Pendanaan UKM Menguntungkan Mulai Dari Rp100 Ribu

Mengembangkan Dana di Akseleran

Indonesia patut berbangga karena salah satu faktor yang mendorong perekonomian bangsa adalah pertumbuhan usaha-usaha kecil, baik yang termasuk dalam sektor tradisional maupun sektor modern. Meskipun skala kecil, jangan ragukan kehebatan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini dalam menopang perekonomian bangsa, terutama untuk membangkitkan gairah perekonomian di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Jadi bisa dibilang peran UKM sangat signifikan dalam peta perekonomian Indonesia, sejak dulu hingga sekarang.

Peran nyata sektor UKM ikut mendorong lajunya perekonomian Indonesia adalah dalam hal mengurangi angka pengangguran dan membuka peluang bagi terciptanya lapangan kerja yang berbasis kewirausahaan. Namun, jika ditelisik lebih jauh lagi, setidaknya ada tiga kontribusi yang diberikan para pelaku UKM terhadap pembangunan Bangsa Indonesia, yaitu:
  1. Membantu Menekan Angka Kemiskinan. UKM bisa dibilang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat menengah ke bawah yang sebagian memang masih berada di garis kemiskinan dan memang hingga saat ini mengentaskan kemiskinan menjadi pekerjaan rumah terberat pemerintah. Disinilah peran UKM sangat dibutuhkan untuk membantu menciptakan lapangan kerja baru sesuai dengan kemampuan sumber daya manusia yang berada di lingkungan tersebut sehingga berpotensi memberikan peluang penghasilan untuk memperbaiki taraf hidup keluarganya. Kontribusi ini dibuktikan dengan data yang bersumber dari situs Kementerian Koperasi dan UMKM yang menyatakan sektor UMKM yang produktif dapat mempekerjakan lebih dari 107,6 juta masyarakat Indonesia. Bisa dibayangkan dengan angka sebesar ini, tentu kontribusi UKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto Indonesia sangatlah besar.
  2. Membantu Pemerataan Perekonomian Masyarakat. Sektor UKM bisa dibilang merupakan bisnis yang bisa ditemukan di setiap sudut wilayah Indonesia yang secara tidak langsung ikut meratakan perekonomian Indonesia, terutama untuk golongan masyarakat menengah ke bawah. Disinilah kontribusi UKM sangat besar karena bisa meminimalisir kesenjangan ekonomi di kalangan masyarakat dan masyarakat di daerah tersebut bisa mendapatkan penghidupan yang layak tanpa harus repot pindah ke kota besar hanya untuk mencari pekerjaan. Meskipun kontribusi ini belum terlalu signifikan untuk saat ini, namun seiring berkembangnya dunia digital, memulai bisnis dapat dilakukan dari mana saja asalkan produk yang dihasilkan inovatif dan bernilai guna tinggi.
  3. Menjadi Salah satu Sumber Pemasukan Devisa Negara. Sektor UKM Indonesia patut berbangga karena telah memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara, bahkan UKM menjadi salah satu sumber pemasukan devisa negara berkat kemampuannya bersaing di pasar internasional. Tidak sedikit pelaku UKM yang berhasil mengekspor produknya ke berbagai negara di dunia dan hal ini menjadi bukti produk UKM Indonesia kualitasnya tidak kalah dengan produk dari negara lain. 
Meskipun nampak jelas UKM memiliki kontribusi yang sangat besar dan penting terhadap perekonomian bangsa, tapi nyatanya masih ada setumpuk masalah yang hingga saat ini masih membelit UKM Indonesia. Untuk mengurai permasalahan yang dihadapi UKM Indonesia, tentu tidak hanya dibutuhkan dukungan dari pemerintah, namun juga dibutuhkan peran serta dari masyarakat untuk mendukung UKM Indonesia mengatasi permasalahan yang dihadapi. Berikut ini tiga permasalahan utama yang harus segera diatasi agar kontribusi UKM terhadap kemajuan perekonomian Indonesia makin maksimal.

1. Sumber Daya Manusia yang Mumpuni.

Untuk naik kelas, UKM harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, memiliki kualitas, serta kompeten dalam bidangnya sehingga mampu menangkap sinyal-sinyal kebutuhan pasar untuk menciptakan produk yang kreatif dan inovatif. Tidak hanya dalam urusan inovasi penciptaan produk, kualitas SDM yang mumpuni juga akan membantu mengatasi masalah pengelolaan keuangan. 

Untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi, UKM tentu membutuhkan modal namun jika keuangan tidak dikelola dengan baik dan efisien, bisa dipastikan alih-alih bisa mengembangkan usahanya justru akan muncul masalah baru yang mengganggu kinerja usaha yang dikelola. Tidak hanya urusan mengelola keuangan, SDM yang mumpuni pastinya akan bisa mengatasi manajemen waktu mengingat dalam UKM, pemilik usaha biasanya juga merangkap pekerjaan lainnya.

