Bingung Pilih Cat Untuk Kamar Anak? Ini Tipsnya

Cat Anti Bakteri

Pertama kali pindah ke rumah baru, tentu sangat menyenangkan setelah sekian lama saya dan suami tinggal bersama orangtua sehingga terkadang kami merasa sedikit merepotkan mereka yang sudah tua, apalagi ketika itu saya dan suami bekerja sehingga harus menitipkan pengawasan anak-anak kepada orangtua. Setelah tinggal terpisah tentu harus ada konsekuensinya, salah satunya adalah mandiri, mengurus rumah tangga dan anak-anak. Setelah melalui pertimbangan yang sudah kami pikirkan masak-masak, akhirnya saya memutuskan berhenti bekerja dan sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga. Nah...salah satu hal baik yang saya dan suami syukuri setelah pindah ke rumah baru milik kami sendiri adalah anak-anak bisa memiliki kamar sendiri. Apalagi saat pindah ke rumah baru, usia putra sulung saya sudah 6 tahun dan sudah waktunya memiliki kamar sendiri agar bisa lebih mandiri. Pada awalnya memang berat, karena sebelumnya anak-anak tidak pernah tidur terpisah dari orangtuanya, tapi secara psikologis anak-anak sejak dini memang harus diajarkan untuk tidur di kamar yang terpisah dari orangtua.

Penting untuk diketahui, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan anak jika sejak dini terbiasa tidur di kamar sendiri, salah satunya adalah anak terbiasa untuk mandiri dengan mengatur barang-barang serta kamarnya sesuai dengan selera dan keinginan mereka. Selain itu, secara perlahan akan muncul rasa percaya diri pada anak karena orangtua sudah tidak terlalu mengatur tata letak kamarnya dan anak-anak dibebaskan untuk berkreasi menghias kamarnya sendiri. Hal positif lainnya adalah menumbuhkan keberanian dalam diri anak, karena saat usianya bertambah tentu adakalanya anak-anak diajak menginap di rumah nenek atau saudara tanpa orangtua, jika anak terbiasa tidur sendiri, tentu hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Selain beberapa manfaat positif tersebut, juga ada manfaat lainnya dimana anak-anak yang terbiasa tidur sendiri akan mempelajari keterampilan baru, seperti belajar menata kamar agar nyaman serta membereskan barang-barang pribadinya agar mudah saat hendak mencarinya. 

Bicara soal menata kamar tidur masing-masing anak memang berbeda, seperti pengalaman saya dengan anak-anak, biasanya yang memasuki usia remaja sudah memiliki keinginan mengatur kamar sesuai dengan seleranya. Berbeda dengan adiknya yang masih kecil, biasanya saya yang memilihkan barang-barang untuk kamarnya tentunya disesuaikan dengan warna serta karakter favoritnya. Nah...berikut ini ada beberapa tips sebagai referensi untuk menata kamar tidur anak-anak agar nyaman. 
  • Ada baiknya untuk memilih perabot yang multifungsi, apalagi untuk kamar tidur yang luasnya terbatas. Maksimalkan setiap space yang ada dengan rak-rak penyimpanan agar kamar tetap rapi meskipun anak-anak memiliki banyak barang simpanan. Untuk itu, pemilihan perabot yang multifungsi akan sangat membantu menata kamar yang tidak begitu luas agar nyaman untuk melakukan beragam aktivitas.
  • Jangan lupa manfaatkan setiap sisi ruang kamar dengan memperbanyak storage atau tempat penyimpanan, karena percayalah di beberapa tahun kedepan kamar anak akan menyimpan banyak barang yang jika tidak disusun secara teratur akan terlihat kurang rapi. Untuk itu, sebisa mungkin manfaatkan setiap sisi dan sudut di kamar tidur anak semaksimal mungkin, bisa dengan membeli box yang berukuran besar atau disesuaikan dengan luas ruangan atau mendesain perabot kamar sesuai dengan kebutuhan.
  • Kombinasikan warna yang tepat untuk memperindah kamar tidur anak, karena warna seringkali identik menggambarkan kepribadian atau suasana hati pemilik kamar. Mungkin untuk anak yang masih kecil, orangtua bisa membantu memilihkan konsep desain serta warna yang cocok dengan karakter favorit mereka. Namun, untuk anak usia remaja, tentu sudah memilih keinginan serta konsep desain sendiri sesuai dengan minat mereka. Nah...salah satu faktor penting yang sangat mempengaruhi pemilihan konsep desain kamar tidur anak adalah warna cat kamar anak, karena tidak bisa dipungkiri kamar tidur kedepannya akan menjadi ruangan pribadi yang sangat penting bagi anak.

