Oleh-oleh Khas yang Bikin Wisata Ke Jogja Jadi Pengalaman Tak Terlupakan

Blog Traveloka
Dok: Pribadi
Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgia
Saat kita sering luangkan waktu, nikmati bersama suasana Jogja

Siapa tidak kenal lagu yang dipopulerkan KLA Project dan pernah hits sekali di tahun 90-an, bahkan hingga saat ini masih banyak orang yang masih mendengarkan lagu ini, entah karena memiliki kenangan saat berwisata ke Jogja atau karena memiliki keinginan terpendam untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata terkenal ini suatu hari nanti. Sejak dahulu saya pun memiliki keinginan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Jogja, mencicipi kuliner khas Jogja langsung di tempatnya karena selama ini saya hanya mencicipi oleh-oleh khas Jogja yang dibawakan teman atau saudara.

Nasib baik pun berpihak kepada saya karena satu tahun yang lalu saya mendapatkan kesempatan mengunjungi Jogja meskipun bukan untuk berwisata tapi mengikuti pelatihan yang diselenggarakan salah satu perusahaan dan kebetulan dipusatkan di Jogja. Meskipun cukup singkat, namun pengalaman untuk pertama kalinya menginjak kota Jogja sungguh tak terlupakan, bukan hanya karena destinasi wisatanya tapi juga mencicipi kesempatan mencicipi kuliner khas Jogja langsung di tempatnya, hingga saya pun berangan-angan suatu hari nanti saya ingin kembali ke Kota Jogja bersama keluarga. 

Ternyata Kota Jogja tidak hanya menawarkan beragam destinasi wisata yang memang sudah sangat terkenal sejak dahulu, seperti candi Borobudur, candi Prambanan, dan lain-lain, namun juga menjadi destinasi wisata edukasi yang cocok untuk dinikmati seluruh anggota keluarga. Cukup banyak destinasi wisata edukasi yang bisa dikunjungi di Jogja sehingga tidak salah jika Jogja sering di sebut juga kota pelajar. Banyaknya pusat pendidikan yang terkenal sangat berkualitas membuat Kota Jogja setiap tahun selalu disesaki para pelajar yang ingin menuntut ilmu. Tidak heran jika selain beragam destinasi wisata yang memang sudah di kenal, Jogja juga menyimpan banyak destinasi wisata edukasi yang cocok untuk menambah pengetahuan putra-putri tercinta.

Selain wisata sejarah, Jogja juga memiliki destinasi wisata yang cocok untuk dijelajahi bersama keluarga, salah satunya adalah Taman Pintar Yogyakarta. Wah…dari referensi yang saya baca, ada banyak wahana menarik dan sarat ilmu yang bisa menjadi sumber ilmu baru untuk putra-putri tercinta, terutama yang masih berusia sekolah seperti putra-putri saya. Lokasinya di pusat kota, yaitu berada di kawasan Benteng Vredeburg sehingga sambil berwisata edukasi, pengunjung juga bisa menikmati wisata sejarah sambil berekreasi bersama keluarga. Di dalam taman pintar ini terdapat berbagai wahana pendidikan untuk anak yang di lengkapi teknologi interaktif digital yang diharapkan bisa memacu imajinasi anak sekaligus merangsang minat anak untuk tertarik dengan dunia sains.

Selain Taman Pintar Yogyakarta, juga ada destinasi wisata edukasi yang juga tidak kalah menariknya, yaitu Kampung Edukasi Watu Lumbung yang terletak di kawasan Pantai Parangtritis atau tepatnya di Bukit Watu Lumbung. Tidak hanya menawarkan sejuknya udara di antara hijaunya pemandangan, di kawasan wisata edukasi ini juga anak-anak bisa mempelajari banyak hal yang sesungguhnya sederhana, seperti menanam pohon, membantu memasak di dapur, mencuci peralatan masak setelah di pakai, dan aktivitas sederhana lainnya yang bertujuan mengajarkan keterampilan sehari-hari di rumah, tentunya bersama teman-teman sebaya. Mungkin sepintas adalah hal yang sepele, namun keterampilan ini sesungguhnya bisa menjadi bekal saat anak dewasa kelak dan juga agar anak lebih mencintai lingkungannya.

