Cegah Anak Muntah dan Diare

mengatasi muntah pada anak

Ketika anak mengalami muntah dan diare, ibu biasanya akan panik dan pusing karena khawatir. Padahal, kepanikan justru bisa membuat ibu tidak dapat berpikir bijak dalam mengatasi muntah pada anak. Setiap ibu pasti khawatir ketika anak terserang penyakit meskipun penyakit tersebut terlihat sepele dan tergolong ringan. Meskipun demikian, panik bukanlah jalan keluar yang bijak karena kondisi ini membuat ibu dan bahkan anggota keluarga lainnya tidak dapat melakukan tindakan yang tepat untuk cepat menemukan solusi mengatasi permasalahan kesehatan anak tersebut. Untuk itu, ibu perlu tahu nih dan banyak-banyak mencari referensi informasi seputar penyakit tersebut dan juga penyakit yang kerap dialami anak lainnya. Yuk simak mengenai muntah dan diare pada anak berikut ini.

Penyebab Muntah dan Diare Pada Anak 

Beberapa anak mungkin pernah atau bahkan sering mengalami muntah dengan beragam penyebab. Nah...agar ibu-ibu tidak bingung dan merasa khawatir berlebihan ketika anak mengalami muntah, ada baiknya untuk tahu apa saja sih yang menyebabkan muntah pada anak.

Penyebab Muntah Pada Anak

Ada beberapa hal penting yang harus diketahui ibu, yang menyebabkan anak kerap mengalami muntah, diantaranya:
  • Alergi Makanan. Jika anak alergi terhadap makanan tertentu, biasanya tubuhnya akan merespon dengan muntah, bengkak pada wajah, gatal-gatal, dan sebagainya. Untuk itu, perhatikan asupan makanan sebelum anak muntah agar masalah ini tidak dialami anak lagi.
  • Keracunan. Muntah juga dapat disebabkan oleh adanya racun yang tidak sengaja masuk kedalam tubuh melalui beragam cara, seperti dari asupan makanan dan minuman, obat, bahan kimia, dan sebagainya. Alih-alih panik, seharusnya kondisi ini disyukuri karena muntahnya anak tersebut menandakan tubuh berhasil mendeteksi dan mengeluarkan racun atau zat asing yang sengaja atau justru tidak sengaja masuk ke tubuh anak.
  • Apendisitis atau Radang Usus Buntu. Jika ibu mencurigai kondisi ini yang tentu saja diikuti gejala lainnya yang khas menunjukkan anak mengalami radang usus buntu, sebaiknya segera meminta pertolongan dokter atau ahli kesehatan karena masalah kesehatan ini harus segera ditangani.
  • Gastroenteritis. Gejala yang menunjukkan adanya infeksi mikroorganisme pada sistem pencernaan atau bisa disebut dengan Flu Perut. Selain muntah, Flu Perut juga ditandai dengan adanya demam, diare, dan nyeri.
Selain penyebab diatas, masih ada beberapa penyebab muntah pada anak seperti Sindrom Muntah Siklik, tubuh yang terlalu aktif (berlari-lari, melompat-lompat, atau berayun). Bisa juga disebabkan oleh adanya Infeksi Saluran Kemih, Infeksi Telinga, Migrain, Meningitis, hingga stres.

Penyebab Diare Pada Anak

Setelah sebelumnya membahas seputar penyebab muntah pada anak, kali ini akan dibahas apa saja sih yang menyebabkan anak mengalami diare, beberapa diantaranya sebagai berikut:
  • Infeksi virus, bakteri, dan parasit. Hal ini juga bisa berarti sanitasi pada lingkungan anak kurang baik atau dengan kata lain kurang sehat.
  • Keracunan Makanan.
  • Gangguan Penyerapan Makanan.
  • Efek Samping Obat.

mengatasi muntah pada anak
Foto: Pixabay.com

Muntah Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Meskipun bisa dibilang kasus muntah pada anak terlihat sepele dan pada beberapa kasus dikarenakan penyebab yang tergolong ringan, namun ada beberapa hal penting yang sebaiknya ibu perhatikan. Sebaiknya, ibu segera membawa si kecil ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat ketika anak muntah dan disertai dengan hal-hal berikut ini.
  1. Nyeri Pada Perut. Jika anak muntah lalu mengatakan bahwa perutnya sakit, ibu perlu waspada dan mencurigai adanya gejala usus buntu, terutama jika terjadi nyeri pada perut bagian kanan. Jika anak semakin lemas, segera bawa dan konsultasikan kondisi tersebut ke klinik terdekat untuk memastikan tidak mengalami Hepatitis, sebab salah satu gejala hepatitis adalah muntah, lemas, dan nyeri perut sebelah kanan.
  2. Muntah Bercampur Darah. Jika darah yang terdapat pada bekas muntahan dinilai masih sedikit, ibu tidak perlu khawatir. Namun jika banyak darah yang keluar maka sebaiknya ibu membawa segera ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit.
  3. Muntah Berkali-kali. Jika anak mengalami muntah hingga berkali-kali, cairan tubuhnya akan berkurang dan khawatir anak akan mengalami dehidrasi. Untuk mencegah dehidrasi, ibu bisa memberikan cairan oralit atau air kelapa.

Cara Mencegah Muntah dan Diare Pada Anak

Ada beberapa solusi atau cara untuk mencegah muntah dan diare pada anak, seperti berikut ini:

1. Menjaga Sistem Imun Anak

Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberinya nutrisi yang terbaik. Salah satunya dengan memberikan ASI selama 24 bulan, karena ASI sangat berperan dalam membentuk sistem imun pada anak. Anak yang diberikan ASI tentu akan memiliki sistem imun yang baik dan manfaat bagi kesehatan anak tersebut akan berlangsung hingga si anak dewasa.

2. Menjaga Kebersihan

Anak harus dibiasakan mencuci tangan sebelum makan, terutama setelah anak bermain diluar rumah  dan hal ini menjadi salah satu cara mencegah muntah serta diare pada anak itu sendiri. Selain itu, membuang sampah pada tempatnya, selain merupakan kebiasaan yang baik juga untuk mencegah menumpuknya sampah yang menyebabkan kuman di sekitar lingkungan anak.

3. Menjaga Kebersihan Makanan dan Minuman

Penting untuk diketahui, bahwa kebersihan makanan dan minuman erat kaitannya dengan masalah pencernaan si anak, organ vital dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi utama menunjang kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu, ajarkan si kecil menjaga kebersihan serta memilih makanan dan minuman yang sehat sejak dini, misalnya menutup makanan yang terbuka agar tidak dihinggapi lalat.

4. Sediakan Obat Diare Di Rumah

Ada beberapa jenis obat diare, salah satunya adalah dengan merek dagang Entrostop. Jika anak sudah berusia di atas 6 tahun, obat diare yang satu ini aman namun pastikan ketika anak mengonsumsinya sesuai dosis yang dianjurkan.

Tidak ada komentar