Senin, 21 November 2016

Pengalaman Workshop Sehari Membuat Clutch Cantik Dari Kain Kulit Kayu

Wow...ternyata selembar kain kulit kayu selain digunakan sebagai bahan untuk membuat aneka jenis pakaian tradisional juga bisa dijadikan materi untuk membuat aneka jenis kerajinan lainnya, salah satunya adalah Clutch cantik yang cocok untuk dijadikan pelengkap busana kaum wanita.

Kain Kulit Kayu
Ini lho, salah satu pakaian adat tradisional yang terbuat dari kain kulit kayu (Dok: Pribadi)
Sejak dahulu, Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang kaya akan budaya dan jika dihitung-hitung ada ratusan bahkan ribuan budaya tradisional Indonesia yang bahkan beberapa diantaranya masih bertahan sebagai satu-satunya budaya sejenis yang masih ada di dunia, salah satunya adalah kain kulit kayu. Konon, menurut beberapa literatur yang memuat sejarah budaya sejak zaman dahulu, proses pembuatan kain kulit kayu ini sudah ada sejak zaman prasejarah. Hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukannya pemukul kulit kayu atau yang biasa di sebut batu ike pada situs arkeologi yang terletak di Kabupaten Poso dan Donggala. Meskipun sudah ada sejak zaman dahulu, hingga saat ini peralatan untuk membuat kain kulit kayu secara tradisional masih dipertahankan. Lantas, seperti apa sih kain kulit kayu itu dan bagaimana cara pembuatannya?

Sebelum terbentuk menjadi selembar kain, kulit kayu tentu harus melalui proses yang cukup sulit dan tentu saja membutuhkan kesabaran, ketelitian, serta keahlian yang spesial. Selain itu, tidak semua jenis pohon kulitnya bisa dijadikan bahan dasar pembuatan kain kulit kayu. Umumnya, jenis pohon yang kulitnya bisa dijadikan kain adalah kulit dari pohon Nunu (Pohon Beringin) dan kulit kayu Ivo. Adapun cara mengolah bahan baku tersebut hingga menjadi kain kulit kayu dengan tahapan sebagai berikut :
  • Pertama, serat-serat yang terdapat antara tulang dalam dan kulit luar dari tangkai pohon tersebut dikeluarkan.
  • Selanjutnya, bahan baku tersebut di masak lalu di fermentasikan.
  • Kemudian bahan baku di pukul-pukul hingga merata menggunakan batu ike. Batu ike adalah merupakan pemukul kulit khas yang bahkan sudah ada sejak zaman prasejarah.
Tidak hanya pengolahan bahan baku hingga menjadi kain kulit kayu yang masih dilakukan secara tradisional, untuk pewarnaan kain tersebut pun masih menggunakan bahan alami seperti dari bunga atau tumbuhan lainnya yang memiliki jenis warna tertentu. Umumnya kain kulit kayu ini digunakan untuk membuat pakaian tradisional yang dikenakan dalam upacara adat tertentu, namun ada juga sebagian masyarakat yang menggunakan kain kulit kayu sebagai bahan dasar untuk membuat pakaian sehari-hari. Selain pewarnaan yang alami, ternyata kain kulit kayu juga memiliki motif-motif tertentu yang mengandung makna tertentu. Beragam jenis kain kulit kayu yang dibuat dalam aneka jenis pakaian, serta peralatan lainnya secara rutin dipamerkan di Museum Tekstil Jakarta, yang berlokasi di daerah Tanah Abang, Jakarta.

Kain kulit kayu
Kain kulit kayu dengan desain masa kini (Dok: Pribadi)
Bertempat di Museum Tekstil ini pula pada 12 Nopember 2016 lalu diselenggarakan workshop sehari membuat clutch cantik yang berbahan dasar kain kulit kayu. Dalam kesempatan mengikuti workshop sehari bersama Brother Indonesia tersebut, peserta tidak hanya diajak untuk mengenal kain kulit kayu semata namun juga bagaimana mengolah kain kulit kayu tersebut menjadi barang yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Ada 2 pengalaman yang tentunya sangat menyenangkan semala mengikuti workshop sehari di Museum Tekstil ini, pertama tentu saja bisa mengetahui bahkan memegang secara langsung kain kulit kayu, dan yang kedua tentu saja dengan bantuan mesin jahit modern Brother Indonesia bisa membuat kain kulit kayu tersebut menjadi suatu benda yang bernilai ekonomi, dalam hal ini membuat clutch cantik yang cocok untuk melengkapi gaya berbusana kaum wanita.

