Rabu, 16 Oktober 2013

MAKE UP WITH LOVE, NATURAL, AND HALAL

Episode Cinta

Cinta...pernah merasakan cinta? pastinya kan...cinta adalah bahasa yang universal, yang didalamnya terkandung ribuan makna. Kadang-kadang cinta membuat segala sesuatu menjadi kelihatan mudah untuk di jalani, bahkan cinta bisa membuat seseorang mampu berbuat apa saja di atas rata-rata, dahsyat kan. Namun cinta tetap harus berdasarkan logika, karena cinta yang membabi buta hanya akan membuat kita sengsara dan pada akhirnya akan merugikan kita sendiri, namun cinta merupakan sumber cerita yang tidak pernah ada habisnya karena cinta dapat dirasakan oleh siapa saja. Cinta dapat diterjemahkan kedalam ribuan makna dan arti sekaligus tindakan, namun di atas semua itu...cinta pada Maha Pencipta seharusnya menjadi puncak dari cinta segala cinta yang dimiliki umat manusia di muka bumi ini.

Tumbuhnya rasa cinta pulalah yang membuat aku mulai mengubah banyak kebiasaanku terhadap banyak hal yang rasa-rasanya tidak pernah ingin aku lakukan. Sungguh...aku bukanlah tipe wanita yang suka menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berdandan, bagiku dandan bukanlah hal yang mutlak dan masih ada hal lain dari hidup ini yang bisa dilakukan. Namun seiring dengan tumbuhnya usia, dan ketika aku sudah mulai memasuki masa remaja, kesadaran itu tumbuh meskipun pada awalnya hasil paksaan ibuku yang dengan cerewetnya mulai mengingatkanku untuk memperhatikan wajahku yang mulai ditumbuhi jerawat cinta. Jerawat-jerawat yang satu demi satu mulai tumbuh di wajah imutku membuat aku mau tidak mau mulai mendengarkan nasehat ibuku tentang arti pentinnya menjaga kebersihan badan, termasuk wajah. Pada mulanya karena rasa cinta dan sayangku pada ibulah yang membuat aku mulai menggunakan beberapa produk penghilang jerawat untuk usia remaja, kebayang kan...pada umur segitu biasanya belum banyak yang bisa diargumentasikan untuk menghindar dari omelan ibu setiap hari.

Namun seiring bertambahnya usia, kesadaran untuk mulai memperhatikan perawatan tubuh terutama wajah tumbuh subur dengan sendirinya...mungkin inilah awal dari mulai tumbuhnya rasa cinta terhadap diri sendiri. Dan mulai memuncak ketika memasuki akhir masa perkuliahan, di mana kebutuhan untuk mulai belajar menggunakan make up mulai tumbuh dan mungkin juga karena tuntutan untuk mulai memasuki dunia kerja. Selepas kuliah aku bekerja di salah satu bank pemerintah, meskipun hanya berlangsung beberapa tahun namun selama bekerja aku banyak mendapat pelajaran untuk tampil rapi. Aku tidak suka tampil berlebihan dan rasanya bukan seperti ini yang ingin aku lakukan, namun meskipun sederhana kita bisa kok tampil rapi.

Tahun demi tahun kemudian berlalu hingga kemudian aku berkeluarga dan memiliki tiga orang putra-putri, aku mulai hijrah menggunakan busana muslimah. Keputusan ini tentu saja berdampak besar terhadap pandanganku tentang menjalani hidup yang sebenar-benarnya sesuai dengan yang digariskan oleh Allah SWT. Kesadaran akan rasa cinta terhadap-Nya lah yang membuatku mulai memilah dan memilih apa yang tidak sesuai dengan keinginan yang kita cintai. Apa saja yang dilarang dan harus dijauhi, tentu menjadi pertimbangan utama ketika akan memutuskan sesuatu. Sama saja ketika kita jatuh cinta dan mencintai seseorang, rasanya apa yang disukai dan tidak di sukai seseorang yang kita cintai akan menjadi pertimbangan kita dalam memilih dan memutuskan sesuatu. 

