Kamis, 02 Juni 2016

Blog Istanacinta.com, Blog Parenting Untuk Orangtua Masa Kini

Berkembangnya teknologi turut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan dalam pola hidup dan gaya hidup masyarakat, termasuk pola hubungan antara orangtua dengan anak. Beragam persoalan dan permasalahan baru selalu timbul sebagai akibat perubahan dalam pola hubungan tersebut. Selain itu, perubahan besar yang terjadi di lingkungan masyarakat mau tidak mau, suka atau tidak suka, baik secara langsung maupun tidak langsung juga akan sangat mempengaruhi pola asuh dan proses tumbuh kembang anak. Padahal terkadang pola asuh yang orangtua kira sudah sesuai dan paling tepat untuk anak justru tidak mendatangkan manfaat yang positif bagi proses tumbuh kembang anak. Pada titik inilah seharusnya orangtua harus banyak membaca, mendengar, dan menyaksikan langsung pola asuh bagaimana sih yang tepat untuk diterapkan pada buah hatinya melalui berbagai perangkat teknologi yang kini semakin mudah diakses oleh para orangtua dari mana saja dan kapan saja. Media blog bisa menjadi salah satu sumber referensi terpercaya bagi orangtua untuk tahu pola asuh seperti apa sih yang paling tepat untuk diterapkan bagi buah hati tercinta. Mengapa? Karena banyak blog terutama blog parenting yang ditulis berdasarkan kisah atau cerita yang di alami sehari-hari, seperti blog Istanacinta.com yang membahas seputar bunda dan buah hati sebagai sharing pengalaman selama mengasuh si kecil.

Istanacinta.com
Blog Istanacinta.com dengan navigasi pencarian artikel yang mudah dan cepat

Di waktu senggang, saya sering browsing untuk menambah ilmu parenting sebagai bekal mengasuh dan mendidik anak di era teknologi maju seperti sekarang ini yang kata orang-orang sih sangat rentan dengan pengaruh negatif. Yah...bak pisau bermata dua, teknologi selain bisa menimbulkan dampak positif bagi penggunanya, juga memberikan dampak negatif jika tidak bisa bijaksana dalam menggunakannya. Namun, di sisi lain kemajuan teknologi juga memberikan kemudahan bagi para orangtua untuk mengakses informasi seputar pola asuh dan proses tumbuh kembang anak yang paling tepat untuk buah hatinya. Selain itu, sharing pengalaman yang ditulis dalam berbagai blog parenting juga bisa menjadi referensi yang paling tepat untuk para orangtua yang kerap bingung memberikan stimulasi apa sih yang tepat agar tumbuh kembang buah hatinya optimal. Umumnya tulisan yang di muat dalam beragam blog parenting kuat dengan sentuhan pengalaman pribadi yang banyak memberikan pelajaran bagi para orangtua, seperti beberapa artikel yang ditulis dalam blog Istana Cinta Bunda Salfa, yang tidak hanya sekadar menjadi catatan tumbuh kembang ananda Salfa semata namun juga sharing pengalaman yang sarat referensi parenting bagi para orangtua.

Salah satu artikel yang menurut saya sangat penting untuk di baca para orangtua dan bisa menjadi referensi untuk mengoptimalkan masa tumbuh kembang anak di usia Golden Age yang berjudul, "Salfa usia 18 bulan suka membaca, rahasianya apa?" Hampir semua orangtua menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang cerdas, pintar, dan berprestasi, namun sesungguhnya untuk tumbuh menjadi anak seperti yang diharapkan oleh orangtua, anak harus melalui proses pembiasaan dan pembelajaran perilaku atau kebiasaan yang baik semenjak dini. Seperti tips yang dilakukan Mbak Chemist Rahmah atau yang akrab di panggil sebagai Bunda Salfa, yang sejak buah hatinya masih berada dalam kandungan sudah menstimulasi kegemaran membaca. Yap...menumbuhkan kebiasaan atau kegemaran membaca dalam diri anak bukanlah hasil didikan dalam semalam atau tumbuh dengan sendirinya. Proses tersebut membutuhkan pembiasaan dan kerja keras orangtua untuk membangun kebiasaan tersebut sedini mungkin, seperti dalam artikel yang ditulis oleh Bunda Salfa.