2. Pemasaran.

Pernahkan mengalami dan mengetahui ada sebuah UKM yang bisnisnya stagnan, tidak rugi namun juga tidak berkembang dengan optimal? Tentu banyak UKM yang mengalami masalah ini dan sangat berkaitan erat dengan ketidakoptimalan UKM tersebut menerapkan empat strategi pemasaran, yaitu produk (Product), harga (Price), tempat (Place), dan promosi (Promotion). Jika keempat strategi pemasaran ini bisa diterapkan dengan baik, maka kedepannya akan semakin banyak UKM Indonesia yang naik kelas dan produknya dapat bersaing di pasar dunia.

3. Modal.

Adakalanya rencana bisnis yang sudah tersusun dengan baik sesuai dengan potensi pasar yang ingin dikembangkan mengalami hambatan karena masalah modal, terutama ketidakmampuan UKM mengakses modal dari sumber yang tepat. Jadi pertanyaannya, adakah sumber pendanaan yang bisa memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan UKM? Tentu saja ada, bahkan masyarakat bisa ikut berperan aktif memberikan support kepada UKM Indonesia dengan memberikan pinjaman usaha melalui Akseleran dengan nominal mulai dari Rp100 ribu… hmmm seperti apa sih?

Pendanaan UKM Menguntungkan Mulai dari Rp100 Ribu

Hayoo… siapa nih yang ingin mengembangkan dana agar lebih produktif dengan nominal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp100 ribu? Tidak sulit bahkan terbilang sangat mudah tentunya melalui Akseleran.

Penting untuk diketahui, Akseleran tidak memberikan rekomendasi pinjaman dan tidak mengelola dana pinjaman dari para pengguna yang terdaftar di platform digital Akseleran, melainkan hanya berperan menyelenggarakan situs P2P Lending yang menghubungkan usaha tahap awal dan UKM yang membutuhkan pinjaman dengan para calon pemberi pinjaman, serta mengurus tertib administrasi dari pinjaman yang berhasil dicairkan. Untuk itu, sebelum memutuskan memberikan pinjaman, pastikan sudah memahami risiko akibat memberikan pinjaman tersebut.

Akseleran
Foto: https://www.instagram.com/akseleran_id/

Lazimnya memberikan pinjaman, tentu mengharapkan manfaat ekonomi atas pinjaman tersebut dan Akseleran memberikan gambaran manfaat ekonomi yang akan diberikan sebagai berikut.

1. Proses Mudah dan Sederhana.

Mau memberikan pinjaman kok ruwet? Kalau di Akseleran tidak ada kamusnya kesulitan ketika ingin memberikan pinjaman karena proses pemberian pinjaman secara online dengan konsep pinjam meminjam yang sangat mudah dipahami oleh semua pengguna Akseleran. Memang ada tahapan yang harus dipahami oleh pengguna saat ingin memberikan pinjaman, terutama ada dokumen yang harus dibaca dan disetujui, namun semua itu dikemas dalam bentuk fitur yang sangat mudah diakses dan tidak merepotkan pengguna.

2. Nominal Pemberian Pinjaman Terjangkau.

Siapa sih yang tidak ingin uangnya menjadi produktif dan berkembang? Melalui Akseleran, pengguna bisa memberikan pinjaman dengan nominal yang sangat terjangkau mulai dari Rp100 ribu tanpa biaya apapun, dari mana saja dan kapan saja, dengan cara yang sangat mudah.

3. Imbal Hasil Hingga Mencapai 21% per tahun.

Untuk pendanaan yang sudah diberikan, siapa sih yang tidak ingin mendapatkan imbal hasil yang memuaskan sesuai nominal yang dipinjamkan? Di Akseleran, untuk setiap pendanaan yang sudah diberikan akan mendapatkan potensi Imbal Hasil hingga mencapai 21% per tahun, yang tentunya jauh lebih besar dan menguntungkan dibandingkan produk finansial lainnya. Selain membantu UKM Indonesia mengatasi masalah modal, pengguna juga menikmati imbal hasil dari berkembangnya usaha tersebut, serta rasa bangga karena telah menjadi bagian untuk mengantarkan UKM Indonesia naik ke level yang lebih tinggi hingga mampu bersaing dengan produk negara-negara lain di dunia.

4. Transaksi Aman dan Terpercaya.

Penting untuk diketahui, Akseleran menggunakan agunan di lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya. Pengajuan pinjaman pun diseleksi ketat oleh tim profesional dan berpengalaman, jadi para calon pemberi pinjaman dana tidak perlu khawatir. Bahkan, calon pemberi pinjaman bisa mengakses sendiri profil usaha serta portofolio UKM yang mengajukan pinjaman sehingga akan mendapatkan gambaran sendiri bagaimana UKM tersebut menjalankan usaha dan menggunakan pinjaman yang diberikan. 

5. Proses Pemberian Pinjaman Bisa Melalui Aplikasi Mobile Akseleran.

Sebagai platform online yang berbasis teknologi informasi, Akseleran memberikan kemudahan memberikan pinjaman dan mengajukan pinjaman dari mana saja dan kapan saja melalui aplikasi mobile Akseleran yang dapat diunduh di Google Play Store untuk smartphone berbasis Android dan Apple App Store untuk smartphone berbasis (iOS).