Cinta pada keluarga terutama suami pun akhirnya membawaku untuk mulai menggunakan make up, namun yang menjadi catatan penting adalah bahwa make up yang aku pakai sifatnya hanya perawatan lho...karena kembali lagi bahwa aku bukanlah tipikal wanita yang suka berdandan dan rasanya kita pun dianjurkan untuk tidak berlebihan. Merawat diri itu penting, karena sesuai dengan petuah ibuku tercinta yang kini telah kembali ke pangkuan-Nya, merawat diri merupakan bagian dari iman...ada-ada saja ibuku. Berpedarannya rasa cinta ini menginspirasi gaya bermake up ku yang lebih mengutamakan kesehatan bukan hanya sekedar tempelan sebagai pemanis wajah, karena cantik itu bagiku adanya hanya dalam hati, seseorang akan terlihat cantik dengan sendirinya jika hatinya pun cantik karena cantik merupakan pancaran jiwa seseorang. Bagaimana pun tebalnya polesan make up di wajah tapi jika hati tidak bahagia tentu akan memancar di wajah dengan sendirinya. 

 "Percayalah bahwa cinta akan menuntun hidupmu pada satu kebaikan dan menginspirasimu untuk berbuat terbaik sesuai dengan tuntunan hidupmu serta mampu memancarkan cahaya cantik dari dalam dirimu."


Tampil Natural Itu Cantik Kok!

Satu prinsip yang juga menjadi bagian dari gaya bermake up ku adalah tampil natural, natural bukan berarti tampil apa adanya lho...karena merawat diri terutama wajah juga sangat penting. Apa yang sudah dianugerahkan, tentu harus kita jaga dan kita rawat dong, contohnya saja jika kita dianugerahi seorang anak tentu saja harus kita jaga dan rawat sebaik mungkin. Karena cantik itu pancaran dari dalam diri, maka make up di wajah hendaklah tidak berlebihan kan? selain tentu saja tampil natural itu membuat kita menjadi simple dan segar, jadi ingin tampil menawan cobalah menggunakan make up natural. Terus bagaimana jika ingin tampil natural? natural itu yang bagaimana? pada mulanya aku hanya berprinsip natural itu artinya tidak berlebihan, dalam artian hanya sebatas menggunakan bedak dan lipstik saja, ternyata banyak pengetahuan dasar yang harus dipahami ketika kita ingin tampil dengan make up yang natural, antara lain :
  • Make up Natural warna kulit. Pada umumnya, warna kulit perempuan Indonesia adalah sawo matang, kuning langsat, dan coklat. Warna-warna tersebut umumnya terlihat sangat eksotis dan sehat dibandingkan dengan kulit orang Eropa atau Amerika. Jadi make up yang natural sangat cocok karena akan membuat kulit lebih sehat, mengapa? karena jumlah kosmetik yang digunakan relatif sedikit dan hal ini mengurangi resiko kulit terkena penyakit seperti jerawat atau alergi kulit. Di samping itu, dandanan natural sangat cocok dengan iklim Indonesia yang panas dan lembab. Karena itu pilihlah make up yang sesuai dengan warna kulit, jika memiliki kulit sawo matang pilihlah alas bedak yang satu warna dengan kulit, tapi jika menginginkan kulit lebih cerah maka lapisi alas bedak dengan warna yang lebih muda dan untuk perona mata serta pipi gunakan warna coklat sedangkan untuk lipstik dapat memilih warna pink atau coklat. Untuk make up yang memiliki kulit gelap sangatlah mudah, karena alas bedak yang digunakan tetap harus satu warna dengan kulit, warna yang terang akan membuat kulit terlihat kusam, untuk perona mata dan pipi gunakan warna yang muda sedangkan untuk perona bibir gunakan lipstik atau lipgloss warna jingga agar terkesan ringan. Jika memiliki kulit kuning langsat, tentu sangat beruntung karena dapat menggunakan semua warna natural. 
  • Cara Make up Natural. Dandanan natural bukan berarti asal berdandan saja, ada beberapa cara yang harus diperhatikan agar make up terlihat sempurna. Pertama alis, sapukan sedikit perona mata yang berwarna tanah untuk memperoleh kesan alami. Kedua mata, untuk mendapatkan bentuk mata yang terlihat besar dan menarik gunakan eyeliner. Ketiga bulu mata, untuk mendapatkan bulu mata yang sempurna gunakan penjepit bulu mata elektrik atau manual karena bulu mata yang panjang dan lentik sangat menarik perhatian. Keempat foundation atau alas bedak, untuk mendapatkan foundation yang terbaik bisa dicoba dengan mencampurkan beberapa warna untuk memperoleh warna yang natural. Kelima concealear, fungsinya adalah untuk menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata agar terlihat lebih cerah, karena itu pilih warna kuning atau warna yang lebih terang dari foundation. Keenam lipstik, sesuaikan lipstik dengan bentuk bibir. Ketujuh bedak, untuk wajah yang sangat putih gunakan bedak warna putih, sedangkan untuk kulit terang dan gelap gunakan bedak yang memiliki unsur warna kuning, bila foundation satu warna dengan kulit maka pilihlah bedak yang satu warna dengan kulit, dan bila foundation satu tingkat lebih gelap dari kulit gunakan bedak yang satu tingkat lebih terang dari kulit.
  • Tips Make up Natural. Sebelum bermake up pastikan wajah dalam keadaan bersih dan lembab. Bersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan jenis pembersih yang mengandung PH Balance. Gunakan alas bedak yang tepat dan warna yang sama dengan wajah karena akan menimbulkan efek awet muda. Hindari penggunaan krim dengan efek pemutih, tapi gunakan krim yang mengandung formula mencerahkan kulit.
Make up yang natural akan membuat penampilan menjadi cantik, alami, dan segar, hingga akhirnya akan menumbuhkan rasa percaya diri untuk melakukan berbagai aktivitas dan pada akhirnya akan membuat kita lebih mencintai diri kita sendiri. Love because natural...


