Tips Sehat Ala Tetangga Sebelah Rumah, Penting Di Tiru!

Momen liburan yang bertepatan dengan Hari Lebaran Idul Fitri kini telah usai, dan kini saatnya orangtua mempersiapkan anak-anak untuk memulai kembali aktivitas bersekolah, baik anak-anak yang memasuki jenjang sekolah yang baru maupun yang hanya naik kelas namun tetap di sekolah yang lama. Demikian juga anak-anak saya di mana si sulung kini bersiap untuk memasuki jenjang sekolahnya yang baru, yaitu memasuki SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) setelah berhasil menyelesaikan jenjang SMP-nya. Tahun ajaran baru biasanya identik dengan kesibukan orangtua mempersiapkan perlengkapan sekolah anak-anak yang baru, mulai dari tas, buku, sepatu, seragam sekolah, dan lain-lain. Tapi ternyata ada hal penting lainnya yang juga harus dipersiapkan orangtua sebelum anak-anak memulai aktivitas bersekolah kembali, yaitu kesehatan anak-anak.

AC Gree
Kesehatan keluarga sangat penting saat musim pancaroba (Pic; Pixabay)
Pastinya kita sudah sangat mengenal istilah “Men Sana In Corpore Sano,” yang artinya kurang lebih “didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” menunjukkan betapa kesehatan menjadi sesuatu yang sangat penting terutama anak-anak yang saat ini akan memulai aktivitas belajarnya yang baru. Apalagi saat ini bisa di bilang sedang memasuki musim pancaroba, yaitu masa peralihan antara dua musim, yaitu dari musim hujan ke musim kemarau sehingga banyak anak-anak yang rentan mengalami sakit karena harus menghadapi cuaca yang tidak menentu. Terkadang matahari bersinar dengan teriknya dan suhu udara terasa sangat panas, namun tidak berapa lama tiba-tiba turun hujan dan suhu menjadi turun dengan drastis. Untuk anak-anak yang imunitasnya masih rendah, jelas perubahan cuaca dan suhu yang mendadak ini akan mempengaruhi kesehatannya, seperti yang anak-anak saya alami hanya beberapa hari saat akan memulai kembali aktivitas sekolahnya yang baru.
 
Memang beberapa minggu sebelum aktivitas sekolah baru di mulai, kami sekeluarga melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman atau mudik yang rutin dilakukan setiap tahun. Mungkin karena menempuh perjalanan cukup jauh yang diselingi naik kapal menyeberang pulau, di tambah lagi kondisi cuaca yang tidak menentu karena telah memasuki musim pancaroba, kesehatan anak-anak menjadi terganggu. Ketiga anak saya secara berbarengan mengalami flu disertai batuk yang cukup menganggu apalagi saat tidur di malam hari. Sedangkan saya sendiri mengalami beberapa kali sakit kepala atau pusing yang cukup menganggu sehingga harus meminum obat dari dokter. Ternyata selain menganggu kesehatan, suhu yang mudah sekali berubah-ubah saat musim pancaroba juga menjadi salah satu penyebab semakin cepat berkembang biaknya virus dan bakteri di sekitar kita. Celakanya, virus dan bakteri tersebut nyaris tidak terlihat dengan mata biasa sehingga keberadaannya sangat sukar di deteksi manusia. Akibatnya dengan mudahnya virus menularkan bibit penyakit yang di bawanya dari orang yang satu ke orang lain, persis seperti penyakit flu atau batuk pilek lumayan parah yang anak-anak saya alami minggu-minggu terakhir ini.

Flu atau pilek disertai batuk menjadi salah satu penyakit yang umum di alami terutama anak-anak saat musim pancaroba tiba. Berdasarkan hasil penelitian di Yale University, penurunan suhu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan virus penyebab flu lebih cepat berkembang biak. Sementara itu, udara dingin menjadi salah satu faktor yang memicu perubahan pada sistem imun manusia, zat atau molekul yang berfungsi mendeteksi serta melawan virus menjadi kurang sensitif pada suhu dingin akibatnya virus menyerang dengan sangat cepat dan berkembang biak dengan sangat cepat. Selain penyakit flu atau pilek, sakit kepala juga menjadi salah satu penyakit yang kerap di alami sebagian orang saat musim pancaroba tiba, persis seperti yang saya alami. Perubahan cuaca yang sifatnya mendadak, seperti turunnya tekanan udara, kenaikan secara drastis kelembaban udara menjadi faktor yang memicu seseorang rentan mengalami sakit kepala. Sinar matahari yang bersinar terik atau cuaca dingin yang ekstrim membuat komponen kimiawi dalam otak menjadi tidak stabil dan mengakibatnya sakit kepala. Selain dua penyakit tersebut, ternyata masih banyak jenis penyakit lainnya yang sebagian besar disebabkan datangnya musim pancaroba ini.

