Minggu, 11 Desember 2016

Pertimbangan Sebelum Memilih Model Atap Rumah Minimalis

Rumah Minimalis kini semakin tren di kalangan masyarakat perkotaan, bahkan hampir sebagian besar masyarakat perkotaan memilih desain rumah minimalis sebagai huniannya dengan pertimbangan selain berbudget lebih murah juga lebih praktis di tengah semakin sempitnya luas lahan di perkotaan, terutama di kota-kota besar. Kota Jakarta menjadi salah satu kota besar di Indonesia yang setiap tahun semakin terbatas luas lahan untuk dijadikan hunian masyarakat, sehingga desain rumah minimalis semakin menjadi pilihan masyarakat. Desain rumah minimalis memang menjanjikan kepraktisan dalam semua sisi bangunannya, termasuk model atap untuk rumah minimalis. Iklan-iklan rumah dijual di Jakarta dengan desain rumah minimalis pun memiliki konstruksi model atap yang tidak kalah cantiknya dengan desain rumah lainnya.

Rumah dijual di Jakarta

Bagian atap memang memiliki fungsi yang sangat penting, karena atap akan melindungi penghuni rumah dari sinar matahari serta hujan, karenanya pemilihan model atap serta bahannya harus dipertimbangkan secara matang. Meskipun demikian, pembeli yang memilih desain rumah minimalis tidak perlu khawatir karena saat ini model atap untuk rumah minimalis semakin variatif dan bahan dasar yang semakin beraneka ragam, seperti dari kayu, baja, dan masih banyak lagi.

Meskipun pilihan model atap rumah minimalis semakin variatif, bukan berarti pembeli bisa memilih dengan leluasa karena ada hal-hal yang harus dipertimbangkan sebelum memilih model atap yang tepat untuk rumah minimalis. Berikut beberapa cara yang mungkin bisa jadi pertimbangan dalam memilih model atap yang tepat untuk desain rumah minimalis.
  1. Penting untuk mengetahui sejauh mana ketahanan model atap tersebut terhadap cuaca. Perubahan cuaca, atau cuaca yang dominan di lokasi rumah menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memilih model atap yang tepat. Sebagai contoh, rumah yang dibangun di lokasi yang dominan berhawa panas, ada baiknya memilih model atap yang menjulang ke atas agar sirkulasi udara dari luar lebih leluasa dan udara di dalam rumah terasa lebih sejuk. Sebaliknya, jika rumah dominan berhawa dingin, maka sebaiknya memilih atap yang lebih rendah agar suhu dalam ruangan lebih hangat. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan pemilihan bahan model atap tersebut agar fungsi atap bisa lebih maksimal dan tahan lama, serta bisa menjamin kekuatan atap dari serangan cuaca dalam jangka panjang.
  2. Penting untuk mengetahui cara pasang model atap di rumah yang sudah dipilih. Adakalanya penghuni perlu memperbaiki sendiri jika terjadi kerusakan kecil pada atap rumah. Untuk itu, pertimbangkan untuk memilih model atap yang mudah di pasang, agar jika terjadi kebocoran bisa diperbaiki sendiri tanpa harus tergantung pada tukang. Kabar baiknya, sekarang sudah banyak di jual atap dengan model yang beragam serta yang menjanjikan kepraktisan baik dari segi perawatan maupun pemasangannya, meskipun ada beberapa diantaranya yang membutuhkan tingkat kesulitan tinggi dalam memasangnya. Tips selanjutnya jika memilih model atap dengan cara pasang yang simpel, perhatikan dengan seksama ketika tukang memasangnya sehingga jika terjadi masalah penghuni sudah tahu cara untuk memperbaikinya.
  3. Penting untuk menghitung ketebalan dan kualitas model atap tersebut. Di tempat-tempat yang menjual berbagai macam model atap umumnya sudah mengkategorikan model atap dari yang standar hingga yang berkualitas serta bermutu tinggi. Untuk itu, pembeli harus pintar-pintar memilih yang berkualitas dan bergaransi namun dengan harga lumayan terjangkau, karena tidak semua atap berkualitas standar tidak memiliki mutu yang baik, karena banyak faktor yang ikut mempengaruhi ketahanan atap tersebut. Selain itu, banyak dijumpai atap dengan merek terkenal, yang pastinya sudah diketahui kualitasnya dan pastinya memberikan garansi maksimal dalam jangka waktu tertentu. Selain kualitas, ketebalan model atap tersebut juga penting harus dipertimbangkan, karena akan membebani berat bangunan. Dampak dari pemilihan ketebalan atap akan terlihat jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi, sehingga untuk daerah yang rawan bencana alam semacam ini, pemilihan model dan ketebalan atap menjadi salah satu faktor yang cukup penting.
Memang, bagi sebagian orang ada ada kepuasan tersendiri jika ikut terlihat dalam setiap pemilihan desain hingga bahan-bahan yang dipergunakan untuk membangun rumah. Terlihat memang sedikit ribet, namun hal ini akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi pembeli, selain bisa mengetahui secara terperinci kualitas bahan yang dipergunakan, juga bisa mengetahui bagian-bagian yang mungkin bisa diperbaiki sendiri jika terjadi kerusakan di masa mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...