Tips Penting Memilih Cat Untuk Kamar Anak Agar Terlihat Nyaman dan Menyenangkan

Kamar, termasuk kamar tidur anak memiliki fungsi yang sangat penting dalam siklus kehidupan seseorang, tidak heran jika banyak ahli psikologi merekomendasikan agar sejak dini sebaiknya anak diajarkan untuk mandiri dan berani tidur sendiri tanpa ditemani orangtua, karena ada banyak manfaat positif untuk perjalanan hidup anak kelak. Kamar tidur untuk anak tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat semata, melainkan memiliki fungsi penting lainnya, yaitu sebagai tempat bermain dan belajar, karenanya pemilihan konsep desain kamar tidur anak harus terlihat nyaman dan menyenangkan. Salah satu bagian desain kamar tidur anak yang penting untuk dipertimbangkan orangtua adalah memilih cat untuk kamar tidur anak. 

Cat Anti Bakteri
Foto: Avian Brands
Tapi seringkali orangtua merasa bingung memilih cat yang tepat untuk kamar tidur anak agar terlihat nyaman dan menyenangkan, apalagi seiring bertambah usia kamar menjadi ruangan terpenting dalam kehidupan anak. Berikut ini ada beberapa tips memilih cat untuk kamar anak agar terlihat nyaman dan menyenangkan.

1. Pilih Warna yang Padat atau Kombinasikan Dua Warna (Two Toned)

Memang tidak mudah memilih warna yang tepat dan bertahan lama untuk kamar anak, apalagi jika usia anak masih kecil sehingga otoritas memilih konsep desain kamar termasuk warna sepenuhnya ditangan orangtua. Untuk itu, memilih warna yang padat atau kombinasi dua warna bisa menjadi pilihan agar lebih mudah menyesuaikan diri dengan perabot atau aksesoris kamar seperti tempat tidur, rak buku, storage atau lemari penyimpanan, meja belajar, dan pernak-pernik lainnya.

Pemilihan warna pastel, seperti merah muda, hijau, dan biru sebagai warna dasar bisa menjadi solusi agar anak nyaman saat bermain, belajar, dan beristirahat dikamarnya. Dominasi warna putih, baik pada cat tembok, aksesoris kamar, serta perabot bisa menjadi pilihan, karena warna putih seperti biasanya mencerminkan nuansa lembut, halus, namun tetap menyimpan kehangatan. Selain warna-warna tersebut, sebenarnya ada banyak referensi warna lainnya, yang kesemuanya memiliki efek yang menyenangkan untuk anak. Selain itu, warna netral bisa menjadi pilihan jika orangtua berencana membuat konsep desain kamar kombinasi antara dua warna. 

Jangan lupa, untuk anak yang masih kecil, dinding kamar tidak hanya sekadar tembok belaka melainkan bisa dijadikan galeri untuk menampilan kreativitas si kecil, karena semua orangtua tahu jika anak yang masih kecil cenderung menjadikan tembok atau dinding rumah sebagai media untuk berkreasi tanpa batas. Untuk itu, pemilihan tema warna utama kamar tidur anak menjadi faktor yang sangat penting, agar desain kamar tetap terlihat indah namun aman serta menyenangkan untuk dijadikan tempat bermain, belajar, dan beristirahat anak.

