AJT CogTest Bantu Anak Belajar Lebih Efektif

AJT CogTest
Source: Pribadi
“Bu, tolong di bantu belajar di rumah, meskipun nilai pelajaran matematikanya bagus dan selalu di atas rata-rata, namun dalam pelajaran lain Aisha terlihat kurang fokus dan konsentrasi sehingga nilainya kurang memuaskan.”
Tahun ini, putri bungsu saya Aisha duduk di kelas 2 Sekolah Dasar, ketika masih di kelas 1, saya nyaris tidak pernah di panggil guru wali kelasnya secara khusus untuk masalah belajar, padahal Aisha belum lancar membaca saat masuk kelas 1 Sekolah Dasar, tapi secara perlahan Aisha berhasil menyesuaikan diri dan hanya butuh satu semester di kelas 1, Aisha sudah lancar membaca dan menulis. Memang saat masih di kelas 1, ibu gurunya masih menerapkan cara mengajar yang hampir sama dengan guru Taman Kanak-kanak, karena menurut pihak sekolah kelas 1 SD adalah masa transisi, dari pola belajar ala Taman Kanak-kanak menuju pola belajar yang lebih serius dan membutuhkan konsentrasi penuh. Saya pikir setelah naik ke kelas 2 semua akan lancar-lancar saja, karenanya saya cukup kaget belum satu semester duduk di kelas 2, saya mendapat panggilan dari guru wali kelasnya. 

Saya pun mulai intens membantu Aisha belajar di rumah meskipun hasilnya sudah bisa di tebak karena saya tidak pernah berhasil membuat Aisha lebih memahami pelajaran yang saya ajarkan kecuali pelajaran matematika yang merupakan favoritnya. Saya ingat, dahulu ketika Aisha masih duduk di Taman Kanak-kanak, saya juga mengalami kesulitan mengajarkannya membaca dan menulis meskipun berulang kali sudah saya lakukan. Justru Aisha bisa lancar membaca juga menulis berkat bantuan guru kelas satunya dahulu. Problem ini mau tidak mau membuat saya pusing, dan memutuskan untuk berdiskusi dengan ayahnya. Saya dan suami sepakat bahwa permasalahan belajar Aisha ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan harus dicarikan solusi agar Aisha bisa belajar lebih efektif, fokus, dan konsentrasi untuk semua mata pelajaran di sekolah. Mulailah saya berburu informasi seputar masalah belajar ini, dari beberapa artikel yang saya baca memang seringkali timbul masalah jika antara orangtua dan anak memiliki gaya belajar yang berbeda, di tambah lagi orangtua tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk memahami profil belajar si anak.
Seberapa penting sih memahami profil belajar anak?
Setiap anak adalah unik dan sangat spesial, nah…profil belajar sendiri merupakan karakteristik unik setiap anak yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap gaya dan kebiasaan belajar, membantu anak memahami konsep serta menguasai keterampilan baru. Profil belajar anak, selain terbentuk dari faktor genetik atau bawaan, juga pengaruh dari lingkungan seperti pola asuh, asupan nutrisi, pengalaman, serta kondisi tempat si anak dibesarkan. Untuk proses belajar anak di masa depan, orangtua wajib memahami profil belajar anak sejak dini dengan beberapa alasan, seperti mengetahui media atau cara belajar yang membuat anak tertarik, membuat anak bisa memahami yang diajarkan dengan mudah, suasana belajar yang tepat untuk anak, pemilihan waktu yang tepat untuk belajar anak, dan masih banyak lagi. Namun yang pasti, memahami profil belajar anak membuat orangtua lebih mudah menggali dan mengarahkan potensi si anak di masa depan. 

Memang tidak mudah mencari solusi yang efektif dan tepat untuk mengatasi masalah ini, apalagi suami menginginkan masalah belajar Aisha tuntas sedini mungkin, sebelum menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan pelajaran di sekolah akan semakin sulit. Nah…karena seringnya saya menulis tentang parenting, untuk mendapatkan referensi, saya bergabung dengan suatu forum yang beranggotakan ibu rumah tangga, yang sering sharing tentang banyak hal terutama seputar dunia anak. Kebetulan salah satu member mengalami kesulitan yang sama dengan saya dan berbaik hati untuk berbagi solusi mengatasi masalah belajar anak ini. Beliau berbaik hati berbagi informasi seputar upaya yang dilakukan untuk mengatasi problem sulitnya orangtua memahami profil belajar anak, yaitu dengan AJT CogTest. Terus terang, baru kali ini saya mendengar tentang AJT CogTest, yang dikatakanya sebagai cara baru untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang profil belajar anak, potensi, dan kecerdasan yang dimiliki anak, karena tertarik, mulailah saya mencari informasi detail seputar AJT CogTest.

