Selasa, 14 Juli 2015

5 Langkah Cermat Untuk Resolusi Lebaranku

Habis Bulan Ramadhan, Terbitlah Hari Raya Lebaran!
Hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama kurang lebih 30 hari lamanya. Jadi, tidak berlebihan jika Hari Lebaran kerap disebut sebagai Hari Kemenangan setelah selama 30 hari penuh berperang melawan lapar, haus, dan menjauhkan diri dari perbuatan tercela. Di Hari yang Fitri ini rasanya kita semua kembali ke titik nol, dan memulai segala sesuatunya dari awal.  Rasanya, inilah waktu yang tepat bagi kita untuk mulai membuat Resolusi Lebaran tahun ini hingga tahun berikutnya.

Resolusi Lebaranku bersama Cermati
Momentum untuk menjadi manusia yang lebih baik (Gambar : http://www.teknokita.com)
Sebagian besar orang menggunakan momentum tahun baru untuk membuat resolusi, tapi bagi kita umat muslim, inilah saat yang tepat untuk membuat resolusi, paling tidak untuk satu tahun ke depan agar tahun berikutnya lebih baik dari tahun ini. Alasannya sederhana, karena pada momen-momen inilah pengeluaran keuangan terbesar di banding bulan-bulan sebelum dan setelahnya. Anggaran biaya membengkak karena harus memenuhi rutinitas pengeluaran yang selalu berulang dari tahun-tahun sebelumnya, bahkan sejak kita masih kecil, seperti membeli baju baru, perlengkapan hidangan lebaran, biaya mudik, dan bagi-bagi THR alias Tunjangan Hari Lebaran.

Tapi, spesial untuk tahun ini, anggaran yang harus dikeluarkan membengkak hingga dua kali lipat, karena Bulan Ramadhan dan Hari Raya Lebaran berbarengan dengan tahun ajaran baru. Bisa dibayangkan, berapa biaya yang harus kita keluarkan dan membaginya dalam dua pos terbesar dalam sejarah tahunan keuangan kita. Tapi, inilah kenyataan yang sudah saya prediksi sejak awal tahun mendapat jatah kalender baru, bahwa di bulan Juli 2015 ada dua momen besar, yaitu Lebaran dan tahun ajaran baru. Berbekal kesadaran tersebut, bagi saya penting untuk membuat resolusi lebaran dan bukan resolusi tahun baru, karena resolusi tahun baru hanya ada satu yang paling saya inginkan yaitu lebih baik dari dari tahun sebelumnya.