Pengalaman Workshop Sehari Membuat Clutch Cantik Dari Kain Kulit Kayu

Clutch memiliki arti mengenggam, yang jika dikaitkan dengan fashion clutch merujuk pada dompet panjang yang umumnya tidak memiliki tali sehingga untuk membawanya dilakukan dengan cara mengenggam dan biasanya berbahan dasar kain. Namun dalam acara workshop ini, peserta tidak hanya diajak untuk mengenal kain kulit kayu semata namun juga membuat clutch cantik di mana salah satu bahannya adalah kain kulit kayu yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia, bersama Mbak Astri Damayanti, Brother Indonesia, dan Museum Tekstil Jakarta.

Kain kulit kayu
Lagi asyik dengan aktivitas membuat clutch dari kain kulit kayu (Dok: Pribadi)
Sebelum dijadikan bahan dasar untuk pembuatan clutch, kain kulit kayu ternyata perlu digosok terlebih dahulu agar permukaannya lebih halus dan menempel dengan kain yang menjadi alas dari kain kulit kayu tersebut. Yap...meskipun sudah bisa dibuat aneka jenis barang, kain kulit kayu ternyata masih tetap menyisakan tekstur kulit kayunya dimana permukaannya masih kasar, untuk itu sebelum membuat menjadi aneka jenis barang, kain kulit kayu harus digosok terlebih dahulu dalam waktu yang cukup lama, agar permukaannya lebih halus, licin, dan menempel dengan kain alas dari kain kulit kayu tersebut. Oh ya, jangan lupa untuk menyiapkan jarum pentul untuk membantu agar kain kulit kayu tidak mudah bergeser dari kain yang menjadi alasnya.

Setelah di rasa sudah cukup halus dan menempel dengan kain alasnya, langkah penting selanjutnya tentu saja dengan menyatukan bahan tersebut dengan bantuan mesin jahit. Dahulu, menjahit terbilang cukup sulit dan hanya orang-orang tertentu setelah melalui waktu belajar yang cukup lama yang bisa menjahit, karena itulah profesi menjadi seorang penjahit saat itu cukup populer di kalangan masyarakat khususnya kaum wanita dan ibu rumah tangga. Namun kini seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, mesin jahit pun sudah banyak mengalami banyak perkembangan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta workshop yang bahkan sebelumnya tidak bisa menjahit tiba-tiba bisa menjahit lumayan lancar. Padahal sebelumnya, jangankan belajar menjahit, memasang benang ke sekoci saja belum bisa (termasuk saya). Tapi, dengan mesin jahit kekinian keluaran Brother Indonesia, masalah-masalah tersebut nyaris bukan lagi menjadi suatu kesulitan yang berarti.

Kain kulit kayu
Persiapan sebelum memulai clutch dari kain kulit kayu (Dok : Pribadi)
Tidak hanya memudahkan dalam hal jahit-menjahit, mesin jahit masa kini dari Brother Indonesia ini juga dilengkapi dengan beragam jenis jahitan, untuk tipe terendah dari mesin jahit Brother Indonesia ini bahkan sudah dilengkapi dengan berbagai fitur, antara lain :
  • 14 jenis jahitan.
  • Lampu LED.
  • 4 Langkah membuat lubang kancing.
  • Konsumsi daya listrik yang tidak terlalu besar, berkisar kurang lebih 50 watt.
Dengan trend mesin jahit terbaru dari Brother Indonesia ini rasanya tidak berlebihan jika menjadi pilihan ibu rumah tangga atau kaum wanita yang ingin membuka bisnis dari rumah. Ada beberapa tipe mesin jahit Brother yang secara khusus dirancang untuk kebutuhan bisnis, baik skala rumah tangga maupun industri garment yang cukup besar, seperti mesin jahit yang dirancang khusus membordir. Untuk mesin jahit tipe ini sudah dilengkapi dengan teknologi kekinian, yaitu tersedia USB port dan layar sentuh LCD, sehingga gambar apapun yang ingin tercetak di produk atau barang bisa dilakukan dengan cepat, tepat, serta akurat. Untuk memudahkan mempelajarinya, setiap pembelian item mesin jahit juga disertakan instruksi langkah-langkah yang tepat melalui DVD. Ukuran mesin jahitnya juga tidak terlalu besar padahal kaya akan fitur yang memudahkan, bahkan secara portable bisa di bawa kemana saja dengan mudah.