Sekilas Mengenal AJT CogTest

Tentu tidak mudah bagi orangtua untuk mengenali potensi serta profil belajar anak sekalipun itu adalah anak sendiri, apalagi banyak orangtua di kota-kota besar karena kesibukan bekerja sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk membantu anak belajar lebih efektif. Tes Kecerdasan seringkali menjadi pilihan untuk membantu orangtua memetakan permasalahan belajar anak, namun tes kecerdasan seringkali kurang valid jika dijadikan sumber referensi untuk jangka panjang. Merujuk pada tes kecerdasan yang saya lakukan pada kakak-kakak Aisha dahulu, hasil yang saya dapatkan hanyalah gambaran potensi secara umum dan tidak ada penjelasan detail tentang langkah apa yang harus orangtua lakukan. Tapi tidak dengan AJT CogTest, karena orangtua tidak hanya akan mendapatkan hasil tes kecerdasan yang dilakukan namun juga disertai langkah yang efektif untuk menindaklanjuti hasil tes tersebut dalam jangka panjang.

PT. Melintas Cakrawala Indonesia
Suasana Saat Tes Kognitif (Source: PT. Melintas Cakrawala Indonesia)
PT. Melintas Cakrawala Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang menawarkan konsep AJT CogTest sebagai tes kognitif atau kecerdasan yang telah disesuaikan dengan norma anak Indonesia dan terstandarisasi sesuaik dengan karakteristik bahasa serta budaya Indonesia. Tidak semua anak bisa direferensikan untuk mengikuti tes kognitif ini, melainkan hanya diperuntukkan untuk usia 5 hingga 18 tahun. Penting untuk diketahui bahwa AJT CogTest dikembangkan berdasarkan tes kecerdasan paling baru, yaitu Teori Cattell – Horn – Carroll (CHC Theory). 

Meskipun demikian tidak serta merta teori ini dijadikan dasar AJT CogTest, melainkan telah melalui proses penelitian yang cukup panjang, selama lebih dari 4 tahun dan melibatkan banyak pihak, seperti hampir 5.000 siswa di 6 propinsi di Pulau Jawa, bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) dan Kevin McGrew sebagai konsultan proyek, para ahli teori CHC, dan Co-Author dari Woodcock-Johnson III & IV. Agar lebih valid dan terpercaya, AJT CogTest juga di uji coba di 10 sekolah terkemuka se-Jabodetabek. Jadi, AJT CogTest tidak serta merta muncul sebagai alat uji atau tes kognitif yang membantu orangtua mendapatkan gambaran menyeluruh tentang potensi, minat, serta profil belajar anak.

