Bunda, Ketahuilah Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasinya

Penyebab Bayi Sungsang
Source: Pexels.com
Kehamilan yang sehat tentu menjadi harapan sebagian besar calon ibu yang sedang menantikan kelahiran buah hatinya, tidak heran jika sejak mengetahui dirinya hamil, seorang calon ibu rela antri berjam-jam setiap bulan secara teratur untuk memeriksakan kehamilannya, sama seperti saya dahulu karena dari kehamilan pertama hingga yang ketiga, saya rutin memeriksakan kesehatan kehamilan saya agar tidak ada kendala saat melahirkan nanti. Tapi, meskipun saya sudah rutin memeriksakan kehamilan sejak dini, tapi toh akhirnya anak kedua saya harus lahir melalui operasi caesar karena pecah ketuban dini, padahal semua informasi seputar kehamilan yang sehat sudah saya baca dan pahami. Kebetulan saat menunggu persiapan operasi, saya mengobrol dengan sesama bunda yang juga mengalami masalah dengan kehamilannya karena letak bayinya dalam posisi sungsang. Ternyata, kasus bayi yang dalam posisi sungsang ini tidak hanya di alami oleh calon bunda (karena katanya anak pertama) yang mengobrol dengan saya, namun ada beberapa bunda lainnya yang juga mengalami masalah serupa. Sebenarnya kondisi apa sih yang menjadi penyebab bayi sungsang? Bayi sungsang adalah kondisi bayi yang berada dalam rahim di mana kepala si bayi berada di bagian atas rahim, sementara kaki atau bokongnya berada di bagian bawah, yang merupakan jalan lahir. Pada kehamilan yang dikatakan normal, saat menjelang persalinan atau si bayi bersiap keluar dari rahim bundanya, posisi yang ideal adalah kepalanya berada di bawah atau berada di jalan lahir agar dokter atau bidan mudah membantu kelahirannya. Namun, bayi yang dalam posisi sungsang di mana kaki atau bokongnya yang berada di jalan lahir, tentu memunculkan kesulitan sendiri. Tidak heran jika banyak bunda yang merasa khawatir jika mendekati waktu melahirnya bayi berada dalam posisi sungsang.

Sesungguhnya kondisi bayi sungsang ini bukanlah kelainan, bahkan sekitar 3-4% kehamilan mengalami kondisi di mana bayi yang siap dilahirkan dalam posisi sungsang. Untuk diketahui, ada tiga jenis posisi sungsang yang umumnya di alami bayi yang siap dilahirkan, yaitu sungsang sempurna, sungsang murni, dan sungsang kaki, tentunya pengelompokan tersebut berdasarkan letak bayi dalam posisi di jalan lahir. Tentu adalah hal yang wajar jika sebagian besar orangtua, terutama bunda merasa khawatir dengan kelahiran posisi sungsang, takut mengalami resiko cacat apalagi jika tenaga kesehatan yang membantu belum memiliki keahlian untuk menangani kelahiran tersebut. Tapi jangan khawatir, karena berdasarkan hasil penelitian sekitar 93% bayi yang lahir dalam posisi sungsang tidak mengalami resiko apapun, apalagi kemajuan teknologi banyak membantu orangtua dan petugas medis untuk mengantisipasi munculnya masalah kesehatan akibat kelahiran dengan posisi sungsang. Meskipun begitu, masih banyak orangtua terutama bunda yang bertanya-tanya penyebab bayi sungsang, dan mengapa kondisi tersebut harus di alami seorang bunda sedangkan banyak bunda yang lain tidak mengalaminya, berikut sedikit penjelasannya.
Penyebab Bayi Sungsang
1. Bentuk Rahim Tidak Normal.

Untuk bunda yang memiliki rahim berbentuk memanjang atau Septum Uterus sangat memungkinkan bayi yang dikandungnya akan mengalami posisi sungsang, selain itu bentuk rahim seperti ini juga menyulitkan si bayi untuk bergerak atau berputar ke posisi normal.