Destinasi wisata edukasi selanjutnya adalah Taman Tino Sidin, yang tepatnya berada di jalan Tino Sidin no. 297, Kadipiro, Ngestiharjo, Bantul. Bagi orangtua yang lahir dan besar di era 80-an pasti sangat mengenal Pak Tino Sidin yang mengasuh program “Mari Menggambar” yang ditayangkan di TVRI. Selain menyimpan beragam arsip dan karya Pak Tino Sidin yang bisa di lihat kembali oleh pengunjung sambil bernostalgia, anak-anak juga bisa mempelajari aneka teknik menggambar yang dahulu dipopulerkan oleh Pak Tino Sidin. Berwisata edukasi di taman ini selain bisa menambah referensi ilmu menggambar untuk anak-anak, orangtua bisa melihat kembali arsip karya Pak Tino Sidin yang dahulu hanya bisa di nikmati melalui layar kaca. 

Blog Traveloka
Dok: Pribadi
Selain tiga destinasi wisata tersebut, Jogja juga masih menyimpan banyak wisata bernilai edukasi lainnya yang cocok untuk di nikmati bersama keluarga, namun rasanya belumlah lengkap jika berwisata tidak mencicipi kuliner khas yang sangat terkenal apalagi jika menikmati dari tempatnya langsung. Kebetulan anak-anak hobinya makan sehingga acara icip-icip kuliner bisa menjadi agenda yang tidak kalah pentingnya dengan mengunjungi lokasi wisata. Sebenarnya referensi kuliner khas Jogja sudah sangat banyak, tapi ada beberapa jenis makanan yang kebetulan sangat kami sukai dan selalu jadi rebutan jika ada teman atau saudara yang kebetulan pulang dari Jogja.

GUDEG

Kuliner khas Jogja ini nyaris selalu jadi rebutan anak-anak jika ada teman atau saudara yang memberikan oleh-oleh karena rasanya memang khas dan enak. Ternyata ada tiga jenis gudeg yang baru saya ketahui, yaitu gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Biasanya oleh-oleh yang selalu saya terima adalah gudeg kering, siapa tahu liburan ke Jogja bersama keluarga kali ini, kami bisa mencicipi jenis gudeg lainnya.  

KUE GEPLAK

Kue ini sepertinya menjadi oleh-oleh wajib jika ada tetangga atau saudara yang baru pulang dari Jogja, meskipun rasanya manis namun anak-anak suka karena tampilannya yang berwarna-warni. Ternyata kue ini terbuat dari adonan kelapa parut, tepung, dan gula, yang di olah sedemikian rupa sehingga terbentuk bulatan-bulatan kecil yang menarik. Nah…jika ada kesempatan berwisata ke Jogja bersama keluarga, sudah dipastikan kami akan mencicipi kuliner khas ini langsung di tempatnya.

BAKPIA PATHUK

Oleh-oleh khas Jogja ini sudah sejak dulu sangat di kenal, bahkan sejak kecil meskipun tidak tinggal di Pulau Jawa, saya sudah mengenal jenis makanan ini karena rasanya memang enak. Tekstur kue yang krispi di luar dan lembut di dalam membuat siapa saja langsung suka dengan makanan ini. Kalau saya suka dengan rasa original, yaitu kacang hijau, anak-anak saya lebih suka bakpia pathuk yang isinya coklat dan keju. Tapi yang pasti, seiring perkembangan zaman isi bakpia pun semakin beragam dan menyesuaikan dengan generasi kekinian seperti anak saya yang suka dengan coklat dan keju.  

BAKMI JOGJA

Meskipun anak-anak belum pernah ke Jogja, namun mereka sangat menyukai bakmi Jogja yang kebetulan ada di dekat rumah. Kuliner khas yang sering di sebut juga Mi Jawa ini sesungguhnya adalah bakmi rebus yang di masak dengan racikan bumbu-bumbu khas masakan Jawa sehingga rasanya sangat enak. Seringkali jika sedang menikmati kuliner di luar rumah, anak-anak selalu memilih bakmi Jogja, karenanya jika berkunjung ke Jogja, makanan ini pasti masuk daftar jenis makanan yang akan kami jelajahi.