AJT CogTest, Bantu Anak Belajar Lebih Efektif
Ari Kunwidodo, Chief Executive Officer PT. MCI, mengemukakan, “anak-anak memiliki keterampilan, minat, dan kekuatan serta kebutuhan belajar yang berbeda. Hasil laporan AJT CogTest yang pasti dan mudah di pahami, memungkinkan orangtua dan guru untuk mengarahkan anak dengan informasi yang komprehensif tentang kemampuan kognitif setiap anak, serta membantu memahami pelajaran anak mereka.”
AJT CogTest
Sesi Tes Kognitif AJT CogTest (Source: PT. Melintas Cakrawala Indonesia)
Ada tiga faktor penting yang membuat AJT CogTest merupakan pilihan tepat untuk membantu orangtua mengatasi permasalah seputar kecerdasan, potensi, dan profil belajar anak. 
  1. AJT CogTest merupakan tes kognitif yang bekerja secara akurat dan komprehensif, yang tidak hanya membantu mengidentifikasi kekuatan atau potensi kecerdasan anak, namun juga kelemahan anak sehingga orangtua bisa mengambil langkah tepat untuk mengantisipasinya.
  2. AJT CogTest memberikan hasil yang komprehensif berdasarkan 8 bidang kecerdasan anak, sehingga orangtua dan guru tidak hanya mendapatkan gambaran tentang profil belajar anak atau cara belajar terbaik berdasarkan domain kognitif, namun juga mendapatkan referensi langkah yang tepat untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan anak. 
  3. Sebagian besar alat tes IQ atau kecerdasan diadaptasi dari luar negeri sehingga kurang mendapatkan hasil yang maksimal jika diterapkan di Indonesia. Nah…AJT CogTest hadir sebagai tes kognitif yang menciptakan inovasi dan terobosan baru sebagai alat tes yang telah disesuaikan dengan kebutuhan anak Indonesia dengan melibatkan Psikolog bersertifikasi MCI. 
Untuk memberikan hasil terbaik, AJT CogTest menawarkan dua jenis paket Tes Kognitif, yaitu: 
  1. AJT CogTest Full Scale, untuk mengidentifikasi 8 kemampuan kognitif lengkap yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak, dengan biaya Rp. 760.000,-.
  2. AJT CogTest Comprehensive, diperlukan jika anak memerlukan data lebih terperinci untuk di analisis, biasanya psikolog akan merekomendasikan tambahan tes, biaya yang dibutuhkan Rp. 1.200.000,-. 
Sebagai orangtua yang memiliki tiga anak, saya sepakat dengan ungkapan bahwa setiap anak adalah unik dan istimewa, pola asuh dan pembelajaran yang tepat untuk anak pertama belum tentu tepat dilakukan untuk anak kedua, dan seterusnya. Walaupun orangtua menerapkan didikan yang sama, belum tentu semua anak memiliki perilaku yang sama. Demikian juga dalam hal profil belajar dan potensi kecerdasan anak, setiap anak pastilah berbeda. Nah…AJT CogTest membantu orangtua untuk mereferensikan langkah penanganan yang tepat untuk setiap anak secara spesial agar anak efektif dalam belajar dan mampu mengeksplor kemampuan serta potensinya di masa depan secara mandiri. 

Untuk informasi yang lebih detail seputar AJT CogTest, bisa mengunjungi situs atau website resmi PT. MCI di www.melintascakrawala.id, atau menghubungi langsung melalui WhatsApp di nomor 087883258354. Kunjungi atau follow juga media sosial Instagram AJT Cogtest melalui akun @melintascakrawalaid, untuk mendapatkan informasi tambahan seputar Tes Kognitif untuk anak. 
Yuk…bantu anak Indonesia belajar lebih efektif dengan AJT CogTest!

40 komentar:

  1. AJT CogTest ini dibutuhkan ortu zaman now ya Maaak.
    Berfaedah banget dan sangat membantu untuk proses belajar yg lebih baik
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak setidaknya buat bantu orangtua lebih memahami gaya belajar anak sehingga belajar anak bisa lebih efektif.

      Hapus
  2. aku jadi deg2an tahun ini si sulung masuk SD apakah bisa mengikuti atau ga Bismillah juga ni mba semoga bisa ngikutin soalnya skearang SD pelajarannya bukan lagi kayak TK..
    dan gaya belajar anak juga perlu tahu ya mba biar kita mudah berikan stimulasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan ya mak, anakku juga lulus SD tahun ini rencananya setelah duduk di kelas 8 nanti mau tes kognitif lagi buat referensi lanjut ke SMA atau SMK. Makasih mak udah mampir dan berbagi.

      Hapus
  3. Saya sangat setuju kalau setiap anak itu berbeda-beda dan unik. Karena saya masih memiliki adik kecil yang satu kelas 2 SMP dan yang terakhir kelas 5 SD. Ya kelas 2 SMP pendiam dan nilai pelajaran yang menonjol matematikanya. Katanya lebih mudah ketimbanga pelajaran yang banyak bacaannya. Sedangkan yang kelas 5 SD nilai matematikanya jeblok enggak ketulungan. Saya sering ngelus dada kalau ngajarin matematika ke adik saya yang ini. Untungnya nilai yg lainnya dia menguasai, khususnya tentang sejarah.

    Sepertinya memang perlu untuk ikut AJT cogtest, biar tahu kemampuan dan minat anak itu di apa.