Kain kulit kayu
Dengan mesin jahit teknologi terbaru, menjahit apapun terlihat lebih mudah (Dok : Pribadi)
Itu sedikit informasi bagaimana mudahnya penggunaan mesin jahit keluaran masa kini di mana beberapa tipe bisa dijumpai saat workshop sehari tersebut, sekarang lanjut ke acara intinya yaitu menjahit kain kulit kayu dengan menggunakan mesin jahit Brother Indonesia untuk membuat Clutch cantik.

Setelah melalui proses penggosokan dengan setrika listrik, kain kulit kayu siap untuk disatukan dengan bahan kain lainnya dengan cara menjahit. Beruntung, berkat mesin jahit terbaru, kita bisa memilih aneka jenis jahitan sesuai selera dan pilihan ini tentu saja membuat clutch nantinya akan terlihat lebih cantik. Sedikit catatan kecil, mungkin jenis jahitan yang cantik ini akan lebih kontras jika menggunakan benang yang berwarna berbeda dengan kain kulit kayu tersebut. Tetapi tetap saja, clutch kain kulit kayu tersebut tetap cantik. Setelah semua bahan terjahit sempurna, bentuk setengah jadi dari clutch sudah terlihat, sebelumnya menyelesaikan jahitan dengan sempurna terlebih dahulu pasangkan kancing khusus untuk aneka jenis tas, agar lebih nyaman dan aman saat membawa clutch tersebut.

Kain kulit kayu
Ini dia, clutch cantik dari kulit kayu buatan saya hehehe (Dok : Pribadi)
Ternyata dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama, clutch cantik yang terbuat dari kain kulit kayu siap dipakai untuk melengkapi apapun jenis busana kaum wanita. Rasanya ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan selain tentu saja bisa merubah mindset yang selama ini ada di benak saya bahwa belajar menjahit itu sangat susah dan sulit, serta hanya orang-orang yang tekun dan rajin yang bisa mempelajarinya, seperti Almarhumah ibu saya dahulu. Melalui workshop ini, selain mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia jahit-menjahit, terutama menjahit bahan yang terbuat dari kain kulit kayu, juga mengingatkan saya akan ibu yang dahulu hobi menjahit sehingga kami tidak perlu terlalu sering membeli pakaian baru 😂.

Setidaknya, ada beberapa keuntungan atau lebih tepatnya manfaat bagi saya bisa diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop sehari ini, yaitu :
  • Mengenal lebih jauh budaya Indonesia dalam bentuk kain kulit kayu yang mungkin saat ini satu-satunya budaya pembuatan pakaian sejak zaman prasejarah yang masih bisa dijumpai dan dilihat secara langsung sampai saat ini. Ini budaya tradisional pembuatan pakaian yang sangat langka dan sudah seharusnya menjadi salah satu warisan budaya dunia.
  • Tentu saja belajar menjahit dan beruntung mendapat kesempatan mencicipi teknologi mesin jahit kekinian dari Brother Indonesia.
  • Berkesempatan untuk melihat koleksi Museum Tekstil Jakarta yang mungkin jika tidak ada acara workshop belum masuk dalam list tempat yang ingin dikunjungi.
  • Belajar membuat clutch cantik dengan tangan sendiri, yang jarang-jarang lho ada motivasi untuk membuatnya sendiri di rumah.
Akhirnya, terima kasih tidak terhingga untuk Mbak Astri Damayanti, Brother Indonesia, dan Museum Tekstil Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti workshop sehari membuat clutch cantik dari kain kulit kayu yang akan menjadi pengalaman berharga.

Sabtu, 12 Nopember 2016 di Museum Tekstil Jakarta.

Referensi tulisan :
http://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/mengulik-pembuatan-kain-kulit-kayu-sulawesi-tengah

1 komentar:

  1. cakep banget ya, MBak. AKu baru pertama kali lihat kain kulit kayu ini

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...