Baran Energy, Cara Baru Wujudkan Rumah Tangga Mandiri Energi

"Wah listrik mati, padahal belum masak nasi."
"Ma...banyak tugas sekolah nih, listrik belum nyala yah."
"Yah...listriknya mati, artinya wifi mati juga nih."
"Listrik belum nyala, alamat enggak mandi nih, pompa air enggak bisa nyala."
Rentetan keluhan di atas hanya sedikit dari banyaknya keluhan yang muncul jika aliran listrik di rumah mati atau mati lampu, dan ini jelas menggambarkan betapa sangat tergantungnya kita terhadap aliran listrik. Beragam aktivitas bisa dilakukan dengan lancar hanya jika ada aliran listrik di sekitar kita. Bahkan banyak yang mengatakan jika lahirnya sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing tinggi juga dipengaruhi oleh ketersediaan aliran listrik di rumah. Dengan kata lain, listrik memiliki peran yang sangat penting untuk membantu proses belajar anak-anak di rumah dan di sekolah. Tapi nyatanya hingga saat ini ketersediaan listrik masih menjadi isu utama di beberapa daerah di Indonesia yang secara geografis sulit terjangkau sehingga sulit mendapatkan akses listrik untuk daerahnya.

Baran Energy
https://www.baran-energy.com/
Problem kurang meratanya aliran listrik di beberapa daerah hanya satu dari sekian banyak masalah energi yang hingga saat ini di hadapi masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia. Tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap sumber energi fosil membuat permasalahan ini semakin sulit untuk di tangani, apalagi fosil termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui kembali dan akan habis dalam jangka waktu tertentu. Berdasarkan data yang di rilis BPPT dalam Outlook Energi Indonesia 2014, tingkat ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil terutama untuk minyak bumi untuk memenuhi konsumsi energi di dalam negeri terbilang sangat tinggi, yaitu 96% dengan sebaran minyak bumi sebesar 48%, gas 18%, dan batubara 30% dari total konsumsi energi nasional. Tidak heran jika banyak ahli yang menyuarakan pendapatnya bahwa sudah saatnya Indonesia fokus untuk mengembangkan sumber energi alternatif yang nantinya akan diproyeksikan untuk menggantikan energi fosil yang mulai menipis persediaannya.

Sumber energi alternatif atau kerap di sebut energi terbarukan (Renewable Energy) menjadi wacana yang sering diperbincangkan di ruang-ruang publik sebagai solusi yang tepat untuk menggantikan sumber energi fosil di masa yang akan datang. Bahkan energi terbarukan ini bisa di bilang akan bertahan selamanya dan tidak akan pernah habis karena dapat diperbaharui kembali serta sangat ramah lingkungan jika kita dapat mengelolanya dengan bijaksana. Energi terbarukan ini bisa dipulihkan dengan cepat secara alami dan berkelanjutan, sehingga energi terbarukan ini kerap di sebut juga energi berkelanjutan atau Sustainable Energy. Indonesia, menjadi salah satu negara di dunia yang di kenal banyak memiliki sumber energi terbarukan yang sayangnya belum mampu dimanfaatkan secara maksimal, bahkan untuk kebutuhan energi di tingkat rumah tangga sekalipun. Berikut beberapa sumber energi terbarukan yang jika di kelola dan dimanfaatkan secara maksimal dapat menggantikan peran energi fosil di masa yang akan datang.
  • Sumber Energi Air. Air adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling sering dibicarakan sebagai alternatif pengganti energi fosil, dan Indonesia relatif sangat kaya dengan sumber energi yang satu ini. Adapun pemanfaatan sumber energi air ini dengan memaksimalkan energi potensial dan kenetiknya, dan di dunia sudah sekitar 20% penggunaan energi memanfaatkan air sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) termasuk Indonesia.
  • Sumber Energi Panas Bumi. Energi panas bumi atau sering di sebut juga Geothermal merupakan salah satu energi terbarukan yang bersumber pada panas atau Thermal yang dihasilkan serta di simpan di dalam bumi. Untuk Indonesia, sumber energi ini relatif cukup berlimpah dan sebagian besar belum dimanfaatkan secara maksimal karena beberapa alasan. Energi panas bumi ini terbilang sangat ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga sangat tepat untuk dijadikan energi alternatif pengganti energi fosil. Meskipun potensinya belum dimaksimalkan, namun beberapa daerah di indonesia sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
  • Sumber Energi Angin. Beberapa daerah di indonesia memang memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan energi angin yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Umumnya pemanfaatkan energi ini menggunakan kincir angin yang digunakan untuk menangkap energi angin dan selanjutnya di ubah menjadi energi kinetik atau listrik. Meskipun belum maksimal, namun beberapa tahun belakangan ini energi angin menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang banyak dibicarakan sebagai solusi alternatif untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil karena energi ini sangat berlimpah dan pastinya berkelanjutan.
  • Sumber energi gelombang laut. Dengan letak geografis Indonesia, bisa di bilang sumber energi terbarukan ini sangat berlimpah dan banyak di jumpai di seluruh daerah di Indonesia. Mungkin sumber energi terbarukan ini belum terlalu akrab di telinga kita, namun dengan potensi laut yang sangat berlimpah, energi ini bisa dimaksimalkan sebagai sumber energi terbarukan. Adapun sumber energi ini memanfaatkan tekanan naik turunnya gelombang laut sehingga untuk daerah yang berada di kawasan pantai, energi terbarukan ini sangat potensial dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Tapi memang, sumber energi terbarukan yang satu ini belum di kaji secara lebih mendalam, sehingga relatif belum banyak dikembangkan.
  • Sumber energi matahari. Energi terbarukan yang berasal dari matahari termasuk sangat favorit dimanfaatkan sebagai energi alternatif pengganti fosil karena lebih mudah di dapat, ramah lingkungan, dan sangat berkelanjutan. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memanfaatkan radiasi atau pancaran sinar matahari untuk di ubah menjadi energi listrik. Sumber energi terbarukan ini bisa di bilang sangat tepat jika dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga, dan beberapa desa di Indonesia sudah memanfaatkan sumber energi ini untuk memasok aliran listrik di wilayahnya. Bisa di bilang sumber energi terbarukan ini sangat favorit di berbagai kalangan yang peduli terhadap keberlangsungan sumber energi di bumi selain sumber energi air tentunya.
Beralih menggunakan sumber energi terbarukan selain lebih ekonomis dan ramah lingkungan, juga menjadi solusi untuk meminimalisir dampak pemanasan global sebagai akibat penggunaan energi fosil yang berlebihan. Volume peningkatan gas karbondioksida yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil di yakini sebagai salah satu sumber utama peningkatan pemanasan suhu global dalam 50 tahun terakhir. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir ini, para ilmuwan sepakat bahwa suhu rata-rata bumi telah meningkat antara 0,4 hingga 0,8 derajat celcius, dan masih akan terus meningkat jika kita tidak segera beralih menggunakan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan menghasilkan lingkungan yang lebih bersih dari pencemaran. Dampak jangka panjangnya tentu saja akan terjadi perubahan iklim yang pastinya akan mengancam kelangsungan hidup kita di bumi ini.