    Terima kasih udah sharing ya, Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anakku ada 3 dan beda semua gaya belajarnya plus minatnya, kalau yang sulung kurang suka matematika tapi kalau bahasa paling suka, yang kedua beda lagi terus yang ketiga suka banget matematika. Orangtua jadi pusing handelnya, nah...memang butuh bantuan buat referensi orangtua nih dengan AJT CogTest.

      Hapus
  4. Jadi deg2an gimana beberapa taun kemudian saat anakku sekolah nanti mom.. Semangat ya mom.. Kakak pintar matematika

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mak, mudah-mudahan nanti lancar-lancar aja ya anaknya.

      Hapus
  5. Aisha smangat yaa belajarnya nak. Ini jadi solusi ya mba buat tau gimana gaya belajarnya jg. Potensi kecerdasan anak jg bisa terlihat yaa.. Tertarik tes tapi huhu aku udah mau lahiran ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insha Allah mak, hayuk tes kecerdasan biar mudah memahami potensi kecerdasan anak.

      Hapus
  6. Ibu yang cerdas memang ibu yang selalu mencari cara agar potensi anaknya terekplor dengan baik. AJT CogTest menjadi pilihan tetap untuk semua ibu dalam mendampingi anak belajar lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, kadang ada potensi anak yang luput dari perhatian orangtua sehingga sayang jika tidak di asah, dengan tes kecerdasan bantu orangtua untuk lebih memahami anak.

      Hapus
  7. Di tempatku ada gak ya ajt tes. Sepertinya aku anakku yang nomor 2 butuh tes ini. Aku sendiri kesulitan mengarahkannya takut salah padahal dia memiliki kecenderungan tertentu. Mungkin tes ajt bisa mbantu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan mba, tapi sementara sepertinya AJT CogTest hanya bisa dilakukan di Jakarta dan belum bisa di lakukan secara online, mudah-mudahan nanti semakin dipermudah.

      Hapus
  8. Jadi inget masa awal-awal anakku masuk SD mbak. Dari TK dia baru bisa membaca sedikit-sedikit, di kelas 1 SD membacanya baru lancar. Menulis, agak lebih lama lagi, kelas 2 SD baru lancar. Memang anak-anak itu itu unik ya, dan gaya belajarnya bisa beda-beda. Kalau cara belajarya pas dengan gayanya, jadinya enak bisa ngalir aja gitu. Nggak perlu paksaan, hasilnya bisa memuaskan :)

    BalasHapus
  9. Wah lumayan juga ya biaya paket tes AJT. Sepakat sih mba, tiap anak tuh punya potensi beda-beda. Kalau bisa kita deteksi potensinya sedari awal kan jadi lebih mudah mengarahkannya.

    BalasHapus
  10. Anak-anakku gak ada yg suka matematika wkwkwk, sama kaya emaknya. Emang penting bgt memahami gaya belajar anak.AJT CogTest ini tampaknya bisa ngebantu buat orang tua memahami gaya belajar anak2nya.

    BalasHapus
  11. Aku setuju banget niih...mengenai masing-masing anak itu unik.
    Seringkali para emak kalau kumpul di sekolah anak-anak cerita pengalaman mereka saat mengajari anak-anaknya mempersiapkan Ujian Akhir Semester.
    Dan ini jadi catatan tersendiri buatku.

    BalasHapus
  12. Dulu suka ribut kalau belajar sama ibu, hehe pdhl ibuku guru yg lumayan banyak disenengin muridnya tp ternyata cara belajar saya beda. Hihi. Hal2 kaya gini bisa diatasi dengan tes ini deh kayakny. Lumayan banget ada tes ini, bisa aku noted kalau anakku udah gedean nanti. Mungkin nanti udah lebih bagusan lagi kali ya tesnya Mba, smoga ya

    BalasHapus
  13. Di daerah2 kaya aceh kayanya belum ada neh AJt Cog test, oadahal penting banget neh

    BalasHapus
  14. Berhubung aku belum punya anak, aku noted dulu mba. Tapi bisa ku rekomendasikan buat temen-temenku yang punya anak supaya lebih memahami potensi anak-anaknya hehe..