Halal is My Life

"Allah itu indah dan dan menyukai keindahan..." (HR. Bukhari).
Demikian cuplikan hadist yang cukup populer. Islam juga membolehkan memakai celak, dengan bubuk istmid. "Gunakan Itsmid sebagai celak, ia dapat menumbuhkan bulu mata..." (HR. At-Tirmidzi). Sedangkan bagi kaum perempuan, juga boleh berhias, namun tentunya ada batasan-batasan yang sesungguhnya tidak bisa dilanggar bahwa berhias yang dimaksud hanya dibolehkan di hadapan suami dan di hadapan sesama perempuan. Dan yang paling terpenting adalah hindari cara yang haram.

Pakai kosmetik, boleh-boleh saja asalkan bahannya bagus, tidak merusak, dan tidak berlebihan. Karena Nabi bersabda, "segala yang berbahaya dan membahayakan adalah dilarang..." (HR. At-Tirmidzi, Al-Baihaqi, dan lain-lain).

Menggunakan make up...bagaikan sebuah keajaiban, bagaimana tidak? bayangkan dengan make up wajah yang pucat bisa disulap menjadi lebih bersinar, bibir yang pucat berubah menjadi merah merekah, pipi yang chuby sedikit berubah menjadi lebih tirus, bulu mata yang kurang lentik akan menjadi lentik dalam sekejap, bahkan bulu mata yang kurang panjang bisa menjadi panjang dalam sekejap tentunya dengan bantuan bulu mata palsu, mata bisa dibuat lebih berbinar, ah...benar-benar sebuah solusi yang mengiurkan untuk menjadi cantik dalam sekerjap mata. Sehingga tidak mengherankan bahwa hampir semua wanita termasuk kaum muslimah selalu membawa-bawa make up kit  di dalam tasnya. 