Penting bagi kita untuk mulai beralih mengkonsumsi energi terbarukan dan meninggalkan sedikit demi sedikit ketergantungan terhadap energi fosil. Penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan tidak hanya diperuntukkan untuk konsumsi industri skala besar dan transportasi semata, namun juga untuk konsumsi rumah tangga, karena data menunjukkan konsumsi energi terbesar di Indonesia selain untuk kebutuhan industri juga untuk rumah tangga, sehingga wacana menjadikan rumah tangga mandiri energi sangat tepat sebagai salah satu cara baru untuk mengkonsumsi energi tanpa fosil dengan beralih ke energi terbarukan.

Namun tentu saja untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan yang stoknya berlimpah ruah di negara kita tercinta, Indonesia membutuhkan teknologi yang secara khusus di desain untuk mengolah dan menyimpan energi tersebut agar dapat di konsumsi layaknya energi listrik. Sumber energi terbarukan, seperti air, angin, dan matahari sangat bergantung pada kondisi cuaca atau jadwal alam sehingga untuk pemanfaatan secara maksimal dibutuhkan teknologi khusus agar sumber energi yang didapatkan bisa berlangsung secara konstan atau terus-menerus. Untuk menjawab tantangan akan adanya teknologi yang secara khusus di desain untuk memaksimalkan potensi energi terbarukan yang sangat bergantung pada jadwal alam inilah maka dihadirkan terobosan teknologi yang inovatif, yaitu Baran Energy.
 