Akseleran
Foto: https://www.instagram.com/akseleran_id/

Tutorial Registrasi Lender (Pemberi Pinjaman) Baru Akseleran

Proses Awal Registrasi
  • Download Aplikasi Akseleran di Google Play Store atau Apple App Store
  • Buka Aplikasi kemudian baca info singkat, lalu Klik Daftar.
  • Masukkan Email dan Password, lalu centang persetujuan kebijakan privasi dan selesaikan dua langkah verifikasi.
  • Masukkan kode promo/kode referral “AKSLMEUTIA374433” untuk mendapatkan free saldo Rp100 ribu lalu tunggu notifikasi singkat “selamat Anda mendapatkan saldo promo…"
  • Verifikasi Akun Email dan Nomor Handphone , pastikan kedua akun tersebut aktif.
  • Buka Email yang terdaftar, lalu klik tautan link yang dikirimkan Akseleran untuk verifikasi
  • Verifikasi Nomor Handphone, lalu masukkan kode OTP yang dikirimkan Akseleran ke nomor tersebut.
  • Pilih preferensi sebagai Lender atau Pemberi Pinjaman.
  • Pilih tipe perorangan.

Pengisian Data Diri

Siapkan KTP, NPWP (jika ada), dan Nomor Rekening Bank atas nama pribadi. Selanjutnya masuk ke proses tanda tangan persetujuan keanggotaan, sesuai permintaan di aplikasi setelah permintaan pendaftaran di verifikasi. Jika proses registrasi dan pengisian data diri berhasil 100%, maka pada menu profil Akseleran akan muncul keterangan “Terverifikasi.”

Jika akun Akseleran sudah terverifikasi, maka pengguna bisa memulai pendanaan UKM sesuai pilihan dengan cara yang praktis dan pastinya sangat menguntungkan, mulai dari Rp100 ribu… mudah bukan? Pengguna bisa memilih jenis usaha atau UKM, dimana setiap pengajuan pinjaman akan mencantumkan informasi lengkap, mulai dari portofolio pinjaman, identitas usaha, gambaran keuangan UKM tersebut, hingga jaminan atau agunan dari usaha yang mengajukan pinjaman… bagaimana? Aman dan Terpercaya kan?

Yuk… Berani Akselerasi untuk dukung dan mensejahterakan UKM di Indonesia!

Referensi Artikel:
https://www.akseleran.co.id/
https://serikatnews.com/itb-tiga-masalah-yang-dihadapi-umkm-indonesia/

13 komentar

  1. Wah menarik ini, imbal baliknya lumayan dan uangnya bisa produktif dengan nominal terjangkau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, hanya Rp100 Ribu, bisa membantu memajukan UKM di Indonesia dalam mengatasi masalah pendanaan, dan nominal uang yang terjangkau bisa produktif.

      Hapus
  2. P2P lending seperti Akseleran ini bakal membantu banyak UMKM bangkit melalui masa pandemi seperti yang terjadi sekarang ini.

    BalasHapus
  3. Iya ini bener lho mbak...
    Bisa ikut investasi mulai dari 100 ribu, aku sudah nyobain

    BalasHapus
  4. Awalnya ga menyangka deh kalau ternyata UKM bisa menjadi salah satu pemasukan devisa negara kita. Makanya pemerintah dan swasta harus saling membantu UKM terutama soal modal..alhamdulillaah kini ada pinjaman dg berbagai kemudahan untuk berwirausaha 😁

    BalasHapus
  5. Wah bisa turut berpartisipasi memajukan UKM kita dg jadi lender di Akseleran ya Mbak... mulai dari 100k juga udah bs ya. Noted. UKM berkembang roda perekonomian negara juga lancar ya

    BalasHapus
  6. Tinggi juga ya klaim bunga di Akseleran. Aku tuh penasaran kalau umkm gagal bayar, terus gimana Akseleran mengatasi risikonya..

    BalasHapus
  7. Penasaran sama dana imbal apa maksudnya.
    Zaman pandemi, kudu jeli dan teliti saat mengajukan dana bantuan UMKM yaa..

    BalasHapus
  8. aku pernah baca nih soal akseleran, kayaknya bisa ngebantu usaha kecil yaa. yang pasti perlu diperhatiakn aturannya dengan baik nih kalo soal pinjam meminjam

    BalasHapus
  9. Mbaa, masih belum mudeng nih, jadi kita sebagai pemberi pinjaman gitu ya? Waah menarik sih akseleran kalau seperti itu, selama ini taunya ya kita sebagai peminjam hehew

    BalasHapus
  10. Akseleran ini sangat membantu UMKM dalam hal modal apalagi di masa pandemi ini, semoga UMKM semakin bangkit dengan berbagai bantuan yang diberikan dari Akseleran ini.

    BalasHapus
  11. Akseleran ini khusus untuk UMKM ya mbak? Berarti fokusnya memang pinjaman modal ya, bukan untuk konsumsi gitu

    BalasHapus
  12. Aman banget kalo gini. Duh aku jadi pengen nyoba jadi lender deh.. Ini kan jadi investasi gitu. Asik dong, belajar berinvestasi

    BalasHapus