Resolusi Lebaranku bersama Cermati
#ResolusiLebaranku untuk perencanaan keuangan yang lebih baik (Gambar: aldiko.com)
Sedangkan resolusi lebaran pentingnya menyangkut masalah yang paling mendasar, yaitu bagaimana mengatur keuangan terutama jika momennya bersamaan dengan tahun ajaran baru, selain tentu saja menjadi manusia yang lebih baik lagi dari Lebaran sebelumnya. Ada 5 langkah cermat untuk Resolusi Lebaranku, yaitu :
  1. Cermat Membuat Anggaran Keuangan Untuk Setiap Lebaran. Momen Lebaran pasti akan selalu tiba, namun jika berdasarkan penanggalan masehi, Bulan Ramadhan dan Syawal selalu berbeda setiap tahunnya. Jika Lebaran tahun 2015 jatuh pada bulan Juli, maka belum tentu lebaran tahun depan akan jatuh pada bulan yang sama. Meskipun pada bulan ini Lebaran bertepatan dengan tahun ajaran baru, maka bisa jadi tahun depan Lebaran jatuh lebih dulu daripada tahun ajaran baru. Untuk itulah penting bagi kita untuk membuat anggaran keuangan, serta memilah dan memilih pada yang harus didahulukan di antara pengeluaran berbudget terbesar tersebut. Jika alokasi biaya cukup besar untuk menghadapi tahun ajaran baru, maka bisa saja tahun ini kita berhemat dengan sementara tidak mudik dahulu. Jika tahun depan agak longgar maka kita bisa membuat anggaran mudik untuk tahun berikutnya sesuai dengan perkiraan pengeluaran dan kondisi keuangan kita.
  2. Cermat Memilih Antara Kebutuhan dan Keinginan. Tidak semua keinginan merupakan kebutuhan kita, setidaknya untuk saat ini. Terkadang kita gagal memisahkan kedua hal ini hanya karena dorongan sesaat, dan akibatnya anggaran keuangan yang telah disusun menjadi hancur berantakan. Untuk alasan itulah, cermat memilih antara "butuh" dan "ingin" menjadi salah satu resolusi yang penting agar rencana keuangan yang telah disusun bisa berjalan dengan baik. Selain itu, ajang memilih antara rasa "butuh" dan "ingin" merupakan salah satu bentuk manifestasi untuk menahan nafsu dan menjadi manusia yang lebih baik dan bertanggung jawab.
  3. Cermat Menabung. Menabung, kata yang mudah diucapkan tapi sangat sulit dilaksanakan, setidaknya untuk konsisten. Seringkali para ahli keuangan mengingatkan, bahwa menabunglah dari sejak menerima gaji bukan dari uang sisa. Okelah, hal tersebut sudah dilaksanakan dengan menyisihkan sejumlah uang untuk ditabung dalam rekening terpisah. Tapi, kadangkala ada saja keperluan mendadak yang membuat kita harus mengesek dan mengasak uang yang telah ditabung, akibatnya saldo tabungan harus kembali ke titik nol dan harus mulai merangkak lagi. Memang sih, tujuan menabung adalah untuk kondisi darurat tapi jika tabungan mudah diambil kita akan selalu merasa dalam kondisi selalu darurat dan membenarkan diri untuk selalu membongkar tabungan tersebut. Pengalaman inilah yang membuat kita harus memasukkan resolusi menabung untuk tahun berikutnya, dengan membuat tabungan dalam beberapa jenis sesuai dengan tujuan dan kemampuan keuangan kita baik jangka pendek maupun panjang.
  4. Cermat Berinvestasi. Lho...kok investasi dimasukkan dalam resolusi lebaran? Resolusi kan artinya membuat tujuan dan impian yang ingin dicapai di waktu atau tahun berikutnya, dan sudah seharusnya berinvestasi harus masuk dalam resolusi lebaran agar kita ingat sebelum membuat anggaran pengeluaran bahwa kita memiliki tujuan keuangan untuk jangka panjang dengan melakukan investasi. Bukankah setelah kita memutuskan untuk berinvestasi, maka kita harus konsisten tidak perduli apakah bulan ini kita sedang mengalami pembengkakkan pengeluaran. Untuk alasan inilah, maka penting bagi kita untuk cermat memilih investasi yang sesuai dengan tujuan dan yang terpenting sesuai kemampuan kita agar bisa konsisten dan berkelanjutan.
  5. Cermat Untuk Tidak Berhutang. Cermati gaya hidup konsumtif kita agar tidak terjebak dalam situasi yang memaksa kita harus berhutang demi memenuhi hal tersebut. Untuk itulah, penting bagi kita untuk memasukkan kesadaran mawas diri agar tidak terjerat dalam hutang masuk dalam resolusi lebaran, setidaknya menjadi manusia yang sadar diri dan selalu bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki sampai saat ini.  Karena itulah, kita harus cermat dan waspada terhadap kondisi yang akan menyeret kita pada tepian jurang hutang yang bisa jadi sangat dalam. Seringkali orang mengucapkan bahwa sulit memiliki sesuatu barang jika tidak berhutang (kredit), pemikiran ini boleh-boleh saja asal tidak kebablasan yang berakibat pada "besar pasak daripada tiang". Sebisa mungkin hindari hutang, pun jika terpaksa sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan kita. Momentum lebaran seringkali dijadikan ajang paling manis bagi perusahaan pembiayaan untuk memberi kemudahan kredit bagi setiap orang, karena pada saat ini hampir semua orang membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang tidak sedikit. Karena itulah, setelah melewati resolusi sebelumnya, di resolusi terakhir ini hindari hutang dan cermat terhadap setiap perilaku yang membenarkan diri kita untuk berhutang, terutama hutang konsumtif.
Banyak yang mengatakan, membuat resolusi, terutama resolusi keuangan sebisa mungkin dikonsultasikan dengan orang yang ahli dalam bidangnya agar tujuan yang ingin dicapai bisa terpenuhi.  Saran tersebut benar adanya, tapi untuk hal-hal yang sederhana kita bisa memanfaatkan perusahaan start-up yang bergerak di bidang teknologi finansial dan bisa diakses dengan mudah melalui internet, seperti Cermati.

