Semangat Kampung Berseri Astra Pandean Lamper Dalam Mewujudkan Budaya Safety

"Jangan jadikan budaya safety sebagai beban, jadikanlah kebutuhan agar hidup lebih aman dan nyaman serta berkualitas."
Suka Lumpia? Lumpia atau juga di kenal dengan sebutan Lunpia adalah kuliner khas Indonesia yang banyak di jumpai di Kota Semarang, tidak heran jika Kota Semarang sering di sebut sebagai Kota Lumpia. Kota Semarang sendiri adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah yang juga di kenal sebagai kota metropolitan terbesar keenam di Indonesia, tidak heran jika di kota ini terdapat banyak pusat-pusat bisnis yang ikut mengerakkan perekonomian Bangsa Indonesia. Secara geografis, Kota Semarang memiliki kawasan dataran rendah yang terbilang sangat sempit, yaitu sekitar 4 kilometer dari garis pantai, tidak heran jika sebagian kawasan kota bawah atau yang termasuk dataran rendah sering terkena banjir luapan air laut atau rob. Namun seiring perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat, kawasan kota pun diperluas untuk memberikan kesempatan masyarakat tinggal dan beraktivitas. Beberapa pusat industri farmasi dan jamu terbesar di Indonesia berada di kota ini, dan rasanya tidak berlebihan jika Kota Semarang juga di sebut sebagai kota jamu, karena beberapa merek jamu yang sudah berumur puluhan tahun mengawali bisnisnya dari kota lumpia ini. Selain di kenal sebagai kota lumpia, Kota Semarang juga akrab dengan slogan ATLAS (Aman, Tertib, Lancar, Asri, dan Sehat). Slogan inilah yang kemudian menjadi pedoman daerah-daerah atau kecamatan yang masuk dalam wilayah pemerintahan Kota Semarang untuk menata kawasan serta masyarakatnya.

Kampung Berseri Astra Pandean Lamper
Kampung Berseri Astra Pandean Lamper (Foto: https://www.satu-indonesia.com/satu/kampungberseriastra/)
Pandean Lamper adalah salah satu kelurahan yang masuk dalam wilayah Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang adalah salah satu kawasan yang namanya cukup di kenal karena memiliki beberapa program andalan yang berhasil dikembangkan untuk meingkatkan kualitas hidup masyarakatnya, salah satunya adalah IPAL atau Instalasi Pembuangan Air Limbah. IPAL yang di bangun mulai bulan September 2013 dan selesai akhir Mei 2014 ini di kelola, di rawat, dan di pelihara secara swadaya oleh masyarakat Pandean Lamper. IPAL ini tidak hanya di desain untuk menjaga kelestarian lingkungan semata, namun kedepannya diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi yang mampu membangkitkan listrik. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar inilah yang membuat Kampung Pandean Lamper terpilih menjadi salah satu dari 77 Kampung Berseri Astra di seluruh Indonesia tahun 2018.

Kampung Berseri Astra Untuk Desa yang Sejahtera

Paul H Landis menjelaskan definisi tentang desa dimana desa adalah suatu wilayah yang jumlah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan ciri-ciri sebagai berikut:
  • Mempunyai pergaulan hidup yang erat atau saling mengenal antar penduduknya.
  • Ada pertalian atau perasaan yang sama terhadap suatu kebiasaan.
  • Umumnya memiliki usaha di bidang agraris, namun dalam perkembangannya warga desa tidak lagi hanya mengandalkan perekonomiannya dari sektor pertanian semata namun sebagian besar memang memiliki usaha yang sangat dipengaruhi oleh iklim, kondisi alam, serta kekayaan alam.
Sedangkan menurut Undang-undang No. 22 Tahun 1999, mendefinisikan desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul serta adat istiadat yang di akui dalam sistem pemerintahan nasional.

Sedemikian pentingnya peran desa dalam mensejahterakan masyarakat, tidak heran jika program pemerintah yang difokuskan pada usaha untuk mengentaskan kemiskinan di mulai dari usaha percepatan pembangunan desa. PT. Astra Indonesia, Tbk yang selama 61 tahun turut membangun industri otomotif Indonesia memiliki cita-cita luhur yaitu sejahtera bersama bangsa dengan ikut serta dalam upaya mengentaskan kemiskinan, melalui Program Kampung Berseri Astra.