Meskipun musim pancaroba identik dengan musim penyakit, tapi ternyata tidak semua keluarga mengalami permasalahan kesehatan seperti yang keluarga saya hadapi. Justru saat matahari sedang bersinar dengan teriknya, saya melihat anak-anak tetangga di sebelah rumah tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Padahal di saat yang sama, anak-anak saya sedang meringkuk di atas tempat tidur karena sakit flu serta batuk. Tentunya wajar dong jika saya sangat penasaran bagaimana cara tetangga saya menjaga kesehatan agar tetap prima meskipun saat ini sedang musim pancaroba. Apalagi usia anak-anak saya dengan anak tetangga sebelah rumah tidak jauh beda, tentunya sistem imun mereka pun pastinya relatif sama meskipun tidak mengabaikan fakta bahwa karakteristik kesehatan setiap anak adalah unik atau berbeda antara yang satu dengan yang lain. Langkah selanjutnya, mulailah saya bergerilya untuk mencari informasi yang akurat dari tetangga sebelah bagaimana sih cara mereka menjaga kesehatan keluarga terutama anak-anak meskipun saat ini sedang musim pancaroba.

Berikut beberapa informasi seputar tips menjaga kesehatan keluarga terutama anak-anak selama musim pancaroba ala tetangga sebelah rumah saya.
  • Mengatur pola konsumsi makanan setiap hari dengan memilih jenis makanan yang mengandung semua unsur gizi penting untuk tubuh berdasarkan angka kecukupan gizi masing-masing anggota keluarga. kalau kata tetangga saya sih…tidak harus makanan mahal yang terpenting adalah zat gizinya.
  • Rutin berolahraga, kalau kata tetangga sebelah saya sih rajin berolahraga menjadi salah satu kunci sukses membangun daya tahan tubuh menghadapi cuaca dan suhu yang tidak menentu. Tidak harus memilih olahraga yang berat dan membutuhkan waktu lama, karena olahraga ringan dan rutin dilakukan setiap hari terutama di pagi hari akan membuat tubuh lebih sehat dan bugar serta siap beraktivitas. 
  • Usahakan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak mungkin dan sebisa mungkin hindari minuman dingin karena berpotensi menurunkan daya tahan tubuh terhadap cuaca yang tidak menentu, terutama anak-anak yang sistem imunnya belum berkembang dengan sempurna. 
  • Jika mungkin konsumsi suplemen yang tepat untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian agar pertahanan tubuh makin maksimal menghadapi gempuran cuaca serta suhu yang tidak menentu akibat musim pancaroba. 
  • Istirahat yang cukup akan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit saat musim pancaroba, terutama anak-anak yang biasanya paling rentan terserang penyakit saat cuaca tidak menentu. Tidur merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan tubuh beristirahat dengan nyaman dengan waktu ideal 6-8 jam sehari. Namun tidak semua orang bisa beristirahat dan mendapatkan tidur yang berkualitas. Apalagi saat musim pancaroba, cuaca dan suhu udara menjadi tidak menentu, terkadang matahari bersinar dengan teriknya dan tidak berapa lama turun hujan yang membuat suhu udara berubah drastis. Waktu tidur yang tidak ideal dan kurang nyaman menjadi memang menjadi salah satu faktor yang memicu mudahnya anak-anak saya terserang penyakit, sementara anak-anak tetangga sebelah saya justru sehat-sehat saja. “Kami pakai AC Gree yang ada filter DIY, bisa di ganti sesuai kebutuhan lho,” kata tetangga saya saat saya menanyakan adakah tips spesial yang membuat keluarga mereka tetap sehat meskipun sedang musim pancaroba. 

AC Gree, Pelopor AC Dengan Filter Canggih
Gree Electric Appliances Indonesia adalah perusahaan pembuat pendingin udara internasional yang berkomitmen nyata dengan memadukan riset dan pengembangan, pemasaran, serta layanan terpadu. 
Gree masuk ke Indonesia pada bulan Juli 2015, terus berkembang, dan kini memiliki dealer serta jaringan pemasaran yang meliputi hampir seluruh kota di Pulau Jawa. Dengan teknologinya yang mulai mendunia dan banyak digunakan di hampir seluruh negara di dunia, AC Gree sudah banyak memenangkan tender untuk proyek-proyek internasional dan menjadi salah satu pemasok pendingin udara untuk berbagai event internasional. Event-event berskala internasional yang menggunakan AC Gree sebagai komponen pendingin udaranya antara lain, Piala Dunia 2018 di Rusia yang baru-baru ini baru saja diselenggarakan, Rio Olympics 2016, Milan Expo 2015, Sochi Winter Olympics 2014 di Rusia, dan event-event berskala menengah lainnya.

