Selasa, 04 Oktober 2016

Jejak yang Bermakna dan Menginspirasi Dari Aniskhoir.com, Mom Blogger Asal Kota Tuban

Siapa yang tidak mengenal Kota Tuban, yang merupakan salah satu kota kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan secara geografis terletak di Pantai Utara Jawa Timur, tidak heran kota yang juga di kenal sebagai Kota Wali ini memiliki banyak destinasi wisata alam berupa pantai dengan pemandangannya yang indah. Kota Tuban juga di kenal berada dalam wilayah yang sangat strategis, yaitu berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah di mana kota ini di lintasi jalan nasional Daendels di Pantai Utara yang sangat terkenal dalam sejarah Indonesia. Tidak hanya itu, pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit, Kota Tuban di kenal sebagai pelabuhan utama dan karenanya tidak heran jika kota ini di kenal sebagai pusat penyebaran Agama Islam yang dilakukan oleh para Walisongo. Namun, kota Tuban tidak hanya di kenal sebagai salah satu kota Indonesia yang banyak memiliki destinasi wisata religi semata, melainkan di kota inilah berdomisili mom blogger yang banyak menuangkan jejak tulisan yang bermakna dan menginspirasi dengan blognya Aniskhoir.com.

Aniskhoir.com
Wow...Ekspresifnya baby Wan, lucu dan ngemesin (Foto: Instagram Anis Khoir)
Mengulik lebih jauh blognya mbak Anis ternyata saya menemukan banyak bagian yang menarik, bukan hanya tulisan mbak Anis di blog yang menurut saya inspiratif namun juga diri pribadi mbak Anis yang dituliskan dalam laman "Tentang Anis."
  • Mbak Anis ternyata lulusan Pendidikan Matematika, namun sejujurnya tidak menyukai matematika. Meskipun demikian, mbak Anis tetap menyelesaikan pendidikannya dengan baik sekalipun kurang menyukai ilmu tersebut. Cerita ini mengingatkan pada pengalaman saya sendiri, yang harus menghadapi kenyataan karena di terima di jurusan yang jauh menyimpang dari jurusan yang saya pilih ketika SMA. Ketika SMA, saya memilih jurusan Biologi dengan harapan setidaknya ketika di perguruan tinggi nanti bisa masuk jurusan eksakta. Tapi ternyata, karena ketika UMPTN saya memilih IPC, otomatis salah satu jurusan yang saya pilih harus ada sosialnya. Akhirnya kejadian, saya justru di terima di FISIP atau Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Semester awal adalah ujian terberat bagi saya karena harus menyesuaikan diri dengan mata kuliah yang 100% ilmu sosial, tapi untunglah saya memiliki hobi membaca dan suka dengan hal-hal berbau tulis-menulis. Passion saya di bidang menulislah yang membantu saya melewati semuanya hingga akhirnya lulus dengan predikat sangatttt memuaskan. Dan yang terpenting...eheemmm saya ketemu jodoh di sini. Kadang-kadang sistem ujian masuk perguruan tinggi membuat kita bagaikan buah simalakama, tidak di makan hilang kesempatan tapi jika di makan pahit rasanya. Namun yang pasti, jika menurut saya pendidikan tinggi tidak 100% menentukan masa depan dan jalan hidup kita, karena pada akhirnya kita harus mengakui, jodoh, maut, rezeki, dan apapun yang kita dapatkan sudah digariskan Allah SWT.
  • Wah...baru tahu jika mbak Anis lahir di dekat Kampung Pare atau Kampung Inggris yang sangat terkenal itu. Ishhh...kapan-kapan boleh dong mbak posting artikel tentang Kampung Inggris yang keren itu, yang memberikan nuansa berbeda dalam hal mempelajari bahasa Inggris, karena menguasai berbagai bahasa asing terutama bahasa Inggris memberikan banyak benefit positif untuk aktivitas kita.
  • Hmmm...introvert person, toss mbak...ternyata kita sama. Boleh di bilang saya juga termasuk kategori introvert, lebih suka diam dan memendam semuanya sendiri, itulah mengapa jujur saya lebih betah berada di rumah.
Dalam blog mbak Anis yang bertagline: Jejak, Makna, dan Inspirasi ini, mbak Anis mencoba memberikan nuansa yang berbeda melalui sharing konten di blog yang diharapkan bisa memberikan makna positif bagi hidup orang lain, dan lahan inspirasi untuk orang-orang yang membutuhkan. Alasan itulah yang membuat Mbak Anis banyak menaruh lebel pada blognya, seperti parenting, keluarga, kesehatan, motivasi, dan masih sederet label lainnya yang membuat semua artikel yang di tulis mbak Anis pastinya bisa menjadi sumber inspirasi bagi semua pembaca blognya.
Aniskhoir.com
Tagline blognya mbak Anis yang oke dan cocok dengan tulisan yang di post di blog (Foto: Aniskhoir.com)
Salah satu artikel yang bikin saya tertarik dan menurut saya sangat inspiratif adalah tulisan mbak Anis yang membahas tips-tips sederhana agar balita sedini mungkin gemar membaca. Pepatah lama yang bagi saya masih relevan hingga kini pernah mengatakan "buku adalah jendela ilmu, dan buku adalah mata dunia ilmu pengetahuan baru," karena itu membiasakan anak-anak sejak dini mencintai buku dan gemar membaca sesungguhnya adalah langkah yang bijak untuk memaksimalkan tumbuh kembang kecerdasannya di masa depan. Tapi sayangnya belum semua orangtua menyadari pentingnya membiasakan anak sejak dini mencintai buku, di tambah lagi berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang mau tidak mau membuat aktivitas membaca buku semakin mengalami pergeseran.