Nah…selain jenis makanan tersebut, sesungguhnya masih banyak kuliner khas lainnya dari Jogja yang tidak hanya enak di nikmati secara langsung di tempatnya, namun juga bisa di bawa sebagai oleh-oleh istimewa. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, oleh-oleh istimewa dank has Jogja kini tidak hanya di dominasi oleh makanan atau kue-kue tradisional saja melainkan berkembang pesat dengan varian baru yang sering di sebut oleh-oleh kekinian. Meskipun kehadiran oleh-oleh istimewa yang lebih kekinian, namun sesungguhnya masih banyak wisatawan yang cenderung lebih suka makanan tradisional. Saat ini oleh-oleh khas makanan tradisional dalam hal kemasan sudah mengalami perkembangan yang cukup signifikan dan tidak kalah dengan kemasan oleh-oleh kekinian. Jika nanti kami berwisata ke Jogja oleh-oleh khas dan istimewa ini harusnya tidak boleh terlewatkan dong. 

Tapi kadang suka bingung juga mencari sekian banyak referensi oleh-oleh istimewa dan kekinian jika kebetulan berwisata ke Jogja. Jangan khawatir, Blog Traveloka bisa menjadi referensi terpercaya bagi wisatawan yang memiliki rencana berwisata ke Jogja. Tidak hanya mereferensikan jenis makanan yang spesial dan kekinian untuk di bawa pulang jika berkunjung ke Jogja, namun juga informasi oleh-oleh khas lainnya, seperti batik Jogja, aneka kerajinan perak, gerabah, dan masih banyak lagi. Informasi ini sangat saya butuhkan karena saya suka sekali aneka souvenir perak asli Kotagede, Jogja yang bentuknya bagus dan unik.   

Selain kuliner dan benda-benda tradisional khas Jogja, di blog Traveloka juga direferensikan informasi bagi wisatawan yang kebetulan suka berburu barang antik karena di pasar Beringharjo banyak jenis barang antik yang bisa wisatawan pecinta barang antik. Kaos Dagadu yang beberapa tahun terakhir menjadi salah satu ikon kota Jogja pun direferensikan blog Traveloka sebagai salah satu oleh-oleh istimewa yang tidak boleh terlupakan jika berkunjung ke Jogja. Jadi jangan lupa membuat list khusus oleh-oleh yang ingin di beli jika berwisata ke Jogja yah, karena Jogja tidak hanya sarat dengan destinasi wisata namun juga aneka kuliner serta barang-barang spesial yang bisa menjadi oleh-oleh istimewa untuk teman-teman terdekat serta saudara. 

Blog Traveloka
Layanan baru dari Traveloka yang bikin hemat sampai 20% (Dok: Pixabay)
Oh ya…selain banyak referensi informasi yang wajib diketahui wisatawan yang ingin berkunjung ke suatu destinasi wisata, Traveloka juga memiliki layanan baru yang sangat memudahkan, yaitu tiket pesawat dan hotel dalam satu paket. Layanan baru dari Traveloka ini pastinya wajib di coba jika sudah ada rencana berlibur atau berwisata bersama keluarga karena lebih hemat, lebih praktis dan tanpa repot, pilihan yang variatif, serta beragam pilihan pembayaran yang enggak bikin ribet jika kebetulan ingin berlibur bersama keluarga. Nikmati juga keuntungan lainnya yang tidak kalah mengiurkan, yaitu pesan tiket pesawat dan hotel secara bersamaan lebih hemat dibandingkan jika memesan secara terpisah karena hematnya bisa sampai 20% tanpa harus menggunakan kode promo apapun. Yuk berwisata ke Jogja!

Referensi tulisan:
https://blog.traveloka.com/jogja/oleh-oleh-khas-jogja/
https://eksotisjogja.com/makanan-khas-jogja-lezat-dan-legendaris/
https://www.wisataholik.com/2017/02/kunjungi-wisata-edukasi-dikota-yogyakarta.html

Tidak ada komentar:

Copyright : elisakaramoy (2017). Diberdayakan oleh Blogger.