cukup terlebih dulu, untuk kemudian dikalkulasikan kemungkinan biaya yang dibutuhkan untuk tiap jenis kue. Hal ini efektif untuk menghindari kegagalan dalam produksi dan pemasaran, diakibatkan pembuatan kue kering yang tidak terkonsep.

4. Komparasi Bunga Pinjaman

Salah satu yang membuat sebuah pinjaman uang untuk modal usaha terasa berat adalah angsuran pinjamannya yang terlalu tinggi. Banyak pengusaha muda yang salah kaprah, dengan hanya memfokuskan pada pinjaman uang pokoknya saja, namun alfa dalam menghitung besaran bunga rutinnya.

Ada dua jenis tipe bunga pinjaman, yang pertama adalah yang sifatnya flat atau akan tetap sama dari awal peminjaman hingga akhir pelunasan. Yang kedua ada bunga yang meningkat mengikuti kondisi uang di pasaran, yang memungkinkan bunga terus naik dari waktu ke waktu.

Bagi pengusaha yang baru merintis usaha, sangat dianjurkan untuk memilih angsuran dengan jenis bunga yang flat, sebab akan meringankan proses pencicilan sampai akhir. 

Sebelum melakukan pinjaman uang, Kamu harus melaksanakan riset terkait bunga yang diberikan oleh tiap sumber pendanaan, baik itu offline maupun online. Pilihlah pinjaman uang yang menawarkan kemungkinan bunga paling rendah.

5. Perhatikan Sistem dan Syarat Pinjaman

Sebagai usaha kue kering yang baru merintis, tentu saja masih terdapat banyak ketidaksempurnaan dalam pelaksanaannya. Untuk itu sebisa mungkin jangan menambah perkara dengan aktivitas pinjaman uang yang menyulitkan. Pilihlah pinjaman uang dengan sistem yang jelas dan memudahkan, yang dapat dipahami walaupun sebagai nasabah awal sekalipun. 

Sebab sistem pinjaman yang terlalu lama dan berbelit akan berimbas pada tertahannya proses pengembangan bisnis kue kering. Selanjutnya, perhatikan juga mengenai syarat pinjaman. Dalam mengajukan modal, biasanya badan penyedia dana akan meminta dokumen dan data terkait usaha dan pemiliknya.

Jika ingin mengajukan pinjaman pastikan syarat yang diberikan tidak akan merugikan di kemudian hari. Termasuk di dalamnya penjelasan mengenai jatuh tempo dan sanksi untuk keterlambatan pembayaran. Memahami ini akan menghindarkan dari kerugikan yang sistemik.

6. Pilih Masa Tenor Terlama

Sebuah nominal akan berubah kisarannya jika dikaitkan dengan tempo waktu pembayarannya. Misalnya saja Kamu meminjam modal usaha sebesar 50 juta rupiah. Manakah lebih ringan untuk dibayarkan, dengan cicilan selama 1 tahun atau 5 tahun?

Tentu jawabannya adalah 5 tahun. Sehingga tidak perlu khawatir, dana yang dipinjam malah habis untuk melunasi, bukan untuk pengembangan usaha kue kering yang telah dirintis sebelumnya.

7. Pilih Penyedia Pinjaman yang Profesional

Saat ini penyedia pinjaman uang bukan hanya bertumpu di bank secara offline saja, melainkan sudah bisa diakses juga secara online. Tentu saja kemudahan ini akan membuka jalan bagi proses pengajuan pinjaman uang untuk modal usaha kue kering. Namun kemudahan ini jangan sampai membuat pengusaha yang baru merintis usaha menjadi lalai dan menganggap sepele.

Pilihlah penyedia pinjaman uang yang professional, layaknya CekAja.com. Sampai saat ini, CekAja.com masih tercatat sebagai salah satu platform pengajuan pinjaman uang untuk modal usaha yang cepat, professional, aman, dan pastinya sudah mendapatkan sertifikat legal dari OJK Indonesia. 

Itulah tips peminjaman modal usaha kue kering yang perlu dipertimbangkan. Jika berniat untuk cari tahu lebih dalam mengenai pinjaman mudah yang terpercaya, langsung saja kunjungi https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan.

Sumber Foto: Pixabay

Tidak ada komentar