Apa itu Kampung Berseri Astra atau KBA?
  • KBA merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan yang dipersembahkan Astra untuk diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang fokus mengintegrasikan 4 pilar program, yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan.
  • Diharapkan melalui program KBA ini masyarakat dan perusahaan dapat berkolaborasi bersama untuk mewujudkan wilayah kampung atau desa yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif hingga akhirnya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di Kampung Berseri Astra.
  • Program KBA ini fokus pada peningkatan ekonomi berbasis masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal yang memberikan manfaat secara ekonomis melalui pengembangan PRUKADES (Program Unggulan Kawasan Pedesaan).
Harus di akui bahwa setiap daerah atau desa memiliki potensi lokal yang berbeda, sesuai dengan kondisi alam, sumber daya, serta budaya masyarakatnya, tidak heran jika satu program yang cocok untuk desa yang satu belum tentu sukses jika diterapkan untuk desa lainnya, begitupun sebaliknya. Namun yang pasti melalui program-program yang dijalankan Kampung Berseri Astra, masyarakat tidak hanya mampu meningkatkan kualitas hidupnya tapi juga mampu mengejar ketertinggalannya dari desa atau kampung lain yang sudah mapan dan sejahtera. Setidaknya ada beberapa kriteria Kampung Berseri Astra sesuai dengan potensi serta budaya lokal desa atau kampung tersebut.
  1. Kampung Berseri Astra Wisata yang fokus pada pengembangan desanya agar mampu menarik wisatawan dengan potensi budaya lokal dan adat istiadat masyarakat serta ekonomi yang sudah di warisi masyarakat secara turun-temurun.
  2. Kampung Berseri Astra Hijau yang fokus pada pembangunan lingkungan hijau yang asri dan sehat serta mampu melestarikan lingkungannya.
  3. Kampung Berseri Astra Produktif yang fokus pada program pengembangan ekonomi sesuai potensi lokal yang dimiliki sehingga mampu menjadi kampung yang mandiri dan berdaya.
  4. Kampung Berseri Astra Cyber yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi untuk menunjang kehidupan serta peningkatan kualitas masyarakatnya.
  5. Kampung Berseri Astra Budaya yang mampu mengangkat potensi adat, tradisi, kesenian, kerajinan, arsitektur, dan tata ruang menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi untuk selanjutkan memberikan andil meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bangsa Indonesia yang memiliki ratusan potensi adat istiadat serta budaya lokal dengan segala keunikannya seharusnnya mampu mengangkat potensi tersebut sebagai usaha meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, namun tentu saja tidak semua desa atau kampung memiliki sumber daya terutama sumber daya manusia yang bermata jeli untuk mengangkat potensi tersebut. Pada titik inilah Astra melalui program Kampung Berseri Astra menjadi fasilisator yang memfasilitasi masyarakat untuk mengangkat potensi lokal sekaligus menjadikan potensi itu bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga di masa yang akan datang, seperti di Kampung Berseri Astra Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Semarang dalam mewujudkan budaya safety dalam kehidupan sehari-hari.

Kampung Berseri Astra Pandean Lamper
Salah satu sudut Kampung Berseri Astra Pandean Lamper (Foto: https://www.satu-indonesia.com/satu/kampungberseriastra/)
Semangat Kampung Berseri Astra Pandean Lamper Dalam Mewujudkan Budaya Safety

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata sudah dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kampung Pandean Lamper, tidak heran jika kampung ini terpilih menjadi salah satu Kampung Berseri Astra. Hal ini terlihat dari:
  • Kemudahan mengakses informasi seputar kondisi Kampung Pandean Lamper, aktivitas masyarakat, serta program pembangunan apa saja yang sudah berhasil dilaksanakan, baik program pembangunan yang dicanangkan pemerintah maupun hasil swadaya masyarakat, di mana semua informasi ini dapat di akses melalui internet.
  • Ada beberapa program pembangunan menonjol yang sudah berhasil dikembangkan masyarakat Pandean Lamper, diantaranya adalah IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah) yang menunjukkan masyarakat sudah memiliki kualitas hidup lebih baik dan berhasil memanfaatkan iptek untuk menunjang kehidupannya.
  • Keinginan serta semangat yang besar untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar kampung.
Terpilihnya Kampung Pandean Lamper, Gayamsari, Semarang menjadi salah satu dari Kampung Berseri Astra memberikan semangat berkelanjutan bagi masyarakat untuk terus mewujudkan kampungnya menjadi wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif dengan mengintegrasikan 4 pilar program dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ini bukanlah hal yang sulit dilakukan karena selain memiliki semangat yang tinggi untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik, masyarakat kampung ini memiliki karakter yang terkenal sopan dan santun baik dalam bertutur maupun bersikap. Nah...berikut ini aktivitas atau kegiatan yang sudah dilaksanakan masyarakat Kampung Berseri Astra Pandean Lamper dalam mewujudkan visi kampung yaitu lingkungan yang aman, tertib, asri, dan sehat.