Belum lagi godaan dari berbagai merek kosmetik yang memproklamirkan kandungan bahan-bahan dalam pembuatan kosmetiknya adalah bahan-bahan alami. Bahkan ada kosmetik yang dijual dengan harga yang sangat murah, padahal jika dipikir secara logika dengan harga yang serendah itu, mutu dan kandungan bahan-bahan dalam pembuatannya patut dipertanyakan karena bisa-bisa menggunakan bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan bukan hanya wajah tetapi tubuh kita secara keseluruhan. Memakai kosmetik halal...tentu saja menjadi standar utama dalam memilih kosmetik, karena beberapa kosmetik terdeteksi  mengandung minyak babi. Disamping berbahaya, pemakaian kosmetik jenis ini sangat bertentangan dengan syariat Islam yang mewajibkan penggunaan produk halal.

Penggunaan make up sesungguhnya bisa dibagi berdasarkan fungsinya, yaitu :
  1. Make Up Kesehatan, artinya make up yang digunakan hanya sebatas melindungi kulit agar tetap sehat tanpa harus mengubah kealamiannya, dan umumnya tergolong sederhana serta aman.
  2. Make Up Kecantikan, make up yang fungsinya tidak lagi sebatas perlindungan dan perawatan, tetapi sudah berfungsi sebagai penambah kecantikan dan pastinya mengubah kealamian kulit, belum lagi dari segi biaya yang harus dikeluarkan lumayan besar.
  3. Make Up berbahaya, artinya bahan-bahan yang digunakan mengandung zat-zat tertentu yang membahayakan, baik dalam fungsinya sebatas melindungi atau menambah kecantikan.
Meskipun sebagai muslimah, pilihan untuk menggunakan make up kesehatan sudah jelas tidak menjadi masalah berdasarkan tinjauan fiqih Islam karena sesuai dengan syar'i ataupun medis, namun penggunaan make up untuk kecantikan tetap diperbolehkan dengan batasan halal-haram yang sangat jelas, yaitu :
  1. Tidak ada unsur menyambung rambut, baik rambut kepala maupun bulu mata,
  2. Tidak ada unsur bertato,
  3. Tidak ada unsur mencukur alis,
  4. Tidak ada unsur buka aurat.
Dengan batasan-batasan ini, maka sudah jelas bahwa penggunaan make up yang dianjurkan adalah tidak berlebih-lebihan. Pondasi pemikiran inilah yang membuatku cenderung sangat selektif dalam memilih produk kosmetik untuk dipakai. Dengan semakin beragamnya brand-brand yang ditawarkan dan tentunya dengan iklan-iklan yang nyaris selalu menampilkan sosok wanita yang sempurna dengan memakai produk kosmetik brand tersebut, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi pilihan kita karena sudah merupakan sifat alami wanita untuk selalu tampil cantik dan menawan. Apalagi menjadi kebanggaan atau prestise tersendiri apabila menggunakan make up dengan brand yang ternama dan tentu saja harga yang harus dibayarkan sangat mahal.

Solusinya...think halal! karena dengan begitu garis batas atau koridor kehalalan suatu produk akan menjadi barometer kita mengambil keputusan untuk menentukan pilihan. Meskipun untuk urusan make up aku bukanlah tipe wanita yang suka berdandan, namun sebagai perawatan menggunakan make up menjadi satu rutinitas yang harus aku jalani, tanpa harus merubah apa yang sudah Allah anugerahkan kepadaku. Halal is my life...

aku dan kosmetikku wardah
Be my self : make up with love, natural, & halal
Aku dan Kosmetika Wardah

Rasa cinta, keinginan untuk tampil cantik dan natural, serta halal menginspirasiku untuk memilih make up yang tepat, karena bagiku make up bukan hanya sekedar untuk membantu mempercantik dan merawat penampilan, namun menjadi sesuatu yang bernilai ibadah terhadap Allah Swt, juga untuk suamiku, keluargaku, dan lingkungan di sekitarku. Dengan batas-batas pemikiran ini maka aku mantap memilih Kosmetika Wardah untuk melengkapi penampilanku sebagai manusia, istri, ibu, anak, dan sahabat untuk orang-orang disekitarku. Terus kenapa harus kosmetika wardah dong? bukankah ada banyak brand kosmetik yang secara nyata terus berupaya untuk mempercantik penampilan wanita.