2. Volume Air Ketuban.

Volume air ketuban, baik dalam jumlah yang terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit menjadi penyebab bayi sungsang. Terlalu banyak air ketuban akan membuat bayi leluasan dan sering melakukan pergerakan, sebaliknya jika terlalu sedikit maka bayi akan sulit bergerak sehingga ketika saat lahir tiba, posisi bayi justru tidak siap di jalan lahir.

3. Plasenta Tidak Normal

Kondisi plasenta yang berada pada tempat yang tidak tepat pun bisa menjadi penyebab bayi sungsang, karena posisi plasenta yang menutupi jalan lahir atau rongga rahim akan menyulitkan kepala bayi masuk ke jalan lahir dan berada pada posisi normal siap untuk dilahirkan.

4. Ukuran Bayi

Selain itu, ukuran bayi ternyata menjadi salah satu penyebab bayi lahir dalam posisi sungsang, bila ukuran bayi terlalu kecil maka menyebabkan bayi mudah berubah posisi dalam rahim demikian juga sebaliknya, jika ukuran bayi terlalu besar maka bayi akan sulit untuk berputar serta menemukan posisi yang tepat saat lahir nanti.
Cara Mengatasi Bayi Sungsang
1. Mengikuti Kelas Hamil.

Saat ini, banyak rumah sakit yang memberikan pelayanan atau membuka kelas hamil agar calon bunda bisa mempersiapkan diri secara maksimal saat waktunya melahirkan nanti. Di dalam kelas hamil tersebut biasanya setiap bunda akan mendapatkan beragam pelatihan, salah satunya senam hamil sehingga bisa mempraktekkan di rumah.

2. Posisi sujud atau nungging.

Gerakan sujud atau menungging saat dianjurkan untuk memperbaiki letak bayi secara alami, lakukan maksimal lima kali sehari dan tidak perlu lama-lama, cukup tiga hingga lima menit setiap kali melakukannya secara konsisten. Selain itu, sangat dianjurkan untuk melakukan pekerjaan rumah seperti mengepel lantai tanpa menggunakan alat bantu pel, posisi jongkok saat mengepel lantai di yakini akan membantu memperbaiki posisi bayi dalam kandungan secara alami.

Banyak orang menyarankan untuk mencoba dahulu cara mengatasi bayi lahir sungsang dengan cara alami, namun jika cara alami ini belum berhasil, tentu bunda harus segera meminta bantuan secara medis, pastikan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan yah...agar langkah yang dilakukan tepat dan tidak membahayakan jiwa bunda serta calon bayi yang masih berada dalam kandungan. Sebisa mungkin hindari untuk melakukan pijat tradisional atau ke dukun bayi, karena bisa saja beresiko jika tidak dilakukan secara benar. Mungkin ada beberapa bunda yang sedang mengalami kehamilan dengan posisi bayi sungsang bertanya-tanya, apakah bisa melahirkan secara normal? Tentu saja bisa bunda, asalkan memenuhi persyaratan berikut ini: berat badan bayi tidak terlalu besar, kondisi jalan lahir ibu baik, tidak ada tumor, kepala bayi tidak terlilit tali pusar atau plasenta, serta posisi kepala bayinya tidak terlalu menunduk, dan posisi panggul ibu tidak terlalu sempit untuk melahirkan secara normal.

Buat bunda yang sedang hamil, yuk...jangan cemas dan merasa khawatir meskipun bayi dalam posisi sungsang, lakukan pemeriksaan medis secara teratur, dan mintalah pertimbangan dokter ahli kandungan jika ingin mengatasi secara alami karena ada kondisi kesehatan tertentu di mana bunda yang sedang hamil harus menjalani kehamilan yang beresiko. Bunda juga bisa memanfaatkan kelas-kelas hamil yang diselenggarakan rumah sakit, karena biasanya instruktur sudah dibekali dengan pengetahuan medis tentang kehamilan. Selain itu, jangan lupa bunda, cari informasi dan referensi sebanyak-banyaknya tentang penyebab bayi sungsang serta informasi kehamilan sehat lainnya, namun pastikan dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan ya...bunda.

Tidak ada komentar:

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.