1. Pilar Pendidikan

Sudah sejak lama Kampung Pandean Lamper menerapkan jam belajar malam bagi siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah sehingga anak-anak lebih fokus untuk belajar di rumah. Selain itu, kampung ini juga memiliki perpustakaan yang cukup lengkap dengan koleksi buku beragam, mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, dalam rangka membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Sedangkan untuk ibu-ibu rumah tangga, beragam keterampilan diajarkan terutama yang bernilai ekonomi dan diharapkan bisa menambah pemasukan untuk keuangan keluarga.

Di beberapa wilayah kampung memiliki tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak sehingga anak-anak yang masih balita tidak perlu mengakses sekolah terlalu jauh dari lingkungannya. Untuk anak-anak PAUD dan TK di lingkungan Kampung Pandean Lamper sudah diajarkan budaya safety sejak dini, terutama safety riding sehingga tidak heran jika kampung ini sangat di kenal di Indonesia sebagai "Kampung Safety Riding." Edukasi aman berkendara di kampung ini memang di mulai dari anak-anak balita dengan harapkan perilaku baik ini akan terbawa hingga mereka dewasa kelak. Tidak hanya anak-anak, semangat safety riding juga di miliki oleh warga kampung lainnya, perilaku aman berkendara tidak hanya memberikan manfaat positif bagi orang itu sendiri tapi juga orang lain di sekitarnya. Apalagi kampung ini berada di wilayah perkotaan yang relatif ramai dengan kendaraan bermotor, sehingga budaya safety riding mutlak harus di miliki. Spanduk yang bertuliskan, "Gunakan Helm, Batas Kecepatan 20 km/jam, perhatikan batas umur mengendarai motor, serta hati-hati di jalan keluarga menunggu." nyaris berada di setiap sudut untuk mengingatkan edukasi safety riding yang sejak tahun 2013 sudah dilaksanakan masyarakat bersama Astra. Bahkan di beberapa tempat terdapat pos baca yang memuat banyak informasi seputar budaya safety riding untuk memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama anak-anak selain tentunya edukasi seputar rambu lalu lintas, aturan menggunakan helm, tata cara menyeberang, hingga berjalan di jalan raya. Melalui beragam aktivitas yang edukatif ini diharapkan semangat masyarakat untuk mewujudkan budaya safety akan terus berkelanjutan.

2. Pilar Kewirausahaan

Sejak beberapa tahun lalu, Kampung Pandean Lamper mengembangkan beragam keterampilan untuk masyarakatnya terutama ibu rumah tangga yang bernilai ekonomi, seperti pembuatan keripik tales, seni membuat keset dari kain perca, pembuatan makanan tahu bakso, dan masih banyak lagi. Untuk selanjutnya diharapkan para ibu rumah tangga bisa mengembangkan keterampilan ini menjadi keahlian yang memiliki manfaat ekonomi. Selain itu, di kampung ini juga berkembang UMKM dengan produk unggulan aneka souvenir dan Handycrafts serta kerajinan bunga Acrilic. Adapun produk unggulan UMKM masyarakat Pandean Lamper ini sudah dipasarkan melalui pameran, event-event UMKM baik skala daerah maupun nasional.

Selain aneka kerajinan handycrafts, Kampung Pandean Lamper juga memiliki potensi kewirausahaan yang sudah berlangsung puluhan tahun, yaitu industri tempe rumahan Bapak Jumadi. Usaha tempe ini bahkan sudah menggunakan bahan baku kedelai lokal dan sangat terkenal di kalangan masyarakat. Tidak hanya menjual tempe mentah, industri tempe rumahan ini bahkan juga memproduksi kripik tempe yang bercita rasa khas Semarang sehingga cocok untuk dijadikan oleh-oleh saat mudik atau kebetulan singgah di Kota Semarang. Aktivitas kewirausahaan yang bernilai ekonomis tinggi ini diharapkan memberikan kontribusi semangat masyarakat Kampung Pandean Lamper untuk mewujudkan budaya safety dari sisi ekonomi hingga akhirnya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

3. Pilar Lingkungan

Sejalan dengan visi Kampung Pandean Lamper, yaitu mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, asri, dan sehat, maka tidak heran jika kampung ini fokus pada upaya untuk menjadikan lingkungan lebih bersih dan sehat. Pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) seperti yang sudah disinggung sebelumnya menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan visi Kampung Pandean Lamper yang lebih sehat, tidak hanya untuk masyarakat yang tinggal di kawasan ini saja melainkan kawasan lain di sekitarnya. Air limbah yang identik kotor dan berbau dengan teknologi IPAL ini bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai tambah bahkan bernilai ekonomis bagi masyarakat, salah satunya berpotensi untuk digarap menjadi sumber energi biogas.