Sebagai muslimah, tentu kita wajib menjaga penampilan namun tentunya ada batasan-batasan dalam menggunakan produk kosmetika, di mana point yang paling utama adalah wajib memakai kosmetika halal sesuai dengan syariah Islam. "Wardah" yang berarti bunga mawar ini telah mengantongi sertifikat halal dari MUI (lihat http://halalmui.org) yang jelas-jelas telah memberikan jaminan produk. Namun bukan berarti teknologi yang digunakan tidak modern alias ketinggalan zaman, karena tiap rangkaian produk kosmetika yang dikeluarkan selalu diracik dengan formula :
  • Non Comedogenic, tidak menyumbat pori sehingga mencegah komedo dan jerawat.
  • Oil Control, mencegah produksi minyak berlebih karena suhu panas.
  • UV Protection, mencegah efek buruk sinar UV A dan B pada kulit.
  • Non Photosensitisasi, dimana zat pewarna yang digunakan aman serta tidak bereaksi terhadap cahaya.
Belum lagi ditambah dengan Wardah Beauty Concept, yang mengedepankan konsep "Pure and Safe" di mana kosmetika Wardah dibuat dari bahan-bahan berkualitas dan terbukti aman juga halal. " Beauty Expert", di mana kosmetika Wardah diformulasikan oleh ahli farmasi dan kecantikan yang menghadirkan produk berkualitas dengan inovasi terkini. "Inspiring Beauty" bahwa kosmetika bukan hanya untuk tubuh tapi juga untuk jiwa, karena itu Wardah selalu mendorong wanita untuk senantiasa percaya diri dan peduli terhadap sesama, hingga hal inilah yang kemudian dinamakan sebuah kecantikan yang menginspirasi.

Selain menggunakan produk make up dari Wardah, aku juga pernah menjual kosmetika wardah secara online meskipun akhir-akhir ini kegiatan itu kemudian agak sedikit aku lepaskan ketika akhir tahun 2010 aku kembali mengandung dan dipercaya oleh Allah SWT untuk diamanahkan anak ketigaku. Namun sisi positif dari kegiatan itu membuat aku banyak belajar tentang kosmetika halal secara umum dan Wardah sebagai kosmetika yang mengedepankan konsep halal. Bagiku bukan hanya keuntungan dari menjual yang bisa didapat, tapi yang paling penting adalah ikut andil mengedukasi teman-teman sekitarku agar mulai memilah dan memilih produk kosmetika yang akan digunakan, apakah sesuai dengan syariat Islam ataukah belum.  

Kegiatan menjual tentu erat kaitannya dengan memasarkan, dalam rangkaian kegiatan memasarkan inilah aku sedikit banyak ikut teredukasi untuk memilih kosmetika yang sesuai dengan tuntunan Islam dan juga aku pasarkan saat itu. Tak dinyana dari sekedar memasarkan, akhirnya aku benar-benar cinta dengan yang namanya make up wardah karena berkat wardah aku bisa tampil cantik namun natural dan halal. Beberapa rangkaian make up wardah aku miliki, meskipun aku bukanlah termasuk wanita yang suka berdandan tapi untuk peralatan make up basic tentu aku harus memilikinya seperti bedak dan lipstik, meskipun dalam keseharian aku jarang mempergunakan make up kecuali untuk ke kantor karena memang aku bukanlah tipikal orang yang senang berdandan.