Cermati, Membantu Tercapainya #ResolusiLebaranku

Membuat resolusi keuangan berarti kita harus siap membuat keputusan finansial, setidaknya untuk jangka waktu setahun berikutnya. Untuk membantu tercapainya resolusi lebaran yang maksimal tentu kita membutuhkan bantuan pihak lain yang ahli dalam bidangnya. Namun, jika dirasa belum perlu dan masih bisa kita pelajari sendiri, maka kita bisa memanfaatkan situs atau website yang bukan hanya memberikan informasi tentang beragam produk keuangan, namun juga memberikan solusi berupa tips penting untuk mengelola keuangan.

Resolusi Lebaranku bersama Cermati
Cermati menyediakan fitur informasi produk keuangan (Gambar: Cermati.com)
Salah satu situs yang membantu sekaligus memberikan solusi cermat untuk membuat keputusan finansial terbaik demi tercapainya resolusi kita adalah Cermati. Ada beberapa macam fitur produk keuangan yang dapat membantu tercapainya resolusi keuangan kita di momen lebaran, seperti :
  • Beragam jenis kartu kredit yang diterbitkan oleh beberapa penerbit, yang dijelaskan secara detail dalam situs ini termasuk berbagai fasilitas tambahan dan promosi yang sesuai dengan kebutuhan kita.
  • Beraneka macam produk dan bentuk tabungan, baik konvensional maupun syariah.
  • Beragam jenis deposito beserta tawaran dan promo menarik dari beberapa perbankan, baik yang berbasis syariah maupun konvensional.
  • Beraneka macam bentuk dan jenis kredit, yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan kita.
Jika sudah tersedia fasilitas lengkap, mengapa kita harus ragu memanfaatkan fitur yang tersedia dalam situs cermati untuk membantu mewujudkan resolusi keuangan untuk lebaran kita, seperti resolusi lebaranku berikut ini :
  1. Cermati membantu kita lebih cermat membuat anggaran keuangan untuk setiap lebaran dengan beragam tips dan artikel yang dapat kita baca melalui situs ini. Jangan remehkan tips-tips tersebut, karena selain memberikan tambahan wawasan pengetahuan juga membantu memberikan alternatif solusi manakala kita mengalami kesulitan menyusun anggaran keuangan. Prinsipnya, jangan malas membaca karena dengan banyak membaca maka ilmu kita akan semakin bertambah. Untuk memudahkan mendapatkan tips keuangan secara berkala tanpa harus repot berkunjung ke situs tersebut, kita bisa men-subscribe alamat email kita dan secara otomatis dan berkala kita akan mendapatkan kiriman link artikel atau newsletter tips finansial yang kita butuhkan.
  2. Cermat sangat membantu lebih cermat memilih antara kebutuhan dan keinginan dengan sajian produk keuangan yang dapat kita pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita. Ada banyak produk keuangan, seperti kartu kredit misalnya. Namun, tidak semua produk itu kita butuhkan atau terjangkau dengan kantong kita, contoh sederhana masalah iuran tahunan, ada jenis kartu kredit yang menetapkan iuran tahunan yang lumayan mahal untuk ukuran kantong kita sebaliknya ada juga kartu kredit yang bahkan membebaskan iuran tahunan dengan syarat tertentu. Belum lagi fasilitas dan promo yang tidak semuanya kita manfaatkan, tentu akan mubazir. Untuk itulah, cermati menyediakan fitur komparasi dan filter berdasarkan pilihan kita agar kita benar-benar mendapatkan produk yang dibutuhkan dan terbaik.
