Selasa, 15 September 2015

Tertib Berlalu Lintas Untuk Jakarta Yang Lebih Baik

Suasana macetnya ibukota Jakarta
Gambar : Tribunnews.com
Macet lagi macet lagi, gara-gara si komo lewat...eh bukan ya, macetnya Kota Jakarta bukan karena si komo lewat tapi akibatnya bertambah sesaknya kendaraan bermotor yang selalu bertambah setiap tahunnya, dan tidak sebanding dengan bertambahnya jumlah ruas jalan. Bertambahnya penduduk bukan hanya membuat Kota Jakarta semakin sesak, namun juga membuat jalanan semakin sesak karena penduduk yang bertambah secara otomatis membuat angka kebutuhan kendaraan bermotor juga meningkat. Diperlukan solusi yang saling bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi dan mengurai masalah kemacetan yang kerap mendominasi wajah ibukota setiap hari.


Diantara beberapa solusi yang telah dan akan dilakukan untuk mengurai dan meminimalisir kemacetan di ibukota adalah dengan selalu menempatkan Polisi Lalu Lintas di titik-titik pusat kemacetan sebagai upaya untuk mengatur lancarnya lalu lintas di ibukota. Disinilah peran Polisi Lalu lintas sangat penting dan merupakan bagian yang terintegrasi dengan solusi untuk mengurai kemacetan, karena masih banyak masyarakat yang belum atau mungkin tidak ingin memahami bagaimana sebuah sikap yang tertib berlalu lintas mampu membawa Jakarta pada kondisi yang lebih baik. Jika untuk mengurai kemacetan melalui pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu yang cukup lama, mungkin tiga sampai lima tahun, maka solusi jangka pendeknya adalah membangun sikap tertib berlalu lintas di masyarakat agar kondisi jalan yang sudah macet tidak lagi diperparah dengan sikap seenaknya atau ugal-ugalan di jalan.

Kita patut berbangga hati bahwa setiap hari di tengah macet dan semerawutnya lalu lintas Kota Jakarta, masih banyak Polisi Lalu Lintas yang senantiasa menjaga dan mengatur laju kendaraan bermotor agar selalu berada pada jalurnya sehingga tidak merugikan pengguna jalanan yang lain. Namun, disisi yang lain, masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang seolah tidak mau tahu menggunakan berbagai cara agar bisa segera tiba di tempat tujuan walaupun untuk itu harus melanggar rambu lalu lintas. Pada titik inilah, masyarakat berharap bahwa peran Polisi Lalu Lintas di masa depan lebih dari sekedar mengatur dan menjaga agar lalu lintas berjalan lancar serta penegakan hukum bagi pelaku pelanggaran lalu lintas semata, namun juga memiliki peran :
1. Edukasi
Tidak semua masyarakat Indonesia memiliki akses lebih untuk mendapatkan informasi yang cukup tentang hukum tertib berlalu lintas, terutama rambu lalu lintas. Atau kalaupun memiliki pengetahuan tersebut, acapkali terpinggirkan oleh kondisi psikologis yang dihadapi pengguna kendaraan bermotor selama berada di jalan. Untuk itu perlu kiranya peran Lembaga Kepolisian dalam hal ini Polisi Lalu Lintas secara kontinyu terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas agar kondisi jalan yang sudah macet tidak bertambah semerawut. Jika diperlukan, mungkin bisa dilakukan penyuluhan secara teratur di kantor, kampus, sekolah menengah, atau lingkungan tempat tinggal masyarakat, yang bertujuan agar masyarakat lebih memahami tata tertib berlalu lintas, dan poin plusnya adalah lebih dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, edukasi secara terus menerus merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas masyarakat dalam tertib berlalu lintas.
2. Komunikasi
Jangan pernah menyepelekan peran penting komunikasi sekecil apapun, karena semua persoalan akan bisa teratasi jika kita memiliki jalur komunikasi yang berfungsi baik. Patut diapresiasi bahwa Ditlantas Polda Metro Jaya telah memiliki media untuk membangun komunikasi yang interaktif dengan masyarakat umum melalui Twitter, Facebook, hotline, dan media lainnya yang dengan mudah dapat diakses masyarakat. Semoga kondisi ini terus dipertahankan dan menjadi starting point bagi media lainnya untuk membangun kedekatan yang lebih dengan masyarakat. Selain itu, penting untuk selalu membuka diri terhadap kritik dari masyarakat dan menjadikan kritik tersebut sebagai pemacu dan pemicu untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Sudah waktunya masyarakat memiliki andil yang besar untuk ikut bekerjasama dengan Polisi Lalu Lintas menciptakan lalu lintas yang tertib dan nyaman, di tengah usaha pemerintah untuk terus berupaya mengatasi dan mengurai kemacatan di Kota Jakarta. Untuk itu diperlukan peran lebih dari Polisi Lalu Lintas yang membuat masyarakat semakin sadar untuk terus meningkatkan kualitas dirinya agar kelak menjadi bagian dari terwujudnya lalu lintas Jakarta yang lebih baik.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blogging Ditlantas Polda Metro Jaya 2015.

3 komentar:

  1. yup saya setuju, dengan edukasi maka jalanan akan menjadi tertib dan teratur, dan lebih lagi korban jiwa dapat di tekan dengan baik. : ))

    BalasHapus
  2. huh... menurutku orang jakarta meski di kasih warning lalu lintas mah tetep aja biki macet... yang mendengar paling hanya 2 dari 100 orang aja haha

    BalasHapus
  3. Melihat kondisi kota Jakarta yang sekarang ini memang sangat mengkhawatirkan. memang diperlukan sekali tindakan atau upaya agar bebas dari macet..bisa gak ya gan ?????

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...