Setelah beberapa tahun menjalani profesi sebagai wanita pekerja, hampir lima tahun yang lalu akhirnya aku memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, namun itu bukan berarti aku tidak mempergunakan make up sama sekali, meskipun kini sifatnya hanya sebagai perawatan. Kegiatanku memang banyak dilakukan di luar rumah, bayangkan aku harus mengantar anak-anakku sekolah dan kegiatan lainnya yang nyaris selalu berada di bawah sinar matahari, apalagi kota tempat aku dan keluargaku bermukim kini adalah kota yang menurutku berudara sangat panas karena sangat padat dan penuh dengan asap pabrik. Dalam kondisi udara seperti ini, ditambah lagi kerepotan yang selalu ditimbulkan anak-anak (maklum banyak anak), aku mempunyai solusi yang aku kondisikan untuk merawat wajah dan amat sangat penting.
  • Selalu Tidak lupa memakai Sunscreen Gel Wardah. Setiap akan keluar rumah atau melakukan aktivitas di luar rumah aku tidak lupa memakai Sunscreen Gel yang mengandung SPF 30 serta Aloe Vera, Vitamin E, dan Pro Vitamin B5, menggunakan tabir surya menurutku sangat penting karena mempunyai dua manfaat. Pertama, melindungi dari pengaruh buruk UV A dan B serta sebagai antioksidan dengan kandungan vitamin E didalamnya. Kedua, melembabkan karena mengandung aloe vera dan vitamin B5 sehingga membuat nyaman, tidak lengket, dan mudah meresap di kulit.  

    Sunscreen Gel Wardah
    Ini penampakan pelindungku dari bahaya sinar matahari
  • Setelah bepergian tidak lupa mencuci muka dengan Facial Wash Wardah. Dengan kandungan yang memiliki PH Balance dan Mild Surfactant sangat membantu untuk membersihkan wajah hingga ke pori-pori serta tidak membuat kulit menjadi kering.
    Facial Wash Wardah
    Senjata pamungkasku setelah melakukan aktivitas di luar rumah
  • Sesudah membersihkan muka dan sebelum tidur menggunakan Intensive Night Cream Wardah. Krim malam ini sangat berguna untuk perawatan kulit karena mengandung Microcollagen, Vitamin E, Minyak Zaitun, dan Squalane, yang sangat membantu proses regenerasi kulit sekaligus merawat dan menjaga kelembaban kulit.
    Intensive Night Cream Wardah
    Yang ini sahabatku menjelang tidur dan istirahat
Meskipun banyak rangkaian perawatan dan make up lainnya, namun yang rutin aku gunakan dan lakukan adalah ketiga langkah perawatan tersebut karena bagiku make up bukan hanya untuk mempercantik penampilan, namun bermake up haruslah berfungsi sebagai perawatan. Kesadaran inilah yang kemudian menular pada suami dan putra pertamaku yang saat ini memasuki usia pra remaja untuk ikut membersihkan wajah namun tentunya dengan produk yang berbeda. Ternyata cintaku telah menginspirasi suami dan putraku untuk tampil bersih.

Entahlah...apakah langkah yang aku lakukan ini bisa menginspirasi teman-teman disekelilingku, mudah-mudahan pelangganku tercinta yang dahulu membeli produk wardah dariku masih sering menggunakannya karena trend kosmetik saat ini adalah back to basic atau menggunakan bahan-bahan yang sifatnya alami termasuk Wardah. Namun yang terpenting selain kandungan serta komposisi di dalam satu produk kosmetika adalah kehalalannya, karena itu pakailah kosmetika halal, karena kehalalan mudah-mudahan akan mengantarkan kita pada keberkahan dalam menjalani kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang. Semoga tulisan di blog ini menginspirasi muslimah lainnya...


Tulisan ini disertakan dalam "Lomba Blog Halal Beauty" yang diselenggarakan Wardah bekerjasama dengan Blogdetik dan LPPOM MUI.

Sumber referensi tulisan :
  1. http://rahmadona.wordpress.com/2011/02/25/berbisnis-dengan-cinta/
  2. http://www.anneahira.com/make-up-natural.htm

2 komentar:

  1. iya mak, saya juga suka yang alami dan natural :-)

    BalasHapus
  2. Natural itu sehat kan Mak, makasih ya udah berkunjung.

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...