2. Tambahkan Nuansa Warna Pop Untuk Memberikan Kesan Kegembiraan dan Kreativitas

Nah...tips yang satu ini lebih ditujukan untuk konsep desain kamar anak yang sudah cukup besar, karena untuk usia ini umumnya lebih menyukai desain kamar dengan multi warna dibandingkan hanya fokus satu warna saja. Biasanya, nuansa dinding kamar akan dipilih warna yang kuat seperti merah atau kuning yang mencerminkan suasana hangat, penuh semangat, dan sangat menstimulasi kreativitas anak untuk melakukan banyak hal yang positif.

Tambahan pola warna pada dinding kamar dengan berbagai pilihan warna tentu akan membuat suasana kamar tidur anak lebih memancarkan aura kehangatan, sehingga kamar tidur tidak hanya dijadikan sebagai tempat beristirahat semata, karena anak pada usia yang lebih besar atau remaja cenderung memiliki banyak aktivitas di luar rumah. Untuk itu, dengan desain konsep dan kombinasi warna yang menarik, tentunya akan membuat anak nyaman dan terpacu kreativitasnya sehingga kamar tidur tidak hanya dijadikan tempat beristirahat saja melainkan menjadi tempat menuangkan dan memacu ide serta kreativitas dalam berkarya.

3. Pilih Jenis Cat Tembok yang Aman

Bisa dikatakan, ini adalah tips yang paling penting karena dinding atau tembok tidak bisa dipungkiri menjadi media atau tempat interaksi anak, baik saat bermain atau melakukan beragam aktivitas. Siapa nih yang anaknya tidak suka pegang-pegang tembok atau dinding rumah terutama dikamar tidur? Pastinya tidak ada ya, karena untuk anak-anak terutama yang masih berusia kecil suka sekali berinteraksi dengan tembok. Entah hanya sekadar menjadikan tembok sebagai media menuangkan imajinasinya, atau sekadar menempelkan tangannya. Padahal area tembok bisa menjadi tempat berbahaya lho untuk kesehatan anak.

Penting untuk orangtua ketahui, bahwa memilih cat untuk kamar anak tidak boleh asal pilih karena bisa membahayakan kesehatan anak, karena itu pilih dan gunakan cat yang tidak mengandung bahan kimia beracun seperti merkuri dan timbal. Selain tidak mengandung kedua bahan tersebut, pastikan juga cat tidak memiliki bau yang menyengat dan memiliki sertifikat rendah kandungan Volatile Organic Compounds (VOC) karena kandungan ini jika terhirup dalam jangka panjang akan menyebabkan masalah alergi atau pernapasan pada anak, jadi harus berhati-hati ya! Tips yang tidak kalah pentingnya adalah orangtua wajib pilih Cat Anti Bakteri, karena semua tahu jika tembok atau dinding adalah tempat paling nyaman untuk tempat bersembunyi kuman dan bakteri yang ada disekitar rumah. Nah...kalau solusi untuk mengatasi masalah kuman dan bakteri pada tembok rumah hanya satu, yaitu pilih #NoOdorMedicare cat tanpa bau dan anti bakteri.

Lenkote No Odor Medicare, Cat Untuk Kamar Anak Tanpa Bau dan Anti Bakteri

Jangan lengah! Ternyata ternyata disekitar rumah bahkan sudut-sudut rumah termasuk tembok juga bisa menjadi tempat tumbuh suburnya bakteri dan kuman. Tapi masih banyak yang belum menyadari bahwa area tembok bisa menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri, melainkan hanya fokus membersihkan lantai, furniture, ventilasi udara, dan tempat lainnya. Padahal anak-anak yang masih kecil suka sekali memegang atau mengusap-usapkan tangannya ketembok, entah kondisi tangan dalam keadaan bersih atau justru kotor. Apalagi anak-anak yang masih kecil suka sekali mencorat-coret tembok atau menuangkan imajinasinya dengan alat bantu seperti spidol, crayon, atau pewarna lainnya, dan jika orangtua lengah anak-anak kerap memegang makanan setelah memegang-megang tembok. 