    Resolusi Lebaranku bersama Cermati
  3. Cermati sangat membantu niatan kita untuk konsisten menabung, bukan hanya dengan sajian pilihan jenis tabungan seperti tabungan biasa, tabungan berjangka, dan tabungan syariah semata, namun lebih jauh lagi dengan memberikan penjelasan detail bentuk tabungan tersebut, persyaratan membuka tabungan serta beserta bunga dan biaya administrasi yang harus kita pertimbangkan. Bahkan untuk menjaga niat kita konsisten menabung, cermati menyediakan fitur tabungan berjangka yang disesuaikan dengan tujuan keuangan kita, baik jangka pendek maupun panjang, seperti Tabungan Pendidikan, Tabungan Pensiun, Tabungan Haji, dan lain-lain.
    Resolusi Lebaranku bersama Cermati
  4. Cermati membantu kita untuk cermat berinvestasi melalui fitur tabungan berjangka dan deposito. Banyak yang mengatakan, deposito adalah bentuk investasi yang kurang menguntungkan karena hanya memberi hasil yang sedikit. Namun, tidak ada satupun yang menyangkal bahwa deposito adalah bentuk investasi yang nyaris tanpa resiko, kalaupun ada resikonya sangat minim sekali. Cermati menyediakan fitur yang memuat informasi lengkap dan detail tentang beragam produk deposito dari berbagai bank di Indonesia, baik syariah maupun konvensional. Bahkan, cermati juga membantu kita membandingkan antara deposito yang satu dengan yang lain dengan mudah.
    Resolusi Lebaranku bersama Cermati
  5. Cermati membantu lebih bijaksana mengajukan dan mengelola hutang jika hutang merupakan solusi bagi masalah keuangan kita. Dengan fitur aplikasi informasi bermacam-macam kredit, seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Multiguna hingga kredit motor, kredit mobil bekas, sera Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Ada banyak perusahaan dan bank yang menawarkan bermacam kredit beserta beragam promo yang ditawarkan, tidak mungkin satu persatu kita datang ke perusahaan atau bank tersebut untuk mendapatkan informasi dan melakukan perbandingan produk yang satu dengan yang lain. Untuk mengatasi hal ini sekaligus membantu kita lebih cermat memilih jenis kredit, cermati telah menyediakan fitur yang memuat banyak informasi kredit sesuai dengan jenis dan bentuk kreditnya. Hanya tinggal mengklik fitur di situs cermati, maka dengan sekejap puluhan informasi yang kita butuhkan akan tersaji lengkap dengan informasi detailnya.
    Resolusi Lebaranku bersama Cermati
Demikian banyak fitur yang tersedia dalam situs finansial cermati, harusnya membuat kita jauh lebih cerdas dalam membuat keputusan finansial untuk mewujudkan resolusi keuangan lebaran yang jauh lebih baik. Meskipun memang tidak mudah karena dibutuhkan kerja keras dan sikap konsisten, namun setidaknya hadirnya situs cermati membuat kita dan terutama seluruh masyarakat Indonesia lebih cermat dalam membuat keputusan finansial tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya, semoga!

Tulisan ini diikutsertakan dalam "Lomba Blog Resolusi Lebaranku bersama Cermati.com".

Referensi tulisan :
https://www.cermati.com/

2 komentar:

  1. Saat ramadhan dan hari raya memang justru harus lebih bijak lagi mengurus keuangan. Karena kalau enggak malah bisa over pengeluaran

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...