    BalasHapus
  15. Tiap anak unik dan punya gaya belajarnya sendiri yah mbak
    Kira-kira di daerah terdekatku sudah ada AJT Cogtest ini nggak ya? penasaran
    Kalau ada kek gini kan orangtua bisa tahu anaknya punya minat dibidang apa dan gimana gaya belajarnya gitu biar lebih efektif yah kan hehee
    Mkaasih untuk sharingnya, mbak ^_^

    BalasHapus
  16. Aku pengen juga ngajak Rara buat tes kayak gini. Pengen tahu potensinya di bidang apa aja dan apa aja yang perlu dioptimalkan. Supaya kemamuannya bisa maksimal

    BalasHapus
  17. Menarik sih Mbak, pengen juga nyoba buat anak saya. Tapi nggak tahu ya di kota kami sudah ada belum ya. Kalau harus tes ke sana perlu biaya lagi.

    BalasHapus
  18. Saya suka AJT Cogtest ini karenaorangtua tidak hanya akan mendapatkan hasil tes kecerdasan yang dilakukan namun juga disertai langkah yang efektif untuk menindaklanjuti hasil tes tersebut dalam jangka panjang.

    BalasHapus
  19. Blimy pernah jni anakku ikut test kyk gini mba,, punya 2 anaknya cara bljarny juga beda yg cowo cnderung cuex tpi hsilnya lumayan bngt

    BalasHapus
  20. usia berapa nih mbak yang bisa mulai ikut AJTcogtes ini? apakah bisa sedini mungkin atau minimal kelas 1 sd?

    BalasHapus
  21. Dari yang aku baca-baca, iya banget ya kayaknya. Hasil tes dan rekomendasinya bakal bikin anak-anak belajar lebih efektif dan efisien. Mereka difokuskan pada bakat yang paling dominan supaya optimal.

    BalasHapus
  22. Kemampuan kognitif tiap anak berbeda-beda. Pusing kalau anak bermasalah dengan cara belajar atau sistem pembelajaran di sekolah. Kasihan anak juga jadi serba salah kalau nggak bisa fokus belajar. Apalagi aklau nilainya jadi jelek. Terima aksih infonya tentang AJT CogTest. Tulisan ini memberikan wawasan baru buat saya.

    BalasHapus
  23. Ku juga ingin nyobain test kognitif ini nih, biar tau ya cara belajar anak

    BalasHapus
  24. Jadi dari hasil tes cognitivenya, profil belajar Aisha masuk yang jenis apa mba? Kalau Bo lebih introvert dan perlu ketenangan dalam belajar

    BalasHapus
  25. menjelang masuk SD mau ku ikutkan AJT CogTest aja deh supaya ada panduan menyalurkan kecerdasan anak. Eh berarti anaknya harus bisa nulis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mbak, tuntutan belajar sekarang lebih cepat dan berat.

      Hapus
  26. Pelajaran anak.anak.SD sekarang berat ya, gak nyalahin mereka gak bisa fokus ke semua pelajaran, dgn AJT Cogtest semoga bisa lbh fokusahi ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berat memang mbak, enggak hanya pelajarannya tapi juga tasnya, bawaan bukunya banyak banget setiap hari kadang bikin anak capek juga dan enggak fokus belajar. Mudah-mudahan setelah tes kecerdasan memberikan referensi pengetahuan cara mengajar yang baru buat kita-kita sebagai orangtua.

      Hapus
  27. Setuju bgt klo setiap anak itu unik, dan test AJT CogTest ini merupakan jawaban atas pertanyaanku selama ini untuk tahu kemampuannya Athar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, aku juga jadi bisa memilih cara mengajari yang tepat sesuai dengan profil belajarnya.

      Hapus
  28. Penting banget ya mba, gaya belajar anak2 nggak bisa sama juga. Wah Aisha pintar bisa melewati masa transisi dgn baik dibantu mama dan bunda guru di sekolah yaaa.
    Tes ini udah diujicoba ternyata yaaa, aku jadi penasaran ikutan..

    BalasHapus
  29. Baru tau klo kelas 1 SD itu cara belajarnya menyesuaikan dari TK. Kadang mikirin gini aku suka deg2an Mbak hahahaha anakku kan gak betah duduk manis tiap aku kasih tugas mewarnai.

    Sepertinya penting ikutan AJT CogTest supaya aku tau gaya belajar anakku dan potensi belajarnya juga.

    BalasHapus
  30. Jadi lebih gampang mengarahkan naak yaa kalau sudah tau tipe belajar anak kita tuh apa. Wah makasi infonya mba, jd pengen daftarin anakku ikut tes ini

    BalasHapus

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.