Bisa ditebak, jika tembok dalam kondisi kotor dan tercemar bakteri serta kuman, maka aka terbawa masuk dalam saluran cerna anak. Padahal semua tahu jika beberapa jenis bakteri berbahaya seperti Staphylococcus Aureus  menyebabkan penyakit kulit, infeksi, dan bahkan radang paru-paru. Selain itu, masih ada jenis bakteri lainnya yang tidak kalah berbahayanya, yaitu Escherichia Coli yang menyebabkan penyakit diare, kejang perut, serta gagal ginjal. Bagaimana? Sangat berbahaya kan jika memilih cat tembok untuk rumah terutama kamar tidur anak yang tidak memiliki sertifikat aman.

Nah...dengan pemaparan diatas, jelas bahwa menjaga kebersihan rumah dari bersarangnya bakteri dan kuman adalah hal yang sangat penting, tidak terkecuali tembok atau dinding rumah yang memiliki pengaruh sangat vital bagi kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak. Lantas, bagaimana sih cara yang tepat untuk membersihkan sekaligus menjaga kebersihan dinding rumah termasuk kamar tidur anak? Berikut 3 cara tepat yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan dinding.

1. Tetapkan Rutinitas Untuk Membersihkan Dinding Dari Debu

Hal yang paling menjengkelkan saat membersihkan dinding rumah selain debu adalah sarang laba-laba yang kadang muncul disetiap sudut dinding rumah. Untuk itu, pastikan sebelum membersihkan dinding rumah, semua perabot dan hiasan sudah ditutup kain atau plastik bersih agar kotoran atau debu tidak merusak perabot atau hiasan dinding tersebut. Jika perlu, sebaiknya hiasan dinding diturunkan juga untuk dibersihkan agar kebersihan dinding semakin maksimal. Oh ya...dengan menutup hiasan atau barang-barang disekitar dinding akan memudahkan untuk fokus membersihkan area dinding yang terbuka dan kotor.

Untuk memudahkan membersihkan dinding dari debu atau kotoran lainnya, sebaiknya gunakan lap microfiber, dan untuk area dinding yang tinggi serta sulit dijangkau , sebaiknya gunakan kepala sapu yang sudah ditutupi dengan kain bersih agar debu cepat dibersihkan. Selain itu, ada juga sapu khusus yang berukuran cukup panjang untuk membersihkan area dinding yang tinggi sehingga tidak ada alasan lagi untuk malas membersihkan dinding dari debu agar kesehatan seluruh anggota keluarga bisa optimal. Jadikan kebiasaan ini rutinitas, agar dinding rumah aman dan tidak dijadikan tempat bersembunyi bakteri dan kuman yang membahayakan kesehatan.

2. Bisa Juga Bersihkan Dinding Dengan Kain Lap

Tidak bisa dipungkiri jika dinding rumah termasuk dinding atau tembok kamar tidur anak pastinya tidak akan luput dari noda atau sisa kotoran yang melekat. Nah...ada cara yang terbilang untuk mudah untuk membersihkan dinding rumah, yaitu dengan menggunakan kain lap yang telah dibasahi sedikit air agar lembab. Sebaiknya, usahakan tidak menggunakan produk pembersih yang mengandung alkohol, karena produk semacam ini hanya akan merusak lapisan pada cat pada dinding atau bahkan membuat meninggalkan noda yang menyebabkan warna cat menjadi berubah.