Baran Energy
Teknologi Baran Energy

Baran Energy, Cara Baru Wujudkan Rumah Tangga Mandiri Energi

Tanggal 16 November 2018 lalu, bertempat di Foresta Business, BSD, Tangerang, saya mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan secara langsung pemaparan secara lebih mendetail tentang Baran  Energy, inovasi yang memaksimalkan sumber energi terbarukan seperti matahari agar dapat di konsumsi layaknya energi listrik yang selama ini bersumberkan pada energi fosil. Dalam acara yang bertemakan "Cofee Talk Baran Energy," yang dihadiri oleh media, blogger, pengusaha, mahasiswa, dan masyarakat umum, tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan Baran Energy, namun juga menjadi acara sharing bagaimana Baran bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang menginginkan kemandirian energi. Tidak hanya untuk kebutuhan industri skala besar dan transportasi lho, Baran Energy juga menciptakan inovasi untuk mengubah energi terbarukan seperti matahari agar dapat di konsumsi rumah tangga sehingga impian untuk membangun rumah tangga mandiri energi di masa depan akan terwujud.
Baran Energy
CEO Cofee Talk Baran Energy
Untuk menjawab kebutuhan akan sumber energi terbarukan tanpa bergantung pada energi fosil, Baran Energy menciptakan beberapa teknologi yang secara khusus di desain untuk memenuhi kebutuhan, baik industri, transportasi, maupun rumah tangga, yaitu:
  1. Baran Powerwall, perangkat yang di desain dengan teknologi khusus untuk menyimpan energi listrik. Perangkat ini di desain dapat menyimpan energi yang berasal dari berbagai sumber seperti dari panel surya (PVC), turbin angin, turbin air, atau pun listrik yang disediakan oleh PLN. Baran Powerwall tidak hanya dirancang untuk kebutuhan menyimpan energi semata, namun juga di desain secara elegan sehingga dapat digunakan sebagai hiasan atau elemen interior rumah. Baran Powerwall memang di desain untuk kebutuhan rumah tangga, cafe, kantor kecil, atau tempat lainnya yang membutuhkan energi skala kecil dan menengah. Powefull, Simple, Reliable merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan Baran Powerwall.
  2. Baran Cube untuk kebutuhan energi industri berskala besar, perumahan, rumah sakit, industri pertambangan, dan kebutuhan energi skala besar lainnya. Baran Cube memiliki bentuk fisik dengan standar kontainer 20 kaki serta berkapasitas 100.000 watt per jam untuk setiap kontainer-nya. Baran Cube dapat digunakan untuk menyimpan berbagai sumber energi terbarukan, seperti angin, matahari, atau dari sumber konvensional lainnya, yaitu pembangkit listrik tenaga uap, diesel, serta gas.
  3. Baran EV, merupakan inovasi teknologi terbaru untuk kendaraan listrik yang memanfaatkan teknologi baterai atau Supercar Baran EV. Kendaraan dengan teknologi ini di masa depan tidak perlu lagi bergantung pada bahan bakar minyak atau BBM, dan pastinya sangat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas buang yang berbahaya seperti karbondioksida.
  4. Baran Property,  yang merupakan impian setiap orang karena memiliki rumah berteknologi Baran Properti akan membuat kita mandiri energi dan tidak bergantung pada pasokan listrik dari PLN, yang pastinya bikin rumah kita bebas dari tagihan biaya listrik bulanan selamanya. Energi bersih di dalam rumah pastinya akan membuat kualitas kehidupan kita jauh lebih sehat karena teknologi tersebut sangat ramah lingkungan dan efisien. Dengan desain yang cantik Baran Powerwall, rumah kita akan menjadi rumah tangga yang mandiri energi karena dilengkapi teknologi yang dapat menyimpan dan mengolah sumber energi terbarukan yang berada di sekitar rumah.
Baran Energy
https://www.baran-energy.com/
Inilah cara baru manusia modern masa kini untuk mengkonsumsi energi terbarukan tanpa bergantung pada energi fosil, selain menghasilkan energi bersih dan ramah lingkungan, Baran Energy memungkinkan kita mandiri energi sehingga tidak bergantung lagi pada pasokan energi yang di olah secara konvensional. Memang untuk mengubah mindset tentang sesuatu yang baru tidaklah mudah, namun satu langkah kecil yang di mulai dari diri sendiri rasanya sudah cukup karena bumi tidak hanya untuk kita namun akan menjadi tempat bernaung bagi anak, cucu kita kelak. Sebuah rumah tangga mandiri energi kelak tidak perlu pusing lagi memikirkan tagihan listrik yang rutin naik setiap tahun atau bahkan dalam hitungan bulan. Selain itu, kita tidak perlu lagi mengeluhkan beragam aktivitas yang tidak dapat dilakukan tanpa aliran listrik, karena listrik akan selalu tersedia setiap saat di rumah kita.

Dalam upaya untuk mensosialisasikan cara baru mengkonsumsi energi terbarukan tanpa fosil dengan tekonologi Baran Energy, media sosial merupakan channel yang tepat karena saat ini siapa yang tidak memiliki akun media sosial. Nah...untuk mendapatkan informasi detail, sila follow akun instagram Baran Energy serta Bapak Victor Wirawan selaku Founder dan CEO Baran Energy.

Baran Energy : @baranenergy
Victor Wirawan : @victorwirawan
 
Dengan Baran Powerwall di dalam rumah, upaya wujudkan rumah tangga mendiri energi akan semakin mudah, selain mendapatkan sumber energi yang ramah lingkungan dan bersih untuk kedepannya akan lebih ekonomis karena prinsip teknologi ini adalah besarnya investasi di awal namun dapat di nikmati seumur hidup kita bahkan dapat diwariskan untuk anak dan cucu kita kelak.

Baran Energy, cara baru wujudkan rumah tangga mandiri energi, karena kebiasaan baik berawal dari dalam rumah. 

Sumber referensi tulisan :
https://www.baran-energy.com/
http://marketeers.com/ketergantungan-energi-fosil-di-indonesia-masih-tinggi/
https://alamendah.org/2014/09/09/8-sumber-energi-terbarukan-di-indonesia/2/

Tidak ada komentar:

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.