Selain IPAL, jejeran tanaman hidroponik seakan menjadi pemandangan biasa di setiap sudut kampung menjadikan lingkungan kampung menjadi lebih hijau, asri, dan adem di tengah panasnya udara Kota Semarang yang sebagian wilayahnya berada dekat pantai. Ada beragam jenis tanaman hidroponik yang di tanam, mulai dari tanaman herbal hingga sayur-sayuran. Dari beragam jenis tanaman hidroponik yang di tanam di kampung ini, terdapat jenis tanaman yang spesial dan dipercaya memiliki nilai magis, yaitu daun bidara dan kelor, meskipun di percaya memiliki nilai magis kedua jenis tanaman ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jejeran tanaman hidroponik yang dibudidayakan masyarakat kampung ini tidak hanya memberikan nilai ekonomis bagi warganya sehingga tidak perlu repot lagi mencari sayur-sayuran atau obat herbal, namun juga untuk masyarakat disekitarnya. Mulai dari anak sekolah hingga mahasiswa seringkali berkunjung untuk melihat langsung pembudidayaan tanaman hidroponik ini, sehingga tepat jika dikatakan aktivitas ini juga bernilai edukasi tinggi. Melalui aktivitas menjaga kelestarian lingkungan, baik dengan membangun IPAL dan membudidayakan tanaman hidroponik diharapkan semangat masyarakat Kampung Pandean Lamper mewujudkan budaya safety tetap berkelanjutan, karena lingkungan yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

4. Pilar Kesehatan

Masyarakat kini banyak yang mulai beralih menggunakan tanaman herbal untuk mengobati beragam penyakit yang dideritanya, nah...di Kampung Pandean Lamper dapat di jumpai dengan mudah aneka tanaman obat, seperti jahe, kencur, temu lawak, dan masih banyak lagi, bahkan di sini juga dikembangkan tanaman seperti daun kelor dan bidara yang terkenal memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit.

Selain tanaman obat keluarga atau TOGA, di Kampung Pandean Lamper juga terdapat pusat layanan kesehatan yang cukup lengkap dan aktif melakukan berbagai kegiatan untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat, diantaranya menimbang bayi dan balita secara rutin, imunisasi, pemeriksaan kondisi rumah masyarakat, penyuluhan kesehatan, aktivitas untuk lanjut usia atau lansia, dan masih banyak lagi, karena sumber daya manusia berkualitas berawal dari masyarakat yang sehat jasmani dan rohani. Semangat untuk menjaga kualitas kesehatan dengan memanfaatkan sumber daya di sekitar dan sumber daya manusia merupakan upaya mewujudkan budaya safety, agar selalu maksimal dan aman dalam melakukan aktivitas setiap harinya.

Setelah beberapa tahun menjadi bagian dari keluarga besar Kampung Berseri Astra (KBA), Kampung Pandean Lamper sudah mencatatkan banyak kemajuan yang signifikan, bahkan beberapa programnya menjadi sumber inspirasi bagi kampung lain, baik di Kota Semarang maupun kampung lainnya di Indonesia. Namun tentu saja tidak mudah untuk menumbuhkan dan memelihara semangat agar tetap menyala dalam diri setiap masyarakat, dibutuhkan perjuangan yang sangat keras tentunya. Kesadaran bahwa budaya safety sangat penting, tidak hanya untuk keselamatan berlalu lintas semata namun juga meliputi kehidupan lainnya menjadi pemicu semangat berkelanjutan untuk mewujudkan kampung yang berkualitas, yaitu kampung yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif dengan dukungan penuh Astra melalui Program Kampung Berseri Astra.

Semoga kedepannya Kampung Pandean Lamper mampu mempertahankan kualitas kehidupan yang sudah di capai dan membudayakan perilaku safety dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi Artikel:
https://www.satu-indonesia.com/satu/cerita-inspiratif-dari-sepanjang-jalan-pandean-lamper/
http://pandeanlampersmg.blogspot.com/ 
https://id.wikipedia.org/wiki/Desa
https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Semarang

Tidak ada komentar:

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.