Tidak hanya produknya yang terkenal sangat awet dan mampu bertahan dalam waktu yang lama, AC Gree ini telah dilengkapi dengan filter AC yang canggih yang bisa di ganti sesuai kebutuhan, seperti yang digunakan tetangga sebelah rumah saya. Berbekal pengalaman selama bertahun-tahun dalam dunia pendingin udara, AC Gree tahu betul bahwa filter AC menjadi salah satu komponen yang berperan sangat penting untuk kesehatan tubuh manusia. Apalagi untuk negara tropis seperti Indonesia, di mana AC seolah menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah rumah, terutama rumah-rumah di perkotaan. Suhu udara yang tidak menentu dan semakin panas membuat AC menjadi salah satu benda yang membantu istirahat seseorang menjadi lebih nyaman serta tidur lebih nyenyak.

AC Gree
AC Gree dengan Filter Canggih DIY
Mengapa filter AC menjadi fokus perhatian bagi AC Gree? Karena filter AC memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu sebagai penyaring udara yang dikeluarkan dari indoor unit agar udara yang dikeluarkan lebih bersih dan bebas dari debu. Meskipun udara yang dihasilkan filter AC umumnya sudah di klaim bebas dari debu dan lebih bersih, namun bukan berarti bebas dari bakteri dan virus yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Inilah yang menjadi alasan mengapa AC Gree merancang filter canggih untuk membantu mengatasi gangguan-gangguan kesehatan yang mungkin timbul meskipun sudah menggunakan pendingin udara, yaitu dengan Filter DIY. AC Gree dengan filter DIY dapat di ganti sesuai kebutuhan lho, sehingga sangat cocok menjadi pilihan pendingin udara keluarga Indonesia. Untuk diketahui, ada 3 kategori Ac Gree berfilter DIY, yaitu:
  1. Filter pembunuh kuman dan serangga (sangat dianjurkan untuk kamar anak), memiliki dua manfaat utama, yaitu sebagai filter pembunuh tungau yang mampu membersihkan tungau secara efisien, dengan rasio pembersihan untuk tungau lebih atau sama dengan 90%. Selanjutnya filter Elektrostatik biosida, yang merupakan antiseptik jangka panjang spectral.
  2. Filter penghilang gas beracun dan membersihkan udara (sangat cocok untuk kamar baru, memiliki dua filter utama, yaitu filter penghilang bau yang efisien dengan Nano Fotokatalis, membuat udara lebih bersih dan segar. Selanjutnya adalah filter anti bakteri penghapus formalin, yang memiliki fungsi antiseptik dan penghilang bau yang lebih baik dari bahan pembersih. 
  3. Filter anti bakteri dan pencegah jamur untuk faktor kesehatan (sangat dianjutkan untuk pemeliharaan revitalisasi), yang mengandung dua kompenen, yaitu anti bakteri hijau yang di buat dengan kompleksitas dari tanaman alami yang di suling dari daun Ginkgo, bahan anti alergi dengan material terbaik, anti virus, antiseptik, dan filter anti serbuk sari. Manfaat selanjutnya adalah anti bakteri biosida + vitamin C, yang mampu mencegah bakteri dengan antiseptik, serta membuat kulit menjadi lebih sehat dan kenyal dengan kandungan vitamin C pada filter AC DIY dari Gree tersebut.  
Tidak hanya memiliki filter AC yang canggih, AC Gree juga telah memiliki fitur unggulan lainnya, antara lain ramah lingkungan, tidak berisik, konsumsi daya listrik yang rendah, teknologi anti korosi, dan masih banyak lagi. Tidak salah jika tetangga sebelah rumah saya yang sudah cukup lama menggunakan AC Gree mengatakan bahwa selain ekonomis, dan sangat awet, AC Gree membantu membuat tubuh lebih sehat meskipun sedang musim pancaroba. AC Gree membantu memperkuat daya tahan tubuh anak terutama saat menghadapi musim pancaroba karena tidur mereka lebih berkualitas dan istirahat menjadi lebih nyaman.

Nah…saya ingin mencobanya, bagaimana dengan Anda? 

Tidak ada komentar:

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.