Beberapa survei membuktikan betapa kegemaran membaca di Indonesia masih tergolong rendah, apalagi ditambah dengan mulai berkembangnya teknologi dalam bentuk perangkat-perangkat yang cenderung lebih interaktif dan tentunya lebih menarik perhatian anak-anak, bahkan yang masih tergolong usia di bawah tiga tahun sebagian sudah mahir menggunakan berbagai perangkat teknologi. Untuk menumbuhkan kegemaran membaca dan kecintaan terhadap buku membutuhkan peran orangtua yang sangat besar, seperti yang dilakukan Bunda Salfa yang tidak hanya menumbuhkan kebiasaan tersebut sejak Ananda Salfa masih dalam kandungan, namun lebih dimaksimalkan lagi setelah lahir sehingga di usia yang masih tergolong sangat dini anak sudah mencintai kebiasaan membaca. Semakin bertambah usia anak, maka peran orangtua justru semakin besar untuk memperkokoh kebiasaan positif tersebut, karena membaca adalah pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan yang lebih luas di masa yang akan datang.

Pada awalnya, mungkin anak-anak yang berusia batita dan balita masih melihat gambar-gambar yang lucu pada halaman demi halaman sebuah buku. Namun, jangan sepelekan hal tersebut, karena perkembangan otak anak di rentang usia tersebut sangat pesat dengan daya ingat yang super tajam. Hal inilah yang secara detail diceritakan Bunda Salfa dalam blog parentingnya Istana Cinta. Selain itu, Bunda Salfa juga menceritakan pengalamannya, bahwa rasa ketertarikan anak semakin besar manakala orangtua secara rutin menceritakan atau mendongengkan isi buku tersebut untuk si anak. Secara perlahan fantasi anak akan berkembang, dan tahukan orangtua bahwa daya imajinasi yang berkembang sejak dini akan memicu daya kreativitas anak di sepanjang usianya. Jadi...jangan sepelekan kebiasaan membaca anak sejak masih kecil yang ayah dan bunda.

Selain itu, ada satu lagi cerita yang memiliki makna pembelajaran sangat besar bagi orangtua dalam fase menunggu kelahiran buah hati tercinta, manakala Salfa kecil baru dilahirkan dan ternyata Ikterus atau kerap di sebut bayi kuning. Ingat bayi kuning, jadi ingat pengalaman yang juga saya alami ketika melahirkan si sulung yang juga mengalami bayi kuning yang ditandai dengan tingginya kadar bilirubin pada bayi. Hal ini umumnya disebabkan fungsi hati yang belum bekerja secara maksimal pada bayi, namun dengan beberapa tindakan medis seperti penyinaran baik melalui sinar biru ataupun sinar matahari serta secara rutin diberikan ASI (Air Susu Ibu), maka kadar bilirubin akan turun menuju ke angka normal dengan sendirinya. Namun, ada beberapa kasus di mana kuning pada bayi disebabkan oleh penyakit, dan untuk kasus ini dibutuhkan tindakan medis yang lebih serius.

Istanacinta.com
Beragam artikel parenting sebagai referensi untuk pola asuh orangtua (Sumber : Istanacinta.com)
Selain dua artikel di atas, masih banyak artikel bernuansa parenting lainnya yang bisa di jumpai di blog Istana Cinta yang sebagian besar merupakan pengalaman pribadi Bunda Salfa. Semua artikel ini tentu sangat berguna dan bisa menjadi referensi yang terpercaya sebagai bekal menentukan pola asuh seperti apa sih yang tepat untuk buah hati tercinta. Yah...meskipun banyak pola asuh yang terbilang sangat positif untuk mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati tercinta, namun sekali lagi karena setiap anak adalah unik dan memiliki kekhasan yang berbeda antara yang satu dengan yang lain, maka pilah dan pilihlah referensi tersebut untuk mencari metode yang paling tepat. Blog Istanacinta.com selain memberikan tambahan ilmu parenting bagi orangtua melalui media yang mudah diakses di mana saja dan kapan saja, juga menawarkan sejumlah solusi bagaimana mengoptimalkan stimulasi untuk buah hati tercinta sedini mungkin.

4 komentar:

  1. segera meluncur juga ah ke artikel "Salfa usia 18 bulan suka membaca, rahasianya apa?" betul Mbak Mutia, saya juga sering berkunjung untuk membaca pengalaman-pengalaman mereka karena pengalaman itu lebih mahal dari apapun

    BalasHapus
  2. Wah..blog yang bagus tuh.. Banyak informasi seputar parenting yang perlu kita ketahui ya Mba..

    BalasHapus
  3. Setuju mbak... tiap anak itu istimewa, maka perlakuannya tidak bisa disamakan...

    BalasHapus
  4. Yap...belajar parenting dari blog teman kadang memang lebih pas mbak. Soale nggak cuma teori, jadi tipsnya kadang lebih ces pleng

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...