3. Mantapkan Hati Untuk Pilih dan Gunakan Cat Dengan Formula Tanpa Bau dan Anti Bakteri

Cat #TanpaBaudanAntiBakteri adalah solusi yang mantap untuk menjaga kebersihan dinding rumah dari noda dan kotoran yang menjadi tempat bersembunyinya bakteri dan kuman. Dengan menggunakan cat ini, dinding rumah tidak perlu terlalu sering dibersihkan karena keamanannya sudah terjamin, karena semua tahu jika bakteri dan kuman adalah penyebab beragam penyakit yang sangat berbahaya untuk kesehatan, terutama kesehatan anak-anak. Namun, seiring berkembangnya cat jenis ini, produsen cat kini tidak lagi hanya fokus menawarkan beragam warna yang bisa dipilih konsumen, tapi juga mulai memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dalam jangka panjang selama menggunakan cat tersebut, hal ini terbukti dengan banyaknya cat tembok yang menawarkan kelebihan anti kuman dan anti bakteri sehingga aman untuk dijadikan solusi perlindungan keluarga, terutama anak dan bayi.

cat Anti Bakteri
Foto: Avian Brands
Cat tembok apakah itu?
Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands merupakan cat dinding premium yang mengandung formulasi tidak biasa dan terbilang sangat baru, yaitu anti bakteri dan anti kuman. Kedua formulasi yang terkandung dalam cat tembok ini memiliki peran penting untuk menciptakan ruangan yang aman dari pertumbuhan bakteri dan pastinya akan lebih higienis serta aman untuk semua anggota keluarga. Penting untuk diketahui, jika selama lapisan cat masih menempel di dinding, maka zat anti bakteri yang terkandung didalamnya akan terus bekerja secara efektif untuk terus menekan pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan. Berikut keunggulan No Odor Medicare dari #AvianBrands untuk keamanan dan kenyamanan penggunaan cat tembok di rumah.
  • Merupakan cat tembok premium dengan formulasi anti bakteri dan anti kuman sehingga untuk penggunaannya akan menciptakan ruangan yang aman dari bahaya pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan juga higienis untuk keluarga, sangat cocok digunakan untuk kamar bayi dan anak.
  • Diproses dengan teknologi tinggi sehingga cat tembok premium ini tanpa bau dan ramah lingkungan, sangat aman digunakan untuk keluarga Indonesia.
  • Bersertifikat Green Label Singapore, yang merupakan sertifikasi produk ramah lingkungan dengan kadar VOC (Volatile Organic Compound) rendah. 
  • Mudah dibersihkan dengan air.
  • Cat atau warna tidak mudah pudar.
  • Tanpa kandungan zat yang berbahaya, yaitu merkuri dan timbal.
Tentunya dengan keunggulan-keunggulan ini, Lenkote No Odor Medicare pastinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada ruangan-ruangan yang sangat sensitif untuk kesehatan, seperti kamar tidur bayi, kamar orangtua yang sudah lanjut usia, kamar untuk pemulihan kesehatan, kamar mandi, dapur, dan ruangan lainnya yang membutuhkan standar tertentu dalam pemilihan jenis cat. 

Inilah persembahan dari #AvianUntukIndonesia agar generasi muda penerus bangsa bisa tumbuh sehat, aktif, berprestasi, dan memiliki imajinasi tinggi menjangkau masa depan. Jadi, jangan bingung lagi ya pilih cat untuk kamar anak yang aman dan bikin suasana kamar menjadi nyaman, karena sudah tersedia produk Cat Anti Bakteri dari Avian Brands. Bagaimana? Sudahkan memberikan perlindungan kesehatan yang tepat untuk keluarga di rumah?

