Sabtu, 16 Februari 2013

MENGGAGAS KONSEP BISNIS ONLINE DROPSHIPPING IMPIAN

Prolog : Bagi para pelaku bisnis online konsep bisnis dropshipping sudah tidak asing lagi. Tetapi untuk lebih memperjelas bagi yang masih awam dengan konsep ini maka secara singkat dalam bagan dibawah ini :


Singkatnya, seorang penjual atau reseller menjual suatu produk dengan hanya bermodal katalog, pihak agen atau penyedia baranglah yang akan menyiapkan stok barang, melakukan packing dan pengiriman atas nama reseller. Pembeli produk tersebut hanya berhubungan dengan reseller bukan dengan agen atau supplier.

Kemudahan dalam menjalankan sistem bisnis dropshipping inilah yang menjadi daya tarik setiap orang selain karena tidak banyak memerlukan modal.  Bukankah memiliki bisnis dengan modal kecil merupakan keinginan setiap orang, terutama untuk ibu-ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan keluarga tanpa harus mengeluarkan modal yang besar dan dapat dijalankan dari rumah dengan hanya bermodal koneksi internet, handphone, dan rekening bank.

Tetapi bagaimana bisnis dropshipping ini dalam prinsip jual beli secara Islam? Dari berbagai sumber bacaan sistem bisnis dropshipping kurang sesuai dengan prinsip jual beli yang Islami karena dalam syari’at Islam dilarang menjual apa yang tidak anda miliki di tangan anda dan membuat keuntungan dari apa yang belum menjadi milik anda yaitu anda tidak menanggung resiko dan bertanggung jawab pada barang tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini dapat dilihat dan dibaca dalam artikel ini!

Berdasarkan hal itulah maka perlu kiranya ada konsep bisnis dropshipping yang dapat dijalankan dengan tidak melanggar syari'at. Suatu konsep dimana pihak supplier atau agen dan pihak reseller secara bersama memiliki barang atau produk yang diperjualbelikan dalam bentuk toko online yang dijalankan secara bersama antara agen dan reseller. Konsep ide ini muncul setelah melihat toko online yang dijalankan oleh Muslim Niaga dari negeri jiran atau malaysia.  Dalam model bisnis dropshipping yang dijalankan toko online ini :
  • Calon reseller membayar uang pendaftaran 
  • Setiap reseller akan mendapatkan toko online sendiri dengan domain reseller atau pilihan reseller sendiri
  • setiap toko online reseller memiliki shopping cart tersendiri yang secara langsung berhubungan dengan stok yang dimiliki agen atau supplier sehingga stok toko online reseller selalu up to date tanpa reseller bersusah payah mengecek stok barang yang dimiliki toko onlinenya
  • katalog dan berbagai produk untuk di jual telah disiapkan oleh agen atau supplier
  • Pembayaran akan langsung ke rekening reseller karena dalam toko online tersebut memiliki akses penuh atas fitur dan tampilannya kecuali tentunya yang berhubungan dengan stok barang.
Konsep ini sungguh merupakan alternatif atau solusi yang cukup adil apabila kita ingin menjalankan bisnis dropshipping yang sesuai dengan syari'at karena antara reseller dan supplier terikat dalam suatu model bisnis yang dijalankan secara bersama dengan tidak menyimpang satu sama lain dan tentunya saling menguntungkan.

Sumber Referensi : 
http://muslimniaga.com
Draf  Buku : Kiat Jitu Bunda Di Rumah Memulai Bisnis Dropshipping                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dari teman-teman, dan saya usahakan untuk berkunjung balik secepatnya. Mohon maaf karena kolom komentar saya moderasi untuk menghindari link-link hidup yang tersemat di kolom komentar akhir-akhir ini. Terima kasih banyak atas pengertiannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...