Padahal, menurut mbak Anis ada beberapa tips sederhana yang mungkin bisa membantu orangtua mengajarkan kepada anaknya mencintai aktivitas gemar membaca buku, diantaranya:
  • Mengenalkan buku sedini mungkin, yap...saya setuju sekali dengan tips ini karena sejatinya anak-anak akan belajar sedikit demi sedikit dari lingkungannya karenanya orang-orang yang berada di sekelilingnyalah wajib memberikan rangsangan positif untuk membiasakan hal-hal positif bagi anak, seperti kegemaran membaca.
  • Menaruh buku pada tempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh balita atau anak-anak, tips ini penting lho karena tidak hanya memudahkan anak-anak untuk mengambil buku favoritnya namun juga meringankan pekerjaan orangtua yang tidak harus selalu membereskan buku-buku anak setiap saat.
  • Meluang waktu untuk membacakan cerita, sepintas terlihat sepele namun ternyata prakteknya sangat sulit apalagi godaan gadget jauh lebih besar ketimbang menemani atau melakukan aktivitas membacakan buku cerita untuk anak. 
  • Merelasikan apa yang dilihat atau di baca anak melalui buku dengan kenyataan yang ada disekelilingnya, yap...saya sangat setuju sekali dengan tips ini karena akan memudahkan anak untuk belajar dan memahami apa yang tertulis dalam buku tersebut.
  • Mendongeng atau membacalah seekspresif mungkin, cara ini sangat mudah menarik perhatian anak-anak yang terkadang masih susah untuk di ajak fokus terhadap satu aktivitas. Memang, langkah ini tidak mudah dilakukan, namun dengan latihan yang dilakukan berulang dan berkali-kali, orangtua bisa menggunakan metode ini dengan mudah.
  • Memiliki anggaran khusus untuk membeli buku, terutama buku untuk anak-anak. Terkadang tips terakhir ini cukup sulit dilakukan secara konsisten, apalagi tidak semua orangtua memiliki kemampuan untuk secara rutin membuat anggaran khusus membelikan anak-anak buku. Tapi jangan khawatir, karena menurut saya kita bisa mensiasatinya dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengajak anak-anak mengunjungi perpustakaan, saling meminjam buku dengan keluarga lain, dan mungkin masih banyak cara lain yang setidaknya bisa membantu jika orangtua tidak memiliki budget cukup secara rutin.
Selain artikel tentang tips bagaimana merangsang anak agar gemar membaca buku, mbak Anis juga memiliki banyak stok artikel lain yang menurut saya semuanya inspiratif, apalagi jika artikel tersebut ditulis dari sudut pandang pribadi dan berdasarkan pengalaman pribadi mbak Anis. Oh ya, selain artikel yang bertemakan parenting, motivasi, dan lain-lain, mbak Anis juga tidak lupa menyelipkan beberapa tulisan tentang daerah asalnya, baik wisata, maupun hal-hal sederhana namun unik yang ada di lingkungan sekitarnya. Wah...rasanya sudah saatnya ya blogger-blogger daerah berbagai banyak informasi tentang hal-hal menarik di daerahnya, terutama potensi wisata dan ekonomi daerah tersebut.

Barulah setelah membaca artikel di blognya Aniskhoir.com miliknya mbak Anis-lah, saya baru tahu bahwa masih ada sebagian masyarakat yang masih teguh memegang kepercayaan, dalam hal ini larangan membangun rumah pada arah tertentu. Namun apapun itu, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia kita berkewajiban melestarikan budaya yang sudah mengakar kuat dalam tradisi bangsa Indonesia, karena budaya adalah identitas bangsa yang membuat Indonesia tampak berbeda dengan bangsa lainnya. Terkadang tulisan sederhana dan dekat dengan keseharian kita ternyata menebarkan banyak inspirasi untuk kehidupan yang lebih baik lagi di masyarakat. Sukses terus ya mbak Anis, semoga jejakmu semakin bermakna dan menginspirasi orang lain untuk hidup yang lebih baik lagi di masa yang akan datang dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pembelajaran.

5 komentar:

  1. Mba Anis sama kayak aku..lulusannya, eh itu si Dedek lucu banget sih..comeng comeng gitu

    BalasHapus
  2. waktu anakku masih kecil-kecil dulu, kalau menaruh buku di tempat yang mudah dijangkau malah mempercepat rusaknya buku ... belum selesai dibaca malah udah rusak duluan...

    BalasHapus
  3. Terima kasih Mbak Mutia untuk reviewnya

    BalasHapus
  4. Jangan-jangan orang ontrovert tu memang cocok nge-blog ya?

    BalasHapus
  5. Rasa2nya sudah melakukan trik2 agar anak suka buku. Tapi si sulung lebih suka tivi. Bahkan dia lebih suka yutub daripada didongengi ibunya :(

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...