Referensi Artikel:
https://web.avianbrands.com/articles/detail/awas-kuman-dan-bakteri-bisa-bersarang-di-dinding
Mutia Erlisa Karamoy
Mutia Erlisa Karamoy Mom of 3 | Lifestyle Blogger | Web Content Writer | Digital Technology Enthusiast | Another Blog seputarbunda.com | Contact: elisakaramoy30@gmail.com

18 komentar untuk "Bingung Pilih Cat Untuk Kamar Anak? Ini Tipsnya"

Comment Author Avatar
Iya ya kita suka bingung pilih cat tapi pas baca tulisan ini membantu deh. Makasih ya kak
Comment Author Avatar
Iya kak, sama-sama, ini buat referensi biar anak-anak nyaman tidur dikamarnya sendiri.
Comment Author Avatar
Selain pilih warna dasar, kadang aku sediakan pojok kreasi di sudut kamar kak. Biar mereka bebas berkreasi kak.
Comment Author Avatar
Wah Erysha anakku suka banget ama warna-warna yang cerah. Karena memang karakter anaknya juga ceria dan aktif. Cocok banget warnah cerah ceria untuk dia. Bagus ya cat dari Avian ini ada anti bakterinya. Jadi banyak manfaatnya juga 😍
Comment Author Avatar
Ini bagus aku juga pakai avian dirumah.awet banget walaupun udah bertahun tahun tapi tetap gak mengelupas
Comment Author Avatar
Cat ini yang saya cari2, aku sendiri selalu menyediakan cat putih di rumah. Karena anak tangannya ga bisa diam pasti corat coret dinding terus, padahal baru saja di cat
Comment Author Avatar
Buat anak cocoknya warna cerah kalau menurut saya. Penting juga milih cat yang mudah dibersihkan karena kalau masih punya anak kecil kayak saya, temboknya dipenuhi coretan. Bagus juga ada cat Avian Brands yang enggak gampang luntur, mudah dibersihkan dan anti bakteri.
Comment Author Avatar
Klo kamar anak biasanya cat nya mereka yg pilih warnanya...

Terus biasanya g semua bagian di cat, karena ada space buat kreativitas di tembok
Comment Author Avatar
Perjunagan banget bagi saya sebenarnya adalah masa masa dimana harus membersihkan dinding dari debu atau sarang laba laba deh. Terima kasih atas tips cara membersihkan dindingnya ya. Kalau untuk cat kamar anak, boleh nih Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands jadi pertimbangan.
Comment Author Avatar
Waah bolehbnih dicoba kombinasi dua warna Mbak. Selama ini Aku kalo ngecat fokus satu warna aja hehe. Btw produk Avian baru yah ini?
Comment Author Avatar
Sepakat untuk memilih catnya yang anti bakteri untuk anak anak. Anakku milih catnya sesuai warna pilihannya. Warna pink pastel putih
Comment Author Avatar
Aku belum punya anak, tapi rekomendasi catnya bikin aku mampir. Soalnya kebetulan rumahku sama suami baru jadi nih. Thanks infonya kak.
Comment Author Avatar
Untuk anak-anak, catnya memang lebih baik yang aman karena masih dalam tahap tumbuh kembangnya. Dengan begitu bisa nyaman di kamarnya sendiri
Comment Author Avatar
Selama ini belum pernah mengganti cat kamar. Review mba ini bisa jadi referensi buat kami untuk memilih cat. Karena ada anak balita di rumah, otomatis kami butuh cat yang ramah anak dan anti bakteri.
Comment Author Avatar
Kamar anak klo di pakein warna yang sesuai dengan seleranya bikin anak jadi bersemangat😊
Comment Author Avatar
Memilih cat untuk rumah ini memang diperlukan, mengingat untuk kesehatan dan estetika.
Dan jangka panjang..
Dulu pernah salah pilih cat, jadi setahun uda harus di cat ulang. Malah mengeluarkan biaya extra.
Comment Author Avatar
Inovasi keren nih ada cat yang antibakteri. Nggak bau pula. Kalo bau itu nyebelin berhati-hari ga ilang2 hehe
Comment Author Avatar
Thanks banget tipsnya mbak, kl buat kamar anak2 pasti ada rasa bingung ya, krn berharap anak2 suka dan kita berharap catnya anti bakteri